Rabu, 11 Juni 2014

Sinopsis Empress Ki Episode 33-34

ki-00427

Episode 33:

Ta Hwan tidak bisa mencium Seung Nyang karena ia menyadari Seung Nyang masih belum memberikan hatinya. Ia berkata ia akan menunggu. Seung Nyang berkata seharusnya Ta Hwan lebih memikirkan cara mendapatkan kembali stempel kerajaan. Tapi Ta Hwan berkata Seung Nyang lah yang membuatnya seperti ini. Ia akan menunggu hingga Seung Nyang sendiri yang datang ke pelukannya.

ki-00003 ki-00005

Danashiri marah karena di luar istana pun Ta Hwan membawa Seung Nyang ke kamarnya. Ia memastikan pada kakaknya untuk membunuh Seung Nyang. Namun ia terkejut saat kakaknya memberitahu bahwa bukan hanya Seung Nyang yang akan mati, tapi juga Ta Hwan.

Sun Woo dan teman-temannya melihat Byung Soo memasang banyak jebakan di hutan. Mereka mengira Byung Soo hendak berbuat curang dalam kompetisi berburu ini. Sun Woo memiliki ide untuk merusak perangkap-perangkap itu sebanyak mereka bisa.

ki-00013 ki-00015

Dang Ki Se menyarankan agar Danashiri tidak ikut berburu besok. Tapi Danashiri ingin melihat sendiri kematian Seung Nyang.

Ta Hwan berkata pada Seung Nyang kalau hari ini mereka harus berkompetisi sungguhan. Seung Nyang mengingatkan Ta Hwan kalah berkuda kemarin. Ta Hwan langsung malu karena Gol Ta protes kemarin Ta Hwan sesumbar bahwa ia sudah mengalahkan Seung Nyang. Seung Nyang tersenyum geli.

Saat mencari buruan, Seung Nyang melihat seekor rusa dan hendak memanahnya, tapi Ta Hwan mengganggu rusa itu hingga rusa itu lari, Keduanya berlomba mengejar rusa tersebut, meninggalkan para pengawal mereka. Lah abis aneh para pengawalnya jalan kaki sementara Ta Hwan dan Seung Nyang naik kuda. Mana terkejar >,<

ki-00034ki-00036

Tanpa sadar Seung Nyang dan Ta Hwan memasuki area hutan yang sudah dipasangi jebakan oleh Byung Soo. Dang Ki Se dan Byung Soo sudah bersembunyi menunggu kedatangan mereka.

Mereka terkejut saat melihat Ta Hwan dan Seung Nyang melenggang begitu saja tanpa jatuh ke dalam perangkap. Ternyata tali-tali perangkap telah diputus oleh Sun Woo dkk semalam. Byung Soo langsung kena semprot Dang Ki Se.

ki-00039 ki-00041

Sementara itu Wang Yoo dan anak buahnya menemukan tetesan darah babi hutan. Saat mereka mencari babi hutan terluka tersebut, mereka malah memergoki beberapa pasukan istana sedang menunggu sesuatu.

Sun Woo menceritakan perihal perangkap yang mereka temukan semalam. Tapi Wang Yoo yang pintar langsung menduga ini bukanlah perangkap untuk hewan buruan. Jika memang untuk berburu, kenapa perangkap itu harus ditunggui?

Wang Yoo teringat pada perkataan El Temur mengenai adanya pertunjukan bagus dalam perburuan ini. Ia bisa langsung menduga bahwa buruan yang dimaksud El Temur adalah Seung Nyang dan Ta Hwan. Ia menyuruh Sun Woo pergi meminta bantuan Bayan, sementara ia dan yang lainnya pergi ke tempat di mana Seung Nyang berburu (tempat perangkap-perangkap lain diletakkan).

ki-00052 ki-00055

Seung Nyang dan Ta Hwan berburu di tempat terpisah. Seung Nyang tanpa sadar berjalan menuju perangkap yang telah dipasang Byung Soo semalam. Tak jauh dari sana Danashiri bersembunyi bersama beberapa pengawal kerajaan.

Ketika Seung Nyang tepat berada di bawah papan berduri, Danashiri memerintahkan agar papan itu diluncurkan. Tapi lagi-lagi perangkap itu rusak. Danashiri tidak mau menyia-nyiakan kesempatan selagi Seung Nyang sendirian.

Ia memerintahkan pengawal kerajaan membunuh Seung Nyang dan menyuruh Yeon Hwa memanggil pasukan lain. Seung Nyang melarikan diri. Para selir yang kebetulan melintasi tempat tersebut, sempat melihat Seung Nyang dikejar-kejar pengawal kerajaan. Mereka segera melaporkan hal tersebut pada Ta Hwan.

ki-00065 ki-00077

Ta Hwan segera mencari Seung Nyang. Di sisi lain, Wang Yoo juga mencari Seung Nyang. Seung Nyang terdesak hingga akhirnya ia melawan dan membunuh semua pengawal itu.

