Selasa, 08 April 2014

Sinopsis Three Days Episode 10 (Bagian 2)

shot0472

[Sinopsis Bagian 1 klik di sini]

Tae Kyung terkejut dan langsung menghentikan mobilnya begitu melihat Cha Young ditabrak. Ia buru-buru turun dari mobil. Penabrak Cha Young, si pria bertato, sempat menghentikan mobilnya dan mengambil semua dokumen yang sedang dibawa Cha Young. Lalu ia melarikan diri.

“Lee Cha Young! Lee Cha Young!” panggil Tae Kyung.

“Presiden….”

“Apa?”

“Aku harus memberitahu Presiden,” kata Cha Young lirih.

shot0283 shot0286

Kilas balik:

Cha Young menemui Presiden dan melaporkan adanya perbedaan berat antara paket yang dikirim Jenderal Kwon dan paket yang diterima Presiden. Ongkos kirim pengiriman dokumen lewat paket dihitung berdasarkan berat dokumen tersebut. (sekedar mengingat, dokumen yang dikirim Jenderal Kwon adalah copy dari dokumen rahasia 98 asli milik ayah Tae Kyung)

Ongkos kirim paket Jenderal Kwon adalah 1930 won. Ongkos sebesar itu biasanya dikenakan pada pengiriman dokumen yang berisi lebih dari 10 lembar kertas. Tapi dalam amplop yang diterima Presiden hanya ada 1 lembar kertas berisi surat wasiat. Dan harga pengiriman 1 lembar kertas hanya 620 won.

Ini artinya ada orang yang telah menukar dokumen yang dikirim Jenderal Kwon. Penukaran itu tidak mungkin terjadi di kantor pos. Jadi ada orang di dalam Blue House yang telah mengambil dokumen yang ditujukan pada Presiden dan menukarnya dengan selembar kertas wasiat.

Cha Young meminta Presiden membuka kembali unit khusus penyelidik. Jika surat tersebut sudah ditukar, artinya surat wasiat tersebut suka palsu dan kematian Jenderal Kwon bukan karena bunuh diri. Mereka harus memulai dari awal.

Sepanjang penjelasan Cha Young, Presiden hanya diam. Ia berkata ia sudah tahu. Ia bahkan tahu siapa yang mengambil dokumen tersebut.

“Kepala Staf Shin Kyu Jin yang memperolehnya.”

“Kalau begitu kenapa…kenapa menunggu? Kita harus mendapatkan surat perintah sekarang,” kata Cha Young terkejut.

Presiden berkata Chief Shin akan melenyapkan dokumen itu begitu mereka mendapatkan surat perintah, bahkan begitu ia mengetahui Presiden mencari dokumen tersebut. Mereka harus membuat Chief Shin melepaskan sendiri dokumen tersebut.

shot0299 shot0307

Cha Young mengeluarkan banyak darah dan mulai kehilangan kesadaran. Tae Kyung terus memanggilnya.

shot0308 shot0309

Kilas balik pada lanjutan percakapan Cha Young dan Presiden. Cha Young mengajukan diri untuk mengambil kembali dokumen itu. Presiden terkejut.

Cha Young menjelaskan ia adalah orang yang menemukan bon pengiriman dokumen tersebut, namun ia melewatkan bukti itu. Ia ingin bertanggung jawab. Presiden melarangnya karena terlalu berbahaya.

“Saya juga seorang agen. Saya juga agen yang bertugas melindungi Presiden. Berikan saya kesempatan untuk menebus kesalahan saya.”

Cha Young dilarikan ke rumah sakit. Tekanan darahnya terus turun. Tae Kyung mendampinginya. Cha Young menatap Tae Kyung di tengah rasa sakit yang dideritanya. Ia mengulurkan tangan dan Tae Kyung menggenggamnya.

shot0312shot0314

Kilas balik pada bagaimana Cha Young bisa mendapat kepercayaan Shin. Cha Young memberitahu Shin bahwa ia tahu dokumen kiriman Jenderal Kwon telah ditukar di Blue House. Dan setelah ia menyelidikinya, ia menemukan bahwa penukarnya adalah seorang staf wanita yang bertugas mengantar surat-surat Presiden.

Ia bertanya apakah staf itu menukarnya atas perintah Chief Shin. Wajah Chief Shin mulai menampakkan ketidaktenangan. Cha Young berkata ia percaya pada Chief Shin. Ia tahu Chief Shin tidak akan melakukan hal tersebut tanpa alasan. Ia bertanya mengapa Chief Shin melakukannya.

