Jumat, 28 Februari 2014

Sinopsis My Love From Another Star Episode 20 (Bagian 2)

shot0463

[Sinopsis Bagian 1 klik di sini]

Ibu Song Yi menemui CEO Ahn. Ahn sudah mengganti foto raksasa Se Mi yang menghiasi dinding dengan foto Song Yi. Ruangan itu dipenuhi foto Song Yi. Ibu Song Yi tidak nampak senang. Ia berkata ia sedang sibuk, kenapa CEO Ahn menyuruhnya datang.

Dan CEO Ahn pun mulai melontarkan pujiannya demi mengambil hati ibu Song Yi. Tapi ibu Song Yi tidak tertarik dengan basa-basinya. Ada apa, tanyanya. CEO Ahn berkata ia sedang memikirkan bagaimana mempersiapkan kembalinya Song Yi yang sudah ia besarkan sejak menjadi artis cilik.

“Setelah berhari-hari tidak tidur aku akhirnya memutuskan. Peganglah tanganku dan kita menjalaninya bersama, Obu,” CEO Ahn mengulurkan tangannya.

shot0001 shot0007

Ibu menepis tangan CEO Ahn. Ia bertanya di mana CEO Ahn yang menyatakan kontrak Song Yi telah selesai. CEO Ahn pura-pura lupa. Ibu jadi kesal dan bangkit berdiri. CEO Ahn menahannya. Ibu Song Yi berkata ia sedang sibuk karena banyak agensi mencarinya.

CEO Ahn menawarkan kontrak dengan jumlah bonus yang sama seperti sebelumnya. Lalu ia menyerahkan sebuah proposal. Ibu mengira proposal itu untuk Song Yi.

“Bukan. Itu untuk Do Min Joon-sshi. Aku bertanya-tanya apakah bisa menitipkannya pada Ibu karena aku tidak tahu cara menghubunginya.”

“Apa ini? Kau hendak mengontrak Do Min Joon? Dia bukan selebritis.”

CEO Ahn berkata yang penting Min Joon bisa menghilang. Jika mereka mengadakan tur pertunjukan sulap, maka akan menjadi hal luar biasa. Tanpa disangka ibu membela Min Joon. Ia berkata Min Joon bukanlah barang.

“Kurasa kau juga menganggap Song Yi-ku sebuah barang. Karena itu kau menyimpannya jika bagus dan membuangnya jika jelek. Aku akan mencari agensi yang mengurus orang, bukan barang.” Ibu Song Yi bangkit berdiri dan pergi. CEO Ahn bertanya-tanya sejak kapan ibu Song Yi memiliki harga diri seperti itu. Ia kembali mengejar ibu Song Yi.

shot0024 shot0025

Song Yi akan kembali ke set syuting. Min Joon mengomel karena ia tidak diperbolehkan mengantar. Song Yi berkata akan terjadi kehebohan jika saat ini Min Joon muncul di set syuting. Ia berjanji akan segera kembali.

“Kau tidak membiarkan aku datang karena kau akan melakukan adegan kiss atau pelukan, kan?”

“Tidak.”

“Jika ada adegan seperti itu, aku akan menyuruh mereka menggunakan pemeran pengganti.”

Hwi Kyung keluar dari lift dan menyapa Song Yi. Lalu tanpa mempedulikan Min Joon, Hwi Kyung memeluk Song Yi.

“Mengapa wajahmu tampak kuyu,” kata Hwi Kyung khawatir sambil membelai pipi Song Yi. “Kau pasti sangat menderita mengikuti Do Min Joon.”

shot0035 shot0040

Song Yi tersenyum. Menikmati kecemburuan Min Joon yang jelas terlihat. Min Joon bertanya ada apa Hwi Kyung datang ke sini. Hwi Kyung berkata ia akan mengantar Song Yi ke set syuting karena Min Joon tidak bisa tampil di muka umum.

Meski itu betul, Min Joon nampak kesal. Apalagi Hwi Kyung kemudian menghadiahi Song Yi ponsel baru, yang bernomor belakang sama dengannya. Song Yi berkata itu bagus sekali karena ia sering lupa nomernya tapi tak pernah lupa nomor Hwi Kyung. Min Joon mendelik.

shot0044 shot0051

Song Yi meninggalkan kedua pria itu untuk mengambil dompetnya yang tertinggal. Hwi Kyung bertanya apa Min Joon mengerti. Min Joon berkata ia tidak mengerti sama sekali.

“Aku tinggal diam bukan karena aku mengakuimu. Hanya saja Song Yi sangat menyukaimu saat ini jadi aku akan membiarkannya sekarang. Tapi aku belum menyerah. Jika kau tiba-tiba menghilang atau meninggalkannya sendirian, ketahuilah bahwa tempat di sisinya akan menjadi milikku. Saat itu, aku tidak akan melepaskannya,” kata Hwi Kyung.

