Jumat, 17 April 2015

Sinopsis Heard It Through The Grapevine Episode 12

ki-00139

Bom bisa merasa lega setelah perkenalan dengan para petinggi Hansong berakhir. Ia mengakui ada perasaan bangga ketika diperkenalkan sebagai pasangan In Sang. Ia merasa mereka diperlakukan sebagai orang dewasa.

Ia meminta ijin untuk melepas sebelah sepatunya sementara dan Nyonya Han mengijinkannya. Bom berterimakasih. Nyonya Han mengajarinya untuk tidak selalu mengucapkan terimakasih, cukup dengan “iya”.

In Sang bertanya-tanya apakah mereka juga akan bekerja di sini setelah lulus. Bom berkata mereka harus lulus dengan nilai baik dulu untuk bisa diterima di tempat ini. Nyonya Han membenarkan, ada alasannya mengapa Hansong disebut kolam bakat.

ki-00004 ki-00008

Tuan Han masih bercakap-cakap dengan koleganya. Mereka memuji latar belakang Bom sebagai keturunan keluarga terpelajar ahli stempel. Tuan Han memuji Bom sebagai anak yang tidak berkarakteristik unik dan rajin belajar.

Dan usaha Tuan Han berhasil karena mantan PM Baek mengaitkan keluarga Bom dengan keluarga Penasihat Seo yang bermarga keluarga sama. Tuan Han berusaha tetap merendah. Mantan PM Baek berkata ayah Tuan Han pasti akan sangat menyukai Bom jika masih hidup. Ia juga memuji In Sang telah memilih pasangan yang sangat baik di usia yang sangat muda.

ki-00018 ki-00022

Langkah berikutnya adalah memperbaiki hubungan dengan keluarga Bom. Tuan Han menelepon ayah Bom dan tanpa disangka-sangka meminta maaf. Bahkan ia hendak mengundang ayah Bom dna Nyonya Han akan bertemu dengan ibu Bom. Bom sangat terharu mendengarnya.

Ayah, ibu, dan paman Bom sedang mempelajari tumpukan buku garis keturunan keluarga Seo yang dihadiahkan Tuan Han pada mereka (melalui kedatangan Sekretaris Yang dan Min). Harga diri mereka terangkat saat mereka mengenali nama kerabat-kerabat mereka dalam buku tersebut.

ki-00028 ki-00033

Sebelum Nyonya Han pergi, Bom sekali lagi memberitahunya tentang suara aneh yang dikeluarkan kamar mandinya. Nyonya Han lupa tentang hal itu. Tapi ia berkata ia akan berhari-hati. Ahjumma ikut senang melihat kemajuan yang dicapai Bom. Pasti Bom merasa sedang bermimpi saat ini.

Hanya Guru Park yang merasa agak aneh dengan perubahan ini. Puteri dan Pangeran? Apa ia masih boleh memanggil nama Seo Bom? Bapak kan guruku, jawab Bom.

Ayah dan Ibu Bom kembali sibuk mempersiapkan diri untuk bertemu dengan besan mereka.Paman bertanya apa lagi yang bisa ia bantu. Bisakah kau menyeterika keriputku, ujar Ibu. Ia merasa gugup akan bertemu dengan besannya yang cantik.Tiba-tiba saja ia merasalebih tua.

“Kau masih cantik!” seru Ayah. “Jangan seterika keriputmu!” Aww….

ki-00038 ki-00042

Sekretaris Min memberitahu Paman Bom bahwa Tuan Han mencurigainya jadi ia menghapus semua jejak email. Ia minta Paman Bom berhati-hati dan tetap tenang.

Sekretaris Kim mengantar ayah Bom yang sudah tiba di Hansong untuk menemui Tuan Han. Ayah tersenyum saat Sekretaris Kim melapor bahwa ia sedang mengantar tamu VIP (Ayah Bom). Sebaliknya, Sekretaris Kim nampak gelisah saat mereka di dalam lift.

Begitu keluar dari lift, Sekretaris Kim tiba-tiba meminta maaf sambil membungkuk dalam-dalam. Ayah bingung, tapi lalu teringat pada perkataan Sekretaris Kim yang menyinggungnya ketika ia dan ibu keluar dari rumah keluarga Han. Ketika itu Sekretaris Kim menegurnya karena tak bisa menahan diri hingga akhirnya pulang dengan tangan kosong. Ayah waktu itu sangat tersinggung.