Chief Shin berkata dokumen yang dikirim Jenderal Kwon adalah bukti palsu dan Cha Young tahu itu. Presiden yang menyiapkan bukti palsu itu untuk menutupi kejahatannya. Meski ia partner politik Presiden, namun ia merasa apa yang dilakukan Presiden adalah salah dan seseorang harus menghentikannya. Ia bertanya apakah Cha Young bersedia bergabung dengannya.

Cha Young tidak menjawab. Chief Shin berkata pada preskon nanti, Presiden juga akan menyangkali kejahatannya. Cha Young bertanya apa yang harus ia lakukan.

shot0316shot0320 

Tae Kyung menyaksikan dokter berusaha menyelamatkan nyawa Cha Young. Ia teringat Presiden pernah bertanya apakah Cha Young bisa dipercaya. Lalu ia teringat perkataan Cha Young setelah ia ditabrak. Ia berkata ia harus memberitahu Presiden bahwa dokumen itu bukanlah sebuah salinan.

“Chief Shin…Chief Shin…. Kau harus menemukannya, Tae Kyung-ah…” kata Cha Young tersengal-sengal.

shot0322 shot0326

Pria bertato membawa dokumen yang tadi direbutnya dari Cha Young pada Kim Do Jin. Ia berkata ia sudah memeriksanya dan dokumen itu bukanlah sebuah salinan. Kim melihat dokumen tersebut dan nampak terkejut.

Tae Kyung masuk kantor Presiden dan mengobrak-abrik meja Presiden dengan penuh kemarahan. Rekannya berusaha menahannya.

“Agen Han….” Suara Presiden menghentikan aksi Tae Kyung.

“Han Tae Kyung! Apa yang kaulakukan?!” tegur Direktur Kim yang mendampingi Presiden.

 shot0331 shot0332

“Aku melakukan apa yang tidak bisa dilakukan sendiri oleh Presiden,” ujar Tae Kyung.

Presiden meminta Direktur Kim meninggalkannya berdua dengan Tae Kyung sebentar saja.

Setelah hanya berdua, Presiden bertanya seperti inikah cara Tae Kyung.

“Iya. Kupikir ini cara tercepat. Aku tidak lagi peduli pada sopan santun. Mengapa Bapak tidak memberitahu saya bahwa Chief Shin memiliki copy dari dokumen rahasia? Agen Lee dalam keadaan koma. Mereka tidak tahu apakah ia bisa bertahan hidup. Mengapa Bapak membiarkan dia melakukannya meski tahu hal itu berbahaya? Sebenarnya apa yang Bapak beritahukan padanya?”

Presiden terdiam mendengar Cha Young dalam keadaan koma.

shot0333 shot0334

Kilas balik saat ia menjawab pertanyaan Cha Young mengenai apa yang harus ia lakukan. Presiden berkata Chief Shin bukanlah orang yang mudah percaya pada orang lain. Jika Cha Young tidak melakukan yang terbaik, Chief Shin tidak akan mempercayainya.

Karena itulah Cha Young memberikan rencana pengamanan PSS untuk konpress pada Chief Shin. Juga mengambil wireless AP yang terpasang di ruang kontrol.

Namun diam-diam ia menggeledah meja kerja Chief Shin untuk mencari dokumen yang dikirimkan oleh Jenderal Kwon. Presiden sudah memberitahunya kebiasaan Chief Shin. Chief Shin mungkin menyimpan dokumen tersebut di tempat yang terlihat olehnya. Chief Shin seorang yang gila kerja dan jarang pulang ke rumah, karena itu tempat yang paling mungkin adalah kantornya.  

Saat Cha Young menemui Chief Shin di tepi Sungai Han, ia sempat melihat Chief Shin memasukkan setumpuk kertas ke dalam dashboard mobilnya yang diduga dokumen Jenderal Kwon. Karena itu Cha Young mengambil kunci cadangan mobil Chief Shin dari laci meja kantornya dan pergi mengikuti Chief Shin. Ia berniat mengambil dokumen tersebut sebelum dokumen itu diserahkan Chief Shin pada Kim Do Jin.