Dalam perjalanan, Hwi Kyung menyinggung soal kakaknya. Ia meminta maaf karena Song Yi berkali-kali mengalami hal seperti itu (hendak dibunuh).

“Hwi Kyung-ah…walau saat ini kau tersenyum, tidak ada kata-kata yang bisa melukiskan perasaanmu, bukan? Begitu juga yang kurasakan. Seakan-akan tidak ada masalah, aku makan dan bekerja, tapi tidak ada kata-kata tepat untuk perasaanku. Sepertinya seluruh dunia ini bahagia, kecuali diriku.”

Hwi Kyung terdiam, meski ia tidak mengerti mengapa Song Yi merasa seperti itu.

shot0052 shot0062

Di set syuting, Song Yi duduk di sebelah Se Mi. Se Mi menyindir set syuting jadi berisik gara-gara Song Yi karena para wartawan berdatangan.

“Yah, itu karena aku berita panas.”

“Bukan kau, tapi manajermu yang dicari semua orang. Apa Do Min Joon-sshi tidak datang?”

“Tidak perlu mengkhawatirkan kekasihku.”

Se Mi berkata yang beruntung dalam peristiwa kali ini hanyalah sang sutradara. Ada gosip yang mengatakan peristiwa itu adalah pertunjukkan untuk mempromosikan film mereka.

“Sepertinya film pertamamu akan berhasil baikk berkat diriku,” sindir Song Yi.

“Skenario tiba-tiba diubah dan kau mendapar adegan lebih banyak.”

“Yah, kau tahu kan, aku memang pencuri perhatian. Aku menghentikan semua gosip mengenai diriku dan berfokus pada kemampuan aktingku yang hebat. Akibatnya aku mendapat adegan lebih banyak. “

shot0065 shot0069

Se Mi tertawa tak percaya. “Aktingmu jelek selama 15 tahun. Bagaimana bisa membaik hanya dalam satu hari? Bukan karena aktingmu, tapi karena kau mendapat banyak simpati setelah kasus Han Yoo Ra selesai. Dan sekarang kau memiliki aura misterius karena Do Min Joon….”

“Jadi kau membaca semua berita mengenaiku,” kata Song Yi tenang. “Aku bertanya-tanya apakah kau tidak meninggalkan komentar kejam di bawah berita itu. Suatu hari nanti aku akan menuntut para komentator kejam itu. Sebaiknya kau hentikan jika kau tidak ingin dipermalukan karena harus menemuiku di kantor polisi.”

Hehe…melihat Song Yi dan Se Mi sekarang seperti melihat Yoo Ra dan Song Yi dulu^^ Jika dulu Se Mi selalu berpura-pura baik di depan Song Yi, sekarang ia tidak lagi. Namun hubungan keduanya malah jadi lebih menarik. TTM. Teman tapi Musuh.

Song Yi bertanya apakah Se Mi memiliki waktu luang. Tidak ada, jawab Se Mi. Tapi ia penasaran juga dengan maksud pertanyaan Song Yi itu.

shot0079 shot0081

Sementara itu, Min Joon harus berhadapan dengan calon ibu mertua. Ia berkata ia sudah mendengar sedikit tentang Min Joon dari Yoon Jae. Ia tertawa dan berkata itu tidak masuk akal.

“Apa itu benar?” tanyanya serius.

“Iya.”

“Tidak mungkin. Manajer Do, mungkin kau pernah menjalani perawatan psikolog atau semacamnya?”

“Tidak pernah. Memang sulit dipercaya, tapi itu benar.”

Ibu Song Yi mengangguk. Lalu ia mencubit pipi Min Joon.

shot0083 shot0092

“Kulitmu tidak lepas? Bagaimana dengan orangtuamu? Kaubilang pria itu bukan ayahmu. Bagaimana dengan orangtua kandungmu. Apa mereka tinggal di planetmu? Apa keluargamu tidak tiba-tiba berniat untuk pindah dan tinggal di sini?”

Min Joon berkata kehidupan di sana tidak seperti di bumi. Tidak ada keluarga, teman, atau pasangan. Hmmm…ini menjelaskan kenapa Min Joon begitu kaku dan tidak banyak berekspresi. Ibu Song Yi malah senang mendengarnya. Jadi lolos seleksi cuma karena tidak punya orangtua? XD

shot0102 shot0104

Min Joon sedang mencuci tangan ketika tiba-tiba darah menetes ke tangannya. Ia mimisan. Dan ia melihat penglihatan itu lagi. Penglihatan ia menghilang. Ia lalu membaringkan diri di tempat tidur.

 shot0109 shot0115

Song Yi pergi ke apartemen Min Joon. Ia bertanya-tanya di mana Min Joon karena seharusnya Min Joon tidak keluar rumah. Lalu ia melihat tanaman Min Joon yang layu. Ia teringat perkataan Pengacara Jang.

