Sabtu, 03 November 2012

Sinopsis Nice Guy Episode 15 (Bagian 2)

shot0532

[Sinopsis Bagian 1]

Maru terbangun oleh dering ponselnya. Dari Jae Gil. Jae Gil memberitahu Maru kalau saat ini polisi mendatangi rumah mereka dan mencari Maru. Jae Gil bahkan menelepon Maru dengan sembunyi-sembunyi di kamar mandi.

Jae Gil berkata orang yang dipukuli Maru masuk ruang gawat darurat. Maru menanyakan keadaan Eun Gi dan Choco. Jae Gil berkata keduanya kebingungan karena polisi tiba-tiba datang tengah malam dan menuduh Maru telah memukuli orang hingga hampir mati. Jae Gil bertanya sebenarnya apa yang telah Maru lakukan.

Maru berkata ia tidak melakukannya. Jadi ia minta Jae Gil memberitahu Eun Gi dan Choco agar mereka tidak khawatir.

shot0398 shot0399

Jae Gil keluar dari kamar mandi. Karena tak menemukan Maru akhirnya para polisi itu pergi. Sebelumnya polisi itu meminta Jae Gil menghubungi polisi jika Maru pulang.

Jae Gil menyampaikan pesan Maru pada Eun Gi dan Choco. Bahwa ia tak melakukannya. Ia telah difitnah. Eun Gi berusaha menghubungi Maru tapi ponsel Maru dimatikan agar polisi tidak bisa melacak teleponnya.

shot0407 shot0412

Choco terduduk lemas di lantai. Ia tahu kakaknya tidak akan melakukan hal seperti itu. Jae Gil berusaha menghibur Choco dan menyuruhnya jangan menangis. Eun Gi mengusulkan agar Maru menyerahkan diri pada polisi jika memang tidak bersalah. Jae Gil berkata ia juga sudah menyarankan demikian tapi Maru berkata akan mengurus hal ini sendiri. Jae Gil meminta Eun Gi jangan khawatir. Maru sudah terbiasa terlibat masalah tapi selalu bisa keluar. Eun Gi menghela nafas panjang. Bagaimana bisa ia tidak khawatir?

Pukul 5 pagi. Eun Gi dengan setia menunggu Maru menjemputnya seperti yang dijanjikan Maru, tapi Maru tidak muncul juga.

shot0417 shot0422

Saat jam kantor dimulai, polisi mendatangi kantor Taesan untuk mencari Maru. Jae Hee dan Jun Ha terkejut mendengarnya. Ternyata bukan Jae Hee yang menjebak Maru (well, sudah bisa ditebak siapa orangnya kan?). Sekretarisnya melaporkan kalau saat ini Maru menghilang.

Eun Gi berbicara dengan Jun Ha. Ia bertanya apakah masalah ini terjadi karena dirinya lagi? Walau Jun Ha berusaha mengelak kalau ini bukan karena Eun Gi tapi Eun Gi tahu semuanya karena dirinya.

“Aku selalu sibuk membuat masalah sementara Maru-sshi sibuk menutupi masalah itu demi aku,” kata Eun Gi sedih.

“Itu memang sudah tugasnya,” sergah Jun Ha. Ia berkata Maru berada di sisi Eun Gi untuk melakukan tugasnya, jadi ia minta Eun Gi tidak merasa bersalah atau terbebani.

“Jika kau menjadi aku apa kau bisa melakukannya, Pengacara Park?” tanya Eun Gi. Ia bertanya-tanya di mana Maru kini berada.

shot0429 shot0434

Jae Hee terkejut saat melihat Maru tiba-tiba berada di toilet kantornya.

“Apa yang kau lakukan? Darimana saja kau? Apa yang sedang kaulakukan hingga memukuli orang lain sampai sekarat?!” cecar Jae Hee. See? Dia langsung percaya kalau Maru memang memukuli Direktur Kim.

