Kamis, 17 Juli 2014

Sinopsis You’re All Surrounded Episode 18

shot0110

Note: Sinopsis ini dibuat oleh Dee, aku hanya membantu menambahkan gambar dan mempostingnya ^_^

You’re All Surrounded Episode 18 – Berdarah Dingin

Dae Gu mempermainkan emosi Nyonya Yoo saat interogasi. Ia mengeluarkan foto ibunya dengan suami Nyonya Yoo dan bertanya ia paling mirip dengan siapa. Nyonya Yoo menatap tajam foto itu dan nafasnya mulai memburu. Tapi ia masih diam.

Dae Gu memberitahu kalau ada saksi yang melihat Nyonya Yoo keluar dari rumahnya pada hari itu. Suami Nyonya Yoo dan ibunya ternyata pernah dekat 27 tahun yang lalu dan setelah itu ia lahir, apakah itu hanya kebetulan semata? Apalagi anak Nyonya Yoo sendiri juga memanggilnya hyung padahal tak ada yang menyuruhnya.

“Mungkin dia sudah merasakan hubungan darah di antara kami.”

Nyonya Yoo tak tahan lagi dan berteriak marah. Pengacara menenangkannya dan pada Dae Gu, ia berkata kalau kata-kata Dae Gu tak berhubungan dengan kasus ini. Tapi Dae Gu malah menantangnya untuk melakukan uji DNA.

 shot0004shot0008

Sambil tersenyum mengejek, Dae Gu berkata ia tak percaya kalau ia seperti mendapat rejeki nomplok. Siapa juga yang menyangka kalau ia ternyata adalah pewaris Chansung Industries.

“Ibuku ternyata meninggaliku dengan hadiah besar saat ia meninggal dunia. Waahhh..benar-benar rejeki nomplok. Terima kasih. Kalau bukan karena Anda, saya tak akan mengetahui hal ini.”

Maka muncullah sumpah serapah dari mulut Nyonya Yoo dan ia menyebut Dae Gu dan ibunya sebagai seorang pengemis. Pengacaranya mengajaknya pergi untuk mencegah agar Nyonya Yoo tak berkata lebih banyak.Tapi Dae Gu menggebrak meja dan bertanya, “Apakah karena itu Anda membunuhnya? Takut kalau aku dan ibuku akan muncul dan mengambil uang Anda? Anda telah kehilangan cinta Anda dan sekarang Anda merasa akan kehilangan uang Anda juga!”

shot0021 shot0027

Dae Gu mengangkat penanya dan menunjuk Nyonya Yoo, “Anda datang menemui ibuku 11 tahun yang lalu dan melihatnya membesarkan anak suami Anda.” Pengacara Nyonya Yoo menyuruhnya berhenti, tapi Dae Gu tak mempedulikan. Ia malah berkata kalau ibunya bisa berdiri dengan kepala tegak karena ia memiliki sesuatu yang tak dimiliki Nyonya Yoo, yaitu cinta suaminya.

Nyonya Yoo menampar pena Dae Gu dan menyuruhnya diam.Tapi Dae Gu semakin menaikkan emosinya dengan berkata, “Anda pasti marah karena ibuku seperti tak merasa menyesal, malah seperti menantang Anda.” Sambil menatap mata Nyonya Yoo, iapun mengungkapkan apa yang dipikirkan Nyonya Yoo saat itu: “Memang siapa kau? Beraninya kau menantang Yoo Ae Yun dari Cha Sung?”

shot0034 shot0037

“Diam!Apakah kau juga mau mati di tanganku?!” jerit Nyonya Yoo kalap. “Dia pantas mati. Beraninya ia menatap mataku? Ia tak dapat berkata apapun saat aku memukulnya dengan vas.Itulah hal yang pantas baginya karena ia tak tahu malu.”

Itulah pengakuan yang ditunggu-tunggu, tapi tetap saja, semua terkesiap mendengar pengakuan itu. Nyonya Yoo meneruskan caciannya kalau ia dan ibunya adalah sampah yang tak tahu siapa diri mereka dan ia tak akan membiarkannya untuk melakukan tes DNA.

shot0045 shot0059

Mata Dae Gu berkaca-kaca. Tapi nadanya tenang saat berkata kalau Nyonya Yoo baru saja mengaku kalau ia adalah pelaku pembunuhan Perawat Sekolah Masan.