Ketika itu Song Yi bertanya apakah Min Joon benar-benar akan mati jika tidak kembali ke planetnya. Pengacara Jang berkata Min Joon memelihara tanaman sejak hidup di sini, dan akhir-akhir ini ia melihat tanaman itu layu. Ia percaya tanaman itu berkaitan dengan Min Joon.

shot0121 shot0124

Diterpa ketakutan dan firasat buruk, Song Yi berlari ke atas menuju kamar Min Joon. Ia melihat Min Joon berbaring dengan mata terpejam dan tidak bergerak ketika ia memanggilnya.

Song Yi menghampiri pelan-pelan. Untuk meredakan rasa takutnya, ia mencoba bergurau. Tapi Min Joon tidak bergerak sedikitpun.

Song Yi mulai menangis. Ia menyentuh tangan Min Joon lalu membuatnya terlentang. Min Joon tetap tidak bergerak.

“Do Min Joon-sshi, jangan seperti ini. Jangan menakutiku,” katanya dengan suara gemetar.

shot0126 shot0136

Ia menempelkan telinganya di dada Min Joon untuk mendengar detak jantungnya. Tampaknya ia tidak mendengarnya karena ia menangis semakin keras.

“Tidak! Tidak! Tidak!”

Pelan-pelan Min Joon membuka matanya. Fiuhh….

shot0142 shot0146

Ia memegang kepala Song Yi. Seketika itu juga tangis Song Yi berhenti. Ia bertanya apa Min Joon sudah sadar. Melihat wajah Song Yi yang diliputi ketakutan dan kelegaan, Min Joon memeluknya.

“Saat suaramu begitu keras seperti ini, bagaimana bisa aku tidak sadar?” kata Min Joon.

Song Yi kembali menangis. “Kupikir kau sudah mati. Kupikir kau sudah mati…”

shot0152 shot0156

Setelah emosinya reda, Song Yi bertanya berapa lama lagi waktu yang tersisa hingga waktu kepergian Min Joon. Satu minggu.

Song Yi menghela nafas panjang. Waktunya begitu singkat. Ia berkata mereka tidak bisa menyia-nyiakan waktu yang tersisa untuk berdebat mengenai pergi atau tidaknya Min Joon.

“Tadi kau melihatnya, kan? Jika kau mati saat berada di sisiku, aku akan menangis seperti itu. Selama berhari-hari… selama berbulan-bulan... selama bertahun-tahun…mungkin hingga aku mati, aku akan menyalahkan diriku karena mengakibatkan kematianmu. Apa itu yang kauinginkan?”

shot0166 shot0164

“Lalu bagaimana denganku? Dalam waktu yang begitu panjang, apa yang dapat kulakukan jika aku ingin melihatmu? Tak peduli berapa lama waktu berlalu, jika aku tidak bisa melupakanmu, apa yang harus kulakukan?”

Song Yi berkata mereka sudah banyak berfoto bersama. Min Joon bisa membawanya. Setiap kali ia ingin melihat Min Joon, ia akan melihat foto-foto itu dan mendengar lagu yang dinyanyikan Min Joon. Ia akan memikirkan Min Joon. Ia meminta Min Joon melakukannya juga.

“Masih banyak waktu yang tersisa bagi kita. Kita akan menjalani 1 minggu ini seperti 7 tahun, seperti 70 tahun… Kita akan menikmati waktu ini. Apa kau mencintaiku?”

Min Joon menyentuh wajah Song Yi, mencubit pipinya.

“Cucilah wajahmu. Kau jadi jelek.”

Song Yi tersenyum.

shot0175 shot0178

“Apakah satu minggu ini sangat spesial?” Dalam diarinya, Min Joon berkata minggu itu lebih membosankan dan lebih normal dibandingkan minggu-minggu lainnya.

Mereka menonton TV bersama, sambil makan di depan TV tentunya. Dan tidak lupa untuk bertengkar. Song Yi ingin memesan ayam dan bir. Tapi Min Joon melarangnya. Ini saatnya untuk menghentikan kebiasaan itu. Apa Song Yi akan menjadi mabuk lalu masuk ke rumah pria lain seenaknya? Hehe..itu yang terjadi pada episode awal ketika Song Yi tersesat masuk apartemen Min Joon dan Min Joon tidak mau hal itu terulang pada pria lain^^

shot0193 shot0199

Min Joon menemani Song Yi berlatih skrip meski akhirnya ia mengomel kesal melihat dialognya (mengenai seorang pria yang harus memilih di antara 2 wanita). Song Yi bertanya siapa yang akan Min Joon selamatkan lebih dulu jika ia dan Pengacara Jang terjatuh ke air.

“Tentu saja kau.”

“Benarkah?” tanya Song Yi senang.

“Pengacara Jang itu marinir. Dia pasti bisa berenang.”

 shot0206 shot0207

“Hanya itu? Bukan karena aku sesuatu…sesuatu…” (lah kok jadi Syahrini XD)

“Sesuatu..sesuatu apanya?” tanya Min Joon bingung.

Song Yi jadi kesal. Ia membalikkan badan untuk tidur.

“Apa kau mau es krim?” tanya Min Joon.