Merasa di atas angin, Ayah berkata bahwa kata-kata Sekretaris Kim waktu itu memang tidak sopan. Sekretaris Kim langsung berlutut dan berkata bahwa ia sungguh-sungguh menyesal. Itu semua sudah berlalu, ujar Ayah. Sekretaris Kim berkali-kali berterimakasih sambil membungkuk.

ki-00056 ki-00060

Dan ia benar-benar tulus karena setelahnya ia mengantar ayah Bom dengan senyum lega. Ia mengantar Ayah ke ruang istirahat Hansong yang terkenal di kalangan elit. Pengelola ruang itu menyambut ayah dengan hormat dan memberitahunya bahwa ia merasa terkesan saat menyambut Bom sebelumnya. Ia memuji Bom ceria dan tenang. Kalau hidung ayah bisa terbang, udah melayang deh tuh^^

Tuan Han sendiri menyambut ayah Bom. Tidak cukup sampai di situ, Tuan Han memperkenalkan ayah pada mantan PM Baek. Ayah sangat tersanjung apalagi mantan PM Baek berkata ia merasa terhormat bisa bertemu dengan ayah yang mewarisi keluarga terpelajar dan membesarkan Bom yang sangat berbakat.

Manata PM Baek berkata ia belum lama ini bertemu dengan Penasihat Seo dan penasihat sangat senang saat mendengar ayah berasal dari keturunan keluarga yang sama. Penasihat Seo berniat segera mengundang ayah untuk makan malam. Kali ini sepertinya bukan hanya hidung ayah Bom yang akan terbang ;p

 ki-00062 ki-00072

Sementara itu Nyonya Han bertamu ke rumah keluarga Bom. Ibu bom menceritakan bahwa rumahnya dibangun oleh ayah mertuanya 40 tahun lalu. Ia berusaha membanggakan rumahnya yang meski kecil tapi kokoh.

Nyonya Han melihat foto Jin Young di meja. Ibu berkata mereka menempel foto Jin Young dimana-mana karena mereka tak bisa melihatnya meski merindukannya. Nyonya Han minta maaf karena tidak memikirkan perasaan ibu Bom. Ibu Bom berkata itu sudah berlalu. Bukankah kedatangan Nyonya Han menjadi awal baru bagi mereka?

Tentu saja, kata Nyonya Han. Ia terlonjak kaget saat mendengar suara keras dari kamar mandi. Ibu segera ke kamar mandi untuk membetulkan kloset. Sekretaris Lee memberi isyarat agar Nyonya Han tetap tenang.

ki-00089 ki-00093

Ibu berkata tadinya ia hendak memperbaikinya tapi karena ada ada rencana perbaikan di lingkungan ini, semua orang menunggu dan tidak memperbaikinya lebih dulu. Bukan karena mereka tidak punya uang.

Nyonya Han berkata ia tidak yakin apa ia bisa mengatakannya. Ia memiliki banyak pemikiran tapi minim pengalaman. Sekretaris Lee menyodorkan sebuah kartu nama pada ibu Bom.

Nyonya Han berkata itu adalah kontak ahli perbaikan rumah. Ibu bisa menghubungi mereka kapan saja dan meminta apapun tanpa merasa terbebani. Ibu menyadari lagi-lagi Nyonya Han menawarkan bantuan. Tapi kali ini ia tidak tahu apakah harus merasa tersinggung atau tidak.

Tuan Han pun demikian. Setelah berpidato panjang lebar mengenai keluarga, ia berkata ia akan membantu ayah semampunya. Berbeda dengan ibu, Ayah tak merasa tersinggung kali ini dan terharu dengan kebaikan Tuan Han.

ki-00106 ki-00107

Akibatnya timbul perbedaan pendapat antara ayah dan ibu di rumah. Ayah ingin memanfaatkan tawaran Tuan Han tapi Ibu masih merasa ragu. Ayah beralasan jika mereka tetap hidup seperti ini maka keluarga Han akan merasa tidak nyaman. Ia juga menceritakan perihal undangan makan malam Penasihat Seo.

