Senin, 16 September 2013

Sinopsis The Master’s Sun Episode 12 (Bagian 2)

shot0898

[Sinopsis Bagian 1 klik di sini]

Gong Shil kembali ke Mall Kingdom. Di depan pintu masuk ia melihat ibu Woo Jin masih membagi-bagikan selebaran mengenai anaknya yang hilang. Gong Shil tak mampu menahan tangisnya melihat betapa putus asa dan sedihnya ibu Woo Jin sementara hantu Woo Jin terus menerus mengikuti ibunya dengan kerinduan dan kekhawatiran seorang anak.

shot0695 shot0694

Gong Shil menemui Joong Won. Ia ingin memberitahu ibu Woo Jin mengenai Woo Jin. Joong Won berkata jika ibunya tak tahu nasib Woo Jin sebenarnya, seumur hidup ia akan hidup dalam penderitaan. Tapi jika ibu Woo Jin tahu, ia pasti ingin mati menyusul anaknya.

“Dia harus hidup menderita sepanjang sisa hidupnya dengan hantu anaknya di sisinya. Aku merasa kasihan padanya,” kata Gong Shil.

Tapi menurut pendapat Joong Won, jika Gong Shil memberitahu ibu itu kalau anaknya sudah mati tanpa bisa menjelaskan apa yang terjadi apa anak itu dan di mana mayatnya, maka Gong Shil hanya akan menjadi orang yang mengerikan bagi ibu itu. Belum tentu ibu itu juga percaya pada kata-kata Gong Shil yang mengaku bisa melihat hantu.

“Jika kau menemukan di mana (mayat) anak itu, jangan lakukan apapun sendirian dan telepon polisi,” ujar Joong Won.

shot0699 shot0702

Gong Shil menangkap suatu hal dari perkataan Joong Won. Apakah Joong Won juga menganggapnya mengerikan saat ia pertama kali memberitahu Joong Won kalau ia bisa melihat hantu Hee Joo.

“Aku hanya benci bahwa ia berada di dekatku selama ini,” kata Joong Won.

shot0706 shot0708

Gong Shil kembali ke kantornya. Bibi Joo sudah menunggunya di sana. Ia bertanya apakah Gong Shil mendekati Joong Won untuk menyembuhkan Joong Won.

“Tidak ada yang bisa kaulakukan. Joong Won kami baik-baik saja,” katanya.

“Ia masih belum bisa membaca.”

“Rupanya kau benar-benar mengetahui kelemahannya (selama ini publik tidak tahu kalau Joong Won mengalami disleksia). Baiklah. Apa yang bisa kaulakukan? Apa kau bisa memanggil Hee Joo yang sudah mati?” sindir Bibi Joo. Ia sama sekali tidak tahu kemampuan Gong Shil dan hanya menyindir Gong Shil. Tapi Gong Shil malah menganggapnya serius.

“Jika aku bisa memanggilnya, apakah luka hatinya akan sembuh?” tanyanya.

Bibi Joo malah mengira Gong Shil sedang mengolok-oloknya.

“Bang Shil, kau tak mengerti jika aku mengatakannya padamu baik-baik. Singkatnya: tinggalkan Joong Won. Ia sudah mengubur masa lalunya dan baik-baik saja. Juga karena masa berlaku kasus itu segera berakhir, kau sebaiknya melupakannya. Kau menempel padanya dan membuatnya memikirkan Hee Joo hanya akan membuatnya bertambah parah. Tinggalkan dia.” (jika masa berlaku kasus penculikan Joong Won berakhir, seandainya penculiknya ditemukan pun penculik itu tidak bisa didakwa dan tidak bisa dihukum)

“Bibi, apakah sungguh mengerikan jika aku menyinggung soal Hee Joo?” tanya Gong Shil.

“Sekarang kau mengerti. Benar, itu mengerikan. Jadi biarkan Joong Won sendiri,” kata Bibi Joo dengan galak.

shot0716 shot0720

Malam itu Joong Won mulai membaca kisah domba dan serigala, tapi huruf-huruf itu membuatnya pusing. Ia pergi ke kulkas untuk minum. Melihat kaleng bir di kulkasnya, ia teringat pada bir Kang Woo di kulkas Gong Shil.

shot0725 shot0729

Tadaaaaa….Joong Won muncul di depan rumah Gong Shil dengan membawa sekotak bir. Ia berkata di kulkasnya tidak ada tempat untuk bir ini.

“Apa itu masuk akal? Kulkasmu sebesar rumahku. Bagaimana bisa tidak ada tempat?”

“Tidak ada, kau mau datang ke rumahku untuk memeriksanya? Bawa minumanmu dan kita bisa ke rumahku.” Haha…ada maksud terselubung ini sih^^

shot0735 shot0737

“Lupakan saja, kulkasku yang kecil tidak ada tempat untuk birmu. Bawa pulang saja.”

“Jika kau membuat tempat, maka akan ada tempat.”

Joong Won mengeluarkan bir Kang Woo dari kulkas lalu memasukkan birnya.

“Lihat, sangat pas di sini. Tapi berkurang satu bir. Apa dia (Kang Woo) sudah meminumnya?”

Gong Shil ternganga, bagaimana bisa Joong Won tahu? Tadi ia dan Kang Woo baru saja minum. Ia berkata ia sudah meminta bantuan polisi teman Kang Woo untuk memeriksa tempat kecelakaan Woo Jin.

shot0748 shot0752

“Mengapa kau mengatakannya pada Kang, dan bukan padaku?” tanya Joong Won.

“Kau bilang itu mengerikan. Aku bisa mengerti itu. Aku akan mengurusnya.” Hmmm…sepertinya Gong Shil salah paham dengan mengira Joong Won menganggapnya orang yang mengerikan.