“Kau yang traktir,” Song Yi langsung bangun.

 shot0213 shot0216

Keduanya bermain kartu. Song Yi kalah terus jadi ia curiga Min Joon menggunakan kekuatannya. Ia berkata Min Joon seharusnya menghemat kekuatannya karena kondisinya tidak begitu baik. Min Joon berkata ia memang hebat bermain kartu, jadi Song Yi yang harus dihukum karena kalah.

“Aigooo..apa kau benar-benar akan menjitakku?” gerutu Song Yi. Min Joon benar-benar menjitak Song Yi hingga Song Yi berteriak kesakitan.

shot0219 shot0223

Sebagai balasan, Song Yi mengancam akan mencium Min Joon habis-habisan.

“Bersiap-siaplah pingsan seharian,” ujarnya.

Min Joon tertawa sambil mengelak. Ia berhasil membalikkan keadaan. Dan ia yang mencium Song Yi.

shot0227 shot0234

Pengacara Jang membaca berita. Komet Min Joon akan tiba di bumi besok. Pertunjukan luar angkasa yang hanya terjadi 400 tahun sekali.

Min Joon sedang berada di perpustakaannya ketika Song Yi memanggilnya. Namun ketika ia keluar dari pintu, ia malah teleport. Alas kakinya kali ini dua-duanya tertinggal.

Ia mendarat di jalan. Orang-orang mengenalinya sebagai orang yang bisa teleport dan memandanginya seperti ia orang aneh.

Song Yi yang heran karena Min Joon belum turun juga, melihat pintu perpustakaan terbuka.

shot0251 shot0253

Min Joon duduk kedinginan di taman tanpa alas kaki. Pengacara Jang berlari tergopoh-gopoh membawakan pakaian hangat dan sepatu untuk Min Joon. Ia mengomel karena ia lupa membawa kaus kaki. Ia bertanya apa Min Joon kedinginan. Min Joon tersenyum dan mengangguk.

Pengacara Jang memakaikan sepatu di kaki Min Joon. Ia khawatir karna sepertinya kekuatan Min Joon tidak terkendali.

“Pengacara Jang, kurasa hari itu juga kita berada di taman ini,” kata Min Joon.

Pengacara Jang melihat sekelilingnya. Ia membenarkan. Itu adalah hari ketika Min Joon menyelamatkan nyawanya. Setelah memberinya makan, Min Joon membawanya ke taman ini.

shot0262 shot0271

Kilas balik 30 tahun lalu:

Jang menangis dan berterima kasih karena Min Joon telah menyelamatkannya, dan dengan demikian telah menyelamatkan ibunya (sekedar pengingat, Jang ketika itu meminta pinjaman uang pada bos Bank tempat Min Joon bekerja untuk biaya operasi ibunya. Ibunya selama ini bekerja keras agar ia bisa ikut ujian negara. Karena tidak diberi pinjaman, Jang putus asa dan pergi bunuh diri. Tapi Min Joon berhasil menyelamatkannya).

shot0272 shot0274

Wajah Min Joon jauh dari ramah ketika ia menyerahkan satu amplop berisi uang pada Jang. Ia berkata Jang harus mengembalikan uang itu nantinya. Ia berkata sepertinya Jang tidak begitu pintar hingga berpikir untuk bunuh diri hanya karena tidak punya uang. Ia menyuruh Jang membayar kembali uang itu setelah lulus ujian negara.

Jang heran bagaimana Min Joon mempercayainya akan mengembalikan uang itu. Min Joon berkata ia tidak percaya siapapun, karena itu ia memberikan uang itu bukan karena ia percaya pada Jang. Ia berkata sebenarnya ia tidak ingin menjalin ikatan dengan siapapun, tapi anggap saja ini takdir.

shot0275 shot0280

Jang menangis terharu. Ia berulang kali berterima kasih sambil memegangi tangan Min Joon. Mungkin inilah penyebabnya Min Joon menyebut pertemuan mereka sebagai takdir. Jang tidak takut dan tidak menyebutnya monster ketika mengetahui Min Joon bukan manusia, ia malah berterima kasih dan menganggap Min Joon penyelamatnya.

shot0282 shot0286

Teringat pada peristiwa itu, Pengacara Jang bertanya apakah ia boleh memegang tangan Min Joon sekali saja. Karena Min Joon diam, Pengacara Jang memberanikan diri memegang tangan Min Joon dan menggenggamnya erat, seperti seorang ayah pada puteranya.

“Tuan, aku tidak ingin melepasmu pergi dari sisiku. Ini mungkin tidak masuk akal, tapi aku benar-benar merasa seperti orangtua yang melepaskan puteranya,” kata Pengacara Jang sambil menangis.

shot0301 shot0302

“Pengacara Jang…Dulu sekali seseorang pernah berkata: selamat tinggal adalah sesuatu yang kaukatakan lebih dulu. Ketika akhir itu tiba, kita tidak akan sempat mengatakan selamat tinggal. Aku sangat berterima kasih. Aku tidak akan melupakanmu.”

