Rabu, 18 November 2015

Sinopsis Oh My Venus Episode 1

ki-00095

Tahun 1999 di Daegu…

Dalam sebuah bis yang dipenuhi anak-anak SMA, terdengar pengumuman penting di radio. Seorang pemuda ingin menyatakan cintanya pada gadis yang ia taksir melalui siaran radio tersebut. Gadis yang ditaksirnya bernama Kang Joo Eun.

Begitu mendengar nama gadis itu, terdapat 2 reaksi yang berbeda dari anak-anak di dalam bis. Para gadis terlihat kesal karena lagi-lagi Kang Joo Eun yang mendapat pernyataan cinta. Sementara para pemuda terlihat kesal karena berani-beraninya pemuda di radio itu hendak menyatakan cinta pada Kang Joo Eun.

Dan Kang Joo Eun yang sama juga tertera pada majalah remaja lokal edisi terakhir di mana ia mendapa juara pertama kontes Wajah Cantik. Pada majalah itu disebutkan bahwa cita-cita Joo Eun adalah berbicara dengan dialek Seoul.

Para pemuda di dalam bis terlihat semakin lama semakin gelisah dan tak sabar ketika bis mulai melambatkan jalannya dan berhenti di sebuah halte. Yup…mereka sudah tahu Kang Joo Eun akan naik bis dari sana. Dan mereka berbondong-bondong ke jendela demi melihat Joo Eun yang dijuluki Venus dari Daegu.

Joo Eun sendiri naik dengan tenang dan tidak nampak peduli dengan semua perhatian tersebut.

 ki-00005 ki-00012

Kalau para pemuda tergila-gila padanya, para gadis iri padanya. Sebagai siswi kelas 2 SMA ia sudah memiliki tubuh proporsional ideal dengan tinggi 170 cm, berat 48 cm dan lingkar dada 36. Salah satu dari para siswi mengeluh dunia ini tidak adil hingga apalah gunanya mereka belajar.

Tapi memiliki paras cantik, tubuh proporsional, dan disukai para pemuda tidak selalu membawa hal baik. Ia seringkali harus membersihkan tembok sekolah karena ada saja pemuda yang menyatakan cintanya dengan menuliskan nama Joo Eun di tembok sekolah. Akibatnya ia yang harus membersihkan semuanya. Meski beberapa pemuda dengan setia menunggunya sambil membawakan es krim.

ki-00014 ki-00016

Saat sedang membersihkan, Joo Eun mencium bau sesuatu. Ia mengambil sebuah es krim dari para penunggunya lalu berjalan ke arah bau itu berasal. Ternyata itu bau asap rokok dari dua orang pemuda sekolah lain yang nongkrong tak jauh di sana.

Joo Eun menegur mereka agar tidak merokok. Keduanya tidak suka ditegur. Bahkan salah satu dari mereka melempar puntung rokoknya ke dekat kaki Joo Eun. Joo Eun tidak takut dan menyuruhnya memungutnya.

“Kaupikir kau bisa melakukan apapun yang kaumau hanya karena semua orang terpesona olehmu?” sindir seorang dari mereka.

Joo Eun tidak bergeming dan menyuruh mereka memungut puntung rokok itu. Seseorang yang sejak tadi duduk di balik tembok akhirnya menghampiri mereka. Ia adalah teman dari kedua pemuda perokok tadi.

“Kang Joo Eun…” ujarnya membaca badge di seragam Joo Eun.

“Iya, aku Kang Joo Eun. Terus kenapa? Awas kalau kalian merokok lagi di sini,” omelnya.

Pria terakhir tersebut mengenakan jaket atlet dengan tulisan “Korea Swimming”. Tampaknya ia seorang atlet renang. Ia tersenyum kecil lalu pergi diikuti kedua temannya.

Baru beberapa langkah ia berbalik dan mengingatkan Joo Eun agar tidak terlalu “pnas” (marah) karena bisa-bisa es krim yang dipegangnya meleleh. Joo Eun nampak penasaran dengan pemuda atlet tersebut karena ia tahu si pemuda itu tidak merokok seperti 2 temannya.

ki-00018 ki-00021

Beauty….body…and brain…. Joo Eun ditawari menjadi kontestan Miss Korea oleh salah satu pemilik salon daerah itu. Tapi Joo Eun menolak mentah-mentah tawaran tersebut. Si pemilik salon bertanya apakah Joo Eun tidak ingin menaikkan derajat hidupnya sedikit. Dengan santai Joo Eun berkata ia tidak bermasalah dengan hidupnya.

Jika tidak ingin menjadi Miss Korea, lalu Joo Eun ingin menjadi apa? Cita-cita Joo Eun adalah menjadi Pengacara dan ia tekun mengejar cita-citanya itu.

Malam hari ia belajar di perpustakaan dan para penggemarnya siap membantunya. Tapi kehadiran mereka tentu membuat perpustakaan itu berisik. Seorang datang menegur mereka. Si atlet renang.

Si atlet memberi isyarat agar Joo Eun menemuinya. Mereka berbicara di atap. Si atlet membeberkan apa yang ia ketahui mengenai Joo Eun. Di mana SDnya, SMP nya, SMAnya dan cita-citanya menjadi seorang pengacara. Terus kenapa? Tanya Joo Eun.

“Kau tahu siapa aku, bukan?” tanya si atlet. 