Joong Won berkata Gong Shil tidak perlu mengurus masalah Hee Joo. Gong Shil kembali menanyakan apakah Hee Joo mengatakan sesuatu saat Hee Joo merasuk ke tubuhnya.

Kali ini Joong Won jujur memberitahu Gong Shil mengenai apa yang dikatakan Hee Joo saat itu.

“Ya, ia mengatakan sesuatu yang mengejutkan. Ia bilang aku tidak ditipu. Ia juga menyuruhku kembali seperti diriku yang lama. Dan juga ia mencintaiku.”

shot0764 shot0768

Gong Shil bertanya apakah Joong Won tidak menganggap ada yang aneh dari kata-kata Hee Joo itu. Ia dengar dari Kang Woo kalau Kang Woo menemukan sesuatu yang aneh mengenai Hee Joo. Apa Joong Won tidak akan menanyakannya pada Kang Woo? Joong Won berkata ia tidak mau tahu.

“Apakah semenakutkan itu?” tanya Gong Shil.

“Ya. Apakah kau juga mau menanganinya? Setelah kupikirkan, jika kau ingin tinggal di sisiku maka ini adalah hal terbesar yang harus kautangani. Ketika kita sedang berdua dan Hee Joo muncul, maka kau akan melihatnya,” kata Joong Won.

Jika Gong Shil melihat hantu yang mencintai Joong Won, Gong Shil mungkin merasa sangat tidak enak hati. Walau begitu ia meminta Gong Shil jangan sampai ia tahu Hee Joo ada bersama mereka.

“Sentuh aku seakan-akan tak sengaja dan ia akan menghilang. Tapi kau akan merasa semakin tidak enak karena telah mengusirnya pergi. Walau begitu itu lebih baik daripada kita bertiga bersama-sama. Bisakah kau menanganinya? Kau tidak bisa, kan? Jika kau tidak bisa menanganinya, maka jangan desak aku.”

Joong Won beranjak pergi. Kali ini Gong Shil yang menahannya.

shot0773 shot0788

“Aku bisa menanganinya. Aku paling ahli soal itu,” kata Gong Shil. Ia meminta Joong Won mencari tahu soal Hee Joo. Selama 15 tahun Joong Won tidak bisa membaca. Untuk apa? Bukankah seharusnya Joong Won sudah bisa emmbca saat ini? Menurutnya sangat memalukan untuk melarikan diri dari rasa takut.

“Lepaskan, aku pergi,” kata Joong Won.

Tapi Gong Shil tidak membiarkannya pergi.

“Ini memalukan. Biarkan aku pergi,” Joong Won menarik tangannya lalu bergegas pergi.

shot0790 shot0803

Seperti yang kita duga, Joong Won belum lepas dari masa lalunya. Itulah sebabnya ia masih belum bisa membaca. Ia juga takut untuk mengetahui kebenaran mengenai Hee Joo. Ia takut benarkah Hee Joo telah menipunya,.Atau sebaliknya, selama ini ia telah salah paham pada Hee Joo?

Karena itu ia berkilah ia tidak mau Hee Joo menjadi orang ketiga di antara dirinya dan Gong Shil. Ia pikir Gong Shil tidak akan mau menjadi radar di antara dirinya dan Hee Joo karena mereka akan menjadi sangat canggung.

Hmmmm…bayangkan seperti kita bertemu mantan kekasih dari kekasih kita saat kita berdua dengan sang kekasih. Lebih buruk lagi, hanya kita yang bisa melihatnya, sementara kekasih kita tidak bisa melihatnya.

Tapi Gong Shil tahu bukan itu masalahnya. Ia berkata ia sanggup menjadi perantara Hee Joo dan Joong Won. Karena itu ia meminta Joong Won menghadapi rasa takutnya . Untuk apa Joong Won membiarkan traumanya selama bertahun-tahun tanpa berusaha mengatasinya sedikitpun? Apakah Joong Won tidak malu?

 shot0807shot0808

Joong Won malu. Dan ia bertekad untuk membaca buku domba dan serigala sampai habis. Ia ingin tahu berapa lama serigala sanggup bertahan dari rasa laparnya dan seberapa angkuhnya si domba hingga berani menawarkan dirinya untuk dimakan serigala.

Hari demi hari Joong Won berusaha membaca buku itu setiap ada kesempatan.

 shot0812 shot0813

Kang Woo melaporkan pada ayah Joong Won kalau Joong Won belum menanyainya soal Hee Joo. Ayah Joong Won menyuruh Kang Woo untuk terus menunggu.

Han Joo menemui Kang Woo dan bertanya apakah Kang Woo tahu ada berita yang menyebutkan Yi Ryeong dirawat di rumah sakit.

“Aku melihatnya. Pasti timingnya tepat untuk ia sakit,” kata Kang Woo cuek.

Tapi sebenarnya ia tidak secuek itu. Ia bertanya-tanya sendiri apakah Yi Ryeong benar-benar sakit.

Karena itu ia tersenyum geli dan geleng-geleng kepala saat melihat Yi Ryeong melenggang di mall. Ia berjalan melewati Yi Ryeong.

shot0823 shot0822

“Kang Woo, apakah kau tidak keterlaluan?” ujar Yi Ryeong. “Aku tahu kau membaca artikelnya. Tidak bisakah kau setidaknya muncul membawa soju dan cumi kering menjengukku?”

Kang Woo bertanya apakah itu cara Yi Ryeong merawat akuarium (kayanya cumi kering itu makanan ikan ya?).

“Hanya dengan soju dan cumi, apa kau pikir aku ikan yang bisa ditampung dalam akuarium seorang salaryman? Aku adalah seekor paus yang bahkan terkenal di Samudera Pasifik.”

“Kau benar, bisa jadi kau seekor paus. Berkat kau, temanku yang di Cina menghubungiku setelah melihatku dalam artikel berita.”