Tapi itu belum berakhir karena Danashiri maju dengan panah yang teracung ka arah Seung Nyang. Seung Nyang tidak terlihat takut sedikitpun. Ia menantang Danashiri untuk memanahnya. Mati pun ia tidak memiliki penyesalan. Danashiri berkata ia tidak akan membiarkan Seung Nyang cepat mati. Ia akan membuat Seung Nyang mati perlahan.

 ki-00099 ki-00090

Seung Nyang memprovokasi Danashiri dengan mengatakan bahwa Ta Hwan setiap malam mengatakan bahwa Seung Nyang lah Permaisuri yang sesungguhnya dan Danashiri bukan wanita sejati. Meski ia mati, keadaan tidak akan beruah. Ta Hwan tidak akan mencintai Danashiri. Ia sengaja membuat Danashiri sangat marah. Jika emosi tidak terkendali, tembakan panahnya akan meleset.

Siasat Seung Nyang berhasil. Panah Danashiri bisa ia elakkan dengan mudah. Danashiri maju dengan pisau, namun tentu saja ia bukan tandingan prajurit terlatih seperti Seung Nyang. Keadaan berbalik. Nyawa Danashiri ada di tangan Seung Nyang.

ki-00101 ki-00118

Dengan menutupi rasa takutnya, Danashiri mengingatkan bahwa ia adalah Permaisuri. Jika Seung Nyang menurunkan pisaunya, ia akan melepaskan Seung Nyang.

Seung Nyang meninju wajah Danashiri hingga Danashiri jauh ke tanah. Ia berkata tidak ada seorang pun di tempat ini. Tidak akan ada yang tahu siapa pembunuhnya jika Danashiri mati. Ia akan menghentikan semua kekejaman Danashiri di tempat ini.

Danashiri ketakutan dan meminta Seung Nyang melepaskannya. Ia memohon agar Seung Nyang tidak membunuhnya. Seung Nyang mengingatkan Danashiri membunuh Selir Park dan bara pelayan dari Goryeo dengan kejam. Jika nyawa Danashiri begitu berharga, apa nyawa mereka tidak berharga?

Danashiri meminta ampun dan terus memohon. Tutup mulutmu, bentak Seung Nyang. Ia mengangkat pisaunya dan dengan susah payah menenangkan dirinya. Ia berkata hukuman mati bagi Danashiri adalah hukuman yang terlalu mudah. Ia melepaskan Danashiri, dengan peringatan bahwa ia akan menghukum Danashiri dengan hukuman yang lebih berat dari kematian.

Seung Nyang meninggalkan Danashiri. Danashiri langsung terduduk lemas. Namun apakah ia benar-benar menyesal? Tidak, dendamnya semakin berkobar. Sigh…

ki-00132 ki-00141

El Temur datang ke perkemahan. Ia berniat pergi ke pegunungan tempat berburu. Ia ingin melihat sendiri mayat Ta Hwan. Dan jika Ta Hwan belum mati, ia sendiri yang akan membunuhnya.

Yeon Hwa datang bersama pasukan istana. Danashiri langsung menyuruh pasukan istana membunuh Seung Nyang. Ia sendiri memungut panahnya dan ikut mengejar Seung Nyang.

Seung Nyang berjalan tak tentu arah di dalam hutan. Tanpa sadar ia berjalan mendekati jebakan yang telah dipasang Byung Soo. Byung Soo dan pasukannya sudah menanti di dekat tempat itu.

ki-00157 ki-00159

Ta Hwan yang pertama kali menemukan Seung Nyang. Byung Soo senang karena ini artinya sekali tepuk dua lalat. Ketika Seung Nyang hendak menghampiri Ta Hwan, tak sengaja kakinya mengaktifkan perangkap. Seung Nyang terjerat.

Ta Hwan hendak melepaskannya tapi terdengar suara “klik” dari panah yang sudah dipasang menyertai perangkap tersebut. Ia melindungi Seung Nyang dengan tubuhnya. Tangan Ta Hwan terkena panah. Lah para pengawalnya kok diem aja >,<

ki-00165 ki-00169

Melihat jebakannya tidak berhasil, Byung Soo nekat menyerang karena tahu jumlah pasukannya lebih besar dari jumlah pengawal Ta Hwan. Dan lagi jika El Temur tahu ia lagi-lagi gagal, bisa-bisa nyawanya yang melayang. Bool Hwa menyuruh Seung Nyang pergi menyelamatkan diri bersama Ta Hwan.

