Saturday, 12 October 2013

Sinopsis The Heirs Episode 2 (Bagian 2)

shot1492

[Sinopsis Bagian 1 klik di sini]

Rachel kesal karena Tan tidak juga mengangkat teleponnya. Ia terpekur memandangi ponselnya yang membisu. Saat akhirnya ponselnya berdering, ia tersenyum puas.

Tapi yang meneleponnya ternyata ibunya. Ibunya bertanya bagaimana tanggapan Tan atas pernikahannya.

“Memangnya itu sesuatu yang patut dibanggakan,” ujar Rachel sinis.

Presdir Lee berkata tetap saja Tan harus tahu karena Young Do dan Tan adalah teman baik. Rachel berkata mereka tidak berteman lagi. Lalu ia menutup teleponnya.

shot0707 shot0713

Young Do tiba di hotel meliki keluarganya. Apa yang ia lakukan di sana? Mencuci piring.

Ia sadar para pegawai berbisik-bisik membicarakannya. Rupanya setiap musim panas Young Do ditugaskan mencuci piring sejak SMP. Semacam pelatihan untuk ahli waris.

“Walau begitu ia melakukannya? Ia anak yang baik walau ia seorang chaebol,” puji pegawai yang baru tahu.

“Baik apanya?” ujar pegawai yang sudah lama bekerja di sana.

shot0726 shot0730

Manager mendatangi Young Do lalu menegurnya karena Young Do tidak memanaskan piring sebelum dihidangkan. Lalu ia juga mengomentari pakaian Young Do. Young Do meletakkan piring yang sedang dicucinya.

“Aku sedang terlihat dalam mood baik?”

“Kalau begitu apa aku harus membiarkanmu karena melalaikan tanggung jawabmu?” tanya manager. Ia mengancam hendak memberi tahu ayah Young Do.

“Katakan padanya. Laporkan pada ayahku. Itu tugasmu. Jangan mengabaikannya,” Yougn Do melepas sarung tangan karetnya. “Saat aku menguasai hotel ini 10 tahun lagi, kau akan memerlukan pengalaman seperti itu untuk mencari pekerjaan baru.”

Manager itu tak bisa berkata-kata selain menahan kekesalannya. Seorang pelayan melaporkan kalau Komisaris Polisi telah tiba. Young Do melepas celemeknya dan berkata ada tugas lain yang lebih cocok untuknya.

shot0734 shot0736

Lee Hyo Shin sedang makan bersama kakeknya, ayahnya, dan juga para pamannya. Mereka sedang membicarakan ujian masuk Hyo Shin ke perguruan tinggi. Hyo Shin nampak gugup dan wajahnya pucat.

Ayah Hyo Shin berkata Hyo Shin harus berusaha meningkatkan ranking nasionalnya dari tahun lalu. Pamannya berkata adalah perbuatan bodoh untuk menyalahkan kekurangan waktu. Sang kakek lebih suka jika Hyo Shin masuk SMA yang sama dengan SMA-nya.

Paman Hyo Shin berkata SMA Empire lebih prestisius dan jamannya sudah berbeda dengan jaman kakak Hyo Shin. Kakek berkata ia tahu itu, tapi Korea menekankan garis keturunan. Walau SMA Empire lebih prestisius tapi sejarahnya terlalu pendek untuk menghasilkan para pemimpin di bidang politik, hukum, dan bisnis.

“Kalau begitu Hyo Shin kita bisa menjadi sejarah Grup Empire,” kata pamannya. Hyo Shin hanya mengangguk.

“Kau dengar kata pamanmu, kan?” kata ayah Hyo Shin.

Sigh….belum apa-apa aku sudah bisa merasakan tekanan yang berat di bahu Hyo Shin >,<

shot0765 shot0771

Young Do masuk dengan mengenakan pakaian formal. Keluarga Hyo Shin sudah mengenalnya. Ia memberi salam dengan sopan pada mereka semua. Menteri kehakiman (sepertinya kakek Hyo Shin), ayah Hyo Shin yang adalah komisaris polisi , dan juga paman-paman Hyo Shin yang sama-sama memiliki kedudukan.

Hyo Shin tidak nampak senang melihat kehadiran Young Do. Ayah Hyo Shin memperkenalkan siapa Young Do pada mereka semua. Mereka memuji Young Do yang dibesarkan dengan baik. Young Do berterima kasih lalu menuangkan air minum untuk mereka.

Saat menuangkan minuman untuk Hyo Shin ia menuangkan air minum sampai penuh. Hyo Shin menatapnya.

“Kau kelihatan haus,” kata Young Do penuh arti.

shot0778 shot0803

Young Do kembali ke kamarnya yang merupakan salah satu kamar di hotel itu. Seseorang mengetuk pintu kamarnya. Young Do membuka pintu dan melihat Hyo Shin.

Hyo Shin hendak menggunakan kamar mandi Young Do. Begitu masuk kamar mandi, Hyo Shin langsung muntah-muntah.

Ketika Hyo Shin keluar dari kamar mandi, Young Do berkata di lantai bawah juga ada toilet. Hyo Shin berkata ia tidak bisa ketahuan ayahnya saat muntah.

“Kalau begitu kau tidak apa-apa ketahuan olehku?” tanya Young Do.