Yi Ryeong berkata akuarium Kang Woo tidak cukup besar untuk memelihara seekor paus. Benar kan? 

Kang Woo langsung membenarkan. Ia tidak sanggup menangani seekor paus alias Yi Ryeong.

shot0825shot0829

“Bagaimana kalau lumba-lumba?” tanya Yi Ryeong penuh harap.

Kang Woo menghela nafas panjang. Seandainya Yi Ryeong menjadi anchovy (ikan kecil sejenis herring) sekalipun, ia tidak mau memeliharanya.

“Siapa bilang aku akan merendah hingga menjadi anchovy untukmu?! Apa kau gila?!” kata Yi Ryeong kesal.

Kang Woo hanya geleng-geleng kepala sambil tersenyum.

shot0841 shot0846

Namun saat ia kembali ke ruang kontrol kamera pengawas, ia melihat diam-diam Yi Ryeong menangis. Kang Woo sepertinya agak merasa bersalah.

shot0850 shot0853

Sekretaris Kim menemui Kang Woo dan memberitahunya kalau Joong Won ingin menanyakan tentang Hee Joo.

Joong Won mengeluarkan amplop pemberian ayahnya dan meminta Kang Woo menjelaskan apa isinya. Rupanya ia sudah memutuskan untuk menghadapi kebenaran. Kang Woo tak menyangka secepat ini Joong Won memanggilnya.

Joong Won berkata tugas ini adalah tugas terakhir yang diberikan ayahnya. Bukankah Kang Woo seharusnya pergi setelah menjalankan tugas terakhir ini. Kang Woo berkata ia tidak akan pergi.

“Kau menjaga sebuah mall dengan kemampuan melebihi pengawal Blue House (istana Presiden). Kudengar kau juga memiliki apartemen. Apa alasanmu tinggal di tempat kos?”

Kang Woo berkata ia akan menunggu hingga masalah Hee Joo selesai dan Gong Shil menjadi tidak ada gunanya lagi bagi Joong Won. Ia tidak tahu perasaan Joong Won pada Gong Shil dan mengira Joong Won hanya menggunakan kemampuannya melihat hantu.

shot0862 shot0864

Joong Won menyuruh Kang Woo mulai menjelaskan. Kang Woo mengeluarkan foto dan kartu-kartu pos dari dalam amplop. Ia berkata ayah Joong Won tak sengaja menemukan foto itu saat di Eropa.

Joong Won terkejut melihat “Cha Hee Joo” dalam foto itu.

“Ayah Presdir mengira Cha Hee Joo masih hidup dan ada di suatu tempat di dekat Joong Won.”

“Hee Joo sudah mati. Siapa gadis ini yang sangat mirip dengannya?” tanya Joong Won.

Kang Woo berkata gadis dalam foto itu penggemar berat novel Agatha Christy. Bahkan dalam kartu pos yang dikirim, nama pengirimnya menggunakan nama tokoh dalam salah satu novel itu. Wargrave.

shot0871 shot0881

Joong Won sangat mengenali nama itu. Wargrave adalah nama pembunuh dalam buku yang ia baca saat ia diculik (yang menyebabkan ia trauma) . Buku terakhir yang pernah ia baca sebelum ia akhirnya mendeerita disleksia.

“Hee Joo adalah seorang yatim piatu. Apakah ia memliki saudara kembar? Dan apakah wanita ini yang ingin ia lindungi?”

shot0886 shot0888

Wanita misterius mengunjungi rumah abu Hee Joo. Dan ia adalah penculik Joong Won yang meninggalkan Hee Joo dalam mobil. Kalung ibu Joong Won ada padanya. Ia tersenyum dingin saat melihat mobil meledak dengan Hee Joo di dalamnya lalu pergi dari tempat kejadian.

shot0895 shot0903

Wajahnya mirip dengan Hee Joo, jadi memang wanita misterius itu adalah saudara kembar Hee Joo. Dan kalung itu masih ada padanya hingga sekarang.

shot0892shot0905 

Joong Won juga mengunjungi rumah abu Hee Joo.

“Siapa yang mati?” tanyanya. Ia teringat Hee Joo yang dingin dan Hee Joo yang tersenyum. Joong Won berkata ia harus menemukan orang yang dilindungi Hee Joo.

Ketika Joong Won naik kembali ke mobilnya, wanita misterius itu masih ada di tempat parkir memperhatikannya. Joong Won tidak melihat wanita itu tapi Sekretaris Kim melihatnya dan merasa familiar dengan wajah wanita itu.

Kembaran Hee Joo naik ke dalam mobilnya, menyaksikan mobil Joong Won meninggalkan tempat itu.

“Joo Joong Won, kau kemari untuk menemui Cha Hee Joo? Terima kasih,” ujarnya sambil tersenyum licik.

shot0912 shot0919

Gong Shil berusaha membujuk Woo Jin untuk memberitahu di mana tubuhnya, agar ia bisa memberitahu ibu Woo Jin. Tapi Woo Jin tetap diam membisu.

Joong Won menemui Gong Shil. Gong Shil berkata anak itu masih tidak bicara, lalu membelai kepala Woo Jin yang tidak terlihat.

“Setelah terseret dalam duniamu, aku mendengar apa yang kau lihat dan kaudengar. Tapi sebenarnya, aku tidak melihat dan tidak mendengar apapun. Aku hanya mendengarmu dan melihatmu. Setelah hanya melihatmu, sepertinya aku telah terpesona,” kata Joong Won sambil tersenyum.

shot0921 shot0928

Sayangnya, Gong Shil malah mengira Joong Won menyalahkannya. Ia berkata itu adalah salahnya.

“Benar, itu salahmu. Juga mengetahui segala sesuatu mengenai Hee Joo, adalah salahmu. Tae Gong Shil, aku baru saja kembali dari menemuinya.”