Hanya saja pasukan lain sudah menghadang mereka, terpaksa Ta Hwan dan Seung Nyang melarikan diri ke arah lain. Kebetulan Wang Yoo tiba di tempat itu dan melihat pasukan El Temur mengejar Seung Nyang dan Ta Hwan. Tanpa berpikir lagi, ia langsung menghunus pedangnya. Meski ia tahu ia hanya bertiga bersama Jeom Bak dan Moo Song, meski El Temur akan menyadari kalau selama ini Wang Yoo hanya berpura-pura berpihak padanya, meski Seung Nyang melarikan diri bersama Ta Hwan….bagi Wang Yoo yang terpenting adalah Seung Nyang selamat.

Benar saja, pemimpin pasukan El Temur menyebut Wang Yoo pengkhianat. Wang Yoo tidak peduli dan terus menyerang. Sayangnya Seung Nyang dan Ta Hwan sama sekali tidak tahu kalau Wang Yoo menyelamatkan mereka.

ki-00183 ki-00184

Kondisi Ta Hwan semakin buruk karena panah yang mengenai tangannya telah dilumuri racun mematikan. Ia melarang Seung Nyang menyedot racun dengan mulutnya karena khawatir Seung Nyang ikut terkena racun. Tapi Seung Nyang mengabaikan protes Ta Hwan. Ia mengisap racun dari luka Ta Hwan dan meludahkannya ke tanah. Hanya saja sudah ada racun yang menjalar di tubuh Ta Hwan hingga ia jatuh pingsan.

ki-00186 ki-00189

Wang Yoo mati-matian mengalahkan pasukan El Temur. Meski tubuhnya penuh luka, ia tetap memerintahkan Moo Song dan Jeom Bak untuk tidak menyerah. Tidak boleh ada satu prajurit pun lolos untuk mengejar Seung Nyang.

Danashiri tiba di tempat itu dan menyadari Wang Yoo berontak pada ayahnya. Ia mengangkat panahnya hendak membunuh Wang Yoo. Tapi ia tidak bisa menarik busurnya. Bukan karena tidak kuat, tapi hatinya tidak mengijinkan. Ia sendiri heran mengapa ia tidak sanggup membunuh Wang Yoo. Wang Yoo sempat melihat Danashiri.

ki-00207 ki-00209

Dalam keadaan genting seperti itu, Wang Yoo mendapat bantuan. Onbisu, Jokho, dan SunWoo datang membantu. Yeon Hwa menarik Danashiri pergi dari tempat itu.

Onbisu dan yang lainnya berhasil mengalahkan pasukan El Temur tanpa tersisa. Wang Yoo terluka parah tapi yang dipikirkannya hanyalah Seung Nyang hingga anak buahnya protes. Onbisu menyadari bagaimana perasaan Wang Yoo sesungguhnya.

ki-00218 ki-00219

El Temur marah ketika mendapati lagi-lagi Byung Soo gagal membunuh Ta Hwan dan Seung Nyang. Tak lama kemudian mereka melihat Seung Nyang memapah Ta Hwan untuk kembali ke perkemahan. Mereka dikawal oleh Golta, Boo Hwal, dan para pengawal setia Ta Hwan. Byung Soo dan pasukannya tidak melewatkan kesempatan itu dan langsung mengepung mereka.

El Temur memberitahu Ta Hwan bahwa ia akan mengantar Ta Hwan untuk beristirahat di tempat yang lebih baik. Tentu saja yang dimaksud adalah mengantar kematian Ta Hwan.

ki-00227 ki-00228

Tapi Bayan datang tepat pada waktunya dengan membawa pasukan. El Temur bersikeras ia yang hendak membawa Ta Hwan kembali ke ibukota. Bayan tidak bergeming. Ia yang akan membawa Ta Hwan kembali. El Temur marah karena Bayan berani menentang perintahnya.

Seung Nyang bertanya apa El Temur hendak melakukan kudeta. El Temur menyangkal, ia berkata ia hanya hendak mengawal Ta Hwan. Byung Soo beralasan Ta Hwan terluka oleh perangkap yang dipasang pemburu. Namun Seung Nyang mengingatkan bahwa El Temur yang akan dituduh jika sampai Ta Hwan mati saat berada dalam pengawalan El Temur. Apakah itu yang diinginkan El Temur? Akhirnya El Temur menyerah dan membiarkan Ta Hwan kembali bersama Bayan.

ki-00230 ki-00238

Seung Nyang pingsan sehari semalam karena ia juga terkena racun saat mengeluarkan racun dari tangan Ta Hwan. Begitu mendengar Ta Hwan masih belum sadarkan diri, ia segera pergi untuk menemuinya.

