Jumat, 30 Agustus 2013

Sinopsis The Master’s Sun Episode 8 (Bagian 1)

shot0525

Sinopsis Episode 7 sudah lengkap di Blog Mumuzizi

Joong Won melepaskan tangan Gong Shil dan berkata ia juga tidak berbeda dengan yang lainnya. Gong Shil bertanya apakah Joong Won merasa sesuatu sedikit saja.

“Aku selalu merasa sedikit seperti itu. Kau…cenderung…menyentuhku terlalu banyak. Kau sepertinya tidak terlalu memikirkannya dan aku tidak mengatakan apapun karena aku tidak mau menjadi orang aneh. Tapi sepertinya kau mulai seperti orang normal, karena itu aku meminta sesuatu padamu. Saat kau membutuhkanku sebagai tempat berlindung, aku ingin itu pada tingkat pertemanan,” kata Joong Won. Ia tidak suka orang-orang melihat ke arah mereka dan bertanya-tanya apa yang sedang mereka lakukan.

shot0008 shot0011

Gong Shil mengangguk. Joong Won memegang tangan Gong Shil.

“Ini, bersikap sebagai teman.”

Lalu ia menaruh tangan Gong Shil di pipinya dan dadanya. Ia berkata sikap seperti itu yang mengundang pertanyaan orang.

Gong Shil mengangguk mengerti. Ia berkata ia selama ini menganggap Joong Won sebagai penunjang hidup, tanpa memikirkan Joong Won menyukainya atau tidak. Tapi sepertinya sekarang ia harus berhati-hati.

shot0014 shot0017

Joong Won menunjuk dahi Gong Shil yang terluka dan menyuruhnya mendekat.

“Kau juga harus berhati-hati pada hal seperti ini. Aku akan mendengar cerita-cerita hantumu, jadi jangan pergi sendirian dan berakhir seperti ini.” Awwww…

Ia menegaskan itu adalah perhatian seorang teman. Lalu ia mendekati Gong Shil.

“Jika aku mendekat, orang-orang juga akan bertanya apa yang sedang kita lakukan. Apa kau mengerti?”

Gong Shil mengangguk. He…memangnya siapa ya yang selama ini terus menerus “mendekat”?

(Teruskan saja Joo-gun, penyangkalanmu yang seperti ini akan semakin membuatmu penasaran ha-ha-ha-ha *evil laugh – curse of evil fanny*)

shot0025 shot0029 

Joong Won hendak mengantar Gong Shil pulang, tapi Gong Shil menolaknya. Joong Won berkata Gong Shil telah dimasukkan dalam sel dan terluka, setidaknya ia bisa memberikan perhatian seperti itu.

Gong Shil menggeleng. Ia harus berhati-hati karena radar (di dadanya) menangkap sinyal aneh.

“kalau begitu peganglah. Gunakan ini,” Joong Won mengulurkan tangannya.

Gong Shil tetap menggeleng dan mendorong tangan Joong Won. “Sudahlah, tidak apa-apa,” katanya.

“Apa kau lagi-lagi bersikap hati-hati karena tidak mau terlihat bersamaku di depan permen Kang?” tuduh Joong Won. See? The curse is on ;p

shot0042 shot0044

Gong Shil menggeleng, ia hanya bersikap hati-hati. Joong Won memegang tangan Gong Shil.

“Aku tidak perlu berhati-hati. Jika kita berpapasan dengannya, aku akan menjelaskan padanya. Kita tidak punya hubungan “apa yang sedang mereka lakukan?”, kita hanya bersikap teman. Jadi jangan khawatir dan ikut saja,” tegasnya.

Joong Won menarik Gong Shil pergi. Ia mengomel apakah Gong Shil tidak tahu adalah suatu kehormatan bisa memiliki hubungan teman dengan Presdir. Bahkan Kang Woo akan menganggap Gong Shil lebih serius.

shot0048 shot0054

Kang Woo melaporkan pada ayah Joong Won kalau Joong Won ditahan untuk Tae Gong Shil. Ia juga yakin Gong Shil ada kaitannya dengan Hee Joo yang sudah mati. Ia meminta maaf karena tidak menyadari itu sebelumnya.

