Kamis, 19 November 2015

Sinopsis Scholar Who Walks The Night Episode 19

ki-00069

Ketika Gwi dan pasukannya tiba, desa itu tampak sunyi. Gwi memerintahkan pasukannya membunuh semua orang yang ada di desa itu karena telah membantu vampir (Sung Yeol). Pasukannya terkejut tapi melaksanakan perintah tersebut.

Untunglah semua penduduk desa sudah pergi bersama Sung Yeol dan Yoon. Gwi memeriksa sendiri desa tersebut dan menemukan jubah hitam terlipat rapi di meja. Ia memerintahkan untuk mencari keberadaan Sung Yeol dan orang-orangnya. Orang yang melaporkan di mana Sung Yeol akan mendapat hadiah besar.

ki-00002 ki-00006

Penduduk desa sudah mengungsi ke tempat terpencil. Melihat anak-anak bermain menjadi Pelajar Malam, Yoon berkata anak-anak itu mendapat harapan berkat Sung Yeol. Apa Sung Yeol masih berpikir dirinya tak ada bedanya dengan Gwi.

Sung Yeol berkata harapan rakyat padanya hanya untuk sementara. Ia diciptakan untuk menyingkirkan Gwi dan karena itu ia juga harus dihancurkan bersama Gwi.

“Apa yang diperlukan rakyat sekarang bukan aku, tapi Yang Mulia,” katanya.

Yoon tidak ingin Sung Yeol berkata seperti itu. Mereka harus menyelesaikan pertempuran ini dan kembali pada orang-orang yang mereka sayangi. Sung Yeol terdiam sedih mendengar kata-kata itu.

Yoon bertanya PM Jung Hyun itu orang seperti apa. Ia yakin PM Jung Hyun seorang yang memiliki semua kualitas untuk menjadi seorang Raja. Ia sendiri merasa tidak layak di hadapan rakyat dan semua orang yang sudah mati baginya.

Sung Yeol tersenyum mengenang sahabatnya. Ia berkata tuannya adalah seorang yang memiliki rencana besar tapi juga seorang teman yang menyenangkan.

“Ia selalu berkeliaran di luar istana dan senang menulis buku erotis. Dia sering menyusahkan orang lain dengan gurauan nakalnya.”

Yoon tersenyum. Ia tidak tahu mengenai buku erotis tapi ia cukup berpengetahuan dalam gambar erotis.

Sung Yeol berkata ia melihat hanya Yoon dan PM Jung Hyun yang layak menjadi Raja. Yoon tertawa senang. Sigh….senang rasanya melihat mereka bisa tersenyum dan tertawa setelah semua yang mereka lalui.

ki-00010 ki-00019

Yang Sun dan Soo Hyang menanti Sung Yeol semalaman hingga Yang Sun tertidur saat menulis novelnya. Ho Jin seperti biasa heboh datang membawakan berita. Kali ini berita gembira mengenai tersebarnya kisah Sung Yeol dan Yoon menyelamatkan orang-orang.

Novel Yang Sun mengenai Pelajar Malam dibacakan pada anak-anak dan rakyat. Bahkan rakyat merobek poster-poster selebaran penangkapan Sung Yeol begitu ditempel para petugas. Para pelajar berkumpul membicarakan novel tersebut dan berniat menaikkan kembali Yoon ke atas tahta. Kain hitam laku terjual dengan cepat di mana-mana.

Ho Jin berkata ini semua berkat perjuangan Sung Yeol dan tulisan Yang Sun. Ia berkata semua orang penasaran dengan akhir dari novel tersebut. Yang Sun tersenyum mengisyaratkan happy ending untuk novelnya. Tapi ia kembali mengkhawatirkan Sung Yeol yang belum kembali.

Soo Hyang menenangkannya dan berkata Sung Yeol pasti akan segera kembali.

ki-00023 ki-00024

Perjuangan Sung Yeol dan Yoon memang lebih mudah karena rakyat sudah mengetahui yang sebenarnya. Tapi Sung Yeol mengkhawatirkan keselamatan Yoon dan rakyat yang terlibat dalam pertempuran mereka. Ia khawatir korban yang jatuh semakin banyak.

Untuk itu mereka harus segera mencari cara untuk menyingkirkan Gwi. Yoon berkata apapun caranya, tidak boleh mengorbankan orang tak berdosa termasuk Sung Yeol dan Yang Sun.