“Jika kita berbicara tentang rahasia, bukankah aku lebih banyak tahu rahasiamu?” ujar Hyo Shin.“Sunbae, suaramu saat mengancamku terdengar indah,” kata Young Do tertawa. (Jadi Hyo Shin duduk di kelas 3 SMA, sementara Young Do sepertinya di kelas 2)

Hyo Shin tersenyum. Suaranya lebih indah lagi saat bersumpah serapah. Apakah Young Do mau mendengarnya? Young Do tidak mau. Ia menawari Hyo Shin rokok. Hyo Shin berkata ia tidak melakukan hal yang tidak baik untuk tubuh. Hmm….jadi muntah itu bentuk stress? Atau sakit?

shot0818 shot0828

Eun Sang membawakan kopi untuk Tan. Tan mengeluh Eun Sang pergi lama sekali. Eun Sang berkata ia hendak memberi waktu pada Tan untuk menerima telepon. Apa Tan sudah selesai menjual narkoba organik? Tan berdehem mendengar ledekan Eun Sang.

Eun Sang berdecak kagum setelah mencicipi kopinya. Jangan lebay, kata Tan. Eun Sang berkata ia harus minum kopi Americano setidaknya satu kali di Amerika. Jika tidak, ia hanya akan memiliki kenangan buruk di sini.

“Apa kau yakin kau hanya memiliki kenangan buruk?” tanya Tan. Menanti jawaban Eun Sang bahwa ia adalah kenangan baik.

shot0842 shot0857

“Kalau dipikir-pikir….Sudah berapa lama kau tinggal di Amerika?”

“Kenapa kau menghentikan pikir-pikirmu!” protes Tan. Haha^^

Eun Sang melihat beberapa orang menggunakan ponsel. Ia berkata mengapa hal ini tidak terpikirkan sebelumnya. Ia lalu meminjam ponsel Tan. Ia sekarang tahu cara untuk pulang.

“Pulang? Ke Korea?” tanya Tan.

Eun Sang menadahkan tangannya dengan tatapan memohon. Tan terpaksa memberikan ponselnya. Eun Sang mengetik pesan di Talkingbook ( semacam fb atau twitter gitu kali ya^^). Ia mengirim pesan pada White Hacker Yoon. Hmmm…White Chocolate Yoon Chan Young harusnya ^^

shot0872 shot0874

“Siapa dia? Teman priamu (kekasihmu)?” tanya Tan.

“Teman. Pria,” jawab Eun Sang.

Tan berkata (dengan nada cemburu) kalau begitu seharusnya Eun Sang langsung menelepon, bagaimana jika ia tidak merespon pesannya itu. Eun Sang berkata nomor telepon temannya baru saja diganti dan ia tidak bisa mengingatnya. Dan lagi temannya akan pergi ke suatu tempat jadi ia tidak tahu apakah temannya di Korea atau tidak.

“Kau meminta bantuan pada pria yang bahkan kau tidak tahu ia ada di mana?”

“Ia ada di hatiku, kenapa?” ujar Eun Sang. “Itu bukan sesuatu yang akan kaumengerti.”

shot0879 shot0889

Eun Sang berkata ia menghargai Chan Young sebagai temannya.

“Memangnya ia melindungi negara atau menemukan Hangul (bahasa Korea)?” ujar Tan kesal. “Menghormati teman? Bagaimana jika ia tidak merespon?”

Eun Sang yakin Chan Young akan merespon. Tan yang cemburu segera berjalan pergi.

shot0899 shot0902

Mereka pulang menggunakan taksi. Eun Sang terus menerus bertanya apakah Chan Young sudah membalas pesannya. Tan menunjukkan ponselnya dengan kesal. Belum ada respon.

“Apa kau yakin kalian berdua dekat?” tanyanya.

“Kami sudah saling mengenal separuh hidup kami.”

“Apa kalian berpacaran?”

“Sudah kubilang bukan.”

“Apa kau pernah berpacaran dengannya?”

Eun Sang protes mengapa Tan membuat masa lalu palsu dari persahabatannya. Ia berkata anggap saja Tan sedang menyelamatkan orang, dan memintanya sering-sering mengecek pesannya. “Ia adalah harapan terakhirku. Ya? Kumohon.”

Hehe…Eun Sang ini pintar membujuk. Tapi clueless….

shot0911 shot0927

Mereka tiba di rumah Tan. Tan memberikan kuncinya pada Eun Sang dan menyuruhnya masuk. Sementara ia sendiri naik kembali ke taksi. Ia akan mengambil mobil yang mereka tinggalkan karena melarikan diri tadi.

Di taksi, Tan memeriksa profil Eun Sang di Talkingbook.

“Cha Eun Sang,” akhirnya ia tahu nama Eun Sang.

shot0937shot0938  

Lalu ia melihat pesan yang dikirim Eun Sang pada Chan Young: Aku tahu ini sulit dipercaya, tapi aku ada di Amerika dan aku dalam masalah. Aku memerlukan bantuanmu. Hubungi aku sesegera mungkin.

“Pekerjaan kantoran dengan gaji 2 juta won sebulan. Aku juga menyukainya.”

Tan terus asyik melihat deretan status Eun Sang di medsos itu bahkan ketika ia telah naik ke mobilnya sendiri.