Gong Shil tersenyum karena Joong Won berani menghadapi masa lalu dan rasa takutnya.

“Akhir-akhir ini aku bahkan melihat buku,” kata Joong Won bangga.

Ia berkata ia belum bisa membacanya dan tidak ada kemajuan sama sekali. Tapi ia tetap melihat buku itu.

“Buku apa?”

“Buku ini….buku yang berkelas tinggi. Total 6 jilid dengan hardcover dan dijilid dengan gaya modern. Dan sementara aku membacanya , aku merasa otakku akan hancur.”

shot0932 shot0946

“Sepertinya buku yang bagus. Kau harus membacanya sampai akhir.”

“Benar, sampai aku selesai membaca itu….aku pasti akan mengalami kemajuan dan tidak malu lagi,” kata Joong Won.

Gong Shil senang mendengarnya. Joong Won berkata ia ada rapat dan nanti ia akan menemani Gong Shil menemui ibu Woo Jin. Gong Shil berterima kasih padanya.

shot0954 shot0955

Sebelum pergi rapat, Joong Won meminta Sekretaris Kim pergi ke panti asuhan tempat Hee Joo dibesarkan. Ia memperlihatkan foto “Hee Joo” di Eropa. Ia ingin Sekretaris Kim mencari tahu apakah Hee Joo memiliki saudara kembar.

Sekretaris Kim nampak terkejut melihat foto itu namun tidak seterkejut yang seharusnya. Joong Won pergi rapat, meninggalkan Sekretaris Kim.

“Kurasa ia sudah tahu. Itukah sebabnya ia pergi menemui Hee Joo (di rumah abu)? Kalau begitu gadis ini….. apakah ia Ha Na?” Sekretaris Kim bertanya-tanya.

shot0960 shot0968

Kembaran Hee Joo alias Ha Na diundang Bibi Joo ke rumahnya. Ia memperkenalkan pengurus rumah tangga Joong Won yang menurutnya pengurus rumah terbaik. Hanya pengurus rumah ini yang bisa menyesuaikan diri dengan Joong Won yang rese.

Ha Na berterima kasih pada Bibi Joo karena sudah menolongnya. Hmmm…tampaknya ia menggunakan Bibi Joo untuk bisa masuk ke dalam kehidupan Joong Won.

Bibi Joo melihat tumpukan buku serigala dan domba di meja. Ia bertanya pada si pengurus rumah. Pengurus rumah berkata buku-buku itu milik Joong Won dan Joong Won berpesan buku itu tidak boleh disentuh.

“Buku Joong Won? Sepertinya buku dongeng,” kata Bibi Joo.

“Bukankah ia masih tidak bisa membaca?” celetuk Ha Na.

shot0970 shot0973

Bibi Joo menatap Ha Na curiga, daripada ia tahu kalau Joong Won tidak bisa membaca. Dengan ringan Ha Na berkata Direktur Do yang memberitahunya saat mereka minum wine bersama. Bibi Joo memberi isyarat agar Ha Na merahasiakan kelemahan Joong Won ini.

“Apakah ia membaca buku ini karena gambarnya? Buku apa ini? Di Malam Berbadai?” Bibi Joo mengambil sebuah buku.

Ha Na berkata buku itu buku yang bagus. Tentang domba dan serigala yang saling menyukai. Bibi Joo bingung bagaimana mereka bisa saling menyukai.

“Benar, kan? Mereka seharusnya tidak bisa bersama, jadi salah satu yang lebih menyukai yang lainnya mati. Dan itu adalah serigala.”

Hmm….apakah ada maksud lain di balik perkataan Ha Na? Mungkinkah pada masa lalu, Hee Joo adalah serigala dan Joong Won dombanya? Atau Hee Joo adalah serigala dan Ha Na dombanya? Hee Joo mati untuk melindungi Joong Won, atau Ha Na?

shot0975 shot0987

Gong Shil curhat pada Woo Jin kalau pria yang ia sukai telah menderita terlalu lama. Ia berharap ibu Woo Jin juga tidak menderita seperti itu.

“Mari kita beritahu dia di mana kau berada, ya?” bujuk Gong Shil.

“Itu tempat yang gelap,” Woo Jin akhirnya berbicara.

Gong Shil mengajak Woo Jin pergi. Noooo!!! Harusnya tunggu Joong Won >,<

Padahal Joong Won sudah selesai rapat. Sekretaris Kim mencari Gong Shil ke kantornya, tapi kantor itu kosong.

shot0990shot0991 

Woo Jin menuntun Gong Shil ke sebuah bengkel. Seorang montir menyapanya. Ia langsung mengenali Gong Shil. Gong Shil juga mengenali pria itu. Itu adalah pria mengendara mobil yang ia temui di lokasi kecelakaan Woo Jin.

Montir itu bertanya apakah Gong Shil mencari sesuatu. Tanpa berpikir Gong Shil mengaku ia memang mencari sesuatu.

“Apa yang Nona cari di bengkel tanpa membawa mobil?” tanya montir itu.

Gong Shil tidak bisa menjawab dan buru-buru pamit pergi. Tapi montir itu memintanya menunggu sebentar karena ada yang ingin ia tanyakan pada Gong Shil.

“Jangan pergi dan tunggu di sini,” katanya sambil berjalan ke luar.

shot0996 shot1000

Tidaaaaak!!! Ayo lari!!

Tapi Gong Shil melihat hantu Woo Jin menunjuk ke arah bagasi mobil tempat tubuhnya disembunyikan. Gong Shil berlari ke arah mobil itu.

Montir memakai sarung tangannya.

shot1004 shot1007

Gong Shil menelepon Joong Won. Ia berkata ia mengikuti Woo Jin dan sudah menemukannya.

“Tapi…disini….”

Tiba-tiba montir menutup rapat pintu bengkel. Gong Shil merunduk bersembunyi di balik mobil.