“Tapi tanpa mengeluarkan darah, kita tidak akan bisa menang dalam peperangan ini,” kata Sung Yeol.

Mantan pejabat yang menolong Yoon datang menemui mereka dan melaporkan banyak orang yang ingin bergabung dengan kelompok jubah hitam. Mereka adalah orang-orang yang kehilangan anggota keluarga mereka akibat serangan vampir. Yoon menolak. Meski ia berterimakasih, ia tidak mau menaruh rakyat di garis depan pertempuran melawan vampir. Ia yang akan membalaskan dendam mereka. Ia juga menolak pemberian ternak dan kuda rakyat.

ki-00027 ki-00029

Yoon berkata ia sudah memikirkan kenapa tekad Raja diperlukan dalam rencana rahasia. Gwi bisa ada karena mereka yang haus kekuasaan meminta bantuannya. Jika penjaga Gwi dan garis keturunan ibu bertemu, mereka memang bisa menyingkirkan Gwi tapi juga bisa memunculkan Gwi lain yang membawa kehancuran. Karena itu orang yang bertanggungjawab agar hal seperti ini tidak terulang adalah Raja.

Jika negeri ini kembali jaya setelah pertempuran berakhir namun Raja baru tidak mengingat pelajaran ini dan kehilangan tekadnya, maka bencana akan kembali terulang. Yoon berkata pertempuran ini adalah untuk menebus dosanya pada rakyat. Mengenai ia naik tahta kembali atau tidak akan ia serahkan pada kehendak rakyat.

Dan untuk mengawali itu ia bertanya apakah Sung Yeol bersedia menerimanya sebagai teman setelah perang ini berakhir. Sung Yeol berkata ia sudah mempertaruhkan nyawanya untuk perang ini.

“Aku juga…tapi kita melakukannya agar kita bisa hidup,” Yoon mengingatkan.

Sung Yeol  bertanya apakah tidak apa-apa jika Raja berteman dengan vampir. Mereka tersenyum.

ki-00038 ki-00039

Seseorang melapor kalau para tentara telah datang dan meminta mereka bersembunyi. Tapi para penduduk rupanya melindungi Sung Yeol dan Yoon. Mereka menghalangi para tentara. Tentara berkata mereka akan menangkap siapapun yang menghalangi mereka.

Satu per satu penduduk muncul mengenakan jubah hitam mengaku sebagai kelompok Jubah Hitam dan bersedia ditangkap. Mereka bahkan tidak takut mati. Tentara memerintahkan agar mereka semua ditangkap.

Tapi Yoon datang dan menghentikan mereka. Ia melarang tentara itu menakut-nakuti rakyat. Tentara itu berkata Yoon bukan lagi Raja jadi mereka tidak perlu takut karena Gwi akan memberi mereka hadiah.

Sung Yeol muncul dan menarik garis di tanah dengan pedangnya. Ia berkata siapapun yang melewati garis itu akan mati. Ia menggeram memperlihatkan taringnya sehingga para tentara itu melarikan diri.

Sung Yeol meminta Yoon bersembunyi di Eom Seok Gol karena tempat persembunyian mereka sudah ketahuan. Tapi Yoon tidak mau. Ia akan menyusul setelah memeriksa keadaan Ratu.

ki-00041 ki-00043

Tentara tadi melapor pada Gwi dan tentu saja ia dibunuh karena pulang dengan tangan kosong. Perdana Menteri berkata rakyat membicarakan rumor bahwa insiden vampir itu adalah rekayasa Gwi sendiri. Ia berkata rakyat tidak bisa dikendalikan dengan kekerasan.

Tapi Gwi memiliki rencana lain. Ia tidak perlu menemukan mereka satu per satu dan menakuti mereka. Ia akan membuat mereka menyerah setelah mereka melihat orang yang paling dekat dengan mereka terluka.

ki-00054 ki-00056

Sung Yeol akhirnya kembali disambut oleh Soo Hyang dan Ho Jin. Ho Jin ingin memanggil Yang Sun tapi dilarang oleh Sung Yeol. Sung Yeol ingin pergi sendiri menemui Yang Sun. Soo Hyang berkata mereka sudah lama tak bertemu pasti ada banyak hal yang ingin mereka bicarakan.