“Aku berharap Freddy dan Jason berbaikan.” (Freddy Krueger dari film A Nightmare on Elm Street dan Jason dari film Halloween)

“Aku benci pergi bekerja. Pada musim hujan seperti ini, aku harus menonton Texas Chainsaw Massacre.” Ha. Eun Sang ternyata pecinta film horror. Dia nonton Master’s Sun ngga ya^^

Tan tersenyum melihat selera film Eun Sang.

shot0950 shot0957

Lalu Eun Sang pernah memposting dirinya saat bekerja lalu menulis status: “Anak-anak, aku di tempat kerjaku lagi. Ini ada alah Je-shi-kyeo Alba (buat ia bekerja) dan bukannya Jessica Alba. “

Tan bertanya-tanya berapa banyak pekerjaan paruh waktu yang dijalani Eun Sang.

Lalu ada foto Chan Young, yang ditulis sebagai “pelayan menyebalkan nomor 1”

shot0970 shot0974

Tan tahu Chan Young ini yang diminta bantuannya oleh Eun Sang. Ia memperhatikan percakapan di antara keduanya dalam medsos itu.

“Apa pelayan menyebalkan ini cute?” tulis Chan Young.

“Apa kau gila?” gumam Tan seakan bicara pada Chan Young.

“Pergilah! (Kkeo Joo! Aaaa jadi inget Joong Won^^)” balas Eun Sang.

“Benar!” seru Tan senang.

shot0982 shot0984

Kau telah bekerja keras hari ini. Tetaplah kuat, Cha Eun Sang.” Chan Young memberi semangat.

“Benar, mereka tidak mungkin hanya teman,” kata Tan.

Status berikutnya membuat Tan tertegun.

“Aku benci ibuku bekerja begitu keras. Aku harap grup Empire bangkrut.”

shot0990 shot0993

Polisi mengetuk kaca jendela mobil Tan. Ia mengembalikan paspor Eun Sang dan berkata ini hanya kesalahpahaman. Tan berkata ini bukan pertama kalinya polisi itu salah paham. Tan menjalankan mobilnya.

Bo Na mengeluh Chan Young tidak menjawab teleponnya. Myung Soo memanas-manasinya dengan berkata di Amerika banyak gadis seksi.

“Setelah melihat kayu seperti dirimu, melihat wanita dengan lekuk tubuh. Bayangkan bagaimana indahnya tubuh mereka,” kata Myung Soo.

“Hei, apa kau pikir Chan Young ku sepertimu?”

“Itulah masalahnya. Ia tidak sepertiku. Tapi mengapa ia tidak menjawab teleponnya?”

Bo Na berkata mungkin saja Chan Young sibuk atau tidak tahu kalau ia meneleponnya. Myung Soo bertanya mengapa wanita selalu saja meributkan hal yang sudah mereka ketahui jawabannya. Karena itu membuat kami merasa lebih baik, ujar Bo Na.

shot1005 shot1010

Young Do masuk. Ia berkata Myung Soo beruntung karena menjadi putera dari pendiri sebuah firma hukum. Karena Myung Soo tidak becus belajar, Myung Soo tidak akan dikirim ke sekolah hukum. Dengan begitu Myung Soo tidak perlu bekerja paruh waktu di firma itu untuk mewarisinya kelak. Myung Soo berkata Young Do tidak tahu betapa melegakannya ia tidak pintar.

Young Do melihat Bo Na yang terus cemberut. Ada apa dengannya? Bukan urusanmu, jawab Bo Na ketus. Ia bertanya bisakah Young Do berhenti tertarik padanya.

“Bagaimana bisa? Kau terlalu cantik,” ujar Young Do.

Myung Soo menatapnya. Sementara Bo Na berpikir ia memang layak diperjuangkan, lalu ia kembali menelepon Chan Young. Young Do melirik Myung Soo yang nampak kesal mendengar komentar tadi.

shot1018 shot1031

Kali ini Chan Young mengangkat teleponnya. Bo Na protes kenapa Chan Young tidak meneleponnya. Dengan ringan Chan Young berkata itu karena Bo Na selalu mendahuluinya.

Bo Na cemburu begitu mendengar Chan Young berbicara dengan seorang wanita. Padahal wanita itu adalah kasir yang sudah pasti bukan tipe Chan Young. Ia meminta Chan Young membiarkan wanita itu bicara di telepon.

shot1035 shot1043

“Ia sudah bicara di telepon (Bo Na). Aku tidak bisa belajar karena aku sangat merindukanmu,” kata Chan Young tersenyum. Aww…kamu so sweet dech XD

Bo Na berkata ia sangat bahagia. Ia bertanya apakah Chan Young sudah memeriksa SNS-nya, ia mengirim foto ia sedang menangis. Chan Young berkata ia mematikan SNSnya karena ia tidak bisa berkonsentrasi. Bo Na merengek agar Chan Young melihatnya.

Young Do berkata hanya Bo Na yang bisa tetap cantik walau selalu merengek seperti itu.

shot1045 shot1047

Chan Young berjanji akan melihatnya dan menelepon Bo Na nanti. Namun begitu ia membuka ponselnya, yang terlihat olehnya adalah pesan dari Eun Sang. Chan Young menelepon Eun Sang tapi teleponnya tidak aktif.

shot1062 shot1063

Eun Sang membawa kopernya keluar dari kamar. Saat ia menaiki tangga ia mendengar suara pintu. Ia mengira Tan yang datang dan berkata ia akan pergi.