Ayah Joong Won berkata Hee Joo adalah anak yatim piatu. Jika Gong Shil juga tidak memiliki orang tua, mungkin saja mereka bertemu di panti asuhan. Kang Woo berkata ia akan menyelidikinya. Ayah Joong Won juga menyuruh Kang Woo menyelidiki apakah Gong Shil pernah pergi atau menetap di Eropa, karena Hee Joo pernah tinggal di sana.

“Kang Woo, sepertinya kau tertarik padanya. Apa kau tidak apa-apa?”

“Aku akan baik-baik saja.”

“Jangan berpura-pura kuat. Jika berat, katakan saja. Ketika hati tidak terasa benar, rasa sakit akan memberi jawaban. Apakah hatimu akan terasa sakit?”

“Aku…akan mengatasinya.”

shot0070 shot0072

Kang Woo menutup telepon lalu memandang boneka Dooly-Gong Shil di mejanya.

Kang Woo hendak membuang kedua boneka itu ketika ia melihat Gong Shil pulang diantar Joong Won.

shot0074 shot0076

Gong Shil mengetuk jendela mobil Joong Won dan mengingatkannya untuk makan tofu alias tahu, karena baru keluar dari penjara. (Ini adalah tradisi di Korea, tofu berwarna putih yang melambangkan kemurnian, juga tahu tidak bisa kembali menjadi kedelai dan bernutrisi. Jadi makan tahu adalah lambang memulai hidup baru dan tidak kembali ke penjara di kemudian hari)

Joong Won berkata ia tidak makan makanan semacam itu. Gong Shil tidak mendesaknya dan pamit pergi.

“Tae Gong Shil, mengenai radarmu yang menangkap sinyal aneh, apakah ada yang mengikutimu?” tanya Joong Won.

Gong Shil berkata tidak ada hal yang menakutkan tapi sesuatu yang harus dimarahi. Jadi ia hanya perlu berbicara saja. Dengan kata lain, tidak memerlukan Joong Won.

shot0083 shot0081

Setelah Joong Won pergi, Gong Shil mulai memarahi dirinya sendiri.

“Kau ini bukan Candy, kau ini radar. Sadarlah!” Ia menggetok kepalanya dengan kesal. Ia tidak menyadari Kang Woo melihatnya.

Kang Woo membuang boneka Dooly dan Gong Shil.

shot0093 shot0096

Joong Won melihat pil di tangannya. Ia berkata sejak bertemu Gong Shil, ia makan obat penenang yang pahit seperti makan vitamin. Karena pahit, ia mengambil air minum di kulkas dan menemukan makanan seperti tahu.

Ia langsung teringat pada perkataan Gong Shil. “Ini seperti tofu,” gumamnya. Keju.

Ia duduk makan keju beserta wine. Saat hendak memakannya ia teringat saat Gong Shil menyentuh wajahnya.

“Wanita yang meminta untuk tidur bersama sambil berpegangan tangan, sekarang tidak mengkhawatirkan apapun,” gumamnya.

shot0109 shot0113

Di kamarnya, Gong Shil melahap tahunya. Ia berbicara dengan boneka Joong Won.

“Setelah radar tidak menangkap hantu akhir-akhir ini, apakah aku sekarang ditempeli hantu nafsu? Sentuhanmu seperti ini adalah pelecehan, sama saja seperti menyolek bokong seseorang di kereta,” kata Gong Shil sambil memegang pipi boneka.

Tiba-tiba ia menyentuh pundaknya dan menoleh. Ia melompat ketakutan karena hantu nenek minimarket muncul lagi. Ia mengeluh ia tidak akan bisa tidur jika hantu nenek itu terus di situ.