Sebelumnya ia sempat bertemu Wang Yoo yang sedang dalam perjalanan menemui El Temur. Tanpa mengetahui Wang Yoo sedang terluka karena menyelamatkannya, Seung Nyang menasihati agar Wang Yoo berhati-hati karena saat ini El Temur sedang diselidiki mengenai rencana kudetanya.

Dengan dingin Wang Yoo mengingatkan bahwa mereka telah sepakat untuk menempuh jalan mereka masing-masing. Karena itu ia tidak bisa menerima perhatian Seung Nyang. Boo Hwal (yang sudah diberitahu oleh Sun Woo) memberitahu Seung Nyang bahwa akhir-akhir ini Wang Yoo semakin dekat dengan El Temur. Hmmm….Sun Woo dan Boo Hwal nampaknya sepakat untuk tidak membiarkan Wang Yoo dan Seung Nyang saling memikirkan, agar keduanya tidak menderita. Tapi apakah semudah itu melupakan cinta??

ki-00257 ki-00262

Ibu Suri khawatir karena Ta Hwan belum sadar juga dan tidak bisa minum obat. Seung Nyang menawarkan diri untuk membantu. Ia bertekad untuk menyelamatkan Ta Hwan karena Ta Hwan seperti ini untuk menyelamatkannya. Ibu Suri mengijinkan.

Sambil menangis, Seung Nyang memberikan obat pada Ta Hwan dari mulut ke mulut. Sepertinya tanpa sadar Seung Nyang sudah mencintai Ta Hwan.

ki-00269 ki-00273

El Temur meminta bantuan Wang Yoo agar menjadi saksi yang berpihak padanya. Danashiri langsung protes, tapi anehnya ia tidak memberitahu ayahnya bahwa Wang Yoo yang telah menyelamatkan Seung Nyang dan Ta Hwan. Ia hanya beralasan Wang Yoo adalah orang Goryeo yang pasti berpihak pada Seung Nyang karena sama-sama dari Goryeo. Tapi Ayah dan kakak-kakaknya sudah mempercayai Wang Yoo.

Wang Yoo bertanya apa rencana El Temur. El Temur memiliki 3 pilihan untuk menangkal tuduhan memberontak. Satu, menyingkirkan semua bukti pemberontakan. Dua, mengalihkan tuduhan itu pada anak buahnya dan mengorbankan mereka. Pilihan terakhir, menggunakan uang dan pertumpahan darah.

Wang Yoo berkata pilihan terakhir bisa mengancam koalisi El Temur dan para gubernur. Tapi El Temur berkata musuh yang berada di dekat kita adalah musuh yang lebih menakutkan. Untuk mengantisipasi situasi terburuk, ia berencana mengumpulkan seluruh pasukan ibukota. Namun itu adalah pilihan terakhir yang ingin dihindari El Temur, karena itu ia meminta Wang Yoo menjadi saksinya.

Setelah pertemuan itu, Wang Yoo menyuruh Sun Woo memberitahu Bayan apa saja rencana El Temur.

ki-00275 ki-00276

Danashiri menemui Wang Yoo. Ia berkata satu kata saja darinya bisa membongkar topeng Wang Yoo. Wang Yoo bertanya mengapa Danashiri tidak memberitahu ayahnya. Belum waktunya, kata Danashiri. Wang Yoo mempersilakan Danashiri memberitahu yang sebenarnya pada El Temur.

Danashiri bertanya apa Wang Yoo masih mencintai Seung Nyang sampai sekarang hingga rela mengorbankan nyawa. Wang Yoo berkata baginya itu bukan cinta, tapi tanggungjawab. Ia berkata Seung Nyang pernah menyelamatkan nyawanya, dan sekarang ia telah membalasnya. Tidak ada apa-apa lagi di antara mereka.

Danashiri tidak percaya. Wang Yoo berkata ia hanya bertindak sesuai hati nurani, jadi Danashiri pun sebaiknya begitu. Danashiri akhirnya percaya dan meminta Wang Yoo menolong ayahnya.

ki-00293 ki-00294

Dang Ki Se memberitahu Byung Soo bahwa mereka akan mengorbankan pengawal kerajaan (dalam hal ini Byung Soo dan Jo Cham) sebagai orang yang memasang jebakan dan mengatur pemberontakan. Ia berjanji akan menyelamatkan Byung Soo dan Jo Cham sebelum mereka dihukum. Byung Soo bersedia.

Karena itu ketika sidang diadakan untuk meminta jawaban El Temur atas tuduhan pemberontakan, Byung Soo yang mengakui bahwa ia yang merencanakan semuanya. Ia berkata ia dan Seung Nyang dulu sama-sama adalah anak buah Wang Yoo dan mereka memiliki dendam. Ia berkata Seung Nyang selalu mempersulitnya, karena itu ia berencana hendak membunuh Seung Nyang. Hanya saja Ta Hwan tak sengaja ikut menjadi korban.

ki-00311 ki-00314

Wang Yoo diajukan untuk menjadi saksi. Wang Yoo membenarkan pengakuan Byung Soo. Seung Nyang menatap Wang Yoo tak percaya. El Temur bisa lolos dari tuduhan begitu saja karena kesaksian Wang Yoo tersebut. Karena tidak ada yang bisa mengaitkan El Temur dengan pengakuan Byung Soo.