Tapi yang muncul di hadapannya adalah seorang gadis. Mereka saling bertanya: “Siapa kau?” Eun Sang mengenali gadis itu yang ditemuinya di airport.

“Memangnya kenapa? Apa kau senang melihatku lagi?” ujar Rachel ketus. “Siapa kau? Aku adalah tunangan pemilik rumah ini.”

“Tunangan? Dia masih anak sekolah,” kata Eun Sang.

shot1070 shot1071

Rachel berkata mereka bertunangan tahun lalu saat mereka berusia 17 tahun. Ia bertanya siapa Eun Sang. Berapa kali ia harus bertanya mengapa Eun Sang ada di rumah tunangannya?

Eun Sang berusaha menjelaskan ia menginap di sini karena ada situasi mendesak. Dan ia baru saja akan pergi. Eun Sang berkata Rachel salah paham akan situasinya.

“Tunggu. Mengapa kunci rumah ada di tanganmu?” Rachel merebut kunci dari tangan Eun Sang.

shot1106 shot1112

Eun Sang berkata ia menitipkan barangnya pada Tan, lalu ia pamit. Rachel berjalan turun dan sengaja mendorong koper Eun Sang hingga jatuh berguling-guling ke lantai.

Eun Sang berlari turun. Ia melihat kopernya rusak. Dengan kesal ia bertanya apa yang Rachel lakukan.

“Kesalahan. Sama seperti kau dan aku bertemu di sini,” kata Rachel tenang.

Eun Sang berkata ia sudah bilang tidak terjadi apapun yang bisa menyebabkan kesalahpahaman. Ia akan menahan kemarahannya demi kebaikan pemilik rumah ini padanya, yaitu Tan.

“Apa kau bergurau? Kau tidak bisa pergi begitu saja. Kau memiliki kunci rumah di saat pemiliknya tidak ada. Bagaimana aku bisa tahu tidak ada barang yang hilang? ” Ugghhh…gadis ini bener-bener deh >,<

shot1120 shot1140

Ia menyuruh Eun Sang membuka kopernya. Bukankah Eun Sang tidak mau ada kesalahpahaman? Eun Sang berkata ia akan membuka kopernya. Tapi apa yang akan Rachel lakukan jika tidak ada apapun di sana?

“Tidak mungkin tidak ada apa-apa,” kata Rachel sinis.

Eun Sang akhirnya membuka kopernya. Puas?

Rachel berjalan turun lalu mengangkat koper Eun Sang hingga seluruh isinya keluar. Eun Sang marah.

“Aku sedang memeriksanya. Tidak ada apa-apa. Pergilah.”

shot1152 shot1159

Ia berjalan sambil menyingkirkan barang Eun Sang dengan kakinya. “Dan bawa sampah ini bersamamu. Sebelum ia kembali. Segera.”

Eun Sang berusaha menahan kemarahannya, rasa malunya, dan air matanya sambil membereskan barang-barangnya.

shot1163 shot1180

Ia keluar dari rumah Tan dan duduk di taman. Ia melihat sekelilingnya. Keluarga yang bahagia, anak-anak yang berlarian dengan riang. Eun Sang tersenyum, namun hatinya terasa sakit. Eun Sang merenung lalu berjalan pergi.

shot1186 shot1190

Bo Na mondar-mandir menanti telepon Chan Young. Myung Soo dan Young Do memperhatikannya. Ada apa, tanya Myung Soo tak tahan lagi.

“Bagaimana mungkin? Aku sudah bilang aku mengupload fotoku yang sedang menangis. Bagaimana mana bisa tidak ada respon setelah 2 jam?” celotahnya.

“Aku berbicara sebagai oppa-mu…” Young Do angkat bicara. “Tidak ada oppa yang kukenal yang menyukai foto menangis.”

“Kalau begitu apa yang mereka sukai?”

“Daripada selca, dia akan lebih menyukai hal dewasa,” kata Young Do sambil tertawa. “Kirimkan foto yang memperlihatkan banyak kulitmu.”

shot1201 shot1209

“ Aku berani bertaruh segalanya Yoon Chan Young akan langsung naik ke pesawat,” kata Myung Soo.

“Hei, Chan Youngku tidak seperti itu! Minta maaf padanya sekarang juga! Amerika di arah mana? Membungkuklah ke arah itu!”

Myung Soo berkata jika Chan Young tidak seperti itu maka Chan Young tidak normal. Chan Young kan baru berusia 18 tahun.

“Putuskan saja. Putus dan berpacaran dengan Myung Soo,” kata Young Do.

“Aoa kau gila? Yang benar saja…Apa aku makan nerkoba?” kata Bo Na tak percaya.

“Hei, kau tidak perlu menolakku sebanyak 3 kali,” protes Myung Soo. “Tapi kau boleh juga.”

shot1233  shot1235

“Mengapa kalian melibatkan aku dalam hubungan kalian? Kalian berdua tampak serasi. Kalian seharusnya berpacaran,” kata Bo Na.

Myung Soo berkata Young Do boleh juga. Apa kau mau mati, ujar Young Do. Myung Soo pura-pura marah dan bertanya apa Young Do pilih-pilih gender saat membicarakan cinta?

“Kita putus,” katanya genit.