Pengacara Jang menangis tersedu-sedu di pangkuan Min Joon. Min Joon berusaha menahan tangisnya dan merangkul sahabatnya sekaligus figur ayahnya.

shot0317 shot0319

Ketika Min Joon kembali, Song Yi menyambutnya. Sepertinya ia tahu Min Joon baru mengucapkan selamat tinggal pada Pengacara Jang. Dengan penuh pengertian ia memeluk Min Joon dan bertanya apa Min Joon baik-baik saja. Min Joon mengangguk.

Song Yi menuntun Min Joon masuk ke dalam. Ia telah menghias seluruh ruangan dengan lilin dan bunga. Min Joon duduk, melihat sekelilingnya dengan sedikit bingung. Dong Yi duduk bersimpuh di lantai, di hadapan Min Joon. Min Joon menatapnya penuh tanda tanya.

shot0329 shot0339

“Kita menikah hari ini,” kata Song Yi.

“Apa?”

“Kita tidak bisa becerai, karena Do Min Joon-sshi akan pergi besok.”

“Chun Song Yi…”

shot0346 shot0350

“Aku tidak akan bercerai dan kau akan mati jika mengkhianatiku di sana. Kau tahu insting wanita, kan? Ketahuilah bahwa insting wanita lebih kuat dari kekuatan super.”

Min Joon tersenyum.

Song Yi berkata Min Joon memberinya cincin ketika melamarnya. Saat ini ia tidak punya banyak uang karena harus membayar sewa dan sebagainya, karena itu ia memberikan sebuah USB sebagai hadiah lamaran. Song Yi meminta Min Joon menontonnya nanti saat sedang sendirian, karena ia akan malu jika Min Joon menontonnya sekarang.

shot0357 shot0361

“Lihatlah itu kapanpun kau merindukanku. Lihatlah hingga USB itu rusak. Dan karena sepertinya kau tidak pernah berpikir untuk mengatakan kau mencintaiku, aku yang akan mengatakan bagianmu. Aku mencintaimu, Do Min Joon,” kata Song Yi. “Karena kau akan hidup jauh lebih lama daripadaku, kau mungkin akhirnya akan lupa, tapi seorang wanita sempurna seperti diriku benar-benar sangat mencintaimu dan menyukaimu. Jangan lupa dan banggalah mengenai itu.”

Min Joon menaruh tangannya di atas tangan Song Yi.

shot0376 shot0377

“Kekuatan terbesar yang kumiliki adalah menghentikan waktu.”

“Kau bisa melakukannya?”

“Tentu saja. Aku pria yang lebih berkemampuan dibandingkan dengan yang kaupikirkan. Tidak terhitung berapa kali aku menghentikan waktu di saat kau bahkan tidak menyadarinya, dan mengatakan…. aku mencintaimu, Chun Song Yi.”

Song Yi menatao Min Joon, tak mampu bicara. Min Joon berkata ia merasa jika ia mengatakannya ketika waktu mengalir maka semuanya juga akan mengalir pergi dan menghilang.

“Karena itu aku mengatakannya ketika waktu berhenti. Aku mencintaimu, Chun Song Yi. Aku mencintaimu.”

shot0389 shot0394  

Epilog:

Song Yi menyuruh Se Mi memegang kamera. Se Mi protes kenapa ia harus memegangi kamera itu.

“Bantu aku menikah,” ujar Song Yi. Se Mi mulai merekam.

shot0402 shot0405

Tiba-tiba Song Yi menari. Diiringi lagu Bruno Mars “Marry You”.

shot0418 shot0422

Min Joon tertawa melihatnya. Tapi lambat laun tawa itu diselingi tangis.

shot0431shot0435  

Song Yi berlutut dengan bunga putih di tangannya terulur pada kamera.

“Do Min Joon-sshi, apa kau bersedia menikah denganku?”

Min Joon kembali tertawa…dan menangis.

shot0451 shot0468

Komentar:

Walau aku seorang recapper, sebenarnya tidak banyak drama yang kutonton di luar drama yang kubuat sinopsisnya. Entah dalam drama-drama lain, namun rasanya aku belum melihat seorang tokoh wanita yang begitu kuat seperti Song Yi (mungkin Hang Ah kekecualian ;p). Aku yakin hatinya sebenarnya sangat hancur dan menderita. Tapi ia tidak memperlihatkannya. Demi Min Joon.

Ia tahu Min Joon akan khawatir dan tergoyahkan jika ia menangis. Karena itu ia memperlihatkan dirinya yang tetap ceria dan riang. Memperlihatkan Chun Song Yi.

Aku membayangkan selama 7 hari itu. Ketika Song Yi berada di kamar mandi…. ketika Min Joon sudah tertidur…Song Yi menangis diam-diam. Perpisahan mereka bukanlah perpisahan ke luar negeri, tapi luar angkasa. Kemungkinan untuk bertemu kembali hampir nol.