“Tapi karena nenek di sini, bisakah nenek menakutiku sedikit agar aku kembali pada akal sehatku?”

Sedetik kemudian ia berteriak meminta hantu nenek berhenti menakutinya.

shot0116 shot0133

Bibi Joo dan suaminya mengunjungi rumah Joong Won karena mereka mendengar Joong Won masuk penjara setelah mengurus sesuatu yang bahkan tidak memberi keuntungan.

Bibi Joo berkata Joong Won telah melakukan perbuatan baik tapi sepertinya Joong Won melakukan sesuatu yang biasanya tidak dilakukannya setelah kehadiran Bang Shil (bukan typo, memang bibi Joo manggilnya gitu^^). Bahkan ayah Joong Won juga sepertinya sudah tahu dan mulai bertanya-tanya Gong Shil adalah gadis seperti apa.

Joong Won berkata itu lebih mengejutkan (daripada dirinya masuk penjara). Ia menatap Direktur Do dan bertanya apakah hal-hal mengenai dirinya juga dilaporkan pada ayahnya. Direktur Do berkata bukan ia yang melakukannya. Terakhir kali ia berbicara dengan ayah Joong Won adalah mengenai golf.

shot0145 shot0146

Bibi Joo berkata berita tentang Joong Won akhir-akhir ini mencuat, sebagai ayah tentu saja ia tertarik pada puteranya. Joong Won tersenyum sinis. Untuk pertama kalinya selama 34 tahun lebih, ayahnya tertarik padanya. Hal ini begitu mengejutkan hingga tawanya hampir meledak.

“Ayahmu semakin tua. Jadi mungkin ia semakin tertarik pada puteranya. Bukan begitu, suamiku?” Bibi Joo menoleh pada suaminya.

“Tentu saja, ia sedang berada dalam usia menantikan cucu dan sebagainya. Presdir, kali ini pastikan kau benar-benar berhasil,” kata Direktur Do.

“Entahlah, mungkin saja ia akan mendapat cucu dari sentuhan fisik yang tak berarti,” sahut Joong Won.

shot0155 shot0157

Gong Shil sedang membereskan sampah ketika ia melihat Kang Woo turun. Berbeda dari biasanya, Kang Woo nampak dingin dan menjaga jarak.

Gong Shil meminta maaf karena telah pulang lebih dulu padahal telah berjanji akan pulang bersama Kang Woo. Ia berkata ada urusan mendadak.

shot0172shot0174 

“Tae Gong Shil–sshi, kurasa lebih baik kuluruskan semuanya selagi aku bisa. Ketika aku bilang aku menyukaimu, itu adalah kesalahpahaman. Itu adalah gurauan yang kukatakan pada anak-anak (Seung Mo dan Seung Joo), tapi kau mempercayainya jadi aku tidak bisa menyanggahnya. Kau bahkan berterima kasih padaku, jadi aku berusaha menjalaninya. Tapi aku tidak bisa lagi, maafkan aku.”

“Ah, ternyata seperti itu. Pantas saja, aku merasa sedikit aneh. Sungguh memalukan, “ kata Gong Shil pelan, berusaha menyembunyikan rasa malunya dan kekecewaannya. “Kau seharusnya mengatakan padaku lebih awal kalau kau tidak memiliki perasaan apapun terhadapku. Karena kau memberiku permen dan tiket, kurasa aku menjadi terlalu senang dan berlebihan.”

“Kau sudah menerima permen dan tiket, tapi kau tidak menyukaiku, kan? Seseorang yang kuhormati berkata: Saat hatimu tidak mengatakan yang sesungguhnya, rasa sakit akan memberikan jawaban. Aku rasa kau tidak merasa sakit karena diriku. Jika begitu, maka aku tidak perlu merasa bersalah, kan?”

shot0184shot0201  

Kang Woo berlalu pergi, sementara Gong Shil….kembali membereskan sampah. Kang Woo berlari lalu memegang dadanya. Rasa sakit telah memberikan jawaban.