Joo Eun bertanya memangnya ia harus tahu. apa nama si atlet tertera di buku sejarah? Ia hanya belajar sampai jaman Joseon di sekolahnya. Si atlet sedikit tersinggung dan berkata ia tertera di surat kabar. Ia masuk dalam tim nasional untuk olahraga renang dan berlomba dalam kejuaraan internasional untuk tim pemuda. Dan ia baru saja kembali dari kejuaraan itu.

ki-00026 ki-00029

“Oh, maaf. Seharusnya aku membawakan bunga atau semacamnya,” ledek Joo Eun.

Si atlet berkata ia datang dari Seoul. Joo Eun mengira si atlet berbohong karena kejuaraan itu setahunya diadakan di Prancis. Tapi maksud atlet itu adalah ia berasal dari Seoul dan setahunya Joo Eun ingin bisa berbicara dengan logat Seoul.

Joo Eun tertawa. Ia bertanya apakah si atlet membaca majalah Cece. Itu adalah majalah khusus gadis. Si atlet tersenyum dan berkata lesung pipit Joo Eun sangat cantik. Joo Eun memegang pipinya sambil tertawa malu.

Atlet renang itu mendekati Joo Eun lalu mengalungkan medali emasnya ke leher Joo Eun. Ia berkata ia yakin hal seperti ini tidak akan terjadi lagi.

“Karena bagi seorang pria, cinta pertama hanyalah bagi satu orang.. Kang Joo Eun, mulai hari ini kau adalah cinta pertamaku.”

Joo Eun tersenyum. Atlet itu berkata belajar logat Seoul benar-benar sulit, bahkan mungkin sesulit menjadi pengacara. Joo Eun menggeleng.

“Aku adalah Kang Joo Eun, yang bisa melakukan apapun asalkan aku bertekad.”

ki-00039 ki-00045

Seoul, 2014…

Seorang wanita bertubuh seksi memasuki sebuah kantor sehingga menjadi pusat perhatian semua orang. Apakah itu Joo Eun?

Ternyata bukan. Wanita itu adalah klien Joo Eun yang sekarang sudah menjadi seorang pengacara. Dan Joo Eun yang sekarang “sedikit” berbeda dengan Joo Eun 15 tahun lalu. Tubuhnya tidak seideal dulu karena sekarang ia lebih gemuk dan chubby. Tapi masih cantik kok ;p

Joo Eun melihat tubuh seksi kliennya. Dalam hatinya ia berkata ia mengira pikirannya akan tenang dan merasa terjamin setelah ia menjadi seorang pengacara. Tapi kenyataannya tidaklah demikian. Hidup penuh gunung yang semakin lama semakin tinggi. Dan begitu melewati satu gunung, gunung lain sudah menanti. Cita-citanya memang tercapai tapi semakin sedikit pakaian yang muat di tubuhnya. Joo Eun mencoba berpose seksi tapi pada akhirnya ia menutupi tubuhnya dengan blazernya.

Kliennya melihat foto-foto Joo Eun dan si atlet yang terpajang di meja kerja Joo Eun. Ia mengenali si atlet renang tapi tidak mengenali Joo Eun di foto itu. Joo Eun cemberut dan berusaha menekan kekesalannya.

“Dia memang si atlet renang,” katanya dalam hati. “Namanya Im Woo Shik, dan dia bukan hanya cinta pertamaku tapi juga kekasihku selama 15 tahun ini. Dan gadis di sebelahnya adalah aku!”

ki-00054 ki-00057

Si klien mulai berbicara panjang lebar mengenai perselingkuhan. Ia berkata tidak ada yang abadi di dunia ini, baik hidup maupun wanita. Semua pria sama saja, menyukai hal yang cantik dan terlebih lagi muda dan cantik. Ia berkata pria yang ketahuan berselingkuh adalah amatiran. Ketahuan berselingkuh lalu dituntut macam-macam dalam perceraiannya.

Awalnya kita akan mengira klien ini adalah si istri yang hendak menuntut cerai suaminya karena berselingkuh. Tapi ternyata klien itu adalah wanita selingkuhan pria yang sudah menikah. Dan karena si istri hendak menuntutnya, ia tidak akan diam saja. Ia meminta Joo Eun untuk melawan balik semua tuntutan itu. Entah dengan pasal pencemaran nama baik, pelanggara HAM, atau semacamnya. Dan ia tidak mau berdamai.

Joo Eun berusaha membujuk si klien untuk memikirkannya lagi. Tapi si klien berkeras. Ia bukan tipe pemikir dan yang ia inginkan hanyalah menang dalam kasus ini. Sebelum pergi ia menasehati Joo Eun agar tidak makan terlalu banyak gula karena akan menambah stress. Itu karena ia melihat stoples berisi gula di meja Joo Eun.

Joo Eun berkata berkata gula-gula itu malah membantunya meredakan stress. Si klien malah bertanya apakah Joo Eun tidak stress dengan berat badannya yang terus bertambah.

ki-00061 ki-00063

Joo Eun berhasil menahan kekesalannya meski sesudahnya ia berkeluh kesah pada sekretarisnya, Nona Hyun Jung. Hyun Jung memberitahu Joo Eun kalau orang yang berselingkuh dengan klien tadi adalah teman dekat Direktur kantor pengacara mereka. Joo Eun mengeluh apakah ia benar-benar harus membela klien tadi sebagai seorang pengacara.

“Justru karena kau seorang pengacara maka kau melakukannya,” kata Hyun Jung.

