Senin, 28 April 2014

Sinopsis Three Days Episode 13 (Bagian 1)

shot0160

Kim Do Jin bertanya menurut Presiden siapa yang lebih dulu akan dibunuhnya.

Seorang penembak jitu di tempat tersembunyi, mengarahkan senapannya pada Tae Kyung lalu pada Presiden.

Kim Do Jin berkata tidak ada seorangpun yang bisa menghentikannya sekarang.

“Jika kau ingin berperang, maka lawanlah aku. Orang lain tidak melakukan kesalahan,” kata Presiden. Kim Do Jin tertawa meremehkan. Ia berkata keputusan itu ada di tangannya.

shot0005 shot0004

Tae Kyung melihat ke atas dan sekilas melihat kilatan cahaya yang terpantul dari lensa bidik senapan si penembak jitu.

“Arah jam 11. Senjata!!” teriaknya.

Para agen PSS langsung bergerak mengamankan Presiden keluar dari stadion. Si penembak jitu segera pergi.

shot0007 shot0013

Tae Kyung menghampiri Kim Do Jin lalu mengacungkan senjatanya. Para pengawal Kim Do Jin mengangkat senjata mereka. Para agen PSS melakukan hal yang sama.

Tae Kyung melirik pengawal Kim Do Jin yang mengacungkan senjata ke arahnya lalu menatap Kim Do Jin. Ia berkata agen PSS berhak menggunakan senjata dalam keadaan tertentu. Itu artinya mereka diperbolehkan menembak jika seseorang mencoba membunuh Presiden.

Dengan wajah pura-pura polos, Kim Do Jin berkata ia tidak pernah mencoba membunuh Presiden. Dan sayangnya hal itu diperjelas dengan menghilangnya si penembak jitu, hingga tidak ada bukti Kim Do Jin berusaha membunuh Presiden.

shot0019 shot0023

Pimpinan tim PSS terpaksa menarik mundur agennya untuk kembali ke Blue House. Tae Kyung menurunkan senjatanya dengan enggan.

“Agen Lee Cha Young. Petugas Yoon Bo Won. Apa mereka baik-baik saja? Mengapa kau tidak menelepon mereka?” ujar Kim Do Jin penuh arti.

shot0031 shot0032

Asisten Penuntut Choi berkata ia pernah mendengar suara Bo Won sebelumnya. Bo Won menyadari asisten Penuntut Choi tahu kalau Bo Won sudah menyadari ia adalah seorang mata-mata Kim Do Jin.

Ponsel Bo Won bergetar. Cha Young mengamati kedua orang di hadapannya dengan waspada. Bo Won meraih ponsel di saku jaketnya. Belum sempat ia mengangkatnya, asisten Penuntut Choi berusaha merebutnya. Cha Young buru-buru turun dari tempat tidur untuk menolong Bo Won.

Petugas polisi gadungan masuk ke dalam kamar dan menarik Cha Young. Seorang dari mereka mencekik Cha Young. Bo Won dipegangi petugas gadungan lain. Asisten Penuntut Choi membanting ponsel Bo Won ke lantai.

shot0053 shot0054

Tae Kyung menelepon temannya yang dimintanya menjaga Bo Won. Si keren. Si keren berkata ia meninggalkan Bo Won di rumah sakit karena Bo Won berkata banyak polisi yang berjaga di kamar Cha Young. Tae Kyung menyuruhnya kembali ke rumah sakit.

Bo Won meronta berusaha melepaskan diri. Tapi polisi gadungan yang memeganginya membenturkan kepala Bo Won hingga Bo Won pingsan. Cha Young terkulai lemas dan tidak sadarkan diri.

shot0060 shot0062

Presiden dalam perjalanan kembali ke Blue House. Kata-kata Kim Do Jin terngiang di benaknya. Siapa yang lebih dulu mati? Siapa yang lebih dulu akan dibunuhnya? Presiden menyadari sasarannya bukan hanya dirinya sendiri.

Ia segera memerintahkan agar mereka memutar balik dan pergi ke rumah sakit tempat Cha Young dirawat.

Si keren tiba di kamar Cha Young namun tidak ada siapapun di sana. Ia mendengar dari perawat kalau Cha Young baru saja dipindahkan ke rumah sakit lain. Si keren melaporkan hal itu pada Tae Kyung.

shot0066 shot0068

Tae Kyung memacu mobilnya ke rumah sakit. Para polisi gadungan membawa seseorang diatas brankar dengan sekujur tubuh orang itu ditutupi kain putih. Cha Young-kah? Apa ia mati dicekik? Tapi kalau sudah mati, untuk apa dibawa keluar dari rumah sakit?