Karena itu ia menunggu hingga Chief Shin turun dari mobil, lalu ia mengambil dokumen dari dashboard mobil Chief Shin. Namun saat membaca isi dokumen tersebut ia nampak terkejut. Saat itulah mobil pria bertato menabraknya.

shot0342shot0349

Presiden memberitahu Tae Kyung kalau ia memerlukan dokumen tersebut. Ia harus menghentikan Kim Do Jin.

“Bapak masih menjabat Presiden Korea Selatan. Tapi kenapa Bapak tidak bisa melakukan apapun? Mereka sudah membunuh banyak orang dan bahkan mencoba membunuh Bapak! Tapi…kenapa Bapak tidak bisa melakukan apa-apa?” tanya Tae Kyung frustrasi.

Presiden mengambil sebuah buku lalu melemparnya hingga mengenai mesin fotokopi. Lalu ia memecahkan vas bunga hingga hancur. Ia bertanya apa yang akan berubah jika ia bersikap seperti itu? Apakah dapat mengembalikan dokumen yang telah dibuat ayah Tae Kyung dengan seluruh hidupnya? Apakah yang mati bisa hidup kembali?

“Meski mereka berbuat curang, aku tidak boleh melakukannya. Meski musuhku menggunakan senjata api dan pisau. Aku hanya boleh menggunakan kedua tanganku dan mati. Karena aku adalah Presiden yang bersumpah untuk menegakkan undang-undang dan keadilan negara ini.”

shot0355 shot0364

Tae Kyung melunak. Ia memberitahu Presiden mengenai adanya pengiriman uang 100 juta dolar ke akun bank yang sama dengan bank 16 tahun lalu. Ia yakin sesuatu yang jauh lebih buruk akan terjadi.

Tae Kyung membungkukkan hormat lalu beranjak pergi. Namun pandangannya tertuju pada mesin fotokopi yang menyala karena terhantam buku yang dilempar Presiden. Mesin itu memberitahu bahwa ia siap men-scan. Artinya mesin itu sebelumnya sempat digunakan untuk scan.  

shot0365shot0366

Tae Kyung langsung berpikir. Ia berkata dokumen yang dimiliki Chief Shin mungkin saja bukan dalam bentuk kertas. Ia mengecek record mesin tersebut dan ternyata mesin tersebut pernah men-scan dokumen 16 lembar pada tanggal 8 Maret.

Jadi ketika paket Jenderal Kwon tiba, Chief Shin menukar dokumen tersebut dengan dokumen berisi surat bunuh diri palsu. Lalu ia men-scan dokumen kiriman Jenderal Kwon dan menyimpannya dalam bentuk USB (yang berbentuk kartu).

shot0369shot0373

Sementara itu Bo Won berusaha melacak dengan siapa Lee Chul Kyu pernah melakukan kontak. Ia melacak hingga ke Daeseungri. Mengapa ia bisa tiba di tempat itu?

Bo Won mengambil barang-barang Chul Kyu dari losmen tempat ia dulu tinggal. Di saku jaket ia menemukan tiket bus menuju Daeseungri. Karena itu ia pergi ke sana. Tempat itu sepi dan merupakan sebuah desa kecil di pinggir pantai.

Bo Won menduga Lee Chul Kyu pergi ke pelabuhan. Namun apa yang dicarinya di sana? Tiba-tiba Bo Won mengerti, tempat ini mirip Yangjinri, bahkan letaknya berdekatan. Sebuah desa kecil di pinggir pantai.

  shot0387 shot0389

Ia langsung menghubungi Tae Kyung dan memberitahukan dugaannya. Ada kemungkinan Daeseungri ada hubungan dengan uang 100 juta dolar. Presiden juga mendengar hal tersebut. Tae Kyung berkata mereka harus menghentikan Kim Di Jin sebelum hal yang sama terulang kembali.

Presiden bertekad untuk mengambil USB yang dimiliki Chief Shin.

shot0393 shot0395

Chief Shin kembali ke Blue House. Sebelum masuk, ia harus melewati pos pemeriksaan di mana semua barang harus melewati scanner terlebih dulu, termasuk dirinya.

Setelah tas dan dompetnya melewati scanner, Presiden menghampirinya diiringi agen PSS. Ia berkata Chief Shin memiliki barang miliknya. Chief Shin tak mengerti apa maksud perkataan Presiden.

shot0398 shot0399

Direktur Kim merebut dompet Chief Shin dan memberikannya pada Presiden. Presiden menemukan kartu USB dalam dompet itu. Sesuai kebiasaan yang diketahuinya, Chief Shin memang menyimpan benda penting tersebut di dalam benda yang selalu terlihat dan dibawa olehnya. Dompet.