Joong Won mendengar suara pintu garasi ditutup. Ia merasakan firasat buruk dan bertanya di mana Gong Shil berada.

“Nona, apa kau di sana?” tanya montir itu.

Joong Won panik karena Gong Shil tidak menyahut. Gong Shil ketakutan karena montir itu menghampiri tempatnya bersembunyi. Ia mematikan telepon.

Gong Shil berusaha mengirim pesan pada Joong Won mengenai lokasi bengkel itu. Montir pembunuh semakin mendekat.

“Melihat kau sendirian datang ke sini, sepertinya kau belum memberitahu siapapun.”

Gong Shil melihat montir itu tidak ada di dekat pintu. Ia semakin cepat mengetikkan pesannya.

shot1025shot1028

“Aku menemukan Woo Jin. Ia ada di Kimpo, bengkel Eun Seong. Kurasa pemiliknya membunuh Woo Jin. Woo Jin ada di bagasinya.”

Si pembunuh menemukan Gong Shil.

Tombol “send” ditekan.

Gong Shil berbalik. Pembunuh itu berdiri di belakangnya. Gong Shil mencoba berlari tapi pembunuh itu menangkapnya dan melemparnya menghantam barang-barang. Gong Shil terjatuh dan pingsan. Montir menendang ponsel Gong Shil.

shot1044 shot1048

Joong Won panik karena tidak bisa menghubungi ponsel Gong Shil. Ia menerima pesan sms dari Gong Shil. Tapi ia tidak bisa membacanya.

Joong Won mengatupkan ltangannya seperti orang sedang memohon.

“Kau harus membacanya. Kau harus membacanya. Kau bisa membacanya. Kau akan membacanya. Tae Gong Shil, di mana kau?”

Ia berusaha membaca pesan Gong Shil. Kimpo. Eun Seong. Car Center.

shot1054 shot1056

Gong Shil sadarkan diri. Eh…kenapa waktu dia pingsan ngga ada hantu yang merasuk ya? Pasti montir itu bakal ketakutan setengah mati *just saying*

Ia terbangun di kursi penumpang dalam mobil putih yang di bagasinya terdapat mayat Woo Jin. Tangannya terikat lakban.Si pembunuh duduk di sebelahnya.

Pembunuh itu berencana untuk menjadikan Gong Shil pembunuh Woo Jin. Ia akan menceburkan mobil ini beserta Gong Shil dan mayat Woo Jin di dalamnya agar terkesan seolah-olah Gong Shil bunuh diri karena merasa bersalah telah membunuh Woo Jin. Dari kata-katanya yang terbata-bata, terlihat jelas si pembunuh ini ketakutan dan sangat gugup.

“Kau tidak melihat Woo Jin, kan? Kau menangis setelah menabraknya. Mengapa kau tidak langsung pergi ke rumah sakit waktu itu?” tanya Gong Shil ketakutan.

shot1063 shot1067

Pembunuh itu heran mengapa Gong Shil tahu semuanya, apakah Gong Shil melihat peristiwa itu?

“Woo Jin yang memberitahuku. Kau pikir setelah seseorang mati maka semua berakhir, bukan? Bahkan sekarang ia sedang menatapmu. Ia melihatmu dalam keadaan sama persis ketika ia mati. Saat ini ia sedang melihatmu! Tepat di hadapanmu!”

Pembunuh itu menatap ke depan. Terbayang wajah Woo Jin saat ia menabraknya. Pembunuh itu merunduk ketakutan. Ia menyuruh Gong Shil tutup mulut.

shot0002 shot0007

Gong Shil mempergunakan kesempatan itu untuk meraih botol pembersih dan menyemprotkannya ke mata si pembunuh. Lalu ia membuka pintu mobil dan berlari ke luar.

Joong Won menyalakan mobilnya dan pergi menuju bengkel itu.

Gong Shil berusaha mencari jalan keluar tapi semua pintu terkunci. Si pembunuh hendak melenyapkan Gong Shil sebagai saksi mata satu-satunya. Ia mengambil obeng. Gong Shil berusaha menghindar sambil mencari jalan keluar.

shot1082 shot1083

“Tae Gong Shil! Tae Gong Shil!” terdengar suara Joong Won dari luar.

“Presdir!” teriak Gong Shil.

Gong Shil terdesak. Si pembunuh semakin dekat. Gong Shil meraih seluruh benda yang ada di dekatnya dan dilemparkan ke si pembunuh.

Si pembunuh mengayunkan tangannya hendak menusuk Gong Shil. Gong Shil berteriak. Tiba-tiba Joong Won berlari ke tengah mereka dan memeluk Gong Shil untuk melindunginya.

Si pembunuh tertegun dan berlari pergi.

shot1085 shot1101

“Presdir,” panggil Gong Shil.

“Sudah kubilang agar kau berhati-hati,” Joong Won memeriksa luka di dahi Gong Shil. “Kau terluka.”

“Aku baik-baik saja,” kata Gong Shil gemetar sambil menahan tangis. “Apa kau menelepon polisi?”

“Ya, syukurlah kau baik-baik saja,” kata Joong Won tersenyum. Ia lalu merasa pusing dan jatuh ke pelukan Gong Shil.

 shot1106 shot1112

Barulah Gong Shil merasakan sesuatu di punggung Joong Won. Sebuah obeng tertancap di punggung Joong Won. Gong Shil melihat tangannya yang memeluk Joong Won telah berlumuran darah. Ia menangis.

shot1123 shot1138

Polisi berdatangan dan Joong Won dilarikan ke rumah sakit. Gong Shil menungguinya di depan kamar operasi. (aneh juga punggung yang tertusuk obeng tapi Joong Won berbaring telentang >,<)

shot1158 shot1162

“Mei (si domba) terus menerus memanggil Gabu (serigala) tanpa kenal lelah. Selamat tinggal, Gabu.”