Saat mereka berjalan melintasi tempat parkir, tiba-tiba beberapa mobil hitam berhenti menghalangi mereka. Para agen PSS turun dari mobil, diikuti Presiden.

Direktur Kim memperlihatkan kartu pengenalnya dan bertanya dari kesatuan mana para polisi tersebut. Salah seorang dari mereka menjawab mereka berasal dari kepolisian Gangnam dan ditugaskan untuk memindahkan saksi.

shot0076 shot0078

Presiden bertanya apa Penuntut Choi yang memerintahkan mereka. Direktur Kim memberi isyarat pada komandan tim 3 untuk membuka kain penutup brankar tersebut.

Merasa terdesak, seorang dari polisi gadungan diam-diam mengeluarkan senjatanya. Komandan dan para agen bertindak cepat dan dalam sekejap para polisi gadungan itu berhasil dilumpuhkan.

Presiden mendekati brankar lalu membuka kain itu.

  shot0083 shot0084

Tae Kyung tiba dan bergegas menghampiri brankar.

“Petugas Yoon!! Petugas Yoon, apa kau tidak apa-apa?” tanyanya khawatir.

Bo Won sadarkan diri dan ia langsung menanyakan Cha Young. Melihat reaski Tae Kyung, Presiden menyadari Cha Young menghilang.

Bo Won mendapat perawatan untuk luka di kepalanya. Namun luka itu tidak menghentikannya. Ia berkata asisten Penuntut Choi lah yang menculiknya dan Cha Young.

shot0087 shot0091

Tae Kyung segera melihat rekaman CCTV dan melihat Cha Young dibawa pergi di kursi roda dalam keadaan tak sadarkan diri oleh dua polisi gadungan.

Presiden hendak menemui Kim Do Jin untuk menanyakan keberadaan Cha Young. Tapi Direktur Kim tidak menyetujuinya. Presiden berkata ia tidak bisa lagi hanya diam saja dan melihat.

“Tugas saya adalah melindungi Presiden. Seperti yang Bapak katakan, jika Kim Do Jin adalah orang yang berbahaya, maka Presiden juga dalam bahaya.”

shot0095shot0100

Tae Kyung dan Bo Won mendengar percakapan itu. Tae Kyung berkata ia yang akan menemui Kim Do Jin. Ia menyetujui alasan Direktur Kim. Presiden akhirnya mengalah dan masuk dalam mobilnya.

Lalu Tae Kyung merangkul pundak Bo Won dan membawanya pergi dari rumah sakit.

shot0102  shot0324
Presiden memanggil utusan Falcon ke Blue House. Meski begitu Presiden tidak nampak ramah menyambut tamunya. Ia bertanya apa yang sebenarnya Falcon inginkan.

Utusan itu berkata Presiden pasti sudah tahu bahawa semua ini mengenai uang. Semua yang mereka lakukan adalah demi uang. Begitu juga yang diinginkan Kim Do Jin. Ia mengingatkan bahwa Falcon telah menderita kerugian besar karena Presiden menolak impor senjata dari Falcon. Karena itu Falcon menginginkan ganti rugi setimpal. Atau mereka bisa bekerjasama lagi seperti dulu. Keputusan itu ada di tangan Presiden.

shot0110 shot0326

Tae Kyung mengantar Bo Won kembali ke apartemennya. Bo Won berkata ia ingin membantu Tae Kyung. Ia merasa bersalah Cha Young diculik di depan matanya namun ia tidak melakukan apapun untuk membantu. Tae Kyung meminta Bo Won pergi dari apartemennya sendirian. Lebih tepatnya Bo Won tidak boleh pergi tanpa dirinya.

shot0112 shot0114

Ia melihat perban di dahi Bo Won mulai basah oleh darah. Dengan hati-hati ia mengganti perban itu. Ia berkata ia tahu Bo Won tidak suka harus tinggal mengurung diri di sana, tapi Bo Won tidak boleh keluar. Kali ini Bo Won dengan patuh menurut kata-kata Tae Kyung.

“Cha Young akan baik-baik saja. Aku akan menemukannya tak peduli bagaimanapun caranya. Jadi semangatlah,” hibur Tae Kyung.

Bo Won mengangguk sambil tersenyum.

shot0121 shot0126

Penuntut Choi menemui Presiden di Blue House. Ia meminta maaf karena ternyata asistennya seorang antek Kim Do Jin. Orang itu sekarang menjadi buronan namun tidak diketahui di mana keberadaannya. Untuk saat ini tampaknya tidak ada cara untuk melacak keberadaan Cha Young. Satu-satunya cara adalah Presiden berbicara dengan Kim Do Jin.