Parahnya lagi, Danashiri memerintahkan agar Seung Nyang dan kasim kepala ditangkap karena mereka dianggap penyebab Ta Hwan celaka Ibu Suri tidak bisa berbuat apa-apa. Wang Yoo sebenarnya terkejut karena ini sama sekali tidak termasuk dalam rencana. Namun ia berusaha tetap tenang. Tal Tal menenangkan Bayan yang hendak menolong Seung Nyang.

ki-00324 ki-00327

Seung Nyang dibawa pergi oleh pengawal kerajaan. Ia menghentakkan tangannya dengan marah dan menatap Wang Yoo dengan marah, merasa dikhianati.

ki-00342 ki-00344

Episode 34:

Saat itulah Ta Hwan masuk ke aula istana. Ia menyuruh para pengawal melepaskan Seung Nyang. Danashiri dan El Temur berkata Seung Nyang telah lalai melalaikan tugasnya sebagai selir, yaitu membuat Ta Hwan celaka. Dengan lantang Ta Hwan berkata Seung Nyang yang telah menyelamatkan nyawanya dengan mengisap racunnya. Tak ada yang berani berkata apa-apa lagi saat Ta Hwan membawa Seung Nyang pergi.

Begitu masuk kamar, Ta Hwan langsung jatuh pingsan. Golta berkata kondisi Ta Hwan memang belum pulih tapi memaksakan diri ke aula istana demi Seung Nyang. Seung Nyang tersentuh mendengar Ta Hwan tak mempedulikan dirinya sendiri untuk melindunginya.

ki-00350 ki-00354

Onbisu membantu Wang Yoo mengobati lukanya, meski awalnya Wang Yoo menolak. Onbisu bertanya apakah Seung Nyang adalah orang yang dirindukan Wang Yoo. Wang Yoo tidak mau membicarakannya.

Onbisu berkata ia sudah belajar banyak dari Wang Yoo. Ia akan meninggalkan tempat itu dan mendekati pimpinan Maebak. Wang Yoo khawatir, bukankah Onbisu pernah berkata akan dijual jadi budak atau dibunuh jika kembali. Onbisu berkata ia memiliki cara untuk menghadapinya. Meski begitu Wang Yoo mengirim Jokho untuk melindungi Onbisu.

ki-00358 ki-00365

Seung Nyang merawat Ta Hwan sendiri. Sebelumnya Ta Hwan sudah berpesan pada Golta agar tidak memanggil tabib istana jika terjadi sesuatu. Ia tidak mau Seung Nyang disalahkan jika ia kembali sakit. Seung Nyang mengompres Ta Hwan agar demamnya turun.

Keesokan paginya Ta Hwan bangun dengan tubuh sehat. Ia melihat Seung Nyang tertidur di dadanya. Ia membaringkan Seung Nyang di tempat tidur lalu mengecup pipinya. Kemudian ia keluar dari kamar. Ia tidak tahu kalau Seung Nyang sebenarnya sudah bangun dan mengetahui apa yang dilakukan Ta Hwan.

ki-00372 ki-00377

Byung Soo dan Jo Cham mendekam di penjara, menanti bantuan Dang Ki Se yang tidak kunjung datang. Malah Bayan dan Tal Tal yang datang. Byung Soo dan Jo Cham disiksa agar mengaku siapa orang yang sebenarnya memerintahkan pembunuhan itu.

El Temur datang menghentikan interogasi itu. Bayan berkata Ta Hwan yang telah memerintahkan agar keduanya diinterogasi. Tapi El Temur menyuruh keduanya dibawa untuk dieksekusi. Byung Soo dan Jo Cham terkejut.

ki-00385 ki-00394

Tal Tal dan Seung Nyang tidak percaya begitu saja. Tal Tal mengirim anak buahnya dan Seung Nyang mengirim Boo Hwal untuk mengkonfirmasi kematian keduanya. Meski begitu mereka tetap berhasil dikelabui. Byung Soo dan Jo Cham tidak mati, melainkan diselamatkan Dang Ki Se.

Dang Ki Se mewanti-wanti agar tidak ada seorangpun yang tahu kalau mereka masih hidup. Ia mengirim keduanya ke suatu tempat untuk melakukan sesuatu. Dang Ki Se berkata tempat itu adalah tempat yang sangat diperhatikan oleh El Temur, karena itu keduanya harus menjaga tempat itu dengan baik.