Tiba-tiba Direktur muncul dari balik sekat dapur kantor. Joo Eun terkejut karena itu artinya Direktur mendengar kata-katanya tadi. Ia berkata kasus ini sedikit salah. Ia tidak bisa membuat pihak korban semakin menjadi korban.

Direktur tidak mau tahu. Ia berkata Joo Eun tidak bisa memilih-milih klien. Bukankah Joo Eun dibayar untuk setiap kasus? Ia memerintahkan agar Joo Eun memprioritaskan kasus ini dan menyelesaikannya.

Joo Eun masih hendak protes tapi Hyun Jung menghentikannya dan mengingatkan kalau Joo Eun masih harus membayar hutangnya 14 bulan lagi. Joo Eun menenangkan dirinya. Apalagi ia teringat 2 tahun lalu mejanya digusur keluar kantor karena sikap idealismenya itu.

ki-00068 ki-00074

Los Angeles, 2014…

Dunia hiburan Hollywood digoncangkan dengan isu skandal terbaru Anna Sue, seorang selebritis yang dikenal suka membuat ulah dan pecandu marijuana. Anna Sue digosipkan terlibat dengan skandal bersama John Kim. Siapa John Kim? Bintang acara Stella Show yang dianggap pahlawan karena berhasil mengubah seorang selebritis depresi bernama Jennifer Anderson hingga menjadi ratu segala ratu.

John Kim adalah pelatih privat dan dianggap telah memberi harapan pada para wanita di seluruh dunia. Orang hanya tahu ia seorang Asia berusia 30-an. Wajahnya tak pernah tertangkap kamera dan hanya itu info yang berhasil dikumpulkan sejauh ini. Orang-orang menyayangkan mengapa John Kim bisa terlibat skandal dengan seseorang seperti Anna Sue.

John Kim (So Ji Sub yeeaaay^^) tampaknya terganggu dengan gosip skandal ini hingga ia tidak mau mengangkat telepon dari Anna Sue.

ki-00077 ki-00079

Kembali pada Joo Eun yang lembur kerja. Ia menambahkan gula pada kopinya lalu menyesapnya. Setelah menjadi pengacara ia baru tahu kalau pengacara mengurusi kasus-kasus untuk klien yang telah membuat masalah dan ia terpaksa membuat pembelaan untuk klien-klien itu.

Apakah ia pernah diet? Ia sudah mencoba semua metode yang disebutkan para blogger berpengaruh. Diet buah dan sayur, bahkan tahu. Dan akibatnya ia mengalami banyak efek samping karea diet berlebihan.

Metode mandi tenang 2 hari sekali. Saking tenangnya Joo Eun tidur di samping bak mandi yang sudah penuh. Ia juga tahu metode terpenting adalah tidur cukup dan olahraga teratur. Olahraganya adalah menengahi kliennya yang bertengkar di pengadilan.

Saat diet gagal maka sesuatu yang sangat mengganggu akan muncul dalam hidupmu. Efek yoyo (berat badan turun naik).

ki-00084 ki-00087

Joo Eun menghentikan pekerjaan karena hari ini adalah hari ulang tahun hubungannya dengan Woo Shik yang ke-15. Ia mengirim pesan menanyakan di mana kekasihnya berada. Teringat Woo Shik pertama kali mengatakan lesung pipitnya cantik. Joo Eun bercermin dan menyadari lesung pipitnya tiada lagi karena pipinya yang chubby.

Tepat saat itu Woo Hik menelepon. Joo Eun mengendalikan nada suaranya agar tidak terdengar sedang menantikan telepon tersebut. Ia malah terdengar acuh tak acuh saat Woo Shik berkata ada yang harus ia bicarakan. Joo Eun berkata ia sudah tahu dan ia tahu di mana mereka akan bertemu.

Setelah meletakkan telepon ia tersenyum. Teringat 15 tahun lalu Woo Shik memberinya sebuket bunga dan memasangkan cincin di jarinya. Itu bukan cincin lamaran tapi harganya cukup mahal. Joo Eun bertanya tanggal hari itu. 23 Oktober. Ia berkata 23 Oktober adalah hari pertama mereka.

ki-00100 ki-00102

Dan sampai sekarang cincin itu masih menghiasi jari Joo Eun. Dalam perjalanan Joo Eun menelepon sahabatnya, Hyun Woo. Hyun Woo sendiri mulai kesal karena Woo Shik tidak juga melamar Joo Eun meski sudah 15 tahun. Umur mungkin tidak masalah, tapi bagaimana dengan berat badan Joo Eun?

Joo Eun membela diri ia mengikuti gaya Barat yang bertubuh besar namun glamor. Hyun Woo tertawa. Itu hanya alasan Joo Eun. Joo Eun berkata orang-orang bisa mengira Hyun Woo yang seorang janda cerai iri padanya.

“Seorang janda cerai pebisnis sukses iri pada perawan tua? Memangnya kita hidup di jaman apa?” sergah Hyun Woo.

“Perawan tua ini akan dilamar hari ini. Jadi jangan rusak mood-ku,” balas Joo Eun.

Hyun Woo mengingatkan agar Joo Eun tidak terlalu bersemangat. Sepertinya ia khawatir Woo Shik tidak melamar Joo Eun juga kali ini. I like their friendship^^

ki-00104ki-00106 

Joo Eun sudah tiba dan menata wajahnya di toilet. Lipstiknya terjatuh ke balik dinding. Seorang wanita semampai dan seksi menawarkan lipstiknya pada Joo Eun. Joo Eun menolak karena lipstik itu kelihatannya masih baru. Wanita itu dengan tenang berkata ia memiliki banyak lipstik seperti itu. Joo Eun akhirnya menerimanya dan berterimakasih.