Ibu berkata itu hanya basa-basi untuk kesopanan. Ayah yang sedang melambung, yakin bahwa Penasihat benar-benar ingin mengundangnya. Orang seperti mereka tidak akan mengundang makan malam sembarangan.

Noo Ri sependapat dengan ayahnya. Jika mereka memang ingin membantu, kenapa kita harus berpikiran sempit?

Pertemuan di ruang istirahat Hansong rupanya meninggalkan kesan mendalam bagi Bom. Ia bertanya pada In Sang apakah mereka bisa memiliki kekuasaan sama seperti Tuan Han. Jika kita panjang umur, kata In Sang.

Bom masih ingin bicara tapi In Sang memilih tidur. Bom tidak bisa tidur. Ia teringat kemarahan Tuan Han ketika orangtuanya menolak tawaran bantuan Tuan Han (pada pertemuan pertama mereka di rumah Han).

“Biar saja orangtuamu tetap miskin!”

“Tidak mau,” tanpa sadar Bom bergumam. Ia tidak ingin keluarganya tetap miskin.

ki-00114 ki-00117

Min Jae memberitahu Hyun Soo bahwa istri In Sang sekarang mengenakan mahkota. Hyun Soo sudah tahu, tapi ia menghibur dirinya sendiri dengan mengatakan mungkin saja itu hanya mahkota kertas. Min Jae tidak sependapat, keluarga Han bukan orang yang menggunakan sembarang orang.

Hyun Soo tampaknya makin depresi karena Min Jae juga tidak bisa bermain dengannya (ibu Min Jae adalah So Jung yang sekarang musuh Young Ra). Min Jae tak mau menemaninya minum di klub karena khawatir Hyun Soo kembali pingsan. Hyun Soo mengusulkan Sungai Kang (yang terkenal sebagai tempat bunuh diri). Min Jae kesal dan menyuruh Hyun Soo berhenti merajuk.

ki-00120 ki-00122

Karena tak bisa tidur, Bom pergi ke dapur membuat bibimbap lalu pergi ke kamar Yi Ji. Yi Ji sangat senang. Mereka mengobrol bersama. Yi Ji berkata sekarang ia merasa lebih tenang melihat Bom. Sebelumnya ia selalu merasa gugup dan merasa bersalah kalau-kalau Bom diusir dari rumah.

Bom berterima kasih pada Yi Ji yang sudah baik padanya selama ini. Ia bertanya kenapa Yi Ji baik padanya. Rahasia, kata Yi Ji. In Sang muncul di depan pintu dengan wajah mengantuk. Ia bergabung bersama mereka.

Mereka melihat-lihat foto Jin Young, lalu menyelinap ke kamar bayi untuk melihat putera mereka. Bahkan pengasuh mengakui bahwa mereka berdua sudah melalui banyak hal bersama.

ki-00134 ki-00144

Hari-hari damai kembali mewarnai rumah keluarga Han. Para staf bertanya-tanya apakah akhirnya orangtua Bom menerima tawaran Tuan Han. Ini adalah kesempatan terakhir bagi mereka.

Sekretaris Kim berkata sepertinya Tuan Han akan membantu keluarga Bom melalui suatu perusahaan. Perusahaan itu juga yang akan mengatur biaya pengeluaran untuk keluarga Bom. Ahjumma berpendapat yang terpenting kedua keluarga tidak mengalami kejadian buruk lagi.

Sekretaris Yang melapor pada Tuan Han bahwa Pengacara Yoo belum bergerak lagi sejak ia membawa Sekretaris Min ke rumah Bom. Sepertinya mereka sedang menunda rencana mereka.

Tuan Han bertanya bagaimana bisa Sekretaris Min yang profesional ketahuan oleh paman Bom. Sekretaris Yang berkata Sekretaris Min memang sengaja agar ketahuan oelh Paman Bom saat menjadi penguntit Noo Ri. Bagi Sekretaris Min, memberi keadilan bagi kakaknya adalah yang terpenting dari segalanya.