Awalnya aku merasa sedih untuk Gong Shil karena Kang Woo tiba-tiba berkata seperti itu padanya, juga merasa kesal pada Kang Woo. Tapi sekarang hatiku sakit untuk Kang Woo. Ia benar-benar menyukai Gong Shil.

shot0207 shot0209

Di sebuah kolam, seorang gadis yang sedang berenang tiba-tiba kakinya ditarik masuk ke dalam air. Gadis itu tenggelam. Ia membuka mata dan melihat hantu. Ia berteriak lalu jatuh pingsan. Untunglah ia berhasil diselamatkan.

Kolam renang itu adalah kolam renang Hotel Kingdom. Dan peristiwa tadi adalah kejadian ketiga kalinya. Orang-orang mengatakan bahwa ada sesuatu yang menarik para korban ke dalam air. Direktur Do bertanya-tanya jika bukan hantu air, maka apa penyebabnya?

shot0225 shot0233

Joong Won menarik teropongnya yang sedang digunakan oleh Direktur Do. Ia bertanya apa Direktur Do yakin peristiwa ini bukan perbuatan orang jahil. Direktur Do bekata banyak saksinya, termasuk petugas penyelamat. Dan juga ini bukan perbuatan orang jahil. Ia menambahkan pelanggan mereka bisa lari ke Hotel Giant karena peristiwa ini terjadi pada musim panas yang sibuk.

“Itu tidak boleh terjadi, aku akan menaruh radarku di kolam,” kata Joong Won.

Ia merebut teropongnya lagi dari Direktur Do dan terkejut saat melihat Mall Giant lebih tinggi dari mallnya.

shot0246 shot0250

Kemudian Joong Won menemui radar 10 miliar wonnya. Ia terkejut saat melihat lingkaran hitam telah kembali di sekeliling mata Gong Shil.

“Kau…apa kau diganggu semalaman? Lingkaran hitammu hampir terkubur hingga ke dasar.”

Gong Shil menghela nafas panjang. Ia berkata hantu nenek minimarket datang jadi ia tidak bisa tidur semalaman.

“Presdir, apa aku terlihat sakit?”

“Kau…selalu terlihat sakit. Tapi hari ini, lebih dari biasanya. Kau seperti zombie.”

“Dia mengatakan itu walau ia tidak pernah mlihat zombie,” gumam Gong Shil.

shot0263 shot0266

Joong Won bertanya, selain zombie Gong Shil pasti pernah melihat hantu air, bukan? Gong Shil langsung nampak takut. Ia berkata dulu ketika ia pergi ke Sungai Han bersama kakaknya, ia ditarik oleh hantu air dan hampir mati tenggelam.

“Hantu air…aku tidak mau lagi melihat hantu air. Tidak akan pernah…” kata Gong Shil ketakutan. “Aku benar-benar benci hantu air. Aku sangat membenci mereka. Mereka terlalu menakutkan!”

Joong Won merasa tak enak hati. Ia mengulurkan tangannya agar Gong Shil bisa memegangnya. Tapi Gong Shil memalingkan wajahnya. Tangan Joong Wo tidak akan membantu jika dengan hantu air.

shot0272 shot0283

Joong Won kembali ke kantornya. Ia merasa tak enak mengirim Gong Shil untuk menangkap hantu itu padahal Gong Shil begitu ketakutan.

Sekretaris Kim memberikan voucher menginap gratis plus semua fasilitas di Hotel Kingdom, pada Gong Shil. Gong Shil sangat senang. Tadi Joong Won menyebutnya seperti zombie tapi memberinya hadiah seperti ini. Apakah agar ia bisa beristirahat dengan baik?

Sekretaris Kim tersenyum canggung sambil mengangguk. He….pasti ada udang di balik batu. Atau Joong Won di balik voucher?

shot0303 shot0304

Sekretaris Kim melapor pada Joong Won bahwa Gong Shil sangat senang dengan pemberian itu dan akan pergi besok. Joong Won tersenyum.