Diam-diam Joo Eun memperhatikan wanita itu. Wanita itu (Yoo In Young) mengenakan pakaian hitam yang melekat di tubuh indahnya. Dalam hati ia berkata pakaian hitam memang membuat tubuh terlihat lebih. Tapi tidak membuat kurus, keluhnya.

Ia berjalan ke meja di mana Woo Shik sudah menantinya. Ia duduk dan berkata tadinya ia kira Woo Shik tidak akan tempat menghubunginya karena sangat sibuk. Woo Shik berkata sesibuk apapun ia harus melakukan apa yang harus ia lakukan.

“Hari ini adalah ulang tahun ke-15 kita,” katanya.

Joo Eun berusaha menutupi perasaan senangnya karena Woo Shik sudah merencanakan malam ini. Apalagi ketika Woo Shik memanggil pelayan dan tak lama kemudian meja mereka dipenuhi hidangan mewah, bunga-bunga, lilin, plus kue perayaan mereka. Mereka tos.

ki-00108 ki-00122

“Terima kasih untuk 15 tahun kebersamaan kita,” kata Woo Shik dengan ekspresi canggung. Joo Eun tidak menyadari itu dan tersenyum.

Woo Shik mengantar Joo Eun pulang. Ia membuka laci dan mengambil kotak cincin. Lalu menyerahkannya pada Joo Eun. Joo Eun tertawa kecil lalu membukanya. Tapi dalam kotak itu hanya ada sebuah cincin.

“Itu adalah wujud seluruh perasaanku. Terimalah.”

Joo Eun terkejut. Kenapa perasaan Woo Shik diserahkan padanya? Woo Shik meminta maaf. Joo Eun bertanya kenapa perasaan Woo Shik ada di kotak itu dan bukan di jari Woo Shik.

Ia jelas tahu apa yang sedang Woo Shik lakukan saat ini. Ia bertanya apa maksud dari buket bunga yang tadi diberikan Woo Shik. Woo Shik berkata ia sudah cukup merasa brengsek hari ini.

“Jadi kaupikir jika kau memberiku wine dan makan malam lalu memberiku bunga, maka brengsekmu berkurang? Jangan macam-macam dan serahkan cincinnya sekarang juga.”

ki-00121ki-00125  

Woo Shik berkata ia hanya ingin setidaknya mengurus Joo Eun dengan merayakan 15 tahun mereka. Lalu ia meminta maaf. Joo Eun bertanya apakah Woo Shik sudah gila. Kenapa Woo Shik malah minta maaf dan bukannya mengajaknya menikah?

Woo Shik berusaha mengatakan sesuatu tapi Joo Eun memotongnya. Ia sudah tahu apa yang akan Woo Shik katakan. Ia tahu apa arti cincin Woo Shik dalam kotak ini dan ia juga tahu apa bedanya pria yang memberinya cincin dan yang mengembalikan cincin itu sekarang.

Tapi saat ini ia tidak mau membicarakannya. Ia sangat lelah. Woo Shik mencoba protes. Tapi Joo Eun mengingatkan bahwa selama 15 tahun ini mereka berkali-kali putus nyambung.

“Aku tidak tahu apakah kau lupa tapi aku adalah Kang Joo Eun. Kang Joo Eun cinta pertamamu. Jadi kau tidak bisa putus denganku dengan pemberitahuan sederhana seperti ini.”

Joo Eun turun dari mobil. Ia melempar buket bunga ke kursi lalu melempar kotak hadiah 15 tahun kebersamaan mereka. Ia berjalan pergi tanpa mempedulikan Woo Shik yang memanggilnya.

Di dalam rumah ia bertanya-tanya hukum apa yang bisa melindunginya dari situasi semacam ini. Ia menatap dirinya di cermin. “Semua mungkin sama di hadapan hukum, tapi tidak demikian di depan cermin.”

ki-00132 ki-00135

Seakan tidak terganggu dengan pertengkarannya dengan Woo Shik, Joo eun tertidur lelap. Sementara televisi menayangkan acara Stella Show di mana dalam acara tersebut diperkenalkan Jennifer Anderson, seorang yang pernikahannya gagal lalu terjerumus ke dalam narkoba dan minuman keras. Tubuhnya semakin gemuk dan hidupnya berantakan.

Tapi sekarang ia terlahir kembali menjadi wanita cantik bertubuh ideal. Dan John Kim yang sudah membantunya. Orang-orang penasaran sebenarnya siapa dan seperti apa John Kim.

Tentu saja hanya kita yang tahu ;) John Kim alias Kim Young Ho sedang melatih temannya bertarung.

 ki-00142 ki-00143

Joo Eun terbangun oleh telepon Hyun Woo. Hyun Woo bertanya apakah Joo Eun sudah di bandara. Ia meminta Joo Eun membelikan krim mata untuknya di toko bebas pajak. Joo Eun terkejut karena ia bangun kesiangan. Ia segera menutup telepon dan melompat bangun.

Hyun Woo mengira Joo Eun menginap di tempat Woo Shik dan benar-benar dilamar semalam.

Joo Eun segera berangkat ke bandara dan pergi ke Amerika untuk pekerjaannya. Untunglah ia tidak ketinggalan pesawat.