Bibi Joo menangis membaca akhir dari kisah domba dan serigala itu. “Pada akhirnya mereka tidak hidup bersama. Dan benar, yang lebih menyukai yang lainnya adalah satu-satunya yang mati. Cerita apaan ini?”

shot1166 shot1171

Gong Shil duduk di lantai rumah sakit memandangi kalung taeyang-nya. Sosok Joong Won mendekatinya.

Gong Shil menoleh. Roh Joong Won berdiri di depannya. Gong Shil bangkit berdiri.

shot1176 shot1182

“Kau benar….kau bersinar seperti matahari.”

Gong Shil menggeleng tak percaya. “Tidak….”

shot1190 shot1196

“Apa aku sudah mati? Rasanya sangat tidak adil, tapi tetap saja…karena wanitaku bisa melihatku, setidaknya aku bisa mengatakan ini padamu sebelum aku pergi.”

Gong Shil menangis.

shot1204 shot1208

Joong Won mengusap air mata di pipi Gong Shil.

“Tae Gong Shil…..aku mencintaimu,” Joong Won tersenyum.

Gong Shil terpana.

shot1216shot1214

Pelan-pelan Joong Won menghilang.

Gong Shil terduduk di lantai. Menangisi kepergian Joong Won.

shot1225 shot1250

Komentar:

Aaaaaargh………tidaaaaaak T_T *ambil tissue sekotak*

Sebelum membicarakan adegan terakhir, aku akan membicarakan hal lain dulu (sambil menenangkan hati).

Jadi penculik Joong Won sudah jelas. Cha Ha Na, saudara kembar Cha Hee Joo. Melihat ia tidak peduli pada saudaranya sendiri, sepertinya ia sakit jiw…semacam psycho? Atau ia memiliki dendam besar pada keluarga Joong Won. Misteri lain adalah mengapa Sekretaris Kim bisa tahu mengenai Ha Na? Apakah ia terlibat?

Kuharap tidak. Sekretaris Kim juga seorang psikiater. Dan sepertinya ia memiliki keterkaitan dengan panti asuhan tempat Hee Joo dibesarkan. Mungkinkah ia mengenal Ha Na karena sejak dulu Ha Na memang bermasalah hingga perlu bantuan psikiater? Mungkin karena mentalitas Ha Na yang seperti itu hingga ia dipisahkan dari Hee Joo?

Kemudian, kalung ibu Joong Won. Jika kalung itu masih ada di tangan Ha Na, dengan apa Ha Na selama ini membiayai hidupnya? Karena sepertinya ia seorang wanita yang sangat kaya. Jika begitu apa tujuannya dulu menculik Joong Won dan sekarang kembali mengikutinya?

Oke, now the worst part >,<

Apakah Joong Won mati? Gong Shil seharusnya tidak lagi meragukan perasaan Joong Won padanya, tapi akankah mereka bisa bersama? Kurasa penulis tidak akan membiarkan Joong Won mati (dan preview episode 13 sudah menyatakan hal itu) di episode seawal ini. Rasanya tidak adil jika Gong Shil tidak sempat menyatakan perasaannya pada Joong Won.

Aku malah berharap ada kejadian lucu selama Joong Won koma. Mungkin rohnya terus mengikuti Gong Shil? Atau merasuk ke tubuh Gong Shil lalu menakuti Kang Woo? Hehe…sepertinya lucu juga ;p

Namun Gong Shil pasti merasa sangat bersalah. Semakin kita menyukai seseorang, kita akan semakin tidak ingin melukai orang yang kita sukai. Berkaca dari kasus Woo Jin, sepertinya Gong Shil merasa ia sudah membuka luka hati Joong Won dengan menyinggung kembali masalah Hee Joo.

Apalagi sekarang Joong Won terluka karena dirinya. Seandainya Gong Shil menunggu Joong Won atau menelepon polisi, dan tidak bertindak sendirian, mungkin tragedi ini tidak terjadi. Sebelum ini, Joong Won juga sudah terancam bahaya saat kasus hantu anjing. Joong Won hampir ditembak. Joong Won juga pernah dipenjara karena dirinya. Sepertinya rasa bersalah Gong Shil mencapai puncaknya kali ini. Akankah ia meninggalkan Joong Won karena mengira Joong Won lebih baik tanpa dirinya?

Selama ini kita menganggap Gong Shil adalah serigala dan Joong Won adalah dombanya. Tapi ternyata Joong Won yang mengorbankan nyawanya untuk Gong Shil. Apakah itu artinya Joong Won sang serigala?

Gong Shil tidak akan tinggal diam. Ia akan berusaha agar Joong Won kembali, walau itu artinya ia harus mengorbankan diri. Jadi dua-duanya bergantian menjadi serigala?

Buku asli domba dan serigala yang dimiliki Joong Won adalah 6 jilid buku yang memang berakhir dengan kematian Gabu. Namun para pembaca di Jepang memprotes ending dongeng itu hingga penulis menerbitkan buku ke-7 yang katanya berakhir happy ending. So….kita masih bisa berharap Joong Won dan Gong Shil juga menemukan kebahagiaan mereka kan? *cross fingers*

Thank you so much for waiting patiently.....Aku jadi bisa menulis tanpa beban^^

48 komentar:

  1. horeee part 2... :D
    Gomawo unnie..pasangan fenomenal drama nii selain gong shil ma joong wo...tp kita punya mba mumu ma mb fanny...daebak...

    menurut aku sih ntar Gs akan minta tolong ma madam comblangkan...tp klo di who are you...setan yg muncul ilang itu sebenernya koma...jangan2 hee joo jg gtu...:x

    vina putri ^^

    BalasHapus
  2. wahh horee part 2 nya sudah ada ...
    terima kasih ... ^^

    BalasHapus
  3. hehehe.....obengnya udah di cabut dari punggung joong won mungkin mbak...pas pertolongan pertama....hehe...