Entah tempat apa itu, namun begitu Byung Soo mengetahuinya wajahnya langsung cerah.

ki-00407ki-00410 

Seung Nyang akhirnya memutuskan untuk bermalam dengan Ta Hwan. Ia mempersiapkan diri sebaik-baiknya dan pergi menemui Ta Hwan. Golta tersenyum senang saat mengetahui maksud kedatangan Seung Nyang dari Boo Hwal.

Ta Hwan terpana melihat Seung Nyang menemuinya dengan dandanan cantik. Lebih kaget lagi saat Seung Nyang meminta lampu dimatikan. Ta Hwan menyadari akhirnya Seung Nyang menyerahkan diri padanya.

ki-00433 ki-00436

Bayan dan Tal Tal membicarakan kekuatan El Temur dengan Wang Yoo. Kekuatan El Temur adalah pada kekayaannya, dan kekayaannya itu sanggup menggerakkan pasukan. Bayan berharap Wang Yoo bisa mengepalai pasukan ibukota. Karena selama ini El Temur yang menguasainya dan membuat istana tidak bisa melakukan apa-apa. Jika Wang Yoo bisa menguasainya, maka rencana mereka untuk menjatuhkan El Temur bisa berhasil.

Wang Yoo menemui El Temur dan meminta ia diberi tanggung jawab dalam memimpin pasukan ibukota. El Temur terkejut dan Dang Ki Se berkata Wang Yoo belum berkualifikasi untuk itu. Kenapa juga Wang Yoo ingin ke sana? Wang Yoo berkata karena ia dengar pasukan terpenting El Temur ada di sana.

El Temur setuju dan memberikan Wang Yoo tanggung jawab itu. Apakah taktik Wang Yoo dengan menjadi saksi El Temur telah membuat El Temur benar-benar percaya pada Wang Yoo?

ki-00442 ki-00443

Ketika Wang Yoo memberitahu hal itu pada Bayan dan Tal Tal, si jenisu Tal Tal segera bisa membaca maksud El Temur. Jenderal Won Jin yang saat ini mengepalai pasukan ibukota tidak akan mau menyerahkan kedudukannya begitu saja, para prajuritnya juga akan mendukungnya. Dengan begitu Wang Yoo akan tersingkir dalam waktu singkat.

Dan memang itulah yang direncanakan El Temur. Ia tidak mau secara langsung menolak Wang Yoo karena itu ia sengaja menyetujuinya. Toh pada akhirnya Wang Yoo akan terusir oleh Jenderal Won Jin.

Tal Tal bertanya mengapa Wang Yoo terus merahasiakan pada Seung Nyang kalau selama ini Wang Yoo sebenarnya membantu bahkan menyelamatkan mereka. Ia mengingatkan bahwa kesalahpahaman suatu saat akan menjadi kebencian. Wang Yoo berkata lebih baik seperti ini, dengan adanya kebencian keduanya akan lebih nyaman.

ki-00445 ki-00452

Ibu Suri pusing tujuh keliling karena keadaan keuangan istana terus merosot. Seung Nyang berpendapat hal ini dikarenakan gaya hidup istana yang mewah dan boros. Sepetiga pengeluaran istana dikeluarkan hanya untuk Permaisuri. Melihat Seung Nyang berpotensi, Ibu Suri memberi tanggung jawab pada Seung Nyang untuk mengurus keuangan istana. Hmmm…tapi tampaknya Ibu Suri mulai mewaspadai kepandaian Seung Nyang…

Seung Nyang melakukan pemotongan anggaran di berbagai sektor *cieee kaya bahasa pejabat aja XD*. Makanan dan pakaian dikurangi, begitu juga pesta dan acara yang diadakan istana. Siapa yang berang? Tentu saja Danashiri yang terbiasa hidup mewah dan boros. Apalagi ketika ia tahu Seung Nyang mengundur jadwal upacara Buddha yang seharusnya diadakan untuk mendoakan Maha.

ki-00460 ki-00464

Danashiri langsung menemui Seung Nyang dan menanyakan alasannya. Seung Nyang berkata biaya untuk mengadakan upacara itu bisa memberi makan ribuan orang. Tapi Danashiri mana mau tahu keadaan rakyat? Ia menuduh Seung Nyang tidak mau Maha diberkati Buddha hingga membatalkan acara itu.

Seung Nyang berkata keuangan negara seperti ini karena Danashiri yang sebelumnya memegang keuangan istana dengan seenaknya menghambur-hamburkan uang. Jika Danashiri bersikeras hendak mengadakan upacara itu, Seung Nyang menyuruhnya meminta pada El Temur yang kaya raya.