Nyonya baru saja tersadar atas apa yang baru saja ia lakukan. Ia hanya terpaku saat Pan Seok muncul untuk mengatakan kalau Nyonya Yoo akan ditahan. Soo Sun maju dan memborgolnya. Nyonya Yoo panik saat ia diseret pergi oleh Soo Sun dan Eung Do. Ia berteriak menyuruh pengacaranya untuk melakukan sesuatu.

 shot0070 shot0075

Pan Seok menatap sedih pada Dae Gu yang meneteskan air mata. Begitu juga Soo Sun yang mengikuti Dae Gu pergi. Sebuah bis berhenti di hadapan Dae Gu, dan Dae Gu menghilang. Soo Sun panik mengetahui Dae Gu tak ada. Tapi ternyata Dae Gu muncul di hadapannya lagi, menatapnya. Soo Sun tak dapat mengendalikan emosinya. Ia terisak,berjalan menghampiri Dae Gu dan memeluknya.

Dae Gu balas memeluk Soo Sun dan akhirnya menangis di bahunya.

shot0102 shot0105

CEO Shin bertanya apa yang sebenarnya terjadi pada istrinya. Tak disangka, Senator Yoo malah terlihat tenang dan berkata kalau semuanya akan segera selesai. CEO Shin tak perlu memikirkan itu dan menyuruhnya fokus pada RUPS saja. Tapi CEO Shin masih ingin tahu apakah istrinya yang melukai Kim Hwa Young.

Ki Jae muncul dan mendengar hal itu. Ia bertanya apakah terjadi sesuatu pada ibunya. Senator Yoo menjawab tak terjadi apapun dan malah menyuruh Ki Jae untuk segera kembali ke Amerika. Tapi Ki Jae masih terus bertanya dimana keberadaan ibunya saat ini. Tapi ia tak mendapat jawaban apapun dari kakek dan ayahnya.

shot0115 shot0119

Ini adalah hari Tae Il keluar dari rumah sakit. Sebelum pergi, ia menaruh surat di pintu ruangan ayahnya. Dalam suratnya ia berkata kalau selama 4 bulan bekerja di kepolisian ia mendapat sesuatu yang lebih dari yang ia harapkan. Bukan hanya ia berperang melawan orang-orang jahat, tapi ia juga berperang melawan dirinya yang lemah ini. Saat ia ditusuk, saat itu ia tak takut mati, tapi malah takut kehilangan pelaku kejahatan. Dan sekarang ia akan pergi untuk menangkap para penjahat lagi.

Di dalam lift, Tae Il melihat dua dokter muda, dan kali ini ia menatap mereka dengan senyum. Anak ayah ini, Park Tae Il, akan pergi untuk menangkap para penjahat lagi. Aku tak akan pernah mati sampai aku menangkap mereka. Selama aku tetap menjadi detektif, aku akan bertahan hingga akhir. Ayah mungkin merasa khawatir, tapi tenanglah. Aku akan segera berkunjung tanpa goresan luka sedikitpun. Anak bungsu Ayah, Tae Il.

Di lobi, Ji Gook menjemputnya dan langsung berlari memeluknya erat, lupa kalau perut Tae Il masih sensitif. Ia buru-buru minta maaf saat melihat Tae Il mengernyit kesakitan, namun senyumnya semakin lebar melihat partner kerjanya lagi. Tae Il berbalik menatap rumah sakit ayahnya, sebelum Ji Gook merangkulnya bahunya lagi.

shot0121 shot0139

Di rumah, Ji Gook dan Dae Gu benar-benar memanjakan Tae Il. Membuatkan minuman herbal dan menyiapkan cornflakes. Heran..apa kenyang ya para cowok itu, makan cuman cornflakes aja? Sambil menemani Tae Il makan, mereka membicarakan tentang siapa Detektif Seo sebenarnya.

shot0145 shot0149

Dae Gu pun mencoba menelepon Detektif Jung Tak lagi. Tak disangka, ia tersambung dengan Jung Tak sendiri. Mereka pun janjian bertemu. Sebelum bertemu, ia meng-SMS Pan Seok tentang pertemuannya dengan Jung Tak.