“Aigoo..aku bahkan tidak bisa memukulmu karena kau sangat cantik,” balas Young Do. Heh….percakapan ini? XD

Myung Soo langsung melancarkan jurus cute-nya. Bo Na pura-pura hendak muntah. Gurauan seperti itu hanya lucu di awalnya lalu melewati batas.

shot1245 shot1246

Myung Soo berkata garis batas memang harus dilewati. Contohnya Rachel yang melewati batas hingga pergi ke Amerika untuk menemui Tan.

Mendengar nama Tan, senyum Young Do perlahan lenyap. Myung Soo berkata jika Bo Na rindu pada Chan Young maka pergilah ke sana.

“Hei, sudah kubilang jangan sebut-sabut nama Kim Tan di depanku,” kata Bo Na. Ia berkata kenapa Young Do diam, bukankah Young Do juga tidak suka mendengar tentang Tan.

“Myung Soo berkelahi lebih baik dariku. Karena itu aku tidak bisa melakukan apapun,” kata Young Do.

“Dan Bo Na berkelahi lebih baik dariku,” Myung Soo kembali bercanda.

Keduanya tertawa. Dan dihadiahi lemparan batal Bo Na.

shot1253 shot1262

Eun Sang mencoba hendak membeli tiket tapi uangnya kurang. Ditambah lagi paspornya tidak ada.

Tan telah kembali ke rumah dan mengetahui Eun Sang telah pergi. Ia bertanya pada Rachel ke mana Eun sang pergi dan apakah ia membawa barang-barangnya.

“Kim Tan, kita tidak bertemu selama 6 bulan dan itu hal pertama yang kaukatakan padaku?” kata Rachel kesal. “Untuk apa aku peduli ke mana gadis….

shot1275 shot1281

“Kau bertambah cantik,” ujar Tan.

“Aku tahu.”

“Apa kau mengusirnya?”

“Itu adalah hakku sebagai tunanganmu.”

Tan bertanya apa Rachel memberitahu Eun Sang kalau mereka bertunangan. Tentu saja, kata Rachel, seharusnya Tan yang memberitahu Eun Sang.

“Kalau begitu kenapa kau tidak membiarkannya tinggal. Aku bisa memperkenalkanmu padanya,” kata Tan.

shot1293 shot1295

Rachel bertanya apakah Tan tidak tahu mengenai kedatangannya. Tan berkata ia sudah tahu. Rachel bertanya kenapa Tan tak menjemputnya di bandara.

“Terlalu panas.”

“Kalau begitu kau harus ke Korea. Di sana musim gugur.”

“Terlalu jauh.”

“Apa kau tahu kita ulang tahun pertunangan hari ini.”

“Ya.”

“Ya? Hanya itu yang bisa kaukatakan? Kalau begitu mengapa kau bertunangan denganku jika kau akan bersikap seperti ini?” kata Rachel kesal.

Tan menjawab setidaknya ia bisa bertunangan dengan Rachel agar tidak perlu menikahinya (maksud Tan adalah jika ia setidaknya sudah bertunangan namun tidak mau menikah akan lebih bisa diterima daripada sejak awal Tan menolak). Rachel tak bisa berkata apa-apa lagi.

shot1302 shot1305

Terdengar bunyi bel di pintu. Eun Sang melihat melalui kaca Tan sedang berjalan menghampirinya. Eun Sang buru-buru berjalan pergi. Mungkin ia tadi menekan bel untuk melihat apakah ada orang di rumah atau tidak.

Tan malah menyusulnya.

“Kau mau ke mana? Jika kau akan pergi setidaknya kau harus memberitahuku,” tegur Tan.

shot1312 shot1316

Eun Sang berkata ia ketinggalan kartu nama petugas polisi (yang menahan paspornya). Tan berkata kenapa Eun Sang mencarinya. Rachel muncul dan berkata ia telah membuangnya ke tempat sampah di luar gerbang (Hmmm...walau ia melihat Tan memarahi Eun Sang tapi jelas itu menunjukkan perhatian. Tadi Tan menunjukkan rasa bosan dan tidak peduli saat bicara dengannya).

Eun Sang hendak mengambilnya. Tan berkata tidak usah dan hendak mengatakan paspor itu ada padanya. Tapi Eun Sang sudah berlari pergi.

“Kau membuangnya?” tanya Tan kesal.

shot1328 shot1334

“Membuang apa? Aku bahkan tidak melihatnya.”

Tan berkata ia mengerti situasi ini menyebalkan untuk Rachel tapi Eun Sang tidak bisa pulang ke Korea karena kehilangan paspornya dan itu karena dirinya.

“Apa hubungannya denganku?” kata Rachel ketus.

“Tidak ada hubungannya denganmu tapi ada hubungannya denganku. Jadi, jangan ikut campur.”

shot1343 shot1346

Tan pergi menyusul Eun Sang. Rachel masuk ke rumah dengan kesal. Ponsel Tan berbunyi. Ia melihatnya. Pesan Chan Young untuk Eun Sang.

“Amerika? Di Amerika bagian mana? Aku juga sedang di Amerika! Ada apa? Aku bisa langsung pergi jadi hubungi aku begitu kau membaca pesan ini. Ini nomorku. Telepon aku sekarang juga!”

Rachel memikirkan sesuatu. Eeepp…ia mengenal Chan Young dan Bo Na pastinya kan? Mereka sekolah di sekolah yang sama. Apa yang akan ia lakukan? >,<

shot1355 shot1359

Eun Sang membongkar tempat sampah dan hampir panik saat Tan menemukannya.