Selain Song Yi, Pengacara Jang sukses membuat mataku bengkak seperti ikan koki. Meski ia bersikap protektif pada Min Joon, itu karena ia benar-benar mengasihi Min Joon. Bukan hanya uang yang dibayarkan kembali pada Min Joon, tapi Pengacara Jang membayar kebaikan hati Min Joon. Ia mendampingi Min Joon selama 30 tahun, sebagai sahabat satu-satunya, sebagai figur ayah yang bahkan tidak dimiliki Min Joon di planetnya.

Note: Dimohon tidak memberikan spoiler atau berkomentar mengenai ending drama ini. Silakan berkomentar mengenai endingnya di spoiler yang akan kuposting. Thank you^^

51 komentar:

  1. pertama,,,buset cepet banget mbak tapi thaks ya...
    kebetulan aku juga belum nonton endingnya,,baru mau nanti pas pulang kerja...
    ditunggu spoilernya

    BalasHapus
  2. mkasih mbak fanno
    q ikian nangiss wktu
    liat adegan pengacara jang

    smoga sht slalu
    tiwi

    BalasHapus
  3. Galau berat nungguin eps terakhir-a Min-Yi Couple,,,

    ~elsya

    BalasHapus
  4. Gumawo Mb fanny ^^. Gk isa Lhat alien Tampan Mr Do Lg XD ..

    BalasHapus
  5. jiahh...kalo mba Fanny matanya bengkak gegara nonton adegan Min Joon-Pengacara Jang, aku bahkan tak perlu nonton langsung + dengar backsoundnya__udah merembes gini...duh mb Fanny hebat deh cara nulisnya...berasa aku ikutan nonton...
    Yeah....ditunggu episode 21 nya...

    BalasHapus
  6. Gumawo Mb fanny ^^. Gk isa Lhat alien Tampan Mr Do Lg XD ..

    BalasHapus
  7. Nyesek ih liat adegan pengacara jang.. endingnya gmn yah.. di tunggu mba fanny..

    BalasHapus
  8. Daebaakk....
    Sedih, smoga endingnya menyenangkan.


    zameelah

    BalasHapus
  9. mbak fanny ditunggu ep 21 nya ya
    penasaran beud

    BalasHapus
  10. Aku nangis baca sinopnya, dan makin menjadi-jadi pa baca komen mb Fanny...
    Chun Song Yi mmg kerennn... JJH daebakkk..
    krn aq berurusan sama koneksi inet yg luar biasa laload sehingga gak bs nton, jd sgt menunggu sinop mb FannyDee...
    Dan aq akhirnya menghindari baca komen teman2 krn takut nemu spoiler hahaha...

    makasih utk semua sinopsis MLFAS mb Fanny.. sampe ketemu lg di proyek sinop slanjutnya..

    BalasHapus
  11. gomawo fanny,

    kmrn malem ampe gak bs tdr nungguin biar hr ini bs lsg DL ep trakhir :D #lebay mode on
    n subtitle ny jg bak meteor, udh ada sub indo ny :)
    Eh giliran dah DL lom bs nyuri wkt buat nonton , gara2 bigboss lg asyik nongkrong d office :D #jgn ditiru yaa :D
    No comment dah buat endingnya, yg pasti nie drama DAEBAAAAKkkkkk.........
    Everything is awesome, from casting,SWnin,PDnim,..everything #catet EVERYTHING :)

    D tgg spoilernya
    THx 4 ur hardwork Fanny,, n Dee of course

    Ewie

    BalasHapus
  12. episod ini menguras air mata,,gomawao mb fanny....daebak....

    BalasHapus
  13. Gumawo mbak fanny n mbak dee..sering lihat rekapan sinopsis duo hebat ini..ini kali ke dua aku koment....

    Drama ini emang daeeeeeebak..blm sempat download hiks hiks..jadi bolak balik buka blog mbak fandee..ditunggu spoilernya episode 21 y mbak fanny..makasih atas sinopsis kerennya ini :) trima kasih atas kerja keras bikin sinopsis ini.. smga sehat terus..:)

    BalasHapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mian, komen spoiler aku hapus ya >,<

      Hapus
  15. Mksih mba Fanny bwt sinop.nya,, jadi sedih klo inget drama ini udah tamat kemarin.. :'(

    "Dewi"

    BalasHapus
  16. Bener2 drama paling daebakk!!!
    Ga ada satu episode pun yg bikin aku down mengikutinya, jd bagaimana pun endingnya sdh ga masalah lagi,
    Mba FanDee thank you.....

    BalasHapus
  17. Gomawo mba fanny,ditggu episode 21♡

    BalasHapus
  18. Makasih mb fan.. Daebak.. Hana

    BalasHapus
  19. pake kemampuan ato g song yi tetep tak sebanding dg min joon hahaha tp dia jg pinter menggunakn kelemahan min joon unt membalas'y "kiss" hihihiii song yi ini memang bs bikin org sedih juga ketawa guling"...min jon memg hrs'y dpt org ky song yi ...min joon yg kaku dpt song yi yg cerobh hmm hidup jd lebh menarik bg min jon,,coba kl min jon dpt org ky semi (terlalu lemh lmbt) jd ky ne hidup akn terasa monoton tak menarik n membosankn...perpishn dg pengacara jang g ush ditanya benar" sukses bikin q meweek..."