Maru berkata ia tidak pernah melakukannya. Ia tidak memukuli Direktur Kim. Jae Hee bertanya apa yang sebenarnya terjadi. Maru mengira Jae Hee sedang berakting lagi.

shot0439 shot0440

Jae Hee menyuruh Maru menyerahkan diri pada polisi dan mengatakan kalau bukan Maru pelakunya.

“Hentikan.”

“Polisi mencarimu di mana-mana untuk menangkapmu. Menyerahlah dulu, Maru,” Jae Hee memohon.

“Cukup!”

“Maru-ya....”

Maru berkata yang harus dilakukan Jae Hee sekarang adalah membersihkan nama Eun Gi. Lalu meminta maaf pada Eun Gi dengan sungguh-sungguh. Meminta maaf karena telah memperlakukan Eun Gi seperti orang bodoh dan berjanji untuk tidak mengganggu Eun Gi lagi dengan trik kotor dan hal kekanakkan lainnya.

shot0449 shot0454

Jae Hee berkata ia tidak ada sangkut pautnya dengan masalah Eun Gi. Maru berjalan menghampiri Jae Hee hingga Jae Hee tersudut di dinding. Dengan tatapan tajam menusuk, Maru bertanya apakah Jae Hee akan melakukan permintaannya. Jika dipikirkan benar-benar, Jae Hee pasti tahu hal ini berkaitan dengannya atau tidak.

Jae Hee tak bisa menjawab. Ia menyuruh Maru keluar dulu dari toilet, baru mereka akan berbicara. Ia akan segera menyusul.

shot0465 shot0468

Maru keluar dari toilet dan menunggu di kantor Jae Hee. Di toilet, Jae Hee mendapat telepon dari Min Young yang menanyakan apakah Maru bersama Jae Hee atau tidak. Jae Hee berbohong dan berkata Maru tidak menemuinya.

Jae Hee keluar dari toilet. Belum sempat ia mengatakan apapun, polisi menyerbu ke dalam kantor Jae Hee. Maru terbelalak kaget dan menoleh pada Jae Hee, mengira Jae Hee lagi-lagi menjebaknya. Padahal Jae Hee pun sama terkejutnya dengan Maru.

 shot0477 shot0480

Eun Gi mendengar kabar penangkapan Maru dari Sekretaris Hyun. Ia langsung hendak keluar dari kantornya. Jun Ha menahannya. Ia berkata Eun Gi tidak boleh bersikap gegabah sebagai orang yang akan memimpin perusahaan ini di masa yang akan datang. Para karyawan akan memperhatikan tingkah laku Eun Gi. Jun Ha mengajak Eun Gi pergi ke kantor polisi bersamanya nanti.

Dengan marah Eun Gi bertanya apakah Jae Hee yang memanggil polisi. Sekretaris Hyun berkata ia tidak yakin, tapi sepertinya begitu.

shot0488 shot0490

Sementara itu Jae Hee menyindir Min Young yang telah bertindak di luar sepengetahuannya. Min Young berkata memang itu yang selalu ia lakukan dan ia pikir Jae Hee akan memujinya untuk itu.

“Ketika sebuah mobil harus melakukan perjalanan jauh, mobil itu bisa rusak dan goyah. Tapi mobil itu tidak boleh lupa ke mana tujuannya. Aku tidak akan tinggal diam dan membiarkannya. Jika kau goyah dan terguncang, aku akan memegangimu kuat-kuat sampai akhir. Jadi Nyonya dapat tenang dan percaya padaku, lihatlah hanya ke depan.”

Hmmm…kira-kira Jae Hee menyesal ngga ya bersekutu dengan Min Young >,<

shot0496 shot0499

Tiba-tiba Eun Gi masuk menerobos kantor Jae Hee diikuti oleh Jun Ha. Jae Hee bertanya mengapa Eun Gi tiba-tiba menerobos kantornya.

“Mari hentikan pertempuran ini,” ujar Eun Gi. “Apa yang kauinginkan? Taesan? Ambillah..”

Jun Ha terkejut.