Young Ho terbangun ketika mendengar panggilan temannya. Ia keluar dari tempat tidurnya yang berupa kapsul, sepertinya mesin penghasil oksigen. Kamarnya dipenuhi alat-alat fitness tercanggih.

Ia hidup di rumah besar dan mewah dan tinggal bersama dua temannya. Salah satu dari mereka adalah Jang Joon Sung (Sung Hoon), seorang petarung yang tadi dilatih Young Ho. Dan yang termuda adalah Kim Ji Woong (Henry).

ki-00150 ki-00151

Young Ho dan Joon Sung menyaksikan pertandingan gulat sementara Ji Woong memasak sarapan untuk mereka. Malam ini Joon Sung akan berangkat ke Seoul.

Ji Woong membaca berita bahwa Anna Sue tidak menyangkal maupun mengakui skandal tersebut. Akibatnya berita itu tidak berhenti dan semakin tersiar. Namun yang dikhawatirkan Young Ho adalah berita itu akan terdengar oleh orang-orang tertentu.

Joon Sung sudah mengemas barangnya namun ia khawatir meninggalkan Young Ho di tengah skandal seperti ini. Young Ho menenangkannya. Saat ini yang berada dalam bahaya adalah Joon Sung karena akan bertarung. Dan lagi lawan Joon Sung jauh lebih muda dari Joon Sung.

Joon Sung tampaknya sangat menghormati Young Ho karena Young Ho yang selama ini melatihnya dan menjadi sponsornya. Young Ho yang sudah membuatnya menjadi juara, dengan julukan Korean Snake. Dan Ji Woong bertindak sebagai manager Joon Sung.

Young ho ditelepon seseorang yang dipanggilnya Manager Min. Ia nampak heran dan curiga dengan telepon tersebut. Apakah mereka yang di Korea sudah mendengar kabar skandal tersebut? Young Ho berkata mereka pasti sudah mengejarnya atau mengusirnya jika mereka memang sudah tahu. tapi ia memiliki firasat buruk mengenai ini.

 ki-00159 ki-00164

Joo Eun harus langsung pulang ke Seoul begitu pekerjaannya selesai. Tapi perutnya terasa tidak enak. Hyun Woo berkata pil-pil diet itu pasti manjur dan berat badan Joo Eun akan turun. Joo Eun mengeluh perutnya sangat kembung dan tidak enak badan.

“Itu masih lebih baik daripada kegemukan,” ledek Hyun Woo.

Joo Eun berkata ia hanya memiliki tubuh berlekuk. Hyun Woo menyuruhnya tinggal di Amerika saja di mana banyak wanita dengan tubuh berlekuk. Ia menanyakan perihal Woo Shik semalam. Joo Eun tidak mau membicarakannya sekarang. Ia berjanji akan membelikan barang-barang pesanan Hyun Woo.

Kemudian ia membaca pesan dari Woo Shik. Woo Shik tahu Joo Eun ada di Amerika dan menyuruhnya menelepon begitu kembali.

ki-00168 ki-00169

Hyun Woo kedatangan mantan suaminya. Mantan suaminya datang untuk membawakan uang tunjangan anak. Mereka memiliki putera bernama Min Joo. Ia adalah seorang pembaca berita (dan produser) dan kebetulan televisi Hyun Woo sedang menyiarkan acaranya. Mantan suaminya meledek Hyun Woo masih tertarik dengan apa yang dilakukannya.

“Tentu saja, karena dari sanalah tunjangan anak berasal,” sahut Hyun Woo.

Kebetulan dalam acara televisi itu mantan suami Hyun Woo sedang membahas John Kim. Ia bertanya-tanya apakah Hyun Woo juga tahu mengenai John Kim. Hyun Woo berkata semua pelanggannya membicarakan itu.

Mantan suaminya memuji dirinya sendiri sebagai produser yang baik hingga mengangkat tpoik yang menarik pemirsa. Hyun Woo berkata mantan suaminya itu hanya menanyakan pertanyaan dan pertanyaan tanpa memberikan fakta dalam acaranya.

“Jaman sekarang tidak ada fakta dalam berita,” mantan suaminya membela diri. Ia pamit. Hyun Woo meminta mantan suaminya mentransfer saja uang tunjangan itu tapi mantan suaminya tidak mau menganggap tunjangan itu sebagai tagihan.

ki-00171 ki-00172

Joo Eun naik ke pesawat yang akan membawanya kembali ke Seoul. Dan kebetulan ia bersebelahan dengan Ji Woong. Ji Woongyang cerianya mengajak mengobrol. Ia berkata mereka ditakdirkan untuk bertemu.

Joon Sung duduk di kelas bisnis. Ternyata Ji Woong seharusnya duduk di sebelah Joon Sung namun Joon Sung mengkhawatirkan seorang wanita yang sedang hamil tua. Karena itu Ji Woong bertukar tempat dengan wanita hamil tersebut.

Ji Woong memperlihatkan video pertarungan Joon Sung pada Joo Eun.

“Korean Steak?” tanya Joo Eun saat mendengar wasit mengumumkan siapa pemenang pertarungan itu.

“No. Korean Snake, Jang Joon Sung,” kata Ji Woong bangga. “Dia adalah juaranya.”

Ia memperkenalkan diri sebagai manager dan pelatih Joon Sung. Dan membual kalau dirinya cukup terkenal.

Joo Eun melihat ada pesan lagi dari Woo Shik yang menanyakan kapan Joo Eun kembali. Ia ingin bertemu dengan Joo Eun dan memintanya menelepon setelah kembali. Joo Eun tidak menjawabnya.

Ia merasa kedinginan dan meminta tambahan selimut. Ji Woong langsung menawarkan jaketnya dan memakaikannya pada Joo Eun. Ia berkata Joo Eun terlihat cute di balik bulu-buku jaketnya.

ki-00185 ki-00197

Di tengah penerbangan pilot mengumumkan adanya turbulensi dan pesawat berguncang cukup keras. Joon Sung mengkhawatirkan wanita hamil yang duduk di sampingnya.

Tak lama terdengar pengumuman ada keadaan darurat di dalam pesawat. Ada seorang pasien yang membutuhkan penanganan segera dan mereka mencari tenaga medis yang mungkin berada di pesawat.

Orang yang duduk di seberang Joon Sung mengomel kalau ia tadinya hendak membuat kejutan. Ia membuka selimutnya. Tadaaaa… Young Ho.

Joon Sung terkejut melihat Young Ho. Tapi saat ini ada keadaan lebih penting. Young Ho memperlihatkan kartu EMT (tenaga medis terlatih) dan bertanya di mana pasien tersebut.

Joon Sung sempat bertanya mengapa tiba-tiba Young Ho datang ke Korea. Young Ho berkata di sana ia tidak akan dicari-cari.

ki-00200 ki-00201

Pasien itu ternyata Joo Eun yang mengerang-erang kesakitan di lantai pesawat. Ji Woong juga terkejut melihat Young Ho ada di pesawat. Young Ho bertanya apakah Ji Woong melihat apa saja yang dimakan Joo Eun.

Ji Woong berusaha mengingat dan berkata seingatnya Joo Eun minum kopi dan memakan beberapa pil. Joo Eun terus mengerang kesakitan. Ji Woong berkata Joo Eun juga minum wine.

Young Ho meminta pramugari membawakan infus dan hot pack. Young Ho melihat isi tas Joo Eun tapi pil-pil itu tidak bernama. Joo Eun menarik baju Young Ho.

“Selamatkan aku…selamatkan aku…” ia merintih.  Young ho mencoba mendengar detak jantung Joo Eun tapi Joo Eun malah menarik-narik rambut Young Ho.

ki-00206 ki-00208

Young Ho memutuskan untuk memindahkan Joo Eun ke tempat yang lebih luas. Ia dan Joon Sung menggotong Joo Eun dan memindahkannya ke kelas bisnis.

Young Ho meminta para pramugari berdiri membeberkan selimut karena ia harus melepas pakaian Joo Eun. Para pramugari berdiri mengelilingi mereka dengan selimut agar tidak terlihat penumpang lain.

Young Ho berusaha melepas pakaian Joo Eun tapi Joo Eun terus mengerang hingga akhirnya ia menarik paksa pakaian Joo Eun. Ternyata Joo Eun mengenakan korset ketat. Young Ho menggunting korset tersebut. Tuing….perut Joo Eun mengembang.

Lalu ia menggunting lengan baju Joo Eun dan berusaha mencari nadinya. Akhirnya ia berhasil memasangkan infus. Ia dan Joon Sung memijat tubuh Joo Eun. Young Ho berkata sepertinya Joo Eun mengalami shock karena temperatur tubuhnya sangat rendah.

 ki-00215 ki-00221

Joo Eun terselamatkan dan tertidur pulas hingga mendengkur. Young Ho berdiri di dekatnya. Joo Eun tanpa sadar mengelus kaki Young Ho. Ia terkejut saat melihat seorang pria berdiri di hadapannya dan ia memegangnya.

“Siapa kau? Aku di mana?” tanyanya bingung. Ia semakin kaget saat melihat infus di tangannya dan bertanya siapa yang melakukan itu padanya.

“Caramu berterimakasih terdengar berbeda,” sindir Young Ho. Joo Eun meminta Young Ho melepas infusnya.

Karena ketakutan, ia menggenggam tangan Young Ho. Young Ho bertanya sampai berapa lama Joo Eun akan memegangi tangannya. Joo Eun khawatir bagaimana kalau darahnya (bekas infus) tidak berhenti. Young Ho menyindir sepertinya Joo Eun peduli pada tubuhnya meski penampakannya tidak seperti itu.

Ia melarang Joo Eun bangkit berdiri karena Joo Eun tidak mengenakan cukup pakaian. Young Ho duduk di hadapan Joo Eun dan berkata ia penasaran.

Ia ingin tahu kenapa Joo Eun meracuni dirinya sendiri dan naik ke pesawat. Joo Eun minum kafein, meminum obat tidur dan pil-pil diet yang tak jelas komposisinya apa. Bahkan Joo Eun mengenakan pengikat perut.

 ki-00228ki-00230

Joo Eun terkejut Young Ho berani-beraninya melihat di balik pakaiannya dan juga melihat isi tasnya. Itu tidak sopan. Young Ho berkata Joo Eun seharusnya tahu tadi situasi darurat karena Joo Eun tidak merespon pertanyaan-pertanyaannya. Ia terpaksa harus mencari petunjuk dari tas Joo Eun. Dan Joo Eun menganggapnya tidak sopan?

Joo Eun berkata ia tidak bermaksud tidak berterima kasih. Kemudian ia bergumam apakah sebaiknya ia melompat keluar dari jendela pesawat. Perkataannya itu terdengar Young Ho.

“Apa aku baru saja menyelamatkan orang yang ingin mati?” tanyanya.