Tuan Han memerintahkan pada Sekretaris Yang untuk membuat kontrak baru bagi Pengacara Yoo.

ki-00152 ki-00160

Merasa sudah ketahuan dan dalam posisi terancam, Sekretaris Min mengirim pesan pada Pengacara Yoo untuk menghentikan rencana mereka dan menyerahkan semua dokumen padanya. Tapi Pengacara Yoo tidak bersedia menyerahkan semua dokumen itu karena bagaimanapun dokumen itu adalah dokumen rahasia Hansong.

Sekretaris Min memperingatkan Sekretaris Kim agar tidak mengawasinya. Ia sudah tahu Sekretaris Kim menyelidiki keterkaitannya dengan Paman Bom.

Young Ra berencana untuk mengirim Hyun Soo ke luar negeri dan ia akan menemaninya. Tapi Hyun Soo tidak mau. Ia memilih untuk mengikuti rencana ibunya sebelumnya, yaitu dijodohkan dengan Je Hoon.

Young Ra berkata sudah terlambat karena Je Hoon sudah bekerja pada Hansong. Hyun Soo tidak peduli, ia bisa merayu Je Hoon. Ia berkata ia pintar merayu jika ia memang berniat, dan itu diturunkan dari ibunya. Young Ra keberatan tapi Hyun Soo mengancam akan menemui Je Hoon langsung melalui Jae Won.

ki-00167 ki-00173

Akhirnya Young Ra menyerah dan membiarkan Hyun Soo bertemu dengan Je Hoon. Begitu melihat Hyun Soo di tempat Jae Won, Je Hoon sudah tahu rencana mereka tapi ia dengan luwes mengikuti. Ia sengaja memilih duduk dengan Hyun Soo, terpisah dari Jae Won dan Young Ra yang terus mengawasi mereka.

Karena mereka berdua sudah tahu sedang dijodohkan, Hyun Soo tidak mau berbasa-basi. Ia bahkan mengatakan Je Hoon mirip dengan temannya yang gay. Je Hoon hanya tersenyum geli. Err..sejujurnya aku agak watir dengan Je Hoon karena ia sering memegang lutut Jae Won >,< Apa ia memang benar gay?

ki-00176 ki-00181

Nyonya Han menyerahkan sesuatu pada Bom. Ia berkata ia merasa tidak enak melihat kerja keras Noo Ri. Sepertinya ia memberikan sesuatu untuk membantu Noo Ri. Giliran Bom yang merasa tak enak hati. Tapi Nyonya Han berkata ia hanya mengatur apa yang sudah diberikan padanya dan berhati-hati membuat keputusan untuk membantu orang-orang di sekitarnya. Hal ini ia pelajari dari ibu mertuanya, yaitu mengutamakan untuk memperhatikan orang lain.

Bom bertanya apakah tidak apa-apa jika ia yang pergi. Nyonya Han berkata adalah perlu bagi Bom untuk menunjukkan seberapa banyak ia sudah berubah. Dengan arti lain, menunjukkan bahwa mereka sekarang berbeda. Karena itu ia menyuruh Sekretaris Lee mendampingi Bom.

Ahjumma dan pengasuh menyadari bahwa Nyonya Han saat ini sedang melatih Bom. Dan Bom harus melakukan ini jika memutuskan tinggal dalam keluarga Han. Tapi tentunya hal itu juga tidak akan mudah bagi Bom.

ki-00183 ki-00187

Nyonya Han mewanti-wanti Sekretaris Lee agar memastikan bahwa Bom bersikap selayaknya nyonya keluarga terpandang. Yaitu tidak melupakan bahwa ia datang bersama sekretaris, tidak bereaksi berlebihan saat bertemu kakaknya, berbicara dengan nada dan ekspresi terkendali, dan jangan sampai terlihat merasa kasihan karena itu justru berarti sudah bersikap tidak sopan. Hmmm…ada benarnya juga sih yang terakhir…

Bom juga tidak boleh tinggal terlalu lama, mengobrol harus di dalam mobil, dan tetap tinggal di mobil saat berpisah dengan kakaknya.