“Aku mengirimnya dulu ke sana, kemudian aku akan menyuruhnya untuk melihat hantu itu.”

shot0306 shot0309

Gong Shil mengajak kakaknya dan memperbolehkan kakaknya mengajak teman yang lainnya karena ia memiliki voucher berlebih. Gong Ri bertanya apakah mereka perlu mengajak Kang Woo. Gong Shil menggeleng.

Gong Ri tidak membahasnya lebih lanjut. Ia menyuruh Gong Shil mengemas banyak pakaian bagus dan mereka nanti bisa menaruhnya di mobilnya. Termasuk pakaian renang, karena Hotel Kingdom ada kolam renangnya.

Sementara itu hantu di dalam kolam renang Kingdom, keluar dari kolam dan berjalan. Walau hantu ini tak terlihat, tapi meninggalkan jejak kaki basah di lantai.

shot0317shot0328

Kang Woo menemui Yi Ryeong. Ia meminta Yi Ryeong menyelidiki Gong Shil. Semua hal yang tidak bisa ditemukan dalam catatan resmi. Seperti: apakah teman-temannya pernah melihat orangtua Gong Shil, bagaimana hubungan Gong Shil dengan orantuanya.

“Kenapa kau ingin tahu tentang keluarganya? Apa kau mau menikahinya?” tuduh Yi Ryeong.

“Jika aku mau menikahinya, aku tidak perlu melakukan penyelidikan latar belakang seperti ini. Aku bisa langsung menemui mereka,” ujar Kang Woo kesal.

“Aah.. benar juga. Kalau begitu apa menyelidikinya adalah bagian dari pekerjaanmu?? Jika iya, aku akan membantumu,” Yi Ryeong mengajak Kang Woo makan bersama.

Kang Woo bertanya apa Yi Ryeong hanya akan membantunya jika ia makan bersamanya. Yi Ryeong berkata ini adalah jam makan, jadi ia “membiarkan” Kang Woo bergabung dengannya.

“Kalau begitu tidak usah, hubungi aku jika kau menemukan sesuatu,” kata Kang Woo cuek, lalu pergi begitu saja.

Yi Ryeong bergumam ia sudah melakukan reservasi. Kenapa Kang Woo bersikap jual mahal padahal hanya pegawai biasa?

 shot0339 shot0342

Joong Won bertanya pada Sekretaris Kim apakah Sekretaris Kim melapor pada ayahnya mengenai dirinya. Sekretaris Kim berkata terakhir kali ia bertemu ayah Joong Won adalah tahun lalu, sebelum ayah Joong Won pergi ke luar negeri. Setelah itu mereka tidak pernah berbicara di telepon. Ia bertanya mengapa Joong Won menanyakannya.

Joong Won berkata ia merasa aneh karena ayahnya tiba-tiba menunjukkan ketertarikan pada Tae Gong Shil padahal sebelumnya itdak tertarik pada gadis manapun yang dijodohkan dengannya.

“Mungkin ia melakukanya karena sayang,” kata Sekretaris Kim.

‘Itu lebih tidak masuk akal,” kata Joong Won. Ia bertanya apakah Gong Shil sudah pergi.

shot0350 shot0359

Gong Shil sudah tiba di Hotel Kingdom. Ia menelepon kakaknya dan menyuruhnya cepat datang. Gong Ri berkata ia akan segera menyusul setelah pulang kerja. Jin Ju tiba-tiba mucnul di belakangnya dan bertanya Gong Ri hendak ke mana.

Gong Ri menyembunyikan voucher tiketnya dan tidak mau memberitahu Jin Ju. Lalu ia menemui Han Joo dan menunjukkan tiketnya. Ia menyuruh Han Joo mengajak Kang Woo ke hotel itu.