Joo Eun merasa tersinggung. Young Ho berkata jika begitu kenapa Joo Eun melakukan itu semua pada tubuhnya sendiri. Joo Eun berkata jika ia ingin mati, untuk apa ia mingum semua pil-pil diet itu.

“Ahjumma….bukan, Nona…jika kau ingin menurunkan berat badan, kau harus berkeringat. Jangan membuat dirimu lapar dan minum pil misterius, atau mengenakan pengikat perut.”

Joo Eun berkata ia menghargai Young Ho sudah menyelamatkan nyawanya tapi ia tidak mau kehidupan pribadinya dikritik. Young Ho mendekati Joo Eun dan berbisik Joo Eun adalah wanita pertama yang pakaiannya ia buka hanya 5 menit setelah bertemu. Ia berkata pengikat perut Joo Eun sudah ia lipat dan ia masukkan dalam tas.

Joo Eun kesal namun ia tidak bisa menyangkal Young Ho sudah menyelamatkan nyawanya.

“Ngomong-ngomong itu bukan pengikat perut tapi korset!”

“Begitu…aku belum pernah merobek benda seperti itu sebelumnya. Maaf,” kata Young Ho meski tanpa nada merasa bersalah.

Joo Eun berkata ia ingin membalas kebaikan Young Ho tapi ia harap ada cara untuk melakukannya tanpa perlu melihat Young Ho. Young Ho mendapat ide dan tersenyum. Ia berkata ada cara untuk membalasnya.

 ki-00237 ki-00240

Pesawat mendarat di Seoul. Namun yang keluar hanya Joon Sung dan Ji Woong. Mereka melihat beberapa pria mencari-cari Young Ho dengan dipimpin seseorang, sepertinya itu yang namanya Sekretaris Min. Dan Sekretaris Min harus melapor pada Presdir. Hmmm…Young Ho ini pasti chaebol….

Lalu di mana Young Ho? Ia berada di dalam ambulans bersama Joo Eun. Jadi ia menggunakan Joo Eun agar ia bisa keluar dari bandara tanpa ketahuan orang-orang itu. Joo Eun bergumam seharusnya tadi ia benar-benar melompat kabur dari jendela pesawat.

ki-00244 ki-00248

Di rumah sakit, Joo Eun teringat pada Woo Shik. Bagaimana Woo Shik mengatakan hanya ada satu cinta pertama bagi seorang pria. Ia membaca kembali pesan Woo Shik agar Joo Eun meneleponnya setelah kembali dari Amerika. Ia melihat cincin di jarinya dan memutuskan untuk menemui Woo Shik sekarang juga.

Young Ho baru saja berpisah dengan Ji Woong dan Joon Sung di halaman rumah sakit. Mereka datang untuk menyerahkan kendaraan pada Young Ho. Young Ho sempat melihat Joo Eun berlari dari rumah sakit.

ki-00249 ki-00254

Ia juga sempat melihat Joo Eun hujan-hujanan menunggu taksi. Awalnya ia tpergi begitu saja, tapi kemudian ia kembali dan berhenti di depan Joo Eun karena penasaran. Joo Eun mengacuhkannya. Young Ho menawarinya tumpangan. Setidaknya bersamanya lebih aman daripada di jalanan seperti sekarang.

Joo Eun akhirnya menerima tawaran Young Ho dan naik ke mobil. Young Ho menggeleng sambil menghela nafas panjang saat melihat Joo Eun kesulitan mengenakan sabuk pengaman gara-gara tubuhnya yang besar.

Joo Eun berkata tadinya ia pikir ia sudah pernah mengalami hari terburuk dalam hidupnya, tapi ternyata hari ini adalah hari terburuk dalam hidupnya.

“Apa kau seperti ini karena aku memintamu naik ambulans?” tanya Young Ho.

Joo Eun berkata ia tahu Young Ho pasti memiliki alasan memintanya naik ambulans, tapi ia juga memiliki alasan tersendiri. Jadi ia harap Young Ho tidak menganggapnya terlalu aneh.

Young Ho setuju. Ia menasehati Joo Eun agar segera memeriksakan diri ke dokter karena menurutnya temperatur tubuh Joo Eun terlalu rendah untuk ukuran tubuhnya.

ki-00259 ki-00261

Mereka tiba di tempat tujuan Joo Eun. Young Ho berkata mereka bisa mengucapkan perpisahan mereka sekarang.

“Kau tidak memberiku kesempatan untuk berterimakasih, ya? Baiklah, maaf telah merepotkanmu. Ini adalah kali terakhir kita bertemu,” kata Joo Eun.

Young Ho mengangguk. Joo Eun turun dari mobil. Young Ho mengeluh melihat jok di sampingnya basah karena jaket Joo Eun yang basah oleh air hujan.

Joo Eun berlari ke rumah Woo Shik, namun yang ia lihat Woo Shik tersenyum bahagia sambil memeluk seorang wanita berambut pendek. Joo Eun terkejut dan memalingkan tubuhnya.

Seakan tak percaya ia menoleh sekali lagi dan melihat Woo Shik bersama wanita itu. Joo Eun pun berjalan pergi tanpa mempedulikan air hujan yang terus membasahi tubuhnya.

ki-00266 ki-00267

Ia berhenti di depan etalase toko yang memajang poster wanita bertubuh langsing.

“Aku adalah Kang Joo Eun. Jika aku bertekad, aku bisa melakukan apapun. Aku dulu seperti itu,” batinnya.