    BalasHapus
  20. Thanks to all Cast,Crew,PD&SW nim,sdh mbuat drama yg keren ini dri eps 1 mpe ending nngk bkl bosan ntnya...
    Thanks to mb Fanny & Dee yg sdh mluangkan wktu buat ngrecap drama keren ini..*bow&hugs*


    *mimi*

    BalasHapus
  21. huhuhuhuhuhuhu....
    gte mau coment ap age...
    yg jlas nyesek bgd bc sinopsis ne...huhuhuhu

    dtggu spoiler epsode 21 nya...

    BalasHapus
  22. yg bkin tambah terharu tuh pas baca komentarnya mb fanny...hikssss
    Song yi cantik bgt pas nari2 diepilog itu outfitsnya jg pas keren bgt dipakai ma JJH..

    *mimi*

    BalasHapus
  23. setuju sama komen mbak fanny ttg pengacara jang ........ aku juga crying--crying mbak nonton scene itu ..huhuhuh

    BalasHapus
  24. Habis nangis gara2 couple Jo Wan Jo yeon di I Need Romance 3 sekarang nangis gara2 Song Yi Min Jon hikss hikkss

    BalasHapus
  25. ups.... dah muncul sinopsnya, komen dulu ah sblm baca...... dugun2... dugun2.... dugun2....... aaahhh......... baca nanti aja ah biar bs fokus & konsen, maklum msh di tmpt kerja.........dugun2... dugun2.... dugun2.... thanks fanny......

    BalasHapus
  26. Mbak fan number one..
    :)
    #mumu cayo

    BalasHapus
  27. Syahrini bingitss sesuatunya oen..... =))

    BalasHapus
  28. tapi oen kok mata oenii bengkak kyk ikan kokki??? :)
    tukang msk dong.... :D

    BalasHapus
  29. makasih ya mbak fanny atas semua sinopsis YWCFAS, mbak dee juga..
    masih nunggu dgn setia spoiler ep 21 dr mbak fanny..
    walau udah nonton, tapi tetep ajj main k blo mbak FanDee..
    keep healthy and smile ^^
    gomawo mbak..

    BalasHapus
  30. Ini drama bener-bener keren bgt, bisa bikin ketawa dan mewek disetiap episodenya... thank you sinopsisnya kak Fanny... di tunggu sinopsis episode terakhirnya. trima kasih

    BalasHapus
  31. Suka bgt sama komentar"nya mba fany di part 1 dan 2...baru bner" ngerti knp min joon juga cinta bgt sama song yi....mendekati episode 20 dan 21 malahan nanggis bombay....daebak aktingnya song yi melamar min joon pake lagu bruno mars...daebak...kreatip jg song yi...ditggu ia mba sinop terakhirnya...makasih mba fany ku sayang :)

    BalasHapus
  32. Ayo mba Fanny, semangat buat spoiler episode 21 nya... udh gregetan hihihihihi.. Pengacara Jang hiks..hiks... nangis bombay liat adegannya... kira2 dalam kehidupan nyata ada ga ya sahabat yg mirip pengacara Jang, sahabat yang mau menemani selama 30 thn dalam suka maupun susah dan menyimpan identitas sahabatnya...

    Gumawo Unnie..

    ~Dea~

    BalasHapus
  33. Dan pada akhirnya setiap nonton drama korea berakhir dengan air mata yang jatuh dan hati yg tiba2 menjadi meloowww doo min jo shii hikzzhikzz cuun song yii ppeyuuukkk cinii nangis bareng2 akohh

    BalasHapus
  34. Episode ini benar- benar sedih......hiks...hikss....sedihnya lagi....abis deh ceritanya...onnie ditunggu spoilernya

    BalasHapus
  35. Haiii.. koment pertama,, aq ga bs mengungkapkan dengan kata2 cinta q pada MJ ehh drama ini.. selama ngikutin, pengen koment, tp akhirnya br skrg aq koment dgn sebuah pertanyaan ttg MJ..
    kl MJ ga punya ortu di planetnya, dia lahir dr mana?
    jangan katakan dr batu. Itukan sun go kongX_X

    BalasHapus
  36. Liat langsung nangis...,baca juga nangis...,Hiks...
    udah download episode terakhir,tpi mau mampir tempatnya mbak fanny dulu.