Sung Yeol mengendap-endap masuk ke perpustakaan dan melihat Yang Sun sedang menulis. Ia mengintip tulisan Yang Sun. Yang Sun menulis: “Pelajar Malam bangkit kembali dibantu oleh rakyat dan kembali pada kekasihnya. Lalu memeluknya dengan erat.”

Sung Yeol tersenyum dan memeluk Yang Sun erat. Yang Sun tersenyum. Sung Yeol bergurau sepertinya popularitas Yang Sun sudah melewati Pelajar Binal. Semua orang ingin tahu bagaimana novel Pelajar Malam berakhir. 

“Menurutmu apa yang akan terjadi?” tanya Yang Sun.

Sung Yeol tidak tahu karena ia tidak tahu apa isi hati Yang Sun. Yang Sun berkata akhirnya mungkin biasa dan sudah bisa ditebak: Pelajar Malam hidup bahagia selamanya dengan wanita yang ia cintai.

“Rakyat pasti protes karena novel kepahlawanan menjadi novel percintaan,” Sung Yeol tesenyum.

“Tapi ini isi hatiku,” kata Yang Sun. Ia menanyakan keadaan Sung Yeol. Sung Yeol berkata kekuatan terbesarnya adalah rasa percaya Yang Sun padanya.

Ia menceritakan bantuan gadis kecil yang pernah ia tolong. Ia berkata anak itu sudah menolongnya sama seperti Yang Sun. Yang Sun memeluk Sung Yeol erat-erat.

ki-00063ki-00077

Ia berkata alasannya menulis bukan hanya untuk memberitahu rakyat mengenai siapa Sung Yeol sebenarnya. Tapi juga karena kerinduan di hatinya yang melimpah. Karena itu ia tuangkan semuanya dalam bukunya. Aku tahu, kata Sung Yeol.

Yang Sun bertanya apakah Sung Yeol merindukannya. Aku merindukanmu, jawab Sung Yeol.

“Sekarang yang kaurindukan ada dihadapanmu, kau tahu apa yang harus kau lakukan,” Yang Sun memberi petunjuk. Sung Yeol berkata ia tidak tahu.

Yang Sun langsung cemberut. Sung Yeol tersenyum lalu… kiss!! Untung kali ini Ho Jin si cerewet tidak menerobos masuk XD

ki-00081 ki-00084

Yoon berbicara dengan anak buah setia Hye Ryung. Tapi anak buah Hye Ryung juga tidak bisa menemui Hye Ryung karena penjagaan di istana diperketat. Yoon memintanya mencari tahu keadaan Hye Ryung. Anak buah Hye Ryung berkata ia akan menghubungi orang-orang yang terkait dengan Perdana Menteri.

“Kuminta padamu, katakan padanya aku akan datang untuk menolongnya,” kata Yoon. Ia berkata ia akan tinggal di Eom Seok Gol untuk sementara jadi anak buah Hye Ryung bisa menghubunginya di sana. Dalam hatinya ia berharap Hye Ryung selamat.

Sung Yeol dan yang lainnya membicarakan Gwi yang pastinya tidak akan tinggal diam meski rakyat sudah tahu yang sebenarnya. Mereka harus menemukan cara untuk membunuh Gwi sebelum semakin banyak jatuh korban.

Yang Sun nampak berpikir lalu memberanikan diri mengutarakan pikirannya. Ia bertanya tidak bisakah mereka menghancurkan kediaman Gwi saja.

ki-00087ki-00088  

“Menghancurkan istana bawah tanah? Mungkin karena kau seorang penulis jadi imajinasimu luar biasa,” ujar Ho Jin.

Yang Sun berkata Gwi tidak bisa berkeliaran di siang hari jadi jika mereka menghancurkan tempat tinggalnya maka…. Ho Jin memotong mereka pasti sudah melakukannya jika semudah itu. Soo Hyang menjelaskan tempat itu sudah ada selama ratusan tahun. Ledakan hanya akan membuat kerusakan kecil.

Jika ingin menghancurkan semua tempat itu, mereka harus masuk ke dalam dan menaruh peledaknya di sana. Dan itu artinya orang yang akan menaruh begitu banyak bahan peledak harus masuk ke dalam dan berhadapan dengan Gwi terlebih dulu.

“Wah…apa tidak akan berhasil juga jika semua orang bergerak?” tanya Yang Sun. Sung Yeol berkata Gwi tidak akan tinggal diam begitu mereka memasuki pintu gerbang. Ia akan keluar dan membunuh begitu keluar dari kediamannya.

“Tapi….itu tidak sepenuhnya mustahil,” kata Sung Yeol.

Sebelum Sung Yeol mengatakan itu, Soo Hyang sudah merasakan Sung Yeol menganggap ide Yang Sun adalah ide yang bagus. Sung Yeol berkata ia bisa melawan Gwi sementara yang lain menghancurkan tempat itu.

Yang Sun cepat-cepat berkata ia tadi berpikiran pendek. “Setelah kupikir-pikir, masuk ke istana sangatlah sulit.”

Ho Jin juga mengiyakan. Mereka khawatir Sung Yeol benar-benar melakukan rencana itu. Yang Sun malah menawarkan darahnya dan Sung Yeol bisa mencari cara untuk mengendalikan kekuatannya. Tapi Sung Yeol sepertinya benar-benar memikirkan ide tersebut.

ki-00093ki-00095

Sambil menyapu Yang Sun mencari cara agar Sung Yeol tidak melakukan idenya tadi. Ia berpikir apakah sebaiknya ia mencampur darahnya dengan air. Atau ia memberinya setetes lalu jumlah ditambahkan sedikit demi sedikit?

Saat ia sedang bergumam sendirian, Yoon tiba dan menyapanya. Sikap Yang Sun pada Yoon jauh lebih ramah. Ia membawa Yoon menemui Sung Yeol.

Yoon berbicara empat mata dengan Sung Yeol. Ia curhat dulu ketika tinggal di istana, ia tidak sabar untuk melarikan diri. Tapi sekarang ia tidak bisa berkeliaran bebas di ibukota, apalagi di istana.

Sung Yeol menceritakan ide Yang Sun untuk meledakkan istana bawah tanah dan menjadikannya kuburan Gwi. Yoon berkata ia juga pernah memikirkan cara tersebut tapi tidak mungkin Gwi diam saja membiarkan kediamannya dihancurkan.

“Aku akan masuk ke sana dan mengikatnya. Jika aku sekuat tenaga menyerang, aku akan bisa mengulur waktu untuk menyalakan peledak.”

ki-00101ki-00104

Yoon terkejut. Bagaimana bisa Sung Yeol berkata demikian. “Jika kau melakukannya, kau akan…”

“Bukankah sudah kukatakan, aku adalah makhluk yang harus menghilang bersama dengan Gwi.”

Yoon bertanya bagaimana bisa Sung Yeol berkata seperti itu. Apa Sung Yeol tidak memikirkan penderitaan Yang Sun yang harus hidup tanpa dirinya?

Sung Yeol berkata hanya cara ini yang bisa ia pikirkan daripada menggunakan rencana rahasia dan membahayakan Yang Sun. Tapi Yoon tidak setuju. Ia tidak mau lagi berdosa terhadap Yang Sun. Dan lagi bukankah Sung Yeol berjanji akan menjadi temannya jika perang sudah berakhir?

“Kita berperang untuk melindungi orang-orang yang penting bagi kita. Kita tidak berperang untuk kehilangan mereka. Singkirkan rencana itu,” kata Yoon. Ia meminta Sung Yeol menunggu karena kekuatan rakyat sedang dibangun.

ki-00106 ki-00107

Hye Ryung menghadap Gwi. Ia berkata sepertinya rencana Gwi tidak berjalan lancar. Gwi mengakui ia meremehkan manusia. Hye Ryung berkata Gwi bisa membuat orang-orang takut dan tunduk padanya, tapi tidak akan mudah menggerakkan hati mereka.

Gwi berkata sepertinya ia sudah mengabaikan nasihat Hye Ryung jadi sekarang ia akan melakukan sesuai pendapat Hye Ryung. Ia berencana menggunakan hati manusia yang selalu mengikuti orang yang mereka percaya dan melindungi orang yang mereka cintai. Ia menyuruh Hye Ryung ikut dengannya dalam pertemuan bersama menteri.

Dalam rapat itu Perdana Menteri berkata ia akan mengerahkan pasukan untuk menangkap Yoon. Gwi berkata itu tidak perlu. Mereka bisa membuat Yoon datang sendiri pada mereka.

“Besok aku akan mengeksekusi Ratu di depan umum karena ia sudah menjadi mata-mata vampir,” Gwi mengumumkan.

Hyw Ryung terkejut. Ia digunakan sebagai umpan untuk menangkap Yoon.

 ki-00114 ki-00115

Malamnya Hye Ryung menulis surat untuk Yoon.

“Yang Mulia, sebelum aku menjadi Ratu negeri ini aku adalah wanita Gwi. Adalah kebenaran yang tak terbantahkan semua ini terjadi karena ayahku. Jadi tidak ada yang bisa kulakukan untuk Yang Mulia yang tidak bisa menjaga tahta dan tidak ada yang harus kuterima.

Surat ini akan menjadi pemutus ikatan suami-istri di antara kita. Aku berencana untuk hidup sebagai wanita Gwi seperti sebelumnya. Jadi mulai sekarang Yang Mulia tidak perlu membahayakan diri sendiri demi keselamatanku. Jangan lagi mencariku dan jagalah kesehatan Yang Mulia.

Ini adalah surat terakhir dariku sejak aku menjadi istri Yang Mulia. Aku minta maaf karena tidak bisa berada di sisi Yang Mulia sampai akhir.”

Hye Ryung menyertakan tusuk rambut Ratu bersama dengan surat itu. Dayang setianya diam-diam mengendap-endap keluar istana untuk memberikan surat itu pada anak buah Hye Ryung.

Yoon membaca surat itu. Meski dalam surat itu terkesan Hye Ryung memilih bersama Gwi daripadan bersama Yoon, Yoon merasa ada keadaan yang membuat Hye Ryung menulis surat ini. Ia mendesak anak buah Hye Ryung untuk mengatakannya.

Anak buah Hye Ryung akhirnya mengatakan kalau Hye Ryung akan dieksekusi malam ini di istana. Hye Ryung melarangnya memberitahu Yoon.

Yoon langsung berdiri untuk mencari Hye Ryung. Anak buah Hye Ryung berusaha mencegahnya. Tapi Yoon yakin Gwi melakukan ini untuk memancingnya keluar. Ia berpesan jika ia tidak kembali maka Sung Yeol yang akan memimpin kelompok Jubah Hitam. Ia melarang anak buah Hye Ryung mengatakan pada siapapun mengenai kepergiannya.

ki-00118 ki-00125

Sung Yeol masih memikirkan ide Yang Sun. Ia merasa itu satu-satunya cara untuk saat ini. Ia memergoki Yoon keluar dari rumah dan bertanya ada apa. Yoon berkata tidak ada apa-apa. Ia tahu Sung Yeol masih memikirkan rencana itu dan mengingatkannya agar tetap hidup dan membuat Yang Sun bahagia. Setelah itu ia pergi.

Malam pun tiba. Gwi bersama Hye Ryung berjalan keluar istana. Gwi berkata Hye Ryung tidak perlu takut. Hye Ryung bertanya apa Gwi pikir Yoon akan datang.

“Kau yang mengatakan padaku agar tidak meremehkan hati manusia,” kata Gwi.

Hye Ryung bertanya apa yang akan dilakukan Gwi pada Yoon. Gwi tidak mau memberitahu karena tidak akan menyenangkan. Hye Ryung meminta Gwi menggigitnya saja dan menyingkirkan perasaan manusia yang begitu dibencinya.

Gwi jadi marah. Kenapa kau terburu-buru? Tanyanya. Apa Hye Ryung tidak ingin bertemu dengannya walau semenit lagi saja?

“Tidak bisakah kau melupakan hati manusia yang tidak akan pernah bisa kaudapatkan? Tidak bisakah kau membawaku saja dan pergi ke tempat tidak ada siapapun? Dunia manusia akan hancur oleh mereka sendiri.

Tapi Gwi tahu Hye Ryung mengatakan itu hanya untuk menyelamatkan Yoon dan bukan benar-benar ingin bersamanya. Ia berkata tahu apa Hye Ryung mengenai dirinya. Ia sudah hidup selama ratusan tahun sementara Hye Ryung mengenalnya hanya selama 10 tahun. Ia menarik Hye Ryung pergi.

ki-00136 ki-00139

Sung Yeol memerintahkan Soo Hyang untuk menemui pedagang Qing dan mengumpulkan bahan peledak. Soo Hyang protes. Sung Yeol berkata ini adalah satu-satunya cara sebelum semakin banyak korban. Soo Hyang bertanya apakah Sung Yeol ingin mati bersama Gwi.

Sung Yeol mengingatkan Soo Hyang juga mempertaruhkan nyawanya di depan Gwi untuknya. Ia tidak ingin Soo Hyang mati untuknya. Soo Hyang adalah orang yang membangkitkan arti hidup saat waktunya terasa berhenti.

“Melihat anak kecil itu tubuh dewasa menjadi wanita yang cantik bagiku adalah hal yang indah dan membahagiakan. Kau harus terus hidup sampai masa hidumu di bawah terik matahari berakhir. Kau harus hidup bahagia.”

Soo Hyang menangis. Dalam hatinya ia berkata ia bahagia saat bersama Sung Yeol.

ki-00141 ki-00144

Yoon tiba di ibukota. Tentara hendak menangkapnya. Yoon membentak siapa yang sebenarnya mereka layani. Ia berkata ia akan pergi sendiri menemui Gwi jadi mereka tidak perlu membuat keributan.

Gwi dan Hye Ryung tiba di tempat eksekusi yaitu di depan istana. Rakyat sudah berkumpul untuk melihat kejadian tersebut. Hye Ryung terkejut saat melihat Yoon. Gwi menyindir mereka terlihat mengharukan.

Yoon berkata Hye Ryung tidak bersalah. Jika Gwi hendak membunuh, bunuh saja dirinya. Gwi bertanya apa itu artinya Yoon mengaku telah memanggil vampir yang mengacaukan istana dan menyesatkan pendapat masyarakat agar memberontak.

“Terserah apa katamu, “ ujar Yoon.

“Yang Mulia, jangan,” kata Hye Ryung.

Rakyat bergerak maju ingin membantu Yoon. Ssst….Gwi menyuruh mereka diam. Yoon berkata orang yang hendak Gwi bunuh adalah dirinya jadi bunuh saja.

ki-00150 ki-00158

Gwi mendekati Yoon dan berbisik ia tidak bisa membunuh Yoon begitu saja di hadapan rakyat. Karena itu ia akan menggigit Yoon dan menjadikannya vampir.

“Begitu kau membuka matamu, kau akan kehilangan akal sehat dan haus darah. Rakyat akan menjadi makananmu. Saat itulah mereka tahu rasa takut pada vampir.”

Yoon menantang Gwi untuk melakukannya. Ia akan bertahan sampai akhir agar tidak kehilangan akal sehatnya dan membunuh Gwi.

Gwi menarik Yoon berdiri dan menyuruh rakyat untuk melihat siapa sebenarnya Yoon. Ia seakan memeluk Yoon lalu mendekati lehernya. Hye Ryung melepas tusuk rambutnya dan menusuk punggung Gwi. Buset tusuk kondenya besar banget 0_0

ki-00164 ki-00165

Gwi berteriak marah dan berbalik. Tangannya menyabet tubuh Hye Ryung. Hye Ryung tersentak lalu roboh. Yoon menghambur memeluknya.

Gwi sendiri nampak shock karena ia tidak tahu orang yang menusuknya adalah Hye Ryung. Hye Ryung berterimakasih atas hati Yoon untuknya. Ia tidak menyesal meski ia mati sekarang.

“Tidak. Kau harus menjadi tua bersamaku dan mati bersama pada hari yang sama dan waktu yang sama,” Yoon memohon.

Tangan Hye Ryung terkulai. Ia sudah tiada. Yoon menatap Gwi dengan penuh kebencian. Ia merebut tombak salah satu pengawal lalu menyerang Gwi.

Tentu saja ia bukan tandingan Gwi tapi Sung Yeol datang tepat pada waktunya. Karena Gwi sedang terluka, baik tubuh dan perasaannya, Sung Yeol bisa mengalahkannya.

Gwi marah dan berbalik tapi Sung Yeol dan Yoon sudah menghilang. Kemarahannya tak terbendung, apalagi ketika melihat tubuh Hye Ryung tak bergerak lagi di tanah. Ia menggeram keras memperlihatkan taringnya. Rakyat akhirnya benar-benar tahu siapa raja baru mereka sebenarnya.

ki-00172 ki-00175

Yoon meronta ingin kembali ke istana. Ia ingin mati bersama Hye Ryung. Sung Yeol berkata Yoon hanya akan membuat kematian Hye Ryung sia-sia. Tapi Yoon sudah tak tahan lagi. Satu-satunya orang terdekat dengannya pun direnggut darinya.

Sung Yeol bertanya bagaimana dengan rakyat yang Yoon janji akan lindungi dan keturunan-keturunan mereka. Apa Yoon akan membiarkan mereka menderita dalam tangan Gwi selama ratusan tahun?