Dan betapa kagetnya ia saat bertemu dengan Jung Tak dan diberitahu kalau Jung Tak sudah memberitahu semuanya pada Pan Seok, kalau ia telah menginformasikan semuanya pada Chief Kang.

shot0153 shot0158

SMS dari Dae Gu ini membuat Pan Seok khawatir. Pada Eung Do, ia mengungkapkan kekhawatirannya kalau pada akhirnya nanti Dae Gu akan tahu kalau Chief Kang yang memblokir pesan itu. Mereka tak menyangka kalau Dae Gu sudah kembali ke kantor dan sekarang ada di balik pintu, mendengar Eung Do was-was dan mengusulkan kalau ia saja yang akan memberitahu Dae Gu kalau Detektif Seo itu adalah Chief Kang.

Dae Gu langsung membuka pintu dan mnegkonfrontasikan apa yang ia dengar barusan. Dae Gu malah menuduh Pan Seok asal menebak kalau Detektif Seo adalah Chief Kang, hanya berdasarkan bukti Chief Kang yang menyimpan pesan itu. “Apa karena itulah Anda tak memberitahukan padaku tentang pertemuan dengan jung Tak?”

shot0161 shot0164

Eung Do terbata-bata menjawab, maka Pan Seok pun mengisyaratkan Eung Do agar pergi. Ia yang akan menyelesaikan semuanya. Setelah Eung Do pergi, Pan Seok mencoba menjelaskan, kalau ia sudah memastikan semuanya. Dae Gu langsung menyalak, “Memastikan apa? Apa Chief Kang sudah mengaku kalau ia adalah detektif Seo? Tidak, kan? Bagaimana mungkin Anda mencurigai Chief Kang? Anda kan tahu betapa berartinya ia bagiku. Apakah Anda ingin berkata kalau orang yang memberitahukan lokasiku agar Cho bisa membunuhku adalah orang yang berperan sebagai ibuku sebagai 11 tahun ini?”

Pan Seok akhirnya membenarkan hal itu.Agar bisa mengetahui siapa dalang dibalik semua ini, mereka harus menguak siapa detektif Seo itu. Ia percaya kalau pembunuhan ini didalangi oleh Yoo Moon Bae dan bukannya Yoo Ae Yun. Chief Kang dan Senator Yoo memiliki hubungan kedekatan adalah sebuah bukti.

Dae Gu tetap tak percaya. Ia pun mengajak Pan Seok untuk pergi menemui Cho Hyung Chul untuk memastikan hal ini. Dan ia ingin agar Pan Seok berlutut minta maaf pada Chief Kang setelah mendengar hal yang sebenarnya dari Hyung Chul. Pan Seok hanya bisa menghela nafas panjang.

shot0173 shot0177

Mereka pun menemui Hyung Chul di penjara.Tapi betapa kagetnya mereka, saat sipir menemui mereka dan memberitahu kalau Cho Hyung Chul telah mati.Kelihatannya seperti bunuh diri, tapi mereka sekarang sedang menyelidikinya.

Pan Seok sangat shock mendengarnya.Tapi berbeda dengan Pan Seok yang kehilangan salah satu sahabatnya, Dae Gu shock dan marah. Setelah semua ini, bagaimana ia bisa membuktikan siapa detektif Seo sebenarnya. Ia menatap marah pada langit, “Bagaimana aku dapat membuktikan siapa dalang pembunuhan ini? Apa kau sedang bergurau?!”

shot0186shot0197

Sesampainya di kantor, Soo Sun telah menunggu mereka. Ada kiriman surat untuk Pan Seok dari Cho Hyung Chul. Dae Gu segera membuka surat itu. Ada sebuah kunci dan secarik kertas bertuliskan Loker umum di Stasiun Seoul. No 104. Ini adalah sebuah hadiah, Nak. 

Mereka bertiga pun segera pergi ke stasiun. Di Stasiun, kedua pria itu berlari cepat meninggalkan Soo Sun di belakang, yang tak sengaja menabrak seseorang. Melihat penampilan orang itu yang memakai jaket bertudung dan tak terlihat wajahnya, langsung berfirasat nggak baik, nih..

Dan benar saja.Saat loker dibuka, tak ada apa-apa di dalamnya.Bagaimana mungkin? 