Presiden menanyakan surat perintah penangkapan. Denagn menyesal Penuntut Choi mengatakan surat perintah itu ditolak. Meski Jaesin tersangka utama pelaku teror bom, tidak ada bukti bahwa Kim Do Jin terlibat. Mereka juga tidak bisa menangkap Kim Do Jin hanya berdasarkan insiden Yangjinri.

“Jadi kita tidak memiliki cara untuk menangkap orang gila itu,” kata Presiden.

“Ia juga tidak mau bekerjasama menjadi saksi. Menentangnya hanya akan membuatnya membunuh agen Lee (Cha Young) dan menyamarkannya sebagai bunuh diri seperti yang ia lakukan pada Chief Byun dan Min.”

Presiden menghela nafas panjang.

shot0128 shot0130

Tae Kyung pergi menemui Kim Do Jin dan menanyakan di mana Cha Young. Kim Do Jin dengan tenang memperlihatkan Cha Young melalui layar tabnya. Cha Young dikurung dalam sebuah ruangan mirip kantor, dalam keadaan terikat dan mulut tertutup lakban. Meski begitu Cha Young masih hidup. Ia nampak beruaha melepaskan diri dari ikatannya.

Kim Do Jin menikmati ekspresi Tae Kyung yang terlihat khawatir dan marah melihat Cha Young dalam keadaan seperti itu. Ia bertanya apa Tae Kyung ingin menyelamatkan Cha Young. Apa Tae Kyung menemuinya karena ingin tahu cara menyelamatkan Cha Young.

 shot0138 shot0141

“Agen PSS mendekati sempurna. Selama mereka ada, tidak mungkin bisa menembak Presiden. Tapi ada caranya. Dan itu berhasil di Choongseodae. Jika seseorang membantu dari dalam atau jika Presiden keluar.”

“Apa yang seebenarnya hendak kaukatakan?”

“Tidak mungkin melukai Presiden dalam acara resmi. Namun bukankah akan lebih mudah dalam acara pribadinya keluar istana?Bukankah kau agen yang paling dipercayai Presiden? Bagaimana jika kau membawa Presiden ke suatu tempat? Ia pasti stress setelah skandal Yanjinri dan pemakzulan. Beri ia saran untuk menonton film atau mencari udara segar. Mudah, bukan? Jika kau melakukan itu, Agen Lee akan kembali ke rumah sakitnya dengan selamat.”

Tae Kyung menyadari adanya penembak jitu di stadion sebenarnya untuk menjajal kemampuan PSS. Dan setelah Kim Do Jin menyadari bahwa tidak mungkin bisa membunuh Presiden selama ada agen PSS, sekarang Kim Do Jin berusaha menyogok seorang agen untuk membantunya.

shot0146 shot0147

Mendengar kemarahan dalam nada bicara Tae Kyung, Kim Do Jin mengerti Tae Kyung bukanlah orang yang bisa ia sogok. Ia berkata Tae Kyung bisa melihat Cha Young mati tak berdaya.

“Inikah yang kaulakukan pada agen Ham Bong Soo? Menyarankannya untuk membunuh Presiden seperti ini? Kau terlalu meremehkan agen PSS. Kami tidak akan masuk perangkap dua kali,” ujar Tae Kyung. Ia berbalik pergi.

“Kau akan menanggung perasaan bersalah seumur hidupmu. Darah agen Lee akan ditanggung olehmu.”

Tae Kyung menoleh dan memberikan tatapan mautnya.

“Jika ia mati, aku akan membunuhmu.”

shot0150 shot0151

Setelah Tae Kyung pergi, Kim Do Jin menerima utusan Falcon. Rupanya para pemegang saham Jaesin hendak mengadakan rapat untuk menurunkan Kim Do Jin dari jabatan CEO, dan hal itu sudah didengar oleh Falcon.Kim Do Jin berkata semua belum berakhir.

Utusan Falcon menanyakan kelanjutan Keputusan Presiden mengenai keadaan darurat ekonomi negara. Jika keputusan itu disetujui dewan maka berakhir sudah semuanya. Kim berkata hal itu tidak akan terjadi.

Utusan Falcon bertanya apakah Kim Do Jin akan bertanggung jawab untuk semua waktu dan uang yang sudah diinvestasikan Falcon. Ia memberi Kim Do Jin kesempatan terakhir dan mengingatkannya untuk tidak mengambil langkah yang sama seperti ayahnya. Hmmm…apa yang pernah dilakukan ayah Kim Do Jin?