Eun Gi berkata ia tidak memerlukan Taesan, jadi Jae Hee boleh memilikinya sendirian. Ambil semuanya dan lepaskan Maru. Ia meminta Jae Hee tidak menjebak Maru lagi. Setelah mengatakan kata-kata itu, Eun Gi berbalik pergi.

“Tunggu dulu!” Jae Hee menghampiri Eun Gi. “Apa kau baru saja menukar Taesan dengan Maru? Kenapa?”

shot0514 shot0519

Jae Hee bertanya apa yang sudah Maru lakukan pada Eun Gi hingga Eun Gi bisa menukarnya dengan Taesan. Apa Maru mengancam Eun Gi? Apa Maru mengetahui kelemahan Eun Gi? Tak peduli sebagaimana gilanya Eun Gi, bagaimana bisa Eun Gi menukar Maru dengan orang brengsek seperti Maru! Bagaimana bisa Eun Gi melakukan kesepakatan yang tidak mungkin seperti ini?

“Apa ini benar-benar tidak bisa dipercaya dan gila?” tanya Eun Gi. “Mengapa begitu? Aku mencintai Maru lebih dari aku mencintai Taesan. Bukankah memilih apa yang lebih kaucintai merupakan hal yang benar? Apa hal itu tidak berlaku untuk Han Jae Hee-sshi?”

Jae Hee terdiam selama beberapa saat. Akhirnya ia berkata hal itu tidak berlaku baginya, juga bagi dunia ini. Memangnya cinta bisa memberi makan? Demi Taesan, ia bisa membuang seorang pria kapanpun, bahkan cinta.

“Kau gila dan kau melakukan hal yang salah!” Jae Hee menegaskan.

Eun Gi tak terpengaruh. Tidak ada yang bisa ia lakukan jika Jae Hee tak sependapat dengannya. Eun Gi keluar dari kantor Jae Hee diikuti Jun Ha.

 shot0526 shot0530

Jun Ha bertanya apa yang baru saja Eun Gi lakukan? Menyerahkan Taesan pada Jae Hee? Eun Gi tak menjawab. Mereka berpapasan dengan Jung Hoon (mantan kekasih Eun Gi) yang langsung menyapanya dengan gembira, tapi Eun Gi tak menghiraukannya dan berjalan melewatinya begitu saja.

Jun Ha berbicara dengan Jung Hoon. Ia berkata ia pernah melihat Jung Hoon di Amerika 9 tahun lalu. Jung Hoon berkata ia datang karena ia mendengar rumor bahwa situasi Eun Gi saat ini tidak baik. Ia bertanya mengenai rumor tuduhan penggelapan uang yang dilakukan Eun Gi. Ia berkata ia ingin membantu Eun Gi tapi tidak tahu bagaimana caranya. Jun Ha seperti mendapat ide.

shot0555 shot0556

Eun Gi kembali ke kantornya. Ia masih berusaha menelepon Maru tapi ponsel Maru tidak aktif. Eun Gi sangat khawatir. Jung Hoon masuk ke kantornya dan mengajaknya minum teh.

Jun Ha menemui Maru di kantor polisi. Ia memberitahu Maru kalau Eun Gi menyerahkan Taesan demi Maru, karena itulah ia datang. Maru menatap Jun Ha, terkejut.

Jun Ha menjelaskan Eun Gi menemui Jae Hee dan bersedia melepaskan Taesan asalkan nama Maru dibersihkan. Ia bertanya apakah hal ini masuk akal bagi Maru? Maru tertegun.

shot0560 shot0562

Jung Hoon menunjukkan fotonya bersama Eun Gi saat di Amerika dulu. Eun Gi mengamati foto itu namun tak merasakan dan tak mengingat apapun.

Jung Hoon berkata foto itu selalu berada di dompetnya sampai sekarang. Ia tidak pernah melupakan Eun Gi dan selalu mengingat Eun Gi. Ia menjalani semua pengalaman pertamanya bersama Eun Gi. Cinta pertama, romansa pertama….ciuman pertama.

Dua kata terakhir mengembalikan sekilas ingatan Eun Gi. Saat ia berdiri ditengah hujan di depan rumah Maru dan Maru menemuinya dengan wajah babak belur. Ia ingat perkataannya waktu itu.