Mereka pun memeriksa CCTV, dan menemukan kalau pria bertudung tadilah yang mengambil barang di dalam loker itu.

shot0214shot0221

Di tempat lain, tim Sa Kyung pergi ke sebuah gudang untuk menangkap penjahat yang menculik seorang guru. Ji Gook dan Tae Il diperbantukan dalam tim itu. Mereka mengendap-endap mendekati gudang untuk mengepung para penjahat.

Sebelum masuk, Tae Il mengintip kondisi di dalam gudang. Betapa terkejutnya ia melihat si penjahat adalah orang yang menusuk dirinya. Para polisi segera menyerbu masuk, dan Tae Il menyapa pria itu sebelum menangkapnya. Penjahat itu mencoba melukai Tae Il lagi, tapi kali ini Tae Il tak akan kalah untuk kedua kalinya. Hanya sedikit perlawanan sebelum ia meringkus penjahat itu. Begitu pula Sa Kyung yang berhasil menangkap penjahat kedua dengan mudahnya.

shot0262shot0267  

Berita penangkapan itu sampai juga ke telinga Senator Yoo.Ia sangat marah mendengar anaknya menyuruh orang sehingga membuat seorang polisi terluka. Pengacaranya juga menambahkan kalau sebelumnya Nyonya Yoo mungkin bisa bebas karena kurangnya bukti, tapi sekarang menjadi lebih sulit dengan tambahan dakwaan ini, apalagi kedua penjahat itu sudah mengaku disuruh oleh Nyonya Yoo.

Senator Yoo menggebrak meja, pasti merasa pusing menghadapi kasus anaknya ini.

Eung Do mentraktir Ji Gook dan Tae Il makan untuk merayakan penangkapan yang membawa berkah ini.

shot0275shot0279

Dae Gu dan Soo Sun sedang menyelidiki pria di stasiun itu, saat CEO Shin muncul di ruangan mereka. CEO Shin minta agar bisa bicara berdua dengan Dae Gu. Maka Dae Gu pun keluar.

Setelah hanya berdua, CEO Shin mengatakan kalauia tak pernah menyangka kalau istrinya akan melakukan hal ini pada ibu Dae Gu. Ia juga bersedia untuk melakukan tes DNA.

shot0282 shot0291

“Kenapa Anda sangat ingin tahu? Bukankah sebelumnya Anda mengatakan tak terjadi apapun antara Anda dan ibu saya?” tanya Dae Gu sopan tapi dingin.

CEO Shin minta maaf atas pertemuan mereka sebelumnya. Sebenarnya ia sangat terkejut saat Dae Gu muncul dan menunjukkan foto itu. Dae Gu pun menjelaskan alasan ia menemui CEO Shin sebelumnya itu bukan untuk mencari tahu hubungan antara mereka berdua, tapi ingin mencari tahu motivasi Nyonya Yoo membunuh ibunya.

“Jadi entah kita memiliki hubungan atau tidak, tapi pengakuan Yoo Ae Yun mengakui kejahatannya adalah berdasarkan hal itu.Setelah terbukti, maka keingintahuan saya berakhir sampai di situ.Tak ada alasan lagi bagi kita untuk bertemu di kemudian hari.Dan tak ada lagi alasan untuk mencari tahu apakah kita memiliki ikatan biologis atau tidak.Selamat tinggal.”

CEO Shin menghentikan Dae Gu yang beranjak pergi. Jika mereka memang memiliki hubungan, berarti ada beberapa hal yang harus ia tanggung jawab. Mendengar hal ini Dae Gu bertanya, “Apakah Anda melakukan tes DNA benar-benar karena Anda ingin bertanggung jawab dan bukan karena Anda ingin bebas dari tanggung jawab itu?”

CEO Shin tak bisa menjawabnya dan Dae Gu kembali menyatakan penolakannya.

shot0294 shot0300

Di luar, Soo Sun menghampiri Dae Gu dan bertanya apakah pria itu adalah orang itu? Dae Gu tak menjawab, malah duduk di tangga. Soo Sun berdiri di tempatnya, hingga Dae Gu berkata, “Aku butuh dihibur.”