Gong Ri berkata ia akan menraktir Han Joo jika bisa membuat Kang Woo dan Gong Shil bersama. Han Joo bertanya-tanya apakah ia perlu melaporkan hal ini pada Direktur Do. Ia memutuskan untuk tidak mengatakannya, ia juga ingin bersenang-senang.

shot0363 shot0371

Gong Shil berkeliling di hotel yang mewah itu. Ia melihat ada pertunjukkan kembang api nanti malam. Pertunjukkan itu pasti dilakukan malam hari dan ia takut keluar saat malam.

Joong Won meneleponnya dan bertanya ia ada di mana. Gong Shil berkata ia ada di lobi hotel dan memuji hotel ini bagus.

“Tentu saja, itu kan milikku. Lukisan di sebelahmu juga sangat mahal.”

“Mmmm…memang terlihat mahal,” kata Gong Shil melihat lukisan itu.

Ia tersadar, bagaimana Joong Won bisa tahu ia ada di mana?

“Aku di belakangmu.”

Gong Shil menoleh. Joong Won tersenyum. Gong Shil terkejut, bagaimana Joong Won bisa ke sini. Joong Won berkata ia mengikuti Gong Shil. Ia bertanya apa Gong Shil sendirian. Gong Shil menjawab kakaknya belum datang.

shot0393shot0395

Joong Won mengajak Gong Shil makan bersama. Mereka sempat berpapasan dengan manager hotel. Manager hotel itu melapor pada Joong Won kalau kolam renang sudah ditutup sesuai perintah Joong Won. Joong Won melihat jamnya, mereka bisa pergi ke sana setelah makan.

Pegawai hotel menduga Joong Won sedang mempersiapkan acara untuk Gong Shil dan mengomentari betapa beruntungnya Gong Shil.

Joong Won berkata ia akan menraktir makanan apapun yang Gong Shil inginkan. Gong Shil pikir Joong Won menawarinya karena ia terlihat kurang energi. Joong Won mengiyakan. Gong Shil pergi dengan gembira.

 shot0406shot0408 

Bibi Joo ditemani Sekretaris Kim pergi ke panti asuhan yang mengasuh Hee Joo. Pemilik panti berterima kasih pada Bibi Joo karena telah menyumbang ke panti ini sejak Hee Joo meninggal 15 tahun lalu.

Kang Woo juga pergi ke tempat yang sama.

shot0420 shot0423

Bibi Joo meninggalkan panti bersama Sekretaris Kim. Ia berkata setelah kematian Hee Joo, ia berpikir untuk mengakhiri hubungannya dengan panti ini karena ia merasa seakan telah membayar untuk nyawa Hee Joo. Tapi jika ia memikirkan Joong Won, ia merasa ia telah melakukan hal yang tepat dengan terus datang ke sini.

“Ini adalah tempat di mana Joo-gun pertama kali bertemu dengan Cha Hee Joo, bukan?” tanya Sekretaris Kim. Bibi Joo membenarkan.

Sekretaris Kim melihat bangunan panti itu, dan ia sempat melihat Kang Woo masuk ke panti. Ia curiga mengapa Kang Woo datang ke panti asuhan ini.

shot0434 shot0435

Kang Woo memperlihatkan foto Gong Ri dan Gong Shil ke pemilik panti. Pemilik panti tidak pernah melihat keduanya di panti asuhan ini.

Gong Ri dalam perjalanan menyusul Gong Shil. Ia mengomel karena Han Joo ikut tanpa mengajak Kang Woo. Han Joo berkata Kang Woo sedang ada urusan. Mereka sedang berhenti di pom bensin.

Gong Ri melihat seorang pria di mobil depan dan mengenalinya. Itu adalah Kim Dong Soo, orang yang melarikan uangnya lalu menghilang. Dan sepertinya bekas kekasih Gong Ri karena mereka memiliki hiasan mobil yang sama.

Pria itu selesai mengisi bensin dan pergi. Gong Ri langsung tancap gas mengiktuinya, tanpa menghiraukan protes Han Joo.

shot0445 shot0446

Joong Won memperhatikan Gong Shil makan dan bersikap perhatian dengan menuangkan minum untuknya. Ia juga berkata lingkaran hitam di mata Gong Shil telah memudar.