Noo Ri sedang bekerja paruh waktu ketika Bom datang. Meski mereka sangat rindu, tapi Noo Ri mengerti bahwa ia tidak bisa bersikap sembarangan. Karena itu ia berpura-pura melayani Bom seperti melayani pelanggan lainnya.

ki-00193 ki-00199

Bom lalu menunggu di mobil sampai Noo Ri selesai bekerja. Sekretaris Lee ikut masuk dalam mobil dan berkata mereka bisa berbicara selama 10 menit.

Merasa tak bisa bicara banyak dengan adanya Sekretaris Lee, Bom hanya menyampaikan kartu pemberian Nyonya Han. Sekretaris Lee menjelaskan bahwa itu adalah kartu hadiah yang bisa Noo Ri gunakan untuk membeli pakaian dan makeup. Selain itu dua orang profesional terkenal akan menghubungi Noo Ri untuk mendandaninya. Noo Ri sangat terkejut. Tapi juga gembira.

Tak lama kemudian mereka harus berpisah. Banyak yang masih ingin mereka bicarakan namun mereka tidak bisa berbuat banyak. Noo Ri turun dari mobil dan naik ke taksinya. Sementara Bom kembali ke rumah keluarga Han.

Bom merasa sedih karena ia harus menjaga jarak dengan kakaknya sendiri. Dan kemurungannya berlanjut hingga di rumah. Tapi ketika In Sang memberitahu Yi Ji bahwa Bom sedang bad mood, Bom cepat-cepat menyanggahnya dan berusaha bersikap tidak ada apa-apa.

ki-00204 ki-00214

Sekretaris Lee memberitahu para staf lain bahwa menurutnya Bom akan melewati Nyonya Han. Ia menyaksikan sendiri sikap Bom pada kakaknya yang menunjukkan: kita memang keluarga, tapi kita sekarang berbeda.

Sekretaris Kim berpendapat Nyonya Han sebenarnya sedikit polos. Ahjumma sependapat. Jika Nyonya Han sekeras mertuanya, mungkin ia dan suaminya sudah diusir. Untunglah Nyonya Han sedikit lunak dan lembut. Guru Park berkata Nyonya Han memiliki sisi girly karena satu-satunya anak perempuan di keluarganya.

Ia memuji Bom sebagai anak yang tidak melakukan apapun setengah-setengah. Sekretaris Lee berkata Guru Park pasti senang memiliki murid yang sangat pintar.

ki-00216ki-00220 

Noo Ri memberitahu ibunya mengenai pemberian Nyonya Han. Ibu sendiri tidak nampak bahagia. Noo Ri berkata ia mendapatkan apa yang benar-benar ia inginkan, ia bukan hanya bahagia tapi juga akan memanfaatkan pemberian itu dengan sebaik-baiknya.

Ibu mengaku ia merasa agak takut karena rasanya Bom menjadi semakin seperti keluarga Han. Noo Ri berpendapat itu hal yang alamiah. Apa yang aneh seorang ratu semakin menjadi seorang ratu? Ia mengingatkan bahwa dalam buku keturunan keluarga mereka tercatat ada salah satu puteri nenek moyang mereka yang menjadi ratu.

Noo Ri mulai browsing di internet berbagai macam pakaian yang selama ini ia idam-idamkan. Lalu mengirimkannya pada Bom. Bom akhirnya bisa tersenyum setelah mengetahui kegembiraan kakaknya.

  ki-00234 ki-00240

Keesokan harinya Noo Ri didandani oleh penata profesional dan membawa pulang banyak pakaian baru. Ayah, Ibu, dan Paman tercengang melihat penampian baru Noo Ri. Ayah sangat senang, ia berkata pantas saja ada istilah: uang menghasilkan kecantikan.

Ibu tidak terlalu gembira. Ia akan merasa gembira jika mereka yang memberikan itu semua pada Noo Ri, bukan orang lain. Ayah berpendapat itu tidak ada bedanya, sekarang yang terpenting adalah masa depan Noo Ri terbuka lebar.

Dan kesempatan itu tidak membutuhkan waktu lama karena pekerjaan pertamanya adalah mewawancarai Yoon Je Hoon di Hansong. Mendengar kabar itu, Tuan Han memerintahkan agar Sekretaris Yang mengawasi wawancara tersebut.