Maka Soo Sun pun duduk di samping Dae Gu. Tanpa memandang Dae Gu, ia meminta agar Dae Gu berjanji untuk tak mentertawakan apa yang ia lakukan setelah ini. Hmm..apa, ya? Apa Soo Sun akan menghibur Dae Gu dengan menari dan menyanyi saat di Masan dulu?

shot0305 shot0307

Bukan, karena yang pertama yang dilakukan Soo Sun adalah membuka kancing baju Dae Gu. Dae Gu kaget dan menahan tangan Soo Sun sambil melihat sekeliling. Untung tak ada siapapun. Menguatkan tekadnya, Soo Sun meminta Dae Gu untuk bersabar.

Soo Sun hanya membuka dua kancing saja.Ia kemudian mengambil 2 plester yang sudah disilangkan dan menempelkannya ke dada Dae Gu dan meniupnya. Seperti simbolis kalau ia sedang memplester hati Dae Gu yang luka.

shot0319 shot0322

Soo Sun menjelaskan kalau saat ia kecil, ayahnya selalu menempelkan plester seperti ini saat ia luka dan kemudian meniupnya hingga tak terasa sakit lagi. Setelah itu, ia selalu bisa bermain lagi. Soo Sun tersenyum malu-malu dan bertanya, “Sekarang rasanya bagaimana? Ngefek, kan?”

Dae Gu tersenyum kecil dan mengangguk. Tapi ia kemudian bertanya, “Bolehkah aku sekarang bertanya sesuatu padamu? Apa kau tak merasa malu sekarang?”

Soo Sun menunduk dan mengaku, “Aku malu.” Kali ini Dae Gu tertawa mendengarnya. Aww..mereka saling mencuri pandang, dan Soo Sun pun mengipasi dirinya sendiri, merasa kepanasan.

shot0337 shot0341

Pan Seok mengambil barang-barang yang ditinggalkan Hyung Chul.Menurut hasil otopsi, Hyung Chul mati karena bunuh diri.Sedih dan penasaran menghinggapi Pan Seok.

Bersama Eung Do, ia pun pergi menemui kenalan Hyung Chul yang mengirimkan buku-buku bacaan. Ternyata orang itu adalah bekas atasan Hyung Chul beberapa bulan yang lalu.Tapi Hyung Chul hanya bekerja sebentar padanya sebelum akhirnya ditangkap.Tak ada informasi penting yang mereka dapatkan.

Hanya saat mereka keluar gedung, Pan Seok mengenali mobil tua yang pernah dinaiki Hyung Chul, yang plat nomornya adalah 0723, sama seperti tulisan di balik foto mereka berdua.

Menurut bekas atasan Hyung Chul, mobil tua itu pernah dipakai dua kali oleh Hyung Chul.Pan Seok pun melihat ada kamera CCTV di dalam mobil itu dan kecurigaannya muncul.

shot0365 shot0367

Di toilet, Soo Sun berpapasan dengan Chief Kang dan ia mencium aroma yang sama saat ia bertubrukan dengan pria misterius di stasiun. Saat kembali ke meja, ia melihat Dae Gu masih melihat rekaman di stasiun, dan Soo Sun menjadi gamang. Tapi kecurigaan terus menghantuinya.

shot0372 shot0379

Saat Dae Gu pergi, ia segera menghampiri meja Dae Gu dan melihat rekaman itu. Ia memfoto gambar orang itu dengan handphonenya, dan pergi sebuah ruangan. Di sana ia memeriksa rekaman dimana ada Chief Kang-nya. Dan saat Chief Kang masuk mobil dan memakai kacamatanya, ia langsung mem-pause. Dengan foto di kamera sebagai pembanding, ia segera mengenali persamaannya.

“Tepung kedelai!”

Soo Sun terlonjak kaget mendengar Dae Gu memanggilnya. Ia segera berdiri untuk menutupi apa yang barusan dilihatnya. Tapi hal itu malah membuat Dae Gu semakin curiga. Ia menyuruh Soo Sun untuk menyingkir agar ia bisa tahu apa yang sedang dilihat Soo Sun.

shot0389 shot0390

Dengan enggan Soo Sun menggeser badannya dan Dae Gu terbelalak melihat wajah Chief Kang. Dengan nada separuh menuduh, Dae Gu bertanya apa yang baru saja Soo Sun lakukan? Terbata-bata, Soo Sun menjelaskan kalau ia mencium wangi yang unik saat berpapasan dengan pria di Stasiun Seoul. Dan sekarang ia mencium wangi itu dari Chief Kang.