Sung Yeol mengerti perasaan Yoon karena ia juga pernah mengalaminya. Ia berkata memang menyakitkan dan berat untuk dihadapi. Tapi Yoon harus menang demi rakyat yang menantinya. Yoon menangis.

Sung Yeol meninggalkan Yoon sendirian. Sebelum pergi dalam hatinya ia berjanji akan membawa Gwi pergi bersamanya.

Yang Sun sangat sedih mendengar berita kematian Hye Ryung. Melihat kesedihan Yang Sun, Sung Yeol menyadari Yang Sun juga akan sangat terluka jika ia menghilang. Seandainya ia bisa, ia ingin kembali ke masa lalu dan tidak bertemu Yang Sun.

ki-00186 ki-00194

Gwi menggendong tubuh Hye Ryung ke kediamannya dan membaringkannya. Ia berkata ia tidak ingin membunuh Hye Ryung semudah ini.

“Aku ingin menjagamu tetap berada di sisiku selama ratusan tahun…bukan, ribuan tahun…dan membuatmu benci padaku selamanya.” Ia menggenggam tangan Hye Ryung. “Sekarang siapa yang akan tersenyum sinis atas apa yang kulakukan? Siapa yang akan mengatakan kata-kata tak sopan bahwa aku menyedihkan? Siapa? Jawab aku! Jawab aku!”

Maka Gwi pun semakin kesepian…..

ki-00195 ki-00200

Setelah terbukti raja baru mereka adalah vampir. Pergerakan rakyat semakin berani dan terbuka. Mereka berencana melakukan pemberontakan untuk menggulingkan Gwi.

Ho Jin mendengarnya dan melapor pada Sung Yeol. Ia berkata rakyat akan memberontak besok dipimpin oleh para pelajar. Sung Yeol bertanya apakah bahan peledak sudah disiapkan. Soo Hyang berkata ia sudah menyembunyikannya di Hwayanggak.

Sung Yeol meminta mereka mengumpulkan anggota kelompok Jubah Hitam di Hwayanggak. Ho Jin berkata kali ini ia akan ikut. Dan apapun yang Sung Yeol katakan tidak akan bisa menghentikannya.

“Ho Jin-ahh…”

Ho Jin menutup kedua telinganya dengan tangan.

ki-00334 ki-00335

Sung Yeol menitipkan Yoon pada Ho Jin. Jangan sampai Yoon keluar pada saat pemberontakan. Ho Jin protes kenapa Sung Yeol selalu menyuruhnya melakukan ini itu dan tugas-tugas kecil.

“Aku juga bisa berperang…meski aku mati berperang bersama Tuan..”

Sung Yeol berkata orang yang menjaga dunia ini bukan orang sepertinya yang berperang, melainkan mereka yang mengurus dan menjaga kehidupan di atas tanah yang tertutup darah. Ia meminta maaf karena sudah memberi tugas seberat ini pada Ho Jin.

“Jika Tuan merasa bersalah, ya sudahlah,” kata Ho Jin.

Sung Yeol melarang mereka memberitahu Yang Sun mengenai rencananya. Karena ia tahu bagaimana dalamnya perasaan Yang Sun padanya. Ia bahkan tidak tahu bagaimana cara menghibur Yang Sun.

ki-00293 ki-00296

Mereka tidak tahu kalau Yang Sun berdiri di luar pintu dan mendengar semuanya.

Yang Sun buru-buru menghapus air matanya agar tidak ketahuan kalau ia sudah menguping. Sung Yeol terkejut melihat Yang Sun ada di sana.

Yang Sun bersikap pura-pura tidak tahu apa-apa dan bertanya apakah Sung Yeol hendak pergi. Sung Yeol mengiyakan.

“Tapi aku mungkin pulang terlambat besok jadi jangan menungguku.”

Yang Sun bertanya apakah ia boleh mengantar Sung Yeol keluar. Sebelum melepas Sung Yeol, Yang Sun membetulkan ikatan topi Sung Yeol dan berkata sepertinya buku berikutnya adalah buku terakhir serial Pelajar Malam. Ia bertanya akhir seperti apa yang Sung Yeol inginkan.

ki-00298 ki-00300

Sung Yeol berkata akhirnya pastilah yang diinginkan banyak orang. Yang Sun berkata ia juga mengharapkan demikian, tapi bagaimana dengan ending Pelajar Malam gugur saat berperang melawan Gwi?