Tiba-tiba ia melihat bayangan seorang pria mengenakan jas hutan berdiri di belakangnya. Otomatis Joo Eun berlari ketakutan. Pria itu mengikutinya dan memintanya berhenti. Joo Eun semakin cepat berjalan. Pria itu mengenakan topi dan masker penutup wajah, juga mengenakan jas di balik jas hujannya.

 ki-00274 ki-00279

Joo Eun berlari dan tiba-tiba ia merasakan pundaknya dipegang. Joo Eun berteriak.

“Jangan bunuh aku! Kumohon jangan bunuh aku!” ia berjongkok ketakutan.

“Kau selalu memintaku menyelamatkanmu setiap kali kau melihatku,” kata orang itu.

Joo Eun mengenali suaranya dan menoleh. Young Ho berjongkok di dekatnya sambil memayunginya.

“Kau juga tidak akan berterimakasih padaku,” Young Ho menambahkan sambil tersenyum.

 ki-00283 ki-00287

Komentar:

I like it!! Meski jalan ceritanya bisa ditebak tapi ada beberapa hal yang menimbulkan tanda tanya dari episode pertama ini.

Sekilas Woo Shik mungkin terlihat seperti pria brengsek yang meninggalkan kekasihnya karena sekarang kekasihnya bertubuh besar tidak seperti dulu. Tapi sepertinya masalah dalam hubungan mereka bukan sebatas masalah fisik.

Entah karena mereka sudah 15 tahun berpacaran hingga terlalu saling mengenal satu sama lain dan tidak ada lagi getaran-getaran itu di antara mereka. Entah karena mereka memang tidak cocok satu sama lain.

Joo Eun mengatakan mereka menjalani hubungan putus sambung selama 15 tahun ini. Berarti hubungan mereka tidak benar-benar mulus. Tambahan lagi Joo Eun sepertinya bukan tipe wanita hangat penyayang. Ia lebih seperti tipe wanita mandiri yang tidak mau bergantung pada siapapun.

Namun Woo Shik juga sepertinya sudah mengenal wanita berambut pendek ini cukup lama. Apakah ia sudah dekat dengan wanita itu sebelum ia memutuskan Joo Eun?

Selain senang melihat persahabatan Joo Eun dan Hyun Woo, aku juga senang melihat persahabatan Young Ho, Joon Sung, dan Ji Woong.

Young Ho sekilas terlihat dingin tapi ternyata ia seorang yang cukup peduli pada orang lain. Joon Sung nampaknya memiliki perasaan yang lembut terutama menyangkut “ibu”. Dari posternya ia disebutkan sebagai seorang anak yatim piatu yang menjadi seorang juara. Mungkin itu sebabnya ia sensitif menyangkut “ibu”.

Ji Woong adalah Henry. Henry adalah Ji Woong XD Susah mengatakan Henry berakting di sini karena Ji Woong benar-benar seperti Henry. Ramah, polos, dan lucu.

Pria yang mengikuti Joo Eun bukanlah Young Ho karena pakaiannya jelas berbeda. Apakah pria tadi memang bermaksud jahat? Untung ada Young Ho^^

Hal lain yang kusuka dari drama ini adalah meski tidak terlalu lucu seperti romcom pada umumnya, tapi akting para pemerannya natural dan tidak berlebihan. Baik dari ekspresi wajah maupun intonasi saat mereka berbicara.

12 komentar:

  1. Oh my god so ji sub n shin min ah .. i love them..thanks mba fanny sinopsisx...

    BalasHapus
  2. Wah maksh mba fany sdh buatin recap drama ni
    Aku suka dramanya
    Walaupun ga bs nonton jd bisa tau drama ni dr recapan mba fany...senengnya
    So ji sub + shin min ah keren

    BalasHapus
  3. Wah maksh mba fany sdh buatin recap drama ni
    Aku suka dramanya
    Walaupun ga bs nonton jd bisa tau drama ni dr recapan mba fany...senengnya
    So ji sub + shin min ah keren

    BalasHapus
  4. Henryyyyyyy.. selalu gemesin spt biasa^^ minah biarpun chubby msh cantik

    BalasHapus
  5. So ji sub aaaaa,entah knp seneng bgt sm dia,mb fany ditunggu ya eps selanjutnya

    BalasHapus
  6. sya sdh nonton...emng 2 ep ini masih terasa biasa...
    comedy nya ada yg terasa garing menurut ku tpi saya ttp ngikuti krn pemain nya .. berharap nya ep selanjut nya lebih banyak scane lucu nya...

    BalasHapus
  7. Seo Ji Sub ganteeng hehehe

    BalasHapus
  8. Ini dia drama yang kutunggu-tunggu. . Mkasih mbk fanny dah mau buat sinopsisnya. . ^.^
    slm knal,,
    "fighting"

    BalasHapus
  9. Seo ji sub ssi.....mmg ganteng......

    BalasHapus
  10. Awal episode sy terpesona dengan Woo Shik dan memasuki akhir episode Young Ho mengalihkan segalanya .. Wkwwk

    Terima kasih mba fany .. Bakalan sering nih bulak balik blog mba Fany ..

    BalasHapus
  11. Alhamdulillah trnyta mba fanny buat sinop OMV, krn sangat susah nyari sinopsis yg gaya penulisannya sangat jelas. Sekalipun nonton lsng kadang ada bagian yg g dimengerti.

    BalasHapus

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)