“Tidak ada di sana,” kata Tan.

shot1370 shot1372

“Iya, tidak ada,” kata Eun Sang sambil menangis. “Bagaimanapun aku mencarinya tidak ada di sini.”

“Apa kau menangis?”

“Aku berusaha untuk tidak menangis, tapi keadaan selalu….benar-benar…aku datang ke Amerika untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Tapi aku berakhir di tempat sampah lagi. Kehidupan seperti yang bahkan tidak berubah?”

Kim Tan meminta maaf dan menyuruh Eun Sang berdiri. Eun Sang berdiri, bertanya mengapa Tan meminta maaf.

Tan menyerahkan paspor Eun Sang. Ia berkata ia baru saja menemukannya. Eun Sang langsung memeluk paspornya.

shot1384 shot1407

Tiba-tiba sebuah taksi berhenti di depan rumah Tan. Beberapa orang asing keluar nampak mencari seseorang. Tan dan Eun Sang bersembunyi di dekat tempat sampah tapi orang asing itu melihat mereka.

Tan dan Eun Sang kembali melarikan diri. Para orang asing itu mengejarnya. Dan berbeda dari dua pria gemuk tadi, mereka jelas lebih kuat berlari.

shot1410 shot1419

Mereka berlari dan terus berlari. Akhirnya Tan menarik Eun Sang masuk ke dalam sebuah bioskop untuk bersembunyi. Eun Sang melihat sekeliling bioskop yang gelap itu.

“Apa yang kaulakukan?” tanya Tan.

“Biasanya pembunuh berantai muncul dari belakangmu,” kata Eun Sang.

 shot1441 shot1450

“Berhentilah menonton film aneh.”

Eun Sang bertanya mengapa orang-orang itu mengejar Tan. Apa Tan benar-benar pengedar narkoba?

Tan berkata ia tidak mau menyia-nyiakan hidupnya seperti itu (menjadi bandar narkoba). Ia balik bertanya mengapa mereka mengejar Eun Sang. Eh…jadi para pengejar itu tidak jelas siapa dan mengejar siapa?

Tan menyuruh Eun Sang menonton film yang sedang ditayangkan di ruangan bioskop itu. Ia juga membutuhkan istirahat.

Tan menyandarkan kepakanya di kursi lalu memejamkan matanya. Eun Sang mencoba menonton tapi tidak mengerti apa yang dibicarakan para tokohnya.

shot1458 shot1460

Sambil tetap memejamkan mata Tan menerjemahkan apa yang dikatakan para tokohnya.

“Untuk bisa mempercayaimu, aku perlu tahu siapa dirimu.”

“Kau tidak tidur?”

shot1467 shot1468

Tan menegakkan kepalanya.

“Tapi ia bertemu seorang gadis semalam. Nama gadis itu Cha Eun Sang,” Tan tidak lagi menceritakan film tapi cerita mengenai pertemuannya dengan Eun Sang.

“Bagaimana kau tahu namaku?”

“Aku penasaran mengenai Cha Eun Sang. Apa mungkin….aku menyukaimu?” tanya Tan.

shot1488 shot1490

Komentar:

Fiuh...hidup yang tidak mudah bagi para anak muda ini.  Wajar jika mereka menjadi....well, tidak wajar >,<

Tan sudah cukup tidak bahagia dengan keluarganya. Bayangkan jika ia menikah dengan seorang seperti Rachel. She’s just....evil.

Tapi mereka baru berusia 18 tahun, bukankah mereka seharusnya menikmati masa muda mereka bersama teman-teman dan mulai berjuang meraih cita-cita mereka? Tapi seperti yang Eun Sang katakan, apakah hidup mereka memang sudah ditakdirkan seperti itu. Bukan hanya hidup miskin yang ditakdirkan, tapi juga kehidupan orang-orang kaya untuk menjadi pewaris? Hmmm....mudah-mudahan Eun Sang dan Tan menjadi bukti bahwa hidup tidaklah seperti itu. Mereka berhak mencari kebahagiaan mereka, entah mereka miskin atau kaya.

Note to Dee: Aku beruntung tidak bertemu the overacting Jay....yeaaay lucky me^^

63 comments:

  1. Yeaaay.... Supeeeeer daebak!
    Makasih Fanny ^_^
    -Vi-

    ReplyDelete
  2. Kehidupan kim tan mulai menarik krn brtemu eun sang.. Thengkyuuu mbk fanny.. Daebak!!

    _vitaa

    ReplyDelete
  3. yeah......semakin penasaran ajaH,,,,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. tengkyu mba fanny,,,,,di tunggu lanjutannya

      Delete
  4. yeaaaah..gomawo mb Fanny!! Daebakkk!!
    Sneng liat hbungan awal yg manis Tan-Sang...
    Dtunggu lanjutannya ia mb Fanny & mb Dee...


    ~mimi~

    ReplyDelete
  5. gx sabar untuk melihat kelanjutannya ,
    seminggu terasa begitu lama kalo di nanti-nanti .

    ReplyDelete
  6. bolak balik ke blog ini akhirnya ada juga...yuhuyyyyyyy seru pisan atuh dramana..jdi ga sabar nunggu dvdna di indonesia

    ReplyDelete
  7. gak sabar nunggu eps 3 nya...