“Untukku, itu adalah ciuman pertamaku. Ciuman saat kita di kastil Hirosaki…”

 shot0566 shot0572

Sementara itu Jung Hoon masih berusaha membeberkan “kisah cintanya” bersama Eun Gi dulu. Jung Hoon berkata mereka tinggal bersama dalam sebuah apartemen di New York. Dan itu adalah masa-masa terindah dalam hidupnya. Ia berkata Eun Gi selalu mengatakan cinta pada Jung Hoon seribu kali sehari. Sementara ia mengungkapkan cinta pada Eun Gi sejuta kali sehari sebagai balasannya. Deuh, ini cowo gombalnya selangit yaaaa >,<

Tapi kegombalan itu malah kembali membuka sedikit ingatan Eun Gi (masa Maru harus ikut-ikutan gombal biar Eun Gi ingat semuanya? *abaikan*). Ia ingat di saat hujan itu, ia berkata pada Maru kalau ini pertama kalinya ia mengucapkan “aku mencintaimu” dengan sungguh-sungguh selama 29 tahun hidupnya. Dan ini juga pertama kalinya ia mendengar ucapan “aku mencintaimu, Seo Eun Gi-sshi” hingga jantungnya berdebar. Semua karena Maru.

Jung Hoo meraih tangan Eun Gi dan mengajaknya memulai kembali hubungan mereka. Jika mereka bersama lagi, mereka akan menjadi pasangan yang tidak lagi menginginkan apapun di dunia ini.

Lagi-lagi ingatan Eun Gi terbuka sedikit akibat kegombalan Jung Hoon. Ia ingat kata-kata yang ia ucapkan pada Maru.

“Seo Eun Gi yang terlihat memiliki segalanya, seakan tak ada lagi yang bisa ia inginkan di dunia ini, sebenarnya menjalani hidup yang menyedihkan seperti ini.”

shot0574 shot0576

Eun Gi menatap Jung Hoon dengan dingin dan menyuruhnya melepaskan tangannya dari tangan Eun Gi. Jung Hoon kebingungan. Eun Gi menghentakkan tangannya dari genggaman tangan Jung Hoon.

“Lepaskan tanganmu dariku, dasar penipu brengsek,” ujar Eun Gi tajam. Ia bangkit berdiri dan meninggalkan Jung Hoon yang terlihat kesal.

shot0583 shot0586

Maru bertanya mengenai kontraknya dengan Jun Ha. Kontrak yang menyebutkan bahwa Maru berjanji meninggalkan Eun Gi setelah ingatan Eun Gi kembali.

“Jika aku tidak bisa pergi, apa yang akan terjadi?” tanya Maru.

“Tapi kau sudah berjanji.”

“Bagaimana bisa kau percaya pada janji seseorang? Apa yang kaulihat dari seorang penipu sepertiku sehingga kau percaya padaku? Kredibilitas dan integritas seperti apa yang kauharapkan dari orang brengsek seperti aku? Apa yang akan kaulakukan jika aku berkeras tinggal?”

“Kami akan memberimu kompensasi penuh,” Jun Ha mengingatkan.

Maru berkata ia bisa memperoleh seluruh Taesan jika ia memiliki Eun Gi. Seo Eun Gi telah jauh cinta teramat dalam padanya hingga sanggup menyerahkan Taesan demi menyelamatkannya. Dengan demikian ia berada di atas angin. Ia bisa memperoleh seluruhnya (bukan hanya separuh Taesan), jika ia tetap tinggal bersama Eun Gi. Orang idiot mana yang sanggup menyia-nyiakan kesempatan emas seperti itu?

shot0589 shot0593

“Apa hatimu berubah?” tanya Jun Ha. Sepertinya Jun Ha tahu kalau Maru hanya menggertak.

“Jika aku berkata hatiku berubah, apa yang akan kaulakukan?”