Saking kesalnya, Danashiri mendorong Seung Nyang hingga Seung Nyang jatuh berguling menuruni tangga dan pingsan.

ki-00471 ki-00475

Tapi bukan kabar buruk yang diterima Ta Hwan. Melainkan kabar bahwa Seung Nyang hamil. Untuk pertama kalinya ia merasakan kegembiraan akan mnejadi seorang ayah. Padahal kalau dipikir-pikir ia sebenarnya sempat akan memiliki anak dari Selir Park -_-

Danashiri menceritakan “kehebatan”nya mendorong Seung Nyang pada ayah dan kakak-kakaknya. Dang Ki Se khawatir hal ini akan menimbulkan masalah baru. Tapi Danashiri terlalu gembira….hingga ia mendengar kabar mengenai kehamilan Seung Nyang.

ki-00477 ki-00482

Seung Nyang sangat gembira dan terharu ketika Ta Hwan memberitahunya bahwa mereka akan memiliki bayi. Bagi Seung Nyang yang pernah kehilangan seorang anak, hal ini sangat berarti baginya. Ia mendapat kesempatan kedua menjadi seorang ibu.

ki-00488 ki-00492

Wang Yoo tiba di markas pasukan ibukota. Sebelumnya Jenderal Won Jin telah diberitahu El Temur untuk melakukan cara apapun agar bisa mengenyahkan Wang Yoo dari markas. Hal ini tentu saja sudah bisa ditebak Wang Yoo (karena Tal Tal sudah memberitahunya perihal rencana El Temur).

Karena itu ketika tidak ada satu pasukan pun mau memberi hormat pada Wang Yoo dan tidak mematuhi perintahnya, Wang Yoo melakukan tindakan drastis. Ia mengikat Jenderal Won Jin dan membawanya ke depan seluruh pasukan. Ia mengancam akan memenggal kepala Won Jin jika Won Jin tidak memberikan perintah pada pasukan sesuai perintahnya. Won Jin mengejek apakah pasukannya akan tunduk meski ia dipenggal.

ki-00498 ki-00501

Wang Yoo menyuruh pasukan itu berhenti jika tidak mau menuruti perintahnya. Ia tidak mau memimpin pasukan yang tidak mau patuh padanya. Dan…pasukan itu pun satu per satu membuang senjata mereka dan pergi. Won Jin tersenyum puas.

Ini lebih baik, kata Wang Yoo. Ia memerintahkan untuk merekrut tentara baru. Tanpa persyaratan apapun. Won Jin protes, bagaimana bisa merekrut tentara seenaknya tanpa kualifikasi apapun. Wang Yoo berkata ia hanya memerlukan orang yang mau menuruti perintahnya.

ki-00508 ki-00510

Karena kehamilannya, Seung Nyang dinaikkan pangkat menjadi selir tingkat ketiga (tadinya tingkat lima). Danashiri sakit hati karena Seung Nyang naik pangkat dua tingkat sekaligus.

Kesedihannya lenyap ketika tiba-tiba Ta Hwan mengunjunginya. Ia meminta Ta Hwan melihat Maha. Namun Ta Han datang bukan untuk melihat Maha. Ia mengingatkan pada Danashiri agar tidak berbuat hal yang tidak-tidak pada Seung Nyang seperti pada Selir Park. Maha dan anak Seung Nyang sam-sama puteranya jadi ia minta Danashiri hidup rukun dengan yang lainnya.

ki-00516ki-00521

Kegembiraan Danashiri menguap seketika. Ia berkata Ta Hwan pasti akan membedakan Maha dan anak Seung Nyang. Ta Hwan tidak menampik tuduhan itu. Ia berkata Maha memiliki kakek dan paman yang luar biasa dan sangat menyayangi Maha. Namun siapa yang bisa melindungi anak Seung Nyang? Hanya dirinya.

Danashiri berkata Ta Hwan tidak boleh menjadikan anak Seung Nyang sebagai putera mahkota, hanya Maha yang bisa menjadi putera mahkota. Ta Hwan melihat Danashiri begitu menyedihkan hingga ia tidak bisa berlama-lama di dekat Danashiri.

ki-00528 ki-00529

Melihat Danashiri begitu terpukul, Dayang Seo memberikan ide. Ia bertanya apakah Danashiri pernah mendengar tentang gyeongosu. Gyeongosu adalah sihir hitam berupa kutukan menggunakan roh anjing untuk membunu seseorang. Ia mengetahui ada seorang shaman yang bisa melakukan sihir hitam tersebut.