    ReplyDelete
  8. Yeeaayyy zuper dupeerr zeepeett Ɓȃήƍέєë† nh teeh fanny ngepost nyaa :D
    Jdii makiin semangatt bantuiin...bacaa mksudnya ƗƗɐ.◦"̮◦.ƗƗɐ.◦"̮◦.ƗƗɐ.◦"̮◦
    Smangatt teroooosss fanny eonni 'n Dee eonni ^^

    ReplyDelete
  9. Makacih dah buat sinop'y...
    Q coba buat download tp susah bgt link'y....trim seXlagi

    ReplyDelete
  10. Lee min ho keren ikh.....
    Cha young juga

    ReplyDelete
  11. Ṁ̭̥̈̅̄Ṁ̭̥̈̅̄И̲̮̣̥̅̊И̲̮̣̥̅̊ªªªП̥̥̲̣̥П̲̣̣̥†̥̥ªªªZ̲̣̥Z̲̣̥....(y)(y) :D :D. ˚Mβªќ° fany,lanjutkan . . .

    ReplyDelete
  12. salam kenal bwt semua nya.. mkasih mba Fany & Mba Dee bwt sinopsis nya.. di tunggu sinopsis selanjutnya..
    gumawoo :)

    ReplyDelete
  13. Kamsahamnida :)
    Di tunggu episode 3 nya

    ReplyDelete
  14. Fighting eonni buat sinop selanjut'a gomawo :))

    ReplyDelete
  15. Makasih mba, ditunggu kelanjutannya. ^^

    ReplyDelete
  16. Seruu Sangat, ga sabar nunggu next ep.....!!

    ReplyDelete
  17. hm,,,,penasaran bnget ma kelanjutan@...
    Da masalah apa antara young do dan Tan...???
    Di tunggu selanjut@...

    ReplyDelete
  18. Kalau nggak salah rumanya Kim Tan ini pernah dipake wktu syuting film (lupa judulnya) tapi yg main Samuel Rizal & Sandy Aulia. Di film itu critanya SA sekluarga k California, ada Slah Satu kembar Chandrawinata jg yg main wktu itu jdi kk-nya SA.

    ReplyDelete
  19. Semangat terus buat update sinopsisnya :')
    Kenapa ponselnya Tan ga di bawa! Rachel jadi baca pesannya deh *drama~

    ReplyDelete
  20. gak sabar nunggu sinop episode selanjutnya

    ReplyDelete
  21. selalu mererun adegan chan young bo na ..
    HAHHA ..
    lucuu bangett ..
    chemistry nya udah dapet ..

    ReplyDelete
  22. Semoga penulis selalu sehat dan semangat,terimaksehhhhhhh

    ReplyDelete
  23. myung soo n young do cute bngetz,,,wiuh pnsran,,,da mslah up antra kim tan n young do.......oq stiap nybut nma kim tan young do langsng ksal gtu.....

    ReplyDelete
  24. Daebak,,
    mba Fany seneng deh kalo dah duet bikin sinopsisnya,,,
    walo jarang kasih jejak tapi aku salah satu penggemar setia blog kdramatized dan kutudrama,,
    Semangat lanjut sinopsisnya,, ^^,

    ReplyDelete
  25. nggak sbar nunggu ep 3.....sminggu rasanya lama bgt...pas lwt preview ep 3 mkin penasarn..soalnya keknya distu kim tan nya cemburu...aku pling suka adegan jealous hehehehehe

    ReplyDelete
  26. Daebak,,
    mba Fany seneng deh kalo dah duet bikin sinopsisnya,,,
    walo jarang kasih jejak tapi aku salah satu penggemar setia blog kdramatized dan kutudrama,,
    Semangat lanjut sinopsisnya,, ^^,

    ReplyDelete
  27. Daebak,,
    mba Fany seneng deh kalo dah duet bikin sinopsisnya,,,
    walo jarang kasih jejak tapi aku salah satu penggemar setia blog kdramatized dan kutudrama,,
    Semangat lanjut sinopsisnya,, ^^,

    ReplyDelete
  28. Ohnooo... apa yg akan dilakukan Rachel dg pesan Chan Young untuk Eun Sang.... dari sini aku telah mengendus rencana jahatnya.....wiiihhhh... kenapa ni drama gak tayang tiap hari aja kek sinetron indon yaak.....hahaha...sangat lama menunggu hari rabu,,, ataaau.. mba dee dan mba fanny yang kecepetan ngerecapnya yaa..???$#@%&!!*???

    ReplyDelete
  29. wkwkwk ketawa liat komentar mba fanny untuk mba dee... mba dee, sabar ya mbaa.. mba harus ketemu The Overacting Jay... eh, nanti di ep 3 ketemu si jay lagi ternyata... wkakkak.. maaf mba dee maaf ya..

    *takut kualat ni sm yg tua*

    ReplyDelete
  30. ntah kenapa serasa jd org gila kalay lihat lee min hoo...

    suka bgd ama couple ni...

    mkasih mbaa bwt sinopsisnya...