“Kau akan didenda karena menyalahi kontrak. Aku akan mengerahkan segalanya sebagai seorang pengacara dan tidak akan pernah mundur. Dan lagi jika ingatan Direktur kembali, maka permainan selesai,” kata Jun Ha tenang.

Maru tak bisa menyangkal perkataan Jun Ha. Jika ingatan Eun Gi kembali, bagaimana bisa ia tetap tinggal?

shot0600 shot0601

Keesokan harinya Jae Hee memanggil Sekretaris Jo. Sekretaris Jo mengatakan ia telah menyerahkan anak buahnya ke polisi dan mengaku telah memukuli Direktur Kin agar Maru bisa dilepaskan. Jae Hee memastikan orang-orang itu tutup mulut dengan memberikan sogokan yang besar.

Tanpa Jae Hee ketahui, Sekretaris Jo melaporkan apa yang dilakukan Jae Hee pada Min Young. Min Young marah besar.

shot0602 shot0607

Maru dikeluarkan dari polisi. Ia kaget saat melihat Eun Gi telah menantinya di luar kantor polisi. Eun Gi tersenyum senang melihat Maru. Maru menghampirinya sambil tersenyum. Senyum Eun Gi perlahan menghilang.

shot0612 shot0614

“Pembohong. Penipu. Kau membohongiku. Aku tidak akan membiarkanmu,” ujar Eun Gi.

Deg! Maru terpaku. Ia mengira Eun Gi telah mengingatnya tapi ia tak mengatakan apapun.

shot0615 shot0620

“Kau bilang kita belum pernah berciuman? Kau juga tidak percaya padaku. Walau aku berbicara begitu terus terang, kau tidak percaya padaku. Apa yang kita lakukan adalah ciuman pertama kita. Butuh keberanian besar untuk mengatakannya. Tapi apa? Kita belum pernah berciuman? Aku malu,” kata Eun Gi sambil berbalik pergi dengan wajah memerah.

Maru yang menyadari ingatan Eun Gi bisa kembali kapan saja dengan kemunculan ingatan baru itu, buru-buru mengejar Eun Gi.

shot0629 shot0634

“Seo Eun Gi, ingatlah baik-baik. Kali ini, jangan pernah melupakannya. Ingatlah baik-baik. Ini adalah ciuman pertama kita….”

Maru mencium Eun Gi dengan penuh perasaan.

shot0638shot0639 

Tanpa mereka sadari, Jae Hee melihat mereka dengan geram.

shot0644 shot0650

Komentar:

shot0085 shot0476

Sepertinya persekutuan Min Young dan Jae Hee mulai goyah. Bagaimana tidak? Ia telah melakukan apapun untuk Jae Hee namun Jae Hee tetap memandangnya sebelah mata. Bener-bener sebelah lho. Coba perhatiin deh, Jae Hee selalu melirik pada Min Young di episode ini, bahkan ketika berbicara di telepon sekalipun^^

Hubungan Maru dan Eun Gi semakin membaik, namun itu menandakan badai akan segera datang (kecuali membaiknya di episode terakhir ya >,<).Prepare yourself…it’s a warning… (sorry error soalnya ngetik tengah malem *sleepy fanny is not funny*)

27 komentar:

  1. semangat fanny... tetap lanjutkan sinopnya... babat habis min young... #ehh

    BalasHapus
  2. Silent reader untuk pertama kali komentar...hehe
    Keren, menunggu sampai episode terakhir, trim's!

    BalasHapus
  3. Makasih sinopsisnya mba :) . Di tggu kelanjutannya yah ;)

    BalasHapus
  4. kalo boleh tau tayang dinegara aslinya tiap hari apa ya??makasih,, makasih juga buat mbak fanny,,,jangan bosen2 buat sinopnya ya,,,semangat kakak,,, ditunggu sinop episod selanjutnya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. tayang di korea hari rabu sama kamis, pkl 19.55

      Hapus
  5. Semangat eonni ^^
    ditunggu epsode slanjutnya.

    BalasHapus
  6. Sweet ending tp sperti yg mbak fanny katakan badai sepertinya akan segera datang....hikz nggak rela kebahagaian mereka akan hilang.....T_T

    BalasHapus
  7. OMG<<akhirnya maru dan en gi berciuman dg penuh perasaan.....