Dae Gu marah karena Soo Sun menuduh hanya karena wewangian. Soo Sun tak tahu bagaimana menjelaskan, maka ia mengeluarkan handphone dan menyerahkannya pada Dae Gu. Melihat dua foto yang mirip saat berkaca mata, membuat Dae Gu terbelalak tak percaya.

shot0398 shot0400

Ia pun mendatangi ruangan Chief Kang. Tanpa basa-basi, Dae Gu bertanya apakah Chief Kang yang mengambil barang dari loker Stasiun Seoul? Chief Kang pura-pura tak mengerti, tapi Dae Gu terus mendesaknya karena ia sudah melihat buktinya. Walau Chief Kang menyamar, tapi kaca mata yang dipakai Chief Kang itu sama.

Chief Kang masih pura-pura tak mengerti, tapi Dae Gu meminta Chief Kan untuk mengecek bukti itu sendiri jika tak percaya. Tapi Chief Kang diam tetap di tempat, membuat Dae Gu menyimpulkan sendiri. Ia pun bertanya, “Mengapa Anda melakukan hal ini? Mengapa Anda mengambil barang-barang milik Cho Hyung Chul?Apakah Anda benar-benar Detektif Seo?”

Chief Kang langsung membantah hal itu.Apakah Dae Gu mendengar semua ini dari Pan Seok?Apakah Dae Gu lebih percaya Pan Seok daripadanya?“Aku bukan Detektif Seo. Tak dapatkah kau percaya padaku, Dae Gu-ya?”

“Lantas, mengapa Anda mengambil barang milik Cho Hyung Chul? Tolong jelaskan agar saya bisa mengerti,” pinta Dae Gu.

shot0406 shot0411

Namun Chief Kang tak bisa menjelaskannya. Ia hanya diam, membuat Dae Gu bertanya tak percaya, “Chiief..Anda benar-benar Detektif Seo?” Chief Kang sedikit ragu sebelum membantahnya lagi. Tapi semua ini malah meyakinkan Dae Gu. “Bagaimana mungkin Anda bisa melakukan hal ini pada saya? Orang yang membocorkan tempat saya sehingga Cho dapat membunuh saya..adalah Anda?”

“Tidak!” seru Chief Kang. Tapi melihat wajah Dae Gu, Chief Kang pun berkata memohon, “Aku hanya akan menyembunyikan kalung itu. Aku diberitahu kalau semuanya akan baik-baik saja saat kalung itu tersembunyi. Itu yang sebenar-benarnya. Aku tak menyangka semua ini akan menekanku dan menyiksaku untuk sekian lama, Dae Gu-ya..”

shot0422 shot0425

Dae Gu tercenung mendengar pengakuan Chief Kang yang mengatakan tak punya pilihan lain karena selama ini Chief Yoo memiliki momentum untuk membawa hak independensi untuk polisi. Bahkan public pun juga memihak mereka.Tapi saat semua mendekati akhir yang hebat itu, insiden yang tak masuk akal itu terjadi.

“Kasus anaknya itu akan membuat karir Chief Yoo habis dan tanpa Chief Yoo, tak ada lagi masa depan bagi kepolisian kita. Tak mungkin aku menolak permintaan itu. Sekarang kau sudah menjadi detektif, tentunya kau dapat mengerti aku, kan?” tanya Chief Kang dengan nada memohon.

Chief Kang mengaku tak tahu kalau Hyung Chul berniat membunuh Dae Gu. Jika ia tahu, ia tak mungkin memberitahu lokasi Dae Gu dengan mudahnya. “Kumohon kau percaya padaku.Saat ini Senat sedang membahas UU Hak iInvestigasi. Senator yoo sudah berjanji kalau ia akan memenangkan UU itu bagi kita. Ini adalah satu-satunya impianku selama ini. Kumohon Dae Gu-ya..berikan aku sedikit waktu lagi, Aku akan mengakui semuanya di hadapan hukum beberapa lagi.”

Terluka, Dae Gu menatap Chief Kang dan bertanya apa alasan Chief Kang untuk mendukungnya. Apakah Chief Kang memang berniat menggunakan dirinya sejak awal.Apakah itu alasan Chief Kang?

shot0434 shot0449

Chief Kang membantah hal itu.Ia benar-benar menyayangi Dae Gu dan tulus kepadanya. “Aku benar-benar ingin melindungimu.”