    ReplyDelete
  31. daebak!!
    smangat oenny bkin sinop-a ya,,,

    ~elsya

    ReplyDelete
  32. Perfect!!! Love love love! Demi apah kehidupan mereka itu bner2 miris. Apalagi Eun Sang! Fuuh kalo aku jd Eun Sang, aku juga pasti lelah dgn smua yg trjdi pdanya. :( emg bner bgt Rachel Yoo.. You just.. Evil! Lucu bgt wktu Minho cemburu sma baca2 status Eunsang. Hihi.. Cute! ^^ semangat trus duet nya mba fanny mba dee..! F I G H T I N G ! :D

    ReplyDelete
  33. Tinggalin semua bacaan sinopsis,,
    demi nih sinopsis,, nga nyesel dehh

    Semangat ya mba

    ReplyDelete
  34. benih' cintamulan tumbuh nihhh... aha! Kim Tan - Cha Eun Sang. ^^

    ReplyDelete
  35. penasaran sama episode2 berikutnya, di tunggu ya. gomawo mba fanny & mba dee :)

    ReplyDelete
  36. Daebak! Mb Fanny keren bangetss..hehe..
    Akhirnya bs duet lg sm mb Dee.. Mantap!
    Jd, mau org itu miskin se-miskin2nya ataupun kaya se-kaya2nya, gak ada yg hidupnya sempurna. Semua org punya mslh.. Dan pemicu terbesarnya adlh tak adanya keharmonisan, kebersamaan n hubungn yg hangat dlm keluarga. Smg mb Fanny n mb Dee sllu sehat... God Bless.

    ReplyDelete
  37. Terima kasih sudah berbagi info ^_^ Tetap update sinopsis The Heirs selanjutnya ya ~~~!!

    ReplyDelete
  38. lanjuttt teruss...
    makin penasaran...
    semangat ......

    ReplyDelete
  39. Suka suka suka..apalagi liat sikap kim tan yg perhatian ma eun sung padahal br knl udh lgsg suka x y(beda ma kdarama biasanya yg sok jaim padahal suka hehehe).seneng jg liat pasangan bona si manja+cemburuan cople ma chan young yang imut hihihi eh young do kirain cmn bisa seenaknya dengan sikap arogannya ternyata bisa bercanda jg y kl udh brg myung so ma bona xixixi lucu liatny..koq aq g suka y liat rahel arghhhhhh..penasaran ayo fany oeni & dee oeni hwaiting ditunggu episode kelanjutannya y

    Chibby maruko chan

    ReplyDelete
  40. Τнäиκ "̮ чöü
    Ratna.alEl

    ReplyDelete
  41. Ayo dong dlnjut lg ke 3 ny,, gak sbar bgt ........

    ReplyDelete
  42. Ayo dong dlnjut lg ke 3 ny,, gak sbar bgt ........

    ReplyDelete
  43. Seru banget, kehidupan remaja yang tidak memiliki cita cita karena sudah ditakdirkan jalannya,
    aku suka wktu Tan cemburu liat statusnya Eun sag,... padahal baru ketemu, tapi uda ada fiiling, so sweat,...
    di tunggu yang ke 3

    ReplyDelete
  44. Mksh ya udh nulis sinopsisny,makin seru aja ceritanya.cuma dsne yg paling lengkap sinopsis nya.mendetail bgt.seakan akan pembc liat drama nya lsg.semangat ya mba lanjutin episode selanjut ny

    ReplyDelete
  45. Thanks banget buat sinopsisnya keren deh. Bahasanya juga bagus jadi gak ngebosenin bacanya. Keep writing ya mba sampai episode-episode berikutnya. Sukses!

    ReplyDelete
  46. min..benerdeh..pertamakalinya aku baru buka sinopnya aja udah terpikat sama jalan cerita+pemainnya..pantesan sebelum tayang aja udah pada nungguin...bener-bener keren sih..thank's ya..

    ReplyDelete
  47. Onni Gomawo Sinopsis'x bnar" Keren Drama'x jg Chan Young Uugggh bnr" deh pgen ta gigit imut bget ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ "̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ ,,, Salam Icha

    ReplyDelete
  48. gomawo chingu~ya buat sinopsisnya...jadi penasaran sama konflik drama ini. aigoo jincha...pemain2nya kece smua...
    ditunggu ya sinopsis episode depan..

    ReplyDelete
  49. kim tan mulai suka tuh sm eun sang, makin seru, pnasaran sm konflik young do n kim tan,
    gomawo sinopsisnya mbk, selanjutnya d tnggu..^^

    ReplyDelete
  50. gumawo sinopsis na mbak fanny, ditunggu kelanjutanna {"-"} ckckckkc

    ReplyDelete
  51. ommooo!!! Ceritanya bagus banget! ditunggu

    ReplyDelete
  52. pliss hapus iklan nya,, itu menyebalkan..
    terlebih kalo gk bs di close :(

    ReplyDelete
  53. Ditunggu secepatnya mbak fanny >.< jadi addict gini heuheuheu

    ReplyDelete
  54. Rachael....kamu gak sekeren Blair waldorf deh...
    thanks fanny...>,<

    ReplyDelete
  55. semakin lama semakin seru aku suka lee min hoo kereeennnnnnnnn

    ReplyDelete
  56. Gmna crnya ntn dramanya?ksih info dong...

    ReplyDelete
  57. Aigooo... jadi ga sabar nunggu film nyaa
    ceritanya bagusss,
    kdramatized sangat membantu kerinduan ku dgn Heirs
    gumawo eonni,gumawoo^^

    ReplyDelete

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)