    BalasHapus
  8. Makasih mba fanny ditunggu eps selanjutnya.Apry

    BalasHapus
  9. hahaha, oke deh mbak...
    tetep FIGHTING!!! xD
    GOMAWO :)

    BalasHapus
  10. Sedih banget deh klo si masu die, trus eun gi inget n ternyata tetep cinta ma maru n maapin si akang ganteng.. :'(
    Ending yg bakal bikin saya depresi dah..

    BalasHapus
  11. Sedih banget deh klo si masu die, trus eun gi inget n ternyata tetep cinta ma maru n maapin si akang ganteng.. :'(
    Ending yg bakal bikin saya depresi dah..

    BalasHapus
  12. Sedih banget deh klo si maru die, trus eun gi inget n ternyata tetep cinta ma maru n maapin si akang ganteng.. :'(
    Ending yg bakal bikin saya depresi dah..

    BalasHapus
  13. Sedih banget deh klo si maru die, trus eun gi inget n ternyata tetep cinta ma maru n maapin si akang ganteng.. :'(
    Ending yg bakal bikin saya depresi dah..

    BalasHapus
  14. Sedih banget deh klo si maru die, trus eun gi inget n ternyata tetep cinta ma maru n maapin si akang ganteng.. :'(
    Ending yg bakal bikin saya depresi dah..

    BalasHapus
  15. mbak fanny..
    harap yea eungi tidak lama dendam ama maru..
    suka bangat lihat mereka loving sweet couple saat ini..
    huhuhuhu...and sgt mengharap ending nya enggak ngecewain(bener ejanya?) hehehehhe masih perlu bnyk beljr bahasa indonesia

    BalasHapus
  16. aku baru bacaaa... T____T yg part 1 jg baru sempet baca T^T
    sebagai penggemar mbak fann aku merasa gagal.. ( T_T)/||

    BalasHapus
  17. baca sinopsisnya nice guy buatan (?) mba fanny udh bikin hati nyesekk >,< apalg klo nonton yah -_-'
    thx dehh pokokx :D

    BalasHapus
  18. ma'acih untuk sinopsisnya.... ciaaaaoooo!!! hehehe. co-cuiiiittt adegan kissingnya. ^_^v. jujur nih, biasanya klo liat dvdnya, daku suka itungin brapa detik ciumannya.... sayaanng, ini cuma baca sinopsisnya. hohohoh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba lihat videonya di Epdrama......

      Hapus
  19. ceritanya bener2 bikin hati terenyuh,baru baca sinopsis aja dah berkaca kaca apalagi liat dvd nya dah

    BalasHapus
  20. bru bbrp hr tnggalin dunia maya,wah we udh byk ketinggalan sinopsis nice guy,,,,kejar tayang ne
    gomawo bwt mbk fanny dn mbk dee,hwaiting
    pengen cpt liat endingnya (menggalau nungguin akhr cerita yg bwt penasran) pengennya happy ending walau ada slh satu yg sakit tp tetp brsma smp akhir
    maru ai lap yu dah

    "olanos"

    BalasHapus
  21. keren banget...
    Hancurin aja terus Jae Hee sama Min Young..
    ....
    maksh sinopsisnya... :D

    BalasHapus
  22. gumawo mba fanny berkat sinopsis ini jadi jelas kebingunganku knp maru bisa keluar dari penjara...hihihihi soalnya di dvd kayaknya terpotong tau2 adegannya ah sampe maru & eun gi jalan di tangga deket rumah maru....*telat banget yah aku baru nonton film yang kuanggep sangat2 baguuuss,bikin emosi turun naik....liat eun gi disini sm perannya waktu di brilliant legacy beda banget yah ^_^...pokoke makasih banyakkk buat sinopsisnya,saya akan terus mengunjungi web ini ah buat panduan nonton drakor kesayangan & update info about korean dramas :)

    lama kenal
    - farah -

    BalasHapus

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)