Dae Gu tertawa tak percaya, “Apakah Anda berharap aku mempercayai Anda? Anda seperti ibuku sendiri selama 11 tahun ini.Harusnya Anda terus membantahnya. Harusnya Anda terus membantahnya sampai akhir! Jadi..jadi saya bisa terus mempercayai Anda.” Dae Gu pergi meninggalkan ruangan.

Chief Kang hanya terisak penuh penyesalan. Dae Gu keluar, melewati Soo Sun yang selama ini berdiri di balik pintu menunggunya.

 shot0463 shot0465

Senator Yoo menyuruh CEO Shin untuk menandatangani sesuatu, karena sudah tak ada jalan keluar lainnya lagi.CEO Shin membaca isi kertas itu dan terkejut. Tapi Senator Yoo menyuruhnya melakukan itu karena dakwaan Nyonya Yoo sangat berat sedangkan RUPS sudah di depan mata. Dengan pemegang saham terbesar ada di penjara dengan dakwaan seperti itu, apa CEO Shin punya ide lain?

CEO Shin pun menandatangani dokumen itu.

shot0467 shot0469

Di taman, P3 menatap khawatir Dae Gu yang terus duduk termenung. Soo Sun menceritakan apa yang membuat Dae Gu terpuruk seperti itu. Dari kejauhan mereka melihat seseorang yang tak mereka kenal (Ki Jae) menghampiri Dae Gu.

Ki Jae bertanya apakah semua yang terjadi itu benar?Ia yang selalu mengikuti Dae Gu seperti saudaranya sendiri, ternyata mereka memang benar-benar bersaudara? Dae Gu terlalu lelah untuk berdebat. Ia bangkit dan berkata kalau ia akan pergi bekerja sekarang. Tak disangka, Ki Jae malah menjambaknya.

shot0475 shot0478

Kejadiannya terlalu cepat untuk P3 berlari melerai mereka.Saat mereka berhasil melerai, kadua pria itu berpandang-pandangan penuh amarah. Dae Gu mencengkeram baju Ki Jae, tapi ia berhasil menenangkan diri. Ia melepas baju Ki Jae dan menyuruhnya pergi. Bukan salah Ki Jae menjadi anak Nyonya Yoo.Tapi jangan pernah lagi Ki Jae datang menemuinya.

Ki Jae pun tak sudi menemui Dae Gu lagi. Ia segera pergi dengan marah.Tapi apakah Ki Jae benar-benar marah? Karena yang terjadi setelah ia pergi adalah ia membuka telapak tangannya. Di tangannya tergenggam rambut Dae Gu untuk kemudian ia masukkan ke dalam kantong plastik.

Pinter akting dan smart. Kayanya nggak perlu tes DNA, deh.

shot0486 shot0497

Nyonya Yoo akhirnya dilepaskan karena sudah ada jaminan. Tapi ia heran melihat tak ada orang yang menjemputnya. Ada sebuah ambulans datang, dan tanpa disangka, dua mantri masing-masing memegang dua tangannya.Ia berteriak marah, minta dilepaskan. Dokter menghampirinya dan memintanya untuk tenang karena Nyonya Yoo bisa terluka.

Dokter itu mengeluarkan surat yang tadi ditandatangani oleh CEO Shin, surat yang menunjukkan kalau ia tak stabil secara mental. Mereka tak menghiraukan teriakannya dan menyeret Nyonya Yoo masuk ke dalam ambulans.

shot0507 shot0520

Senator Yoo sedang menelepon seseorang dan berjanji pada orang itu untuk menelepon pihak rumah sakit saat Chief Kang masuk dengan penuh amarah. Chief Kang membanting koran yang menyebutkan kalau pemberian UU Hak Investigasi pada Polisi itu terlalu dini. Dengan tenang Senator yoo mengatakan kalau para anggota senat berpendapat sepert itu, dan ia tak bisa berbuat apapun karena komite sudah memutuskan. “Aku sudah melakukan yang terbaik.”