“Terima kasih telah bekerja untukku hingga sekarang. Mulai sekarang, kau dipecat dari kantor kepala staf,” kata Presiden dengan tenang.

Chief Shin tidak bisa bicara apapun bahkan ketika Direktur Kim mengembalikan dompetnya.

Whoaaaaa….Presiden menunjukkan kekuasaannya^^

shot0400 shot0407

Tae Kyung memberitahu Penuntut Choi bahwa ada copy dokumen Jenderal Kwon dalam USB. Namun USB tersebut diprotect hingga file-nya tidak bisa dikirim via email. Tae Kyung akan mengantar USB itu langsung.

Sayangnya asisten Choi yang adalah mata-mata, mendengar hal tersebut.

shot0414 shot0418

Tae Kyung memberitahu Presiden bahwa ia yang akan mengantar USB tersebut pada Penuntut Choi. Dokumen yang asli telah hangus terbakar dan USB itu adalah satu-satunya bukti terakhir.

Tapi Presiden berkata ia sendiri yang akan mengantarnya dan menyuruh Tae Kyung pulang. Tae Kyung ingin menemani tapi Presiden mengingatkan kalau Tae Kyung bukan lagi anggota PSS.

Setelah tiba di kantornya, Presiden menanyakan keadaan seseorang (sepertinya menanyakan kondisi Cha Young) pada Direktur Kim. Direktur Kim berkata ia terus mengawasi. Presiden mengangguk.

shot0421 shot0423

Keesokan paginya, iring-iringan Presiden dalam perjalanan menuju kantor Penuntut Khusus. Pada jam 9 pagi hari itu, akan diadakan voting untuk menentukan pemakzulan Presiden.

Kim Do Jin menyuruh pria bertato untuk mengecek apakah Min Hyung Ki mendapat suara yang cukup untuk memakzulkan Presiden. Tapi pria bertato membawa kabar lebih penting, mengenai Presiden yang membawa USB ke Penuntut Khusus. Ia mengetahui hal tersebut dari asisten Penuntut Choi.

Baru kali ini aku melihat Kim Do Jin panik dan kehilangan ketenangan. Ia menelepon Min Hyung Ki dan berkata ia akan menghentikan Presiden bagaimanapun caranya, sedangkan Min harus fokus untuk mendapatkan suara terbanyak.

shot0432 shot0436

Penuntut Choi menanti di kantornya. Presiden akan tiba di kantornya dalam 7 menit. Namun tiba-tiba Presiden memerintahkan untuk memutar balik.

Tae Kyung yang diam-diam mengikuti iring-iringan Presiden, terkejut melihat Presiden pergi ke arah sebaliknya. Ia menelepon rekannya dan bertanya Presiden sebenarnya hendak ke mana. Kantor utama Jaesin.

Tae Kyung langsung memacu mobilnya menjejeri mobil Presiden. Ia terus mengklakson sambil menoleh pada Presiden. Presiden tidak bergeming. Mobil Tae Kyung dihalangi oleh mobil agen PSS namun akhirnya ia bisa menyusul.

shot0449 shot0454

Presiden tiba di kantor Jaesin. Begitu juga Tae Kyung. Para agen PSS menghentikan Tae Kyung. Ia berteriak “Kenapa ??” namun Presiden tidak mempedulikannya. Karena Tae Kyung terus meronta, terpaksa agen PSS mengacungkan senjata ke arah Tae Kyung.

shot0457 shot0463

Presiden memberitahu Kim Do Jin bahwa ia memiliki copy dokumen Han Ki Joon. Bukankah Kim Do Jin pernah menyuruhnya untuk melakukan kesepakatan hanya jika ia memiliki sesuatu?

“Apa yang kau inginkan?” tanya Kim.

“Hentikan pemakzulan. Aku kalah, kau menang. Aku akan mengubur insiden Yangjinri,” jawab Presiden.