    BalasHapus
  4. Sangat menikmati jalan ceritanya,, dan yakin akan berakhir happy ending,, happy endingnya gimana?? terserah SW-nimnya aja deh.. hhehehehe sepertinya Ha Na memiliki dendam kepada JW, jangan2 dulu orang tuanya Hana+Hee Joo adalah korban dari ayahnya JW, Hee Joo tetep di panti asuhan tapi Ha Na diadopsi sama keluarga kaya, Hee Joo dan Ha na akhirnya bertemu dan akhirnya tau masa lalu nya dan berencana balas dendam ke keluarganya JW lewat JW, tapi ternyata Hee Joo malah suka sama JW dan akhirnya mengorbankan diri demi JW
    *hanya menebak-nebak

    BalasHapus
  5. Thanks yah Mbak Fanny, sebenarnya yg paling aku tunggu adalah komentar Mbak Fanny. Swear, cara mbak fanny mengkonsfirasi kata bikin hati makin terkontroversi. Hahahha.. :)

    BalasHapus
  6. Mungkin Hee Joo mati untuk melindungi Ha Na dan Joong Won.

    BalasHapus
  7. joong won masuk tubuh gong shil dan nakut2 i kang wo?
    seru jga tu oenny,,,
    ~elsya

    BalasHapus
  8. sama kayak pikiran mbk fanny berharap arwah joong woon ngikutin Gong Shil terus dan gong shil nyuruh2 joong woon untuk balik ke raganya tapi joong woon gk mau dan mau nakut2in kang woo. HAHAHA lucuu bangeedd kali yahh XDD
    #ngarang cerita

    BalasHapus
  9. Masih penasaran ttg sek.kim yang tau nama Ha Na

    BalasHapus
  10. Gomawoo mbaaa ^^ udah nunggu-nunggu akhirnya ada juga..
    Sedihh banget kalo joong wonnya meninggal
    :( pasti enddingnya ga akan gituuu..
    Figthing mba terusin sinopnyaa!!!
    :))

    BalasHapus
  11. Salam kenal mba fanny.....biasanya aku cuma silent reader tapi stlah baca sinopsis ini aku smakin tertarik. Di tunggu epsd slanjjutnya FAIGHTING mba.....oh iya katanya epsd 13~14 gs tayang ya mba....?

    BalasHapus
  12. Okeeh, bagian terakhirnya gk enak, karna hrus liat JW ketusuk :'(
    Dan knp GS gk nunnguin JW dulu, kan gak jadi kya gini :(
    Bakal makin penasaran nih ama drma ini dri hari ke hari, semoga happy ending
    Ooh ya ka fanny, rabu ama kmis bsok master's sun gk ditayangin ya? Jadi beneran gak itu ka?
    Aku berharapnya tetep ditayangin, krn galau bgt kalo hrus nungguin mggu dpan :(
    -Vita-

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut info minggu ini cuma tayang episode 13 hari kamis karena libur chuensok.

      Hapus
  13. Aduuuh...jangan sampai deh jong won mati ;( ;(

    BalasHapus
  14. Tambah galau nunggu ep selanjutnya πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
  15. suka suka suka. makin gak sabar nunggu episode berikutnya...

    BalasHapus
  16. Sempet di buat bingung dengan posisi siapa yang jadi serigala siapa yang jadi kambing. Tapi di jawab ma komentar mba fanny. Jadi ngerti, klo dua-duanya bakalan saling berkorban satu sama lain. Tapi mereka saling mencintaikan? Nggak da yang lebih (kyk kata2 bibi joo). Jadi jangan da yang mati. heu...
    Mba Fanny makasih sinopnya. Selalu semangat!
    -Yumenas-

    BalasHapus
  17. Episode ini sangat menegangkan.... nangiiiiisss2
    ~μˆœλ‹€λ¦¬~

    BalasHapus
  18. mewek abis dibuatny..T__T
    gomawo mba...

    BalasHapus
  19. serrruuuuu abisss mbak. keren. makasih ya

    BalasHapus
  20. Plis deh, JW gak akan mati, akan happy ending seperti drama segenre nya secret garden dan best love (my fave...hehe.)
    Adegan tragis seperti ini sangat diperlukan untuk makin menguatkan dan meyakinkan cinta mereka, berganti peran menjadi serigala dan domba juga membuktikan kl mereka berdua sama2 tulus dengan perasaannya,,, finally GS jg yg bikin JW bisa membaca lagi, dan dari awal JW la pengaman bagi GS menghindari para hantu, begitulah seharusnya sebuah pasangan, menjadi berarti satu sama lain....thanks berat mba fanny dan mumu....

    BalasHapus
  21. Eonnie kemarin aku baca di https://www.facebook.com/kdramafans

    Drama Populer SBS " MASTER’S SUN " Diperkirakan Akan Diperpanjang Dua Episode :

    Drama SBS Rabu-Kamis dengan peringkat nomor satu Master’s Sun diperkirakan akan diperpanjang dua episode. Berita itu muncul dari media besar pada 13 September, Mereka melaporkan bahwa orang dalam telah membahas untuk menunda akhir drama dan penulis skenario dan semua aktor tahu tentang hal itu.

    "Saya menawarkan untuk memperpanjang beberapa episode oleh SBS." Kata seorang pejabat dari perusahaan produksi mengatakan kepada News Daily Star di telepon. "Kami sedang mendiskusikan masalah ini. Namun, kami belum sampai pada kesimpulan apapun. "Tambahnya.