Chief Kang mengultimatum Senator Yoo masih bisa terus berusaha selama dua hari ke depan. Jika tidak, ia akan berbuat sesuatu. Selama ini ia hanya bisa berdiri penuh rasa malu selama 27 tahun ini karena berharap impian mereka akan tercapai. “Dan sekarang Anda berkata kalau semua itu tak akan terjadi?!”

shot0526 shot0530

Chief Kang berkata kalau Hyung Chul telah meninggalkan sesuatu untuk Kim Ji Yong sebelum meninggal, dan ia memiliki barang itu. Ia mengakui kalau ia telah salah menilai Senator Yoo dan yang ia ketahui itu membuatnya ingin memotong lidahnya sendiri karena telah percaya padanya. Ia menggebrak meja, mengancamnya untuk tetap membuat komite membahas hak investigasi itu atau kalau tidak mereka semua akan mati bersama-sama.

Chief Kang memberi hormat dan meninggalkan Senator Yoo. Kali ini Senator Yoo yang menggebrak meja dan menelepon seseorang untuk melakukan sesuai rencana mereka.

shot0542 shot0547

Di parkiran mobil, Chief Kang meluapkan kemarahannya dengan menggebrak kap mobilnya. Ia tak menyadari kalau Dae Gu dan Soo Sun mengawasinya.

Soo Sun bertanya-tanya apa mungkin Chief Kang sudah memberikan bukti dari Hyung Chul kepada Senator Yoo. Tapi Dae Gu berkata kalau Chief Kang tak mungkin memberikan barang itu dengan mudahnya. Mereka pun menguntit Chief Kang yang meninggalkan gedung.

shot0555 shot0557

Saat itu lampu berwarna hijau dan mereka mengikuti mobil Chief Kang yang berjalan pelan-pelan.Tiba-tiba sebuah truk muncul dari kiri dan menghantam mobil Chief Kang.Hanya sepersekian detik, mobil Chief Kang ringsek terdorong hingga keluar jalan.

Dae Gu dan Soo Sun tak sempat melakukan apapun melihatnya. Sesaat mereka terpaku melihat kejadian itu.Sesaat kemudian mereka keluar dari mobil dan berlari menghampiri mobil Chief Kang.

shot0566 shot0572

Mereka terbelalak melihat tubuh Chief Kang yang berlumuran darah. Dae Gu berlari dan memeluknya. Ia bertanya apakah Chief Kang dapat melihatnya? Ini Dae Gu. Chief Kang bergumam mengiyakan, darah memenuhi tenggorokan dan mulutnya dan berkata, “Maafkan aku, Ji Yong ah.”

shot0577 shot0598

Chief Kang tersengal-sengal. Dae Gu memohon agar Chief Kang boleh mati seperti ini. Chief Kang terbata-bata mengatakan kalau voice recorder ada di dalam kamarnya. Dan Chief Kang menghembuskan nafas terakhir.

Dae Gu menggoncang-goncangkan tubuh Chief Kang, memanggilnya. Tapi tak ada reaksi apapun darinya. Dae Gu memeluk Chief Kang dan menangis, memohon agar jangan pergi.

shot0614 shot0625

Komentar :

Setelah melihat ibunya sendiri meninggal di hadapannya, ia sekarang melihat wanita yang sudah dianggapnya sebagai ibu meninggal di hadapannya juga. Seberapa kuat Dae Gu menerima cobaan ini?

Entahlah..saya rasa kekuatan itu akan didapat dari teman-temannya dan Ki Jae, jika Ki Jae benar-benar adalah adiknya.

Apakah Nyonya Yoo akan mendapat ganjarannya di rumah sakit jiwa? Entahlah. Mungkin saja Nyonya Yoo akan diperlakukan seperti orang normal di rumah sakit, karena mungkin Senator Yoo menggunakan koneksinya untuk membedakan perlakuan pada Nyonya Yoo.

Tapi tetap saja, jika kasus ibu Dae Gu kalah di pengadilan karena dinyatakan sakit jiwa, Nyonya Yoo tak akan bebas selama-lamanya.

Dan mungkin Senator Yoo akan menerim ganjaran yang setimpal. CEO Shin mungkin akan berkhianat . Dengan Nyonya Yoo dinyatakan gila, maka hak sebagai pemegang saham terbesar akan lepas dan jatuh kepada kerabat paling dekat. Dan kerabat itu bukanlah ayah tapi suami.Mungkin hal ini terjadi, mungkin juga tidak.Tapi saya benar-benar pingin melihat wajah Senator Yoo yang ditikam dari belakang oleh keluarganya sendiri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)