Whaaaaa???!!!

shot0469 shot0470

10 Maret pk 08.15, 35 jam 15 menit setelah pengajuan pemakzulan…

Epilog:

Presiden menyapa stafnya, dan semua stafnya tersenyum hangat. Namun Presiden sekarang berdiri sendirian di kantornya yang kosong.

shot0002 shot0008

Ketika Presiden berjalan-jalan di taman ditemani Chief Ham, Presiden memanggil Tae Kyung. Saat Tae Kyung menghampirinya dengan wajah serius, Presiden tertawa geli. Ia mengangguk senang, seperti ayah yang bangga pada anaknya. Sementara Tae Kyung tetap serius ;p

shot0016 shot0014

shot0020 shot0023

Komentar:

Aku yakin Presiden sedang merencanakan sesuatu. Jika ia sampai menyerah, itu artinya ia sudah menyia-nyiakan nyawa semua orang yang telah hilang akibat kasus ini.

Aku yakin ia pura-pura menyerah agar ia bisa tetap menjadi Presiden. Hanya dengan menjadi Presiden lah, ia tetap memiliki kekuasaan untuk bisa menghukum orang-orang yang melakukan kejahatan itu. Dan juga Presiden sepertinya memilih mengorbankan kasus Yangjinri demi mencegah insiden Yangjinri kedua. Ia memilih menyelamatkan yang bisa diselamatkan.

Pemikiran Tae Kyung yang terlalu lurus sepertinya akan sulit memahami langkah yang diambil Presiden. Tapi kuharap kesalahpahamannya tidak berlarut-larut dan ia bisa mempercayai Presiden kembali.

13 komentar:

  1. waaaaa makin penasaraan, makasih mba fanny sinop nya..
    maaf selama ini jadi silent reader.. gomawooo ^^

    BalasHapus
  2. Aahhh kereeenn.. pengen nnton klnjutanx lgi... mkzh mba Fanny.. ^^

    BalasHapus
  3. tegang bkin skit perut....huuuuuffftt tiap bc sllu tegang tak kesempatan rilex hmmmmm....gomawo author....keep healty

    BalasHapus
  4. ternyata Presiden px rencana sendiri ....
    semoga Cha Young nga Mati yaaa...

    BalasHapus
  5. Aduuh penasaran nih sama kelanjutannya,bener juga kayanya rencana presiden memang itu.gak mungkin presiden nyerah gitu aja..
    Episode 11 sama 12 nya cepet di post yaa mba^^
    Thanks mba fanny :)

    BalasHapus
  6. kayaknya di episode ini aku ngeliat sisi yang berbeda dari presiden sama tae kyung...presiden dengan pengalaman dan kedewasaan ya mampu mengontrol emosinya...sedangkan tae kyung yang gelora muda ya ingin memberontak terlihat sedikit uncontrol dan "jorok" dalam bertindak...

    jadi makin penasaran apa yang direncanakan kim doo jin selanjutnya...kyaknya kejadiannnya bakalan mirip2 kejadian yangjinri dan lokasinya pun bakalan berdekatan...

    thanks ya mbak fanny..

    BalasHapus
  7. wah,... tambah seru aj...

    thanks mbk bwt post'nya. lanjut trz mbk,..
    fighting :)

    BalasHapus
  8. Wow... keren bgt drama ni, serasa jd bagian dr drama ni, penasaran bgt, gomawo unnie, slma ni jd silent reader br x ni koment, keep up the good work unnie...

    BalasHapus
  9. Wow... keren bgt drama ni, serasa jd bagian dr drama ni, penasaran bgt, gomawo unnie, slma ni jd silent reader br x ni koment, keep up the good work unnie...

    BalasHapus
  10. whooaa.. bo woon keren banget .. kayaknya presiden mengubah rencana ke PLAN B .. semangat Han tae kyung!!! jangan salah paham sama presiden

    BalasHapus
  11. Kmrn pas mau baca sinop eps ini eh ada spoiler eps selanjutnya. Waah ga jadi baca sinop deh haha jd baru skrg :D
    Presiden dan taekyung tambah ganteng yaaa.. ga ngerti kenpaa bowon berani pisan kemana mana sendiri.. ke tempat gelap dan bahaya.. kyaa keren sih!!
    Di eps ini, kepercayaan bener2 diuji ya.. taekyung ke chayoung, taekyung ke presiden.. hmm wajar taekyung gitu, sejak tau chief ham yg nembak presiden pasti jd bingung siapa yg hrs dipercaya. Plus kt mba fanny mgkn taekyung memang lurus bgt pikirannya hehe.
    Makasih mba fanny~^^ semangat ya sinop selanjutnya!

    BalasHapus

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)