Kim Do Jin tidak merespon perkataan itu. Setelah utusan itu keluar, Kim Do Jin berkata agen PSS tidak hanya satu orang. Sama seperti Chief Ham yang memiliki insiden Yangjinri, orang lain pun memiliki kelemahan.

shot0152 shot0156

Tae Kyung berjalan menuju mobilnya di tempat parkir gedung Jaesin. Tak jauh dari mobilnya, ia melihat mobil yang ia kenal sebagai mobil Yohan saat menculik Lee Chul Kyu. Ia mendekati mobil tersebut.

Di kaca jendela mobil, tertempel stiker dengan bulatan hijau dan angka 899. Karena kamera CCTV tidak terarah pada mobil tersebut, Tae Kyung berani mengamati mobil itu lebih dekat. Dari kaca jendela, ia melihat bon-bon pembelian bensin dari sebuah SPBU daerah Yeoido di Seoul.

shot0157 shot0158

Tae Kyung lalu pergi menuju SPBU tersebut. Ia melihat SPBU tersebut dikitari oleh banyak gedung. Ia yakin ada tempat yang terhubung dengan Jaesin di daerah tersebut. Ia melaporkan temuannya dan dugaannya itu pada Penuntut Choi.

Penuntut Choi berkata Yohan tertangkap sebelum Cha Young diculik, jadi ada kemungkinan Cha Young tidak di sana. Tapi Tae Kyung tidak bisa diam saja. Ia akan melakukan sebanyak yang ia bisa. Ia akan menelepon Penuntut Choi lagi jika menemukan sesuatu.

Cha Young mendengar langkah kaki dan pintu dibuka. Ia mengangkat kepalanya dan melihat Kim Do Jin tersenyum. Dengan waspada matanya mengikuti gerakan Kim Do Jin.

Kim Do Jin mengenakan sarung tangan karet dan berjalan menghampiri meja. Lalu mengambil sebuah pisau yang nampak seperti sebuah pisau bedah.

shot0162 shot0164

Tae Kyung mengitari gedung-gedung di daerah tersebut. Sementara itu pihak polisi berusaha mengorek informasi dari pria bertato namun pria bertato itu tidak mengatakan apapun karena lagi-lagi ada mata-mata di kepolisian yang mengawasi dan memberi isyarat agar pria bertato tutup mulut.

Presiden bertekad tidak boleh lagi jatuh korban. Setelah menerima laporan Penuntut Choi bahwa usaha menangkap Kim Do Jin mengalami kebuntuan, Presiden tampaknya sudah membuat sebuah keputusan.

shot0167 shot0171

Bo Won menyibukkan diri dengan membersihkan apartemen Tae Kyung. Ia tersenyum melihat foto masa kecil Tae Kyung bersama orang tuanya, juga foto Tae Kyung bersama rekan-rekannya sesama agen PSS.

Tiba-tiba bel pintu berbunyi. Bo Won pergi untuk membuka pintu,

shot0173 shot0176

Tae Kyung akhirnya menemukan sesuatu. Ia menemukan deretan mobil-mobil terparkir di depan sebuah gedung yang memiliki stiker yang sama dengan stiker pada mobil Yohan. Penemuannya semakin jelas saat ia melihat anak buah Kim Do Jin keluar dari gedung yang tersebut.

Tae Kyung yakin ada sesuatu dalam gedung tersebut.

shot0181 shot0182

Kim Do Jin mendekati Cha Young lalu mendekatkan pisau bedahnya ke wajah Cha Young.

“Tidak apa-apa,” ujarnya.

shot0184 shot0190

[Bersambung ke Bagian 2]

Komentar:

Kim Do Jin kaya punya kantung ajaib mata-mata. Mata-matanya ngga ada habisnya ;p

7 komentar:

  1. kim do jin kim do jin......mbok ya tobat.......!!!!

    BalasHapus
  2. maaf mbak baru komen di part ini :)
    aku suka bangettt sama dramanya!!
    makasih mbak fanny sudah bikin :D

    BalasHapus
  3. doraemon punya kantong ajaib yang hebat, kim do jin juga punya kantong ajaib mata-mata. lah terus tea kyung punya apa...? punya kantong ajaib hati penggemarnya.

    BalasHapus
  4. Hadeuuhhh. . . . .lagi" kok ngeselin bnget sich ma kim do jin niiiee . . . pngn ku tampar dech. . . . .
    Pengen cepet" tae kyumg nyelamatin cha young niiee.. . . . . fighting han tae kyung yaaa. . . . .
    Figjting buat mbak fanny. . . .

    BalasHapus
  5. kamsamhamnida eonni.. jeongmal daebak!!!!
    tae kyung and boo won fighting!!!
    bwt eonni juga dilanjutin secepatnya yah...

    BalasHapus
  6. Iyaa nich sebel bgt sm kim din jin.. Gumawooo lama di tunggu akhirnya keluar juga di tunggu sinop selanjutnya..

    BalasHapus

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)