Sung Yeol berkata itu bukan akhir yang jelek juga karena Gwi lenyap dari dunia. Yang Sun bertanya bagaimana dengan kekasih Pelajar Malam yang ditinggalkan. Apa yang harus ia lakukan?

Sung Yeol mulai menyadari kalau Yang Sun sepertinya sudah tahu. Ia berkata pastinya kekasih Pelajar Malam akan sangat sedih.

“Tapi seiring waktu berlalu dan perasaannya sudah membaik, ia akan tahu bahwa harapan Pelajar Malam sampai akhir adalah kebahagiaannya.”

“Kau hanya melihat kekasihnya sebagai orang yang lemah. Wanita itu mungkin sudah memutuskan untuk hidup dan mati bersama Pelajar Malam. Dan Pelajar Malam yang mengetahui itu tidak akan mati dan kembali demi dirinya,” kata Yang Sun. “Kurasa aku sekarang tahu bagaimana harus menulisnya. Aku akan menunjukkan buku terakhirku pertama-tama padamu jadi kembalilah dan jangan terlambat.”

ki-00309ki-00314

Sepanjang ia berbicara, ia sekuat tenaga menahan tangisnya dan air matanya. Sung Yeol berkata ia mengerti dan beranjak pergi. Ketika ia menoleh, Yang Sun berusaha tersenyum sambil melambaikan tangan.

Yang Sun berbalik dan harus menggenggam roknya erat-erat agar Sung Yeol tidak tahu ia menangis. Sung Yeol kembali menoleh dan kali ini ia juga menangis. “Maafkan aku, Yang Sun…” batinnya.

ki-00316 ki-00320

Perdana Menteri datang ke istana dan shock dengan apa yang dilihatnya. Mayat seluruh menteri dan pejabat bergelimpangan di lantai. Mereka menjadi pelampiasan kesedihan dan kemarahan Gwi.

Gwi menyuruhnya mendekat. Dengan takut-takut Perdana Menteri melangkah ke dalam. Gwi meminta maaf atas kematian Hye Ryung. Ia sama sekali tidak merencanakannya.

“Tidak, Yang Mulia,” kata Perdana Menteri.

Gwi jadi marah. Ia sudah membunuh puteri Perdana Menteri tapi Perdana Menteri bersikap biasa saja. Apa Perdana Menteri begitu takut mati?

Perdana Menteri meminta maaf tapi ia seorang yang sudah memilih berjalan bersama Gwi. Ia bersedia menerima hukuman tapi siapa yang akan melindungi istana ini di siang hari?

“Apa kau ini benar-benar manusia?” tanya Gwi tak percaya. Ia mengusir Perdana Menteri. Perdana Menteri pergi dengan kelegaan karena ia masih hidup. Dan sepertinya ia merencanakan sesuatu.

ki-00324 ki-00326

Sung Yeol mengumpulkan anggota kelompok Jubah Hitam. Ia berkata ia akan memasuki istana bawah tanah dan bertempur dengan Gwi. Sementara itu mereka harus meledakkan tempat itu.

“Aku akan pergi bersama Gwi.”

ki-00333ki-00338

Komentar:

Kasihan Yoon yang lagi-lagi harus kehilangan orang yang ia cintai. Sebaliknya kebangetan Perdana Menteri sampai puterinya tewas di tangan Gwi pun sama sekali tidak terlihat sedih. Sampai-sampai vampir saja mempertanyakan kemanusiaannya.

Memang benar apa yang dikatakan Hye Ryung. Gwi memendam sakit hati karena tidak bisa memiliki perasaan seperti manusia. Meski ia menyukai Hye Ryung tapi ia tidak bisa mengenal cinta. Lebih parah lagi orang yang ia sukai mencintai pria lain.

Meski ia melakukan seperti apa yang Hye Ryung usulkan, yaitu pergi jauh bersamanya, Gwi sadar ia tetap tidak bisa mendapatkan hati Hye Ryung. Sama seperti wanita yang dulu ia cintai pergi setelah mengetahui identitasnya. Karena itu ia sangat marah dan benci manusia. Di satu sisi ia benci, tapi di sisi lain ia ingin menjadi manusia.

Hmmm…mungkin harus ada drama/film yang mulai tuh bercerita tentang vampir yang jadi manusia hehe ;p

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)