Setelah diperkenalkan dengan Je Hoon, Noo Ri memberitahu Sekretaris Yang bahwa ia ingin menyapa Tuan Han. Sekretaris Yang berkata Tuan Han sedang tidak di tempat. Padahal Tuan Han menelepon pimpinan stasiun tv tempat Noo Ri bekerja untuk berterima kasih, juga untuk memintanya memberitahu apakah Noo Ri pantas untuk terus didukung atau tidak.

ki-00246 ki-00247

Setelah wawancara, Noo Ri memberitahu Bom bahwa ia tadi pergi ke Hansong untuk pekerjaannya. Ia berkata ia bersikap berhati-hati agar tidak menyulitkan Bom. Bom berkata Noo Ri tidak perlu mengkhawatirkannya. Lebih baik Noo Ri fokus bekerja sebaik-baiknya untuk dirinya sendiri.

Noo Ri terdiam. Pada ibunya ia mengaku merasa agak kecewa dengan nasihat Bom. Seakan-akan Bom adalah kakaknya. Ibu berkata apa yang dikatakan Bom adalah hal yang benar. Noo Ri harus berusaha untuk dirinya sendiri, jangan mengandalkan orang lain.

ki-00262 ki-00269

Hyun Soo menemui Je Hoon di ruang istirahat Hansong dan pura-pura tidak melihat saat Tuan Han berjalan melewati mereka. Tuan Han juga tidak melihatnya. Je Hoon heran mengapa Hyun Soo tidak menyapa Tuan Han. Bukankah kedatangan Hyun Soo ke sini adalah untuk memperlihatkan bahwa mereka sedang berkencan? Hyun Soo membenarkan, tapi menurutnya Tuan Han itu seorang yang cerewet.

Lalu untuk apa Tuan Han ke ruang istirahat? Untuk menemui pengacara Yoo tanpa terlihat oleh Sekretaris Min. Ternyata Tuan Han menawarkan kenaikan gaji dan mengembalikan posisinya dengan syarat tidak melibatkan paman Bom lagi.

Pengacara Yoo sepertinya menerima tawaran Tuan Han dan ia memberitahu Sekretaris Min mengenai keputusannya itu. Meski mereka tidak bekerjasama lagi, ia akan tutup mulut mengenai kasus ini.

 ki-00278 ki-00282

Ayah sudah membuat daftar permintaan bantuan pada Tuan Han. Paman nampaknya tidak setuju ayah memasukkan permintaan untuk membuat semacam bar karaoke. Ia tidak mau Tuan Han memandang rendah mereka.

Sekretaris Min mengirim pesan pada paman bahwa Pengacara Yoo sudah mundur. Ia ingin tahu apakah paman tetap akan membantunya. Paman benar-benar bingung. Ia merasa sedang memanfaatkan kakak dan keponakannya.

Sekretaris Lee mengendap-endap ke ruang belajar yang kosong untuk menyelipkan hadiah dan pesan cinta di tas Guru Park. Ia tidak tahu bahwa ruang belajar itu tidak bisa dibuka dari dalam (passwordnya hanya diketahui Guru Park) jika terkunci.

Di saat yang sama Nyonya Han sedang mencari-cari Sekretaris Lee. Sekretaris Lee bersembunyi karena takut ketahuan. Ia mengirim pesan pada ahjumma bahwa ia terkunci di kelas.

 ki-00300 ki-00301

Bom yang hendak kembali ke kelas memergoki Sekretaris Lee. Ia cepat-cepat mengalihkan perhatian In Sang dan membawanya pergi ke tempat sepi. Dengan cepat ia bisa menduga bahwa Sekretaris Lee memiliki hubungan dengan Guru Park.

Ia memberitahukan dugaannya itu pada In Sang. Ia bertanya apakah mereka harus pura-pura tidak tahu atau menunjukkan pada mereka bahwa mereka sudah tahu. Menurut In Sang, mereka harus memberitahu Sekretaris Lee dan Guru Park bahwa mereka sudah tahu. Dengan begitu mereka akan lebih berhati-hati.