    Serial Master’s Sun seharusnya berakhir pada 26 September dengan sisa empat episode. Pejabat SBS tampaknya menyarankan perpanjangan dua episode karena untuk mengisi kekosongan satu minggu sebelum drama berikutnya Those Who Want the Crown, Withstand the Weight of it – The Heirs akan ditayangkan pada 9 Oktober.

    Banyak pemirsa memperhatikan apakah Master’s Sun, yang terus berada pada daftar teratas dengan peringkat nomor satu di antara drama Rabu-Kamis , akan ditayangkan satu minggu lagi.
    ya tapi aku kurang tau ya kalau berita ini bener apa engga :) mianhae

    BalasHapus
  22. berharap happy ending..
    semangatt bkin sinopnya yaa ^^
    *ratna.alel:)

    BalasHapus
  23. Hm... kehidupan antara mati dan hidup.. kaya ahjumma tamu VIP.

    pasti teyang disalah-salahin sama bibinya joo gun :|

    kim biso, aku curiga dia ada apa2... tapi gak mau buruk sangka. semoga dia bukan biang keladi selama ini yah..

    dan kembaran hee joo :|
    udah kembarannya mati, trus bisa gitu hidup bebas? buat apa? tujuannya nyari kalung? tapi kalungnya masih ada. kematian hee joo sia-sia,...

    BalasHapus
  24. Semakin lama..ceritanya semakin bikin penasaran..Daebak!!:D

    BalasHapus
  25. wah masi banyak konplic padahal tinggal 4 eps lagi jadi makin penasaran

    BalasHapus
  26. wah masi banyak konplic padahal tinggal 4 eps lagi jadi makin penasaran

    BalasHapus
  27. makin menggalau,, semoga beneran episode 13 tayang kamis ini ^^
    Noona,, tetep semangat,, selalu ditunggu kelanjutan sinopsisnya ^^

    BalasHapus
  28. wahhhh,aghhhh.....don`t die......

    BalasHapus
  29. Sekretaris Kim? Duhh... Jgn sampe deh.. Tp kyknya dia tau sesuatu disini..
    Atauuu...Bibi jo terlibat? Mslhnya dia pengen Gong Shil menjauh dr Jong woon krn masa berlaku *ikan kaleng kalee..* kasus ini bakalan selesai..
    Tapi sudah pasti, penculikan Jong Woon bukan krn Harga kalung 10 M, tp krn dendam mungkin?
    Ayo qt menunggu dgn sabar pemirsa.. *sambil membayangkan roh Jong Woon nakut2in Kang Woo hehe..*
    Tengkyu mb Fanny.. Semangattt.. Gbu

    BalasHapus
  30. teh fanny,,,cuekin z lah reader yg suka nanya2 kpn recap selanjutny dposting.klo te2h nulis sinopsis ny ky dkejar2 deadline malah nti tulisan ny ga asyik..kn te2h nulis bwt hiburan jd nikmati ketika teh nulis sinopsis ny
    mw nulis ny lama ato sebentar yg ptg kn pst dposting.lagian reader setia te2h org ny sabar2 smw palingan reader baru z yg suka nanya2 ky gtu
    semangat teh fanny
    sy baca sinop te2h malem bener2 horor deh ga kbyg klo hrs ntn drama ny lsg hehe
    soalny sy penakut bgt
    nuhun pisan y teh sinopsis ny

    BalasHapus
  31. wah . . .daebak . . . . .pOx...pox...pox
    episode ini mghrkan bnGetzz. . .
    Smngat Mb fanny......

    BalasHapus
  32. waaa...sampai di bagian termehek-mehek. penasaran tp yakin akhirnya pasti happy ending. g kepikir apa cerita sebenarnya dibalik peristiwa penculikan 15 tahun lalu, terlalu menikmati cerita ni ^-^ thanx a lot mba ;*

    BalasHapus
  33. meskipun ceritanya lagi sedih, tetep aja kalo baca sinopsisnya mba Fanny senyum senyum sendiri

    BalasHapus
  34. meskipun ceritanya lagi sedih, tetep aja kalo baca sinopsisnya mba Fanny senyum senyum sendiri

    BalasHapus
  35. plgn joongwoon gk mati tp rohnya mghilang cz sadar

    BalasHapus
  36. Arghhhhh..... sedih banget ni episode...... T T
    mau gak di tonton tapi rugi....
    makasih mbak atas sinopsisnya..
    semangat ya mbak....

    aku berharap jung woon jangan mati dung..., berharap Happy Ending nantinya...
    kalaupun koma.., cepat sadarnya dung, kasian gong shil nya.
    mudah2an nanti episodeberikutnya lebih ditunjukkan lagi romantisnya dung...
    gak sabaarrrrrrrrrrrrrrr episode 13 nya.. :D

    BalasHapus
  37. tq sinopsis nya,,d tunggu secepatnyautk eos 13 dst cz aq ce2 ga, blm da ygbikin sinopsis eps 13 dst,,jd tolong ya mba^^ ga sbr pgn tw ending nya^^

    BalasHapus
  38. aku sudah liat eps 13... joong won nya amnesia..
    tapi yang penting dia nggak mati... hore...

    BalasHapus
  39. liat dmn episode 13,td aku liat d gooddrama.net blm ada..

    BalasHapus
  40. telat banget ya aku baru nonton ampe kelar drama ini skrg. ngeri2 gitu di awal nonton krn ternyata byk hantunya. akhirnya sebelum nonton baca sinopsis dari mba fanny & mba mumu biar tau hantu nongolnya kpn. syukurlah lama2 hantunya ga menyeramkan.
    ending episode 12 paling berkesan. nangis sejadi2nya ketika roh JW pamitan ke GS. syukurlah ga mati beneran & happy ending.
    goawo eonnie ^^

    BalasHapus
  41. Bikin nangis lihat joong won pas arwahnya keluar

    BalasHapus
  42. boleh minta review k-drama yang sejenis sama master's sun gak ?

    BalasHapus

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)