Mereka pun menemui shaman tersebut. Shaman mengingatkan bahwa jika kutukan itu gagal maka kutukan itu akan berbalik pada orang yang memberi kutukan. Meski jarang terjadi, ada orang yang sangat kuat hingga kutukan itu tidak mempan.

ki-00530 ki-00533

Shaman itu melihat tanggal lahir dan nama Seung Nyang. Ia bisa menerawang bahwa anak Seung Nyang akan menjadi Kaisar. Danashiri terkejut. Ia memberikan nama dan tanggal lahirnya pada si shaman. Shaman itu langsung berkata Danashiri tidak memiliki anak. Danashiri berang. Ia berkeras ia memiliki anak.

Shaman itu tidak menjelaskan lebih lanjut, bukankah Danashiri datang untuk gyeongosu, bukan untuk ramalan? Danashiri bersedia menanggung segala resiko asalkan Seung Nyang mati.

Barang yang harus dipersiapkan adalah pakaian dalam Seung Nyang dan darah anjing yang baru mati. Setelah itu membuat altar rahasia di istana. Shaman diselundupkan masuk ke dalam istana untuk memberi kutukan itu. Danashiri dan kedua dayangnya ketakutan melihat roh anjing berupa asap hitam benar-benar keluar dari api yang membakar pakaian dalam Seung Nyang yang telah dilumuri darah anjing.

ki-00537ki-00546 

Seung Nyang bermimpi buruk. Ia bermimpi dikejar-kejar hantu anjing berwarna hitam. Lalu ia terjatuh dan anjing itu menyerangnya. Ketika ia bangun, ia menemukan tanda gigitan di tangannya.

Shaman memberikan setumpuk jimat yang harus dibakar Danashiri setiap hari. Seung Nyang akan mati dalam waktu 30 hari. Tandanya adalah Seung Nyang tidak akan bisa minum, semakin lemah dan akhirnya mati. Shaman itu juga memberikan sebuah plakat kayu yang ditulis dengan sisa abu dan darah, untuk ditanam di halaman kediaman Seung Nyang. Plakat itu untuk mengundang malaikat maut dari neraka.

ki-00552 ki-00561

Ta Hwan khawatir melihat Seung Nyang yang pucat dan tidak bisa makan. Seung Nyang seperti orang sakit.

Seung Nyang juga khawatir kondisinya akan mempengaruhi janin yang dikandungnya. Ia menemui Tal Tal dan menceritakan bahwa sudah tiga malam ia bermimpi hal yang sama. Tal Tal segera mengetahui kalau Seung Nyang terkena gyeongosu. Ia berkata hanya kekuatan dari dalam diri Seung Nyang yang bisa membalikkan kutukan ini pada si pemberi kutukan. Namun hanya sedikit sekali orang yang berhasil.

ki-00563 ki-00574

Seung Nyang yakin Danashiri yang memberinya kutukan ini. Siapa lagi? Ia bertekad mengembalikan kutukan ini pada Danashiri. Karena itu ketika ia bermimpi yang sama pada malam harinya, dengan berani Seung Nyang berdiri menghadapi hantu anjing tersebut.

ki-00584 ki-00588

Komentar:

Semakin lama jurang antara Seung Nyang dan Wang Yoo semakin lebar. Dan entah disadari atau tidak, Seung Nyang sebenarnya sudah mulai mencintai Ta Hwan. Seung Nyang menyadari cinta Ta Hwan yang begitu besar padanya hingga tak mempedulikan nyawanya. Apa yang akan terjadi jika ia tahu Wang Yoo juga melakukan hal yang sama?

Lama-lama bosen juga melihat El Temur yang begitu kebal dan susah dijatuhkan. Tapi El Temur juga sepertinya bosan karena usahanya untuk menjatuhkan Ta Hwan terus menerus mengalami kegagalan. Mungkinkah kegagalannya akan diawali dengan kecerobohan Danashiri?

Jika sampai Danashiri ketahuan mengutuk Seung Nyang, maka habislah sudah Danashiri.

5 komentar:

  1. wisssss...keren lah...
    akhirnya seung nyang jatuh juga ama ta hwan..meski harus tega sama wang yoo, tapi kali ini aku lagi mihak ta hwan, kekeke.
    itu, kapan bakal ketahuan kalo maha sebenernya anaknya seung nyang?
    oke, moga danashiri kena kutukannya balik.
    mba Fanny, thanks udah apdet empress ki...jangan lupain drama ini ya...
    meskipun tetep yang You're All Surrounded nomor satu^^
    fighting!

    BalasHapus
  2. asyik lah Mbak, akhirnya luluh juga hati SY untuk Kaisar. memang mereka jodoh, yang saling menguatkan.

    BalasHapus
  3. @hanazawa yui: ntr ketahuannya ada d ep 46 dan sangat mengharukan krna d ep 47 maha harus mati kena panah beracun. :'(

    BalasHapus
  4. Tatapan wang yoo msih kliatan tatapan sayang untuk nyang kek nya 😮 setuju klo wang yoo sma nyang

    BalasHapus

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)