Bom setuju dan memuji suaminya. Ia memanggil Sekretaris Lee untuk bicara dengannya.

ki-00302 ki-00308

Ia mengingatkan bahwa tidak seorangpun boleh masuk ke ruang belajar kecuali saat ahjumma membersihkannya. Dan Sekretaris Lee sudah melanggar peraturan itu.

Kedua, ia tidak akan mengatakan apa yang diketahuinya pada Nyonya Han tapi ia akan memberitahu Sekretaris Lee agar tidak terjadi lagi situasi canggung di masa yang akan datang. Ia berkata ia tahu Sekretaris Lee dan Guru Park berkencan.

Sekretaris Lee nampak terkejut dengan keberanian Bom dan berterima kasih atas peringatan yang diberikan padanya. Bom tersenyum dan memperbolehkan Sekretaris Lee kembali. 

Namun yang mereka tidak ketahui adalah Nyonya Han melihat pembicaraan mereka dan mendengarnya. Ia terlihat terkesan pada sikap Bom.

ki-00319ki-00322

Ia memberitahu suaminya apa yang baru saja ia lihat. Ia memuji Bom belajar dengan sangat cepat. Tuan Han mengakui Bom memiliki insting kekuasaan.

Nyonya Han mengusulkan untuk menambahkan nama Bom pada plakat keluarga mereka. Tuan Han setuju. Akhirnya Bom diakui menjadi anggota keluarga Han yang prestisius. Namanya tercantum di plakat auditorium.

ki-00332 ki-00338

Komentar:

Yeaaaay…Bom berhasil^^

Tapi sama seperti ibu Bom, aku juga merasa khawatir dengan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Apakah Bom akan berubah? Hingga saat ini, meski sikap Bom berubah tapi kepribadiannya tidak. Terlihat dari nasihat yang diberikannya pada Noo Ri.

Tapi apakah kepribadian dan kekuasaan tidak bisa berjalan beriringan? Apakah dengan mendapatkan kekuasaan, seseorang harus mengorbankan kepribadiannya, kebaikan hatinya, empatinya? Apakah seorang yang baik hati seperti In Sang tidak bisa mendapatkan kekuasaan? Kurasa hanya Bom yang nantinya akan bisa membuktikan.

Hingga sekarang tidak ada masalah antara Bom dengan para staf. Meski Sekretaris Lee tidak terang-terangan mendukung Bom, tapi ia juga memuji Bom. Apakah dengan tindakan Bom barusan Sekretaris Lee akan menyimpan rasa tidak suka pada Bom?

10 komentar:

  1. ThankU sinop nya mb...

    Makin penasaran ªăjjªªª nech...
    Gemes dech liat jin young jdi kpngin cpt2 punya baby...

    ,\=D/>   hi•̃⌣•̃ hi•̃⌣•̃ hi.. 
      hi•̃⌣•̃ hi•̃⌣•̃ hi.. 
    _( )_  hi•̃⌣•̃ hi•̃⌣•̃ hi.

    Ditunggu eps slnjutx mb fan
    Smga sehat selalu
    آمِيّنْ... آمِيّنْ... يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّنْ

    BalasHapus
  2. thanks za mbk buat sinopsisnya. q tunggu klanjutanya

    BalasHapus
  3. Aaaaah makin seru ajaa ceritanyaa! Semangat yaa mbaa ku saayaaaang:* hehe

    Lebih dari 2tahun ngikutin blog mba fanny tp ini komentar pertama aku hehe

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Yach.... jadi kepo juga nih
    Kenapa yi ji begitu baik pads seo bom ^^

    BalasHapus
  6. Makaciiiiihhh sinopsisnya...

    Akhirnya bom diakui.... Yeah...

    BalasHapus
  7. yeah berhasil. smart girl

    BalasHapus
  8. Akhrnya bom di akui jga sm klwrg han wah...kerja keras bom ada hasil nya jd terharu>,< makin bgus ceritanya wlw masih ketinggln bnyk sinopsis nya pelan2 aja. Ma kasih mbk fanny sinop nya wlw gk nontn cukp dgn tulisn mbk fanny jd tahu cert drama ini

    BalasHapus
  9. Skrg2 mudah bgt nangis krn terharu.krn salut sm kemampuan acting pemain nya dgn karaktrnya kern...#kok jd curhat.

    BalasHapus

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)