“Tapi apa kau tidak membawa pakaian lain?” tanyanya. Gong Shil mengenalkan kaus dan celana jins pendek.

Gong Shil berkata seluruh pakaiannya ada di mobil kakaknya dan kakaknya datang terlambat. Joong Won mengamati Gong Shil…ehem…sepertinya ia sedang mencoba mengira-ngira ukuran Gong Shil.

shot0459 shot0460

Salah tingkah, Gong Shil berlari ke toilet. Joong Won berkata pakaian Gong Shil akan basah jika nanti naik turun kolam. Apakah ia harus mempersiapkan pakaian ganti?

Saat di toilet, Gong Shil mendengar percakapan pegawai hotel mengenai kolam renang yang ditutup dan acara yang dipersiapkan Joong Won. Mereka iri pada gadis yang beruntung itu dan berharap bisa mengencani Joong Won satu kali saja.

Gong Shil bertanya-tanya apakah acara itu untuk dirinya. Ia menatap poster acara kembang api di dinding toilet.

shot0473 shot0482

Saat ia kembali, Joong Won berkata ia akan menunggu Gong Shil dua jam lagi di lobi. Ia berkata ada sesuatu yang sangat penting. Jika Gong Shil terkejut, ia harap Gong Shil tidak terlalu marah.

Gong Shil kembali ke kamar hotelnya. Ia semakin yakin Joong Won memang sedang mempersiapkan sesuatu untuknya.

Joong Won berkata pada manager hotel kalau tidak ada seorangpun boleh masuk ke area kolam setelah ia masuk. Ia juga menyuruh manager mengirim barang yang telah disiapkan ke kamar Gong Shil.

Manager hotel membawa sekotak besar hadiah ke kamar Gong Shil. Ia berkata Joong Won yang mengirimkannya untuk Gong Shil.

shot0489shot0498

Gong Shil membuka kotak itu. Isinya gaun cantik dan sepatu. Gong Shil sangat senang.

Ia memakai gaun dan sepatu itu lalu pergi menemui Joong Won di area kolam renang. Ia tersenyum saat melihat Joong Won sedang menunggunya. Ia menghampiri Joong Won dan memanggilnya.

shot0502 shot0518

Joong Won menoleh dan tersenyum melihat Gong Shil mengenakan pakaian itu.

“Apa kau yang mempersiapkan ini untukku?”

“Ya, ada lagi.” Joong Won melihat jamnya. “Lihatlah,” ia menunjuk ke atas.

Pertunjukkan kembang api di mulai. Gong Shil tersenyum senang.

shot0535 shot0529

Tapi itu baru khayalan Gong Shil mengenai apa yang akan terjadi. Sebelum menemui Joong Won ia sempat bertanya pada manager mengenai kolam yang ditutup dan tidak boleh ada yang masuk. Manager menegaskan Joong Won telah memerintahkan tidak boleh ada yang masuk selain mereka berdua.

Gong Shil masuk ke area kolam menemui Joong Won. Joong Won sedang berbicara di telepon, tanpa menyadari kedatangan Gong Shil.

shot0539 shot0543

“Aku datang ke sini karena ada masalah di kolam hotel. Aku tidak datang untuk bermain. Aku akan kembali setelah mengetahui ada apa di dalam kolam. Ya, tidak akan lama.”

Gong Shil tertegun. Ia melihat pakaiannya dan teringat pada pertanyaan Joong Won mengenai hantu air. Ia langsung berlari pergi.

“Tae Gong Shil! Tae Gong Shil! Kau mau ke mana?!” seru Joong Won.

shot0549 shot0552

[Bersambung ke Bagian 2- klik di sini]

Komentar:

Poor Gong Shil….dua kali sudah ia mengalami rasa malu karena salah paham dengan perasaan dua orang pria. Walau sebenarnