Rabu, 06 November 2013

Sinopsis Empress Ki Episode 3

ki-00281

[Pengenalan tokoh dan latar sejarah lihat di sini]

[Sinopsis Episode 1 dan 2 klik di sini]

Wang Yoo dan pasukannya berusaha agar segera tiba di perkemahan rombongan Ta Hwan.

Ternyata Wang Go bukan hanya ingin menjatuhkan Wang Yoo tapi ia memang berniat menundukkan Goryeo di bawah Yuan. Selama 30 tahun terakhir ia merasa Goryeo hanya sia-sia melawan Yuan dan malah berakibat dengan kematian banyak orang. Ia meminta bantuan Ratu (ibu tiri Wang Yoo) untuk menyampaikan maksudnya pada El Temur. Hmmm…apakah ratu Goryeo yang sekarang merupakan orang Yuan, seperti No Guk? Aku merasa aneh kenapa ia masih dipanggil ratu: Jungjeongmama dan bukannya ibu suri: daebimama?

ki-00005 ki-00008

Bagaimana dengan nasib Ta Hwan? Seung Nyang memergokinya di tendanya dan menuduhnya sebagai pencuri juga pengintip. Ta Hwan berbohong dengan mengaku sebagai prajurit Yuan. Seung Nyang memukuli Ta Hwan. Ta Hwan meminta Seung Nyang membawanya keluar perkemahan, nanti Seung Nyang akan tahu sendiri. Tapi Seung Nyang malah mengira Ta Hwan prajurit yang hendak melarikan diri.

Ia menjewer Ta Hwan lalu menariknya keluar tenda dan membawanya ke kandang kuda. Ta Hwan dihukum membersihkan kotoran kuda. Ta Hwan tentu saja tidak mau. Ia akhirnya mengaku kalau ia adalah Pangeran Ta Hwan. Ia meminta Seung Nyang menbawanya keluar perkemahan dan ia akan menghadiahi Seung Nyang dengan kekayaan.

ki-00030 ki-00037

Seung Nyang terbelalak. Ia berkata ia harus memberi hormat pada Pangeran. Ta Hwan berkata itu tidak perlu. Dan blukk!! Seung Nyang mendorong Ta Hwan hingga jatuh menimpa kotoran kuda.

“Jika kau Pangeran, maka aku Kaisar!” ledek Seung Nyang. “Awas kalau kau berani melarikan diri.”

ki-00043 ki-00046

Kenapa Ta Hwan bersikeras hendak keluar dari perkemahan? Karena Bangsawan Zhang sudah menunggunya di luar perkemahan dengan membawa kuda untuk membawa Ta Hwan melarikan diri. Berarti Ta Hwan tahu ia akan dibunuh.

Komandan Ki merasa curiga melihat tidak ada satu pasukan Yuan pun di perkemahan. Ia tidak tahu Bayan telah menarik mundur pasukannya karena tidak mau terlibat dalam serangan yang dilakukan El Temur (untuk membunuh Ta Hwan). Jika Ta Hwan terbunuh maka yang akan disalahkan adalah Komandan Ki dan Goryeo.

Tiba-tiba perkemahan diserang oleh panah api. Sebuah pasukan berpakaian biasa menyerang ke dalam perkemahan. Ini pasukan siapa ya? Wang Go atau El Temur?

ki-00055 ki-00057

Komandan Ki dan pasukannya berusaha melawan mereka. Dalam kekacauan itu, Komandan Ki memerintahkan Seung Nyang untuk mengamankan Ta Hwan.

Ta Hwan ketakutan saat mendengar sendiri orang-orang itu (orang Yuan) hendak membunuhnya. Ia bersembunyi di dalam sebuah korak perbekalan.

ki-00061 ki-00067

Seung Nyang kaget saat melihat Kwe Bo dalam pakaian pangeran. Ia menyuruh Kwe Bo membuka pakaian pangeran agar tidak menjadi sasaran pembunuhan. Tapi tidak sempat.

Saat mereka keluar perkemahan, para penyerbu telah mengepung mereka. Seung Nyang berkata pada mereka kalau Kwe Bo bukanlah pangeran yang asli. Tapi orang-orang itu tidak mau mendengar. Seung Nyang terpaksa melawan mereka. Seung Nyang tidak sanggup melawan orang sebanyak itu seorang diri. Akhirnya Kwe Bo mati dibunuh mereka. Seung Nyang tertegun melihat kekejaman orang-orang itu.

ki-00087 ki-00089

Setelah melihat “Pangeran” mati, para penyerbu itu mundur dan pergi begitu saja. Hanya Seung Nyang yang tahu Kwe Bo bukanlah pangeran. Dari dalam perkemahan terdengar suara pasukan Yuan (yang tiba-tiba muncul)berseru-seru bahwa Pangeran Ta Hwan sudah mati. Aneh…pengeran mati kok dibiarin gitu aja di tanah >,<

Bayan dan Tal Tal mendengar seruan itu dari luar perkemahan dan mengira Ta Hwan benar-benar sudah mati. Bayan meminta maaf pada ayah Ta Hwan (kaisar terdahulu yang sudah mangkat).

ki-00095 ki-00096

Mereka kembali ke perkemahan dan menghampiri mayat “pangeran” yang terbaring di tenda Ta Hwan. Namun saat Bayan membuka kain penutup mayat itu, mereka terkejut. Bukan Ta Hwan.

Mereka menyadari Ta Hwan masih hidup dan melarikan diri dengan Bangsawan Zhang. Sedetik kemudian Bangsawan Zhan masuk mencari Ta Hwan. Diam-diam Tal Tal menutupi kembali wajah Kwe Bo dengan kain.

Bangsawan Zhang mengira Ta Hwan benar-benar sudah mati. Ia menangis dan hendak mendekati jenasahnya tapi Tal Tal menghalanginya. Bayan memukul Bangsawan Zhang hingga pingsan.

Bayan berkata pasukan Goryeo dan Yuan sama-sama tidak boleh tahu kalau Ta Hwan masih hidup. Ia akan mencari Ta Hwan.

ki-00104 ki-00105

Terlambat, Seung Nyang tahu yang mati bukanlah pangeran dan melaporkannya pada Komandan Ki. Byung Soo senang karena artinya mereka tidak akan disalahkan lagi. Komandan Ki memberi isyarat agar Byung Soo mengecilkan suaranya.

Bayan dan Tal Tal menghampiri mereka dan berkata Ta Hwan mati di tanah Goryeo, jadi ini tanggungjawab Komandan Ki. Komandan Ki berkata mereka akan mengantar mayat itu ke Kaegyeong (ibukota Goryeo).  Bayan berkata mereka akan membawa tubuh pangeran kembali ke Yuan, sementara Komandan Ki dan anak buahnya akan kembali untuk dihukum mati.

ki-00120 ki-00123

Komandan Ki memerintahkan anak buahnya untuk mencari Ta Hwan diam-diam di sekelliling perkemahan itu tanpa sepengetahuan Bayan. Seung Nyang ikut mencari. Ia masuk ke gudang perbekalan dan hendak pergi ketika tiba-tiba terdengar suara dengkuran dari dalam sebuah kotak.

Ia membuka kotak itu dan melihat Ta Hwan tidur nyenyak. Masih belum menduga siapa Ta Hwan sebenarnya, Seung Nyang mengirim Ta Hwan dengan seember air. Lalu ia menutup kembali peti itu dan mengomel Ta Hwan hanya sibuk menyelamatkan siri sendiri.

ki-00130 ki-00131

Sialnya, begitu Seung Nyang pergi, Bayan dan Tal Tal berjalan ke area itu. Ta Hwan yang baru disiram air keluar dari peti sambil terbatuk-batuk. Bayan dan Tal Tal memergokinya.

Seung Nyang mulai merasa jangan-jangan Ta Hwan memang Pangeran. Ia kembali dan melihat Ta Hwan sedang berbicara dengan Bayan dan Tal Tal.

ki-00137 ki-00143

Ta Hwan memohon agar Bayan mengingat apa yang telah dilakukan ayahnya bagi Bayan. Ia tahu Bayan dan Tal Tal tidak bisa membantah perintah El Temur, tapi ia tidak ingin mati. Ia memohon agar Bayan mengumumkan kalau ia sudah mati dan melepaskannya.

Ternyata Bayan yang wajahnya keras itu sebenarnya berhati lembut juga. Ia berkata ia masih hidup karena ayah Ta Hwan. Ia berkata tidak boleh ada yang tahu Ta Hwan masih hidup, lalu ia menyuruh Ta Hwan kembali masuk ke peti untuk bersembunyi. Whaaaa?? Ngga ada cara lain yang lebih bagus apa?

ki-00160 ki-00166

Seung Nyang merasa aneh melihat Ta Hwan kembali masuk ke dalam peti. Tapi ia terkejut saat melihat Tal Tal menutupi peti itu dengan kain dan Bayan mengeluarkan pedangnya. Untuk membunuh Ta Hwan. Astaga…..

Seung Nyang mengeluarkan panahnya dan siap menggagalkan pembunuhan itu. Tapi suara berisik membuatnya berhenti dan bersembunyi. Rombongan Raja Goryeo telah tiba.

ki-00176 ki-00177

Bayan siap menikam peti yang berisi Ta Hwan, tapi Moo Song dan Sun Woo datang dan memberi tahu kalau Raja Goryeo ingin bertemu dengan Bayan. Maka Bayan pun terpaksa menunda rencananya.

Hmm….sepertinya Bayan sebenarnya tidak ingin membunuh Ta Hwan, tapi ia juga hanya menjalankan perintah. Jika perintah El Temur tidak dijalankan maka ia dan pasukannya yang akan menjadi korban. Di lain pihak, jika Ta Hwan mati, Komandan Ki dan pasukannya yang akan menjadi korban.

Sepeninggal Bayan dan Tal Tal, Seung Nyang berjalan kembali ke tenda perlengkapan lalu mengeluarkan Ta Hwan dari sana.

ki-00186 ki-00188

Wang Yoo meminta laporan dari Komandan Ki. Apakah Ta Hwan benar-benar sudah mati? Belukm sempat Komandan Ki menjelaskan, Bayan tiba dan berkata Ta Hwan sudah mati. Wang Yoo melihat jenazah “pangeran” yang terbujur kaku. Ia berkata ini bukan kesalahan negaranya.

Ia berkata ini mungkin saja perbuatan Yuan. Untuk apa pasukan berpakaian jelata seperti perampok datang ke perkemahan tanpa mengambil apapun dan hanya membunuh satu orang keluarga kerajaan? Komandan Ki menggunakan kesempatan itu untuk melaporkan kalau yang mati bukanlah Ta Hwan. Itu adalah mayat kasim dan Ta Hwan masih hidup.

ki-00193 ki-00203

Wang Yoo dengan marah hendak membuka kain penutup mayat tapi Bayan menghunus pedangnya ke arah Wang Yoo. Dan dengan segera semua menghunus pedang ke arah lawan.

Byung Soo melihat Seung Nyang menarik Ta Hwan dan bertanya itu siapa. Seung Nyang berkata Ta Hwan adalah pangeran Yuan. Byung Soo terkejut. Seung Nyang bertanya di mana Raja. Byung Soo berkata ia yang akan mengantar Ta Hwan menemui raja. Lalu ia menarik Ta Hwan pergi. Hmm….firasat buruk nih >,<

ki-00221 ki-00228

Bayan melarang Wang Yoo menyentuh tubuh “pangeran”. Wang Yoo berkata ia mengenal wajah pangeran dan ia tidak peduli dengan ancaman Bayan. Ia membuka kain penutup itu. Mayat itu tidak bisa dikenali karena sudah dibakar. Bayan langsung menuduh Wang Yoo tidak membiarkan Ta Hwan beristirahat dengan tenang.

Komandan Ki berkata mayat ini benar-benar bukan mayat pangeran dan orang Yuan sedang menutupinya. Bayan mengancam akan melaporkan peristiwa ini.

ki-00235 ki-00242

Tiba-tiba terdengar teriakan Byung Soo. Fiuhhhh….ternyata ia hanya ingin menjadi pahlawan ;) Ia menarik Ta Hwan masuk ke tenda.

Bayan pura-pura terkejut melihat Ta Hwan lalu memberi hormat. Ta Hwan justru tidak merasa senang, karena ia memang ingin dianggap sudah mati. Sebelum dibawa pergi, Ta Hwan sempat menatap Wang Yoo.

ki-00246 ki-00255

Wang Yoo bertanya bagaimana Byung Soo bisa menemukan Ta Hwan. Byung Soo berbohong ia yang menemukan Ta Hwan di barak orang Yuan. Wang Yoo berkata Byung Soo telah berjasa menyelamatkan Goryeo dan ia tidak akan melupakannya.

Tepat saat itu Seung Nyang melewati tempat tersebut dan melihat Wang Yoo. Ia bersembunyi di balik tenda. Ia baru tahu Wang Yoo adalah Raja Goryeo. Padahal ia telah menghina Putera Mahkota bahkan pernah menampar Wang Yoo.

ki-00265 ki-00268

Ternyata Tal Tal yang telah membakar mayat Kwe Bo. Bayan berkata Tal Tal tadi sempat menyelamatkan mereka tapi sekarang El Temur tidak akan membiarkan mereka hidup (karena Ta Hwan masih hidup).

Rombongan Wang Yoo dan rombongan Ta Hwan akhirnya tiba di Kaegyeong. Wang Go langsung menyambut Ta Hwan. Ta Hwan memuji Goryeo tidak jauh beda dengan Yuan. Wang Go berkata Goryeo dan Yuan memang seperti adik kakak.

ki-00283 ki-00288

Wang Yoo tidak suka mendengarnya. Ta Hwan yang tidak mengerti situasi berceloteh hendak mengganti nama Goryeo ke nama yang lebih Yuan. Wang Yoo tak tahan lagi dan memarahi Ta Hwan. Goryeo adalah Goryeo, Yuan adalah Yuan...dengan darah dan orang yang berbeda. Sama sekali tidak sama.

Ta Hwan kebingungan dimarahi seperti itu. Bayan memarahi Wang Yoo karena berani-beraninya memarahi Ta Hwan. Tal Tal berkata Wang Yoo seharusnya memberi hormat resmi pada Ta Hwan dan Wang Yoo belum melakukannya. Bahkan para pejabat Goryeo pun mendesak Wang Yoo memberi hormat pada Ta Hwan.

Wang Yoo tidak mau melakukannya. Ia pergi dengan kesal. Tapi diam-diam ia memerintahkan agar kediaman Ta Hwan dijaga ketat.

ki-00295 ki-00309

Ratu marah besar karena rencana pembunuhan Ta Hwan gatot..gagal total. Wang Go juga memarahi Bayan. Bayan sebal Wang Go berani menyalahkannya. Ia berkata ia akan menangani hal itu sendiri. Masih ada kesempatan untuk menbunuh Ta Hwan.

Bangsawan Zhang datang memanggil Bayan (ternyata dia masih hidup). Ada masalah di istana.

Bayan dan yang lainnya bergegas ke istana tempat Ta Hwan ditempatkan. Tempat itu dijaga ketat, Wang Yoo telah memerintahkan tidak boleh ada seorangpun masuk. Bayan mengira Wang Yoo sedang menahan Ta Hwan.

ki-00321 ki-00322

Ta Hwan tidak mengetahui situasi di luar. Ia asyik makan dan minum dan memanggil-manggil bangsawan Zhang. Bukannya bangsawan Zhang yang masuk melainkan Sun Woo. Dan Sun Woo jelas tidak mau memanjakan Ta Hwan meski ia Pangeran Yuan. Ia berkata Ta Hwan bukan bayi lagi, kenapa sedikit-sedikit memanggil-manggil bangsawan Zhang.

Ta Hwan mengomel semua ini gara-gara Seung Nyang. Mendengar nama Seung Nyang, Sun Woo tertarik. Seung Nyang? Ta Hwan berkata semua ini gara-gara Seung Nyang menemukannya.

ki-00335 ki-00338

Bayan protes pada Wang Yoo. Beraninya menahan Ta Hwan? Wang Yoo berkata ia sedang melindungi Ta Hwan dari siapapun yang hendak membunuhnya. Hm…jelas ia tahu Bayan dan Tal Tal terlibat dalam usaha pembunuhan Ta Hwan. Wang Yoo berkata orangnya yang akan melindungi Ta Hwan hingga tiba di tempat pengasingan, Daechong.

Bayan berkata ia yang bertanggungjawab atas keselamatan pangeran. Bahkan Moo Song tersenyum geli mendengarnya, tanggung jawab apanya? Bayan berkata pasukan Wang Yoo yang gagal melindungi Ta Hwan pada malam itu. Wang Yoo berkata ia akan memberi tahu El Temur mengenai hal ini. Ia tahu El Temur tidak suka pada Ta Hwan. Bayangkan apa yang akan terjadi jika ia memberitahu El temur bahwa Bayan yang telah menyelamatkan Ta Hwan. Kepala Bayan pasti tidak akan aman.

Hehe…Wang Yoo ini pinter XD

Bayan ketakutan dan bertanya apa sebenarnya yang hendak dikatakan Wang Yoo. Wang Yoo menyuruh Bayan kembali ke Yuan besok dan melakukan apa yang ia katakan jika ingin tetap hidup.

ki-00345 ki-00355

Wang Yoo lalu menemui Ta Hwan yang dikurung di kamar. Ta Hwan ingin bertemu Bayan. Wang Yoo berkata Bayan akan kembali ke Yuan besok karena tidak boleh ada tentara Yuan di Daechong (tempat pengasingan Ta Hwan). Ta Hwan berkata ia tidak diterima dihina.

Mendengar itu Wang Yoo marah. Lalu apa yang tadi Ta Hwan lakukan dengan perkataan hendak mengubah nama Goryeo? Ta Hwan berkata rakyat Goryeo menderita. Wang Yoo tambah marah, apa Ta Hwan benar-benar tidak tahu siapa yang telah membuat rakyat Goryeo menderita?! Yuan tidak akan melindungi Ta Hwan tapi Goryeo yang akan melakukannya. Ia bahkan tidak bisa melindungi dirinya sendiri tapi harus melindungi Ta Hwan (demi rakyat Goryeo). Apakah Ta Hwan tahu bagaimana rasanya? Jika Ta Hwan ingi mati, matilah di Yuan. Ia tidak akan membiarkan darah Ta Hwan mengotori Goryeo.

Ta Hwan shock dimarahi seperti itu. Ia menangis mencari Bangsawan Zhang dan Bayan. Ia benar-benar masih kekanakkan >,<

ki-00365 ki-00375

Sun Woo memberitahu Wang Yoo bahwa prajurit bernama Seung Nyang yang menemukan Ta Hwan, bukan Byung Soo. Entah itu Seung Nyang yang dicarinya atau bukan, Wang Yoo akan memberi penghargaan padanya. Sementara Byung Soo….akan mendapatkan apa yang pantas ia dapatkan.

Byung Soo berangan-angan naik pangkat menjadi komandan. Komandan Ki ikut senang jika Byung Soo naik pangkat. Ketika utusan Wang Yoo tiba membawa perintah kerajaan, Byung Soo sangat bersemangat. Tapi Sun Woo bahkan tidak memandang sebelah mata padanya dan mencari prajurit bernama Seung Nyang.

Tepat saat itu Seung Nyang lewat. Sun Woo sangat senang bertemu Seung Nyang kembali. Ia memperlakukan Seung Nyang seperti teman lama. Ia juga berkata Wang Yoo sudah lama mencarinya. Seung Nyang meringin tak enak hati, sementara Byung Soo mulai membenci Seung Nyang.

ki-00399 ki-00400

Seung Nyang dengan takut-takut masuk ke ruang kerja Wang Yoo. Wang Yoo berdiri membelakanginya. Ia berkata ia sudah tahu apa yang Seung Nyang lakukan. Seung Nyang buru-buru berlutut dan berakta ia pantas mati. Wang Yoo bertanya memangnya apa kesalahan Seung Nyang hingga pantas mati.

“Hamba sudah menghina Yang Mulia..”

“Terus…?”

“Hamba menampar wajah Yang Mulia.”

Wang Yoo tersenyum mendengarnya.

ki-00408 ki-00409

“Apa lagi?!”

“Hukum mati hamba, Yang Mulia!” Seung Nyang membungkukkan kepala hingga ke tanah.

Wang Yoo tersenyum lalu berbalik. Ia bertanya mengapa Seung Nyang begitu lama baru datang. Selama ini ia begitu mengkhawatirkan Seung Nyang. Seung Nyang bengong.

Wang Yoo berjongkok di depan Seung Nyang dan mengatainya bodoh. Lalu ia menyuruh Seung Nyang berdiri. Begitu Seung Nyang berdiri, Wang Yoo memeluknya. Wang Yoo berkata ia sangat senang bertemu kembali dengan Seung Nyang dan merindukannya. Errr….dia masih belum tahu Seung Nyang itu wanita kan?

ki-00421 ki-00432

Byung Soo berpindah kubu. Wang Go mengiming-iminginya jabatan jika Byung Soo membunuh Ta Hwan. Byung Soo menyanggupinya.

Wang Go ingin merebut kepercayaan El Temur dengan membunuh Ta Hwan. Dengan begitu ia bisa menjadi Raja Goryeo.

ki-00439 ki-00442

Rombongan Komandan Ki akan pergi mengawal Ta Hwan ke Daechong. Wang Yoo memerintahkan mereka untuk melindungi Ta Hwan. Sementara itu Bayan dan pasukannya telah kembali ke Yuan, kecuali Bangsawan Zhang.

Wang Yoo menatap Seung Nyang. Semalam dalam pertemuan mereka, Wang Yoo memberi tugas khusus untuk Seung Nyang. Mengawasi dan membayangi Ta Hwan. Hmmm…apakah suatu saat nanti ia akan menyesali perintah ini?

ki-00455 ki-00456

Sementara itu di negeri Yuan…..

Ibu Suri Bayan Khutugh merawat Kaisar yang sedang sakik keras. Kaisar Yuan yang sekarang adalah adik tiri Ta Hwan (putera Bayan Khutugh). Jadi setelah ayah Ta Hwan mangkat, terjadi kudeta dan adik Ta Hwan yang sakit-sakitan dijadikan Kaisar Yuan. Sementara Ta Hwan diasingkan ke Goryeo (untuk dibunuh di tengah jalan). Semua itu dilakukan El Temur agar ia bisa menguasai Yuan. Dan Ibu Suri tahu betul hal itu.

ki-00461 ki-00476

El Temur marah saat tahu Bayan dan Tal Tal gagal menjalankan tugas. Mereka berdua disiksa oleh Dang Ki Se. Dang Ki Se ini ternyata anak El Temur. Begitu juga Tap Jae Hee. Keduanya sama kejinya dengan El Temur. Bahkan Dang Ki Se Tidak terima ayahnya tidak menghukum mati Bayan dan Tal Tal, hanya memenjarakan mereka. El Temur tidak menghukum mati mereka setelah Bayan berkata Raja Goryeo mencurigai mereka.

Bagi yang heran dengan marga mereka yang berbeda, itu bukan marga tapi penamaan Korean dari nama Yuan, aslinya Tangqishi dan Talahai. El Temur nama Koreanya: Yeon Chul. Bayan nama Koreanya: Baek Ahn.

El Temur menyusun rencana baru. Jika ia menginginkan seseorang mati, maka orang itu harus mati. Entah itu kaisar atau siapapun. Ia akan membunuh Ta Hwan di Daechong.

ki-00478 ki-00493

Ta Hwan melihat ayahnya terikat dan memanggilnya. Kaisar melarang Ta Hwan mendekat. El Temur membunuh Kaisar. Sebelum mati, Kaisar berpesan agar Ta Hwan tetap hidup untuk membalaskan dendamnya. Ia juga berpesan agar Ta Hwan mewarisi tahta Yuan.

Ta Hwan menangis melihat kematian ayahnya. El Temur menghampirinya dengan pedang terhunus lalu mengayunkannya ke arah Ta Hwan.

ki-00513 ki-00516

TIDAAAAK!! Ta Hwan terbangun dari mimpi buruknya. Tapi kalau begitu apakah El Temur yang membunuh ayah Ta Hwan?

Seung Nyang yang berjaga di kamar Ta Hwan menyuruh Ta Hwan kembali tidur. Ta Hwan berkata ia mendapat panggilan alam. Seung Nyang terpaksa mengambilkan pispot (eh? Kok kaya kendi di Master’s Sun…yang ada hantunya hehe^^)

Ta Hwan berkata ia tidak pernah membuka pakaian sendiri. Sambil melihat ke arah lain, Seung Nyang mengulurkan tangan membuka celana Ta Hwan. Ta Hwan menyuruh Seung Nyang membukakan celana dalamnya juga. Seung Nyang tentu saja tidak mau. Ia tidak pernah membukakan pakaian orang lain. Silakan mengompol kalau mau.

Ta Hwan benar-benar buang air kecil di depan Seung Nyang. Seung Nyang menutup kupingnya sambil berdiri membelakangi Ta Hwan.

ki-00530 ki-00542

Lama-lama Ta Hwan kesal terus menerus diikuti Seung Nyang dan ia mulai berulah seperti anak nakal. Tapi Seung Nyang tetap patuh mengikuti perintah. Ta Hwan berkata ia akan membuat Raja Goryeo menerima balasan setelah ia menjadi kaisar nanti. Seung Nyang membela Rajanya. Ia mengingatkan hanya Wang Yoo yang menjaga Ta Hwan tetap hidup. Bahkan hewan pun bisa mengucapkan terima kasih.

Ta Hwan tidak bisa membantah hal itu dan itu membuatnya semakin kesal.

ki-00548 ki-00556

Seung Nyang pergi mandi dan melepas kalungnya. Saat ia berpapasan dengan Komandan Ki, ia tidak menyadari kalungnya terjatuh. Komandan Ki melihat kalung itu dan mengenali dua cincin yang tersemat di sana. Cincinnya dan cincin ibu Seung Nyang.

ki-00582 ki-00590

Byung Soo mengenakan pakaian hitam-hitam dan menutupi wajahnya seperti ninja. Ia mengendap-endap masuk ke kamar Ta Hwan. Ta Hwan yang berbaring menghadap dinding mengira yang masuk adalah Seung Nyang. Ia meminta Seung Nyang membawakan kesemek untuknya.

Seung Nyang yang baru tiba di luar mendengar suara Ta Hwan. Ia langsung sadar ada yang tidak beres karena Ta Hwan sendirian. Ia melempar pakaiannya dan menghambur ke kamar Ta Hwan.

ki-00597 ki-00600

Ta Hwan kesal Seung Nyang tidak menjawabnya. Ia berbalik. Byung Soo mengayunkan pedangnya. Di belakangnya, Seung Nyang menghunus pedang ke arahnya.

Seung Nyang dan Byung Soo berkelahi. Kedudukan seimbang.

ki-00606 ki-00617

Komentar:

Pada dasarnya semua orang dalam drama ini berusaha bertahan hidup. Demikian juga dengan Ta Hwan. Hanya saja seberapa besar ia menyadari hidup mati dirinya adalah penentu nasib banyak orang? Ia seorang pangeran yang manja dan kekanakkan. Untuk saat ini jelas Wang Yoo lebih menonjol dengan kepintarannya. Tapi aku yakin Ta Hwan tidak sebodoh yang diperlihatkannya. Kuharap suatu saat nanti ia menunjukkan karismanya sebagai calon kaisar.

Drama ini ditayangkan setiap Senin dan Selasa di MBC Korea, dan baru tayang hingga episode 4 minggu ini. Aku tetap akan mendahulukan The Heirs namun aku akan usahakan sinopsis episode 4 selesai sebelum episode 5 ditayangkan Senin malam minggu depan.

21 komentar:

  1. Woooowwww mb fanny Keren (´̯ ̮`̯ƪ)

    BalasHapus
  2. d tnggu sinop slanjutx ya mba.. gomawo :)

    BalasHapus
  3. Gumawo mbak fanny sinopnya td siang aku nontonnya bingung karena subnya masih acak2 hhheee baru mau nonton ulang lagi nih btw pantesan aja MJG jahat banget di IHYV ternyta dia reinkarnasinya Byung Soo #ehhh hhheee

    BalasHapus
  4. Gomawo. Ditunggu kelanjutannya.
    Fighting... ^^

    BalasHapus
  5. Ha Ji Won eonni emang cocok maen film action gini ;) makasih sinopsisnya eonni Fanny. dtnggu klnjutanya, smga slalu smgat nulisnya mpe tamat ^^ tp drama emg brpa episode ya? hehehe..

    BalasHapus
  6. Ceritanya lebih seru drama ini dibanding the heirs...
    Ditunggu ep slnjutnya mb fanny..kereeen

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju banget....
      semoga bisa bikin sinopsisx sampek tamat

      Hapus
  7. ✽̶┉♏∂ƙ∂șîħ┈⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴ yah mbak udh buat sinopsisnya.Di tunggu deh kelanjutnnya. Tambah seru nih ceritanya..

    BalasHapus
  8. Daebak.....Mbak Fanny keren,semangat terus Mbak

    BalasHapus
  9. Daebak, Ha ji won bnr2 keren..
    Suka bgt liat actingnya d drama apapun..
    Mdh2an mba fanny bs slsein sinopsis drama ni Ɣªª ..
    MάKα§îîîîîĦ mba Fanny :)..

    BalasHapus
  10. wah...daebak..makasih mbak fanny sinopnya..
    di tunggu kelanjutannya..

    BalasHapus
  11. ditunggu sinopsisinya

    BalasHapus
  12. thanks mba fanny....smngatttttt tulis sinopnya ya..>>>DAEBAKKKKKK.....!!!!!!!!

    BalasHapus
  13. semangat yah mb Fanny...soalnya nih eps nya kan buanyak...hehe...

    tengkyu dah buat sinop empress ki...

    makasih banyak...

    san

    BalasHapus
  14. wah, bener mbak aq juga berharap Ta Hwan lebih menonjol di bandingkan Wang Yoo. hehehe

    mbak fanny semangat yaa.., terima kasih juga mau meluangkan waktu untuk nulis sinopsis ini. sekali lagi terima kasih :D

    BalasHapus
  15. kayaknya ini juga lucu deh sama kayak the hairs hehehe

    BalasHapus
  16. kayaknya ini juga lucu deh sama kayak the hairs hehehe

    BalasHapus
  17. andai pemeran Ta Hwan nya sama Lee Seung Gi. cocok kayaknyaa

    BalasHapus

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)