    Jujur aku gak bisa bilang ini drama yang paling hebat atau keren.,,dulu waktu aku nonton city hunter,GFB, nice guy, the heirs atau drama lainnya aku nganggep drama itu yg paling best of the best.Tapi itulah specialnya drama korea..,kita gak akan tau akan ada drama baru sperti apa lagi yg bisa bikin hati deg degan..,sekarang kita nganggep drama ini paling keren..tpi pasti ada aja drama baru yg gak kalah keren.
    thats why i loved korean drama.......^_^

    Dan menurutku itu karna setiap drama punya keistimewaannya sendiri. Entah dari segi tema cerita maupun jalan cerita dan juga pemainnya yg aktingnya keren2. Itu yang membuat setiap drama selalu berkesan (ini pendapat untuk drama yang aku lihat selama ini...)
    kita pasti punya drama favorit masing2, tpi kalo aku tetep susah kalo disuruh milih salah satu. karna semuanya selalu bikin senyum2,deg degan bahkan sampe sakit hati dan berlinang air mata...........pokonya setiap drama punya ciri khas yang keren dan gak bisa dilupaiin deh..

    drama korea is the best....,penikmatnya dari berbagai kalangan termasuk aku yang masih smp hehehe..tpi tetep gak lupa belajar ko..#sorry malah curcol..

    makasih sinopsisnya....sehat selalu untuk semuanya

    #@sasa


    BalasHapus
  37. cuman 1 kata buat episode ini....sedih.
    ditunggu episode terakhirnya ya mba

    BalasHapus
  38. Sama Mbak Fanny, aku juga dibikin mewek sama adegan antara Min Joon-Pengacara Jang. Ahhh hadiah lamaran Song Yi buat Min Joon sweet banget ^^ Dan kali ini si pemeran cewek yang ngajak nikah ke pemeran cowok, Song yi emang langka deh

    -Kamarcelia-

    BalasHapus
  39. Cuma baca sinopsisnya aja udah bikin nangis. :(

    BalasHapus
  40. Sama mb fanny aku juga nangis sampai mataku bengkak sampai kebawa mimpi.... episode ini sedih sekaliiiii hiksss...apalagi pas baca sinopnya tambah sedih kata2 song yi sungguh membuat sedih
    ~sundari~

    BalasHapus
  41. huaaaaaaa :'(
    nangis dayak guling-guling bacanya...
    hiiikksss T-T

    BalasHapus
  42. Hahaha song yi lucu bgt ngancemnya pake kiss biar minjoon ga berdaya seharian lol.
    Oyaaaaa jadi inget juga park ha yg ngelamar lee gak waktu tau lee gak bakal segera pulang ke joseon.. sama2 mirip.. tp park ha malah ngambek waktu lee gak nolak.. lah ini gmn yak lanjutannyaa.. belum baca :)
    Satu lagi..
    Wuuaaa fanny unnie daebak bangeeeetttt !! ^^ sinopnya cepet banget.. jgn2 punya kekuatan super kyk min joon buat menghentikan waktu buat bikin sinop hehee. Krikrik.
    Krna padet bgt kuliah, saya ga sempet download dan nntn dramanya jd rajin kesini.. bacanya aja kyk nnton :') suka sekaliiiii duet mba fanny dan mba dee gomawoyo ^^
    Can't wait the next project, Three Days ;) semangat yaaa fighting fighting!!^

    -Ziza-

    BalasHapus
  43. sedih dan lucu,gk terasa sdh hamoir tamat..wlaupun cuma baca tapi saya mapu rasain gimana perassan song yi akan ke min jo,sedih banget liat song yi d senyum2 sendiri liat tingka song yi..jadi ingat akan akhir dari drama rootf princes,apa do min jo akan menghilang di dpn song yi waktu upacara pernikahan,aduuuh mba fan moga2w happy ending

    BalasHapus
  44. Mb..meski udah nonton filmnya..tapi berasa kurang jika ga baca sinopsisnya...ku tunggu eps. selanjutnya mbak fany..derama ini bagus beda dengan drama2 yg lain..apa mungkin kerna pemeran utamya ya..coz..ku suka mereka Mr. n Mrs.hyun couple... hehehe...

    BalasHapus
  45. :'( mewek waktu perpisahan sama pengacara jang. makasih mbak fanny..
    Novi.

    BalasHapus
  46. Keeeereeeeen abiiissss ceritanya...
    Terimakasih fanny (◦ˆ ⌣ ˆ◦)::‧

    BalasHapus
  47. mbak kapan sinopsis episode 21 nya keluar * semoga happy ending aja deh thanks :)

    BalasHapus
  48. Serius kaget banget pas liat satu kalimat di recap episode ini "Dong Yi bersimpuh di lantai" . Oke oke saya tau typo itu manusiawi tapi tetep aja saya kaget dn langsung mikir mungkin Dong Yi juga bisa berteleportasi dari Joseon ya wakakaka xD btw thanks banget recap nyaaa~ nanti kalo ada waktu tonton drama lengkap nya lah:)

    BalasHapus
  49. Sedih banget ini dramanya. Betul-betul berbeda dari drama-drama pada umumnya. Cuma drama ini yang bisa bikin aku suka banget.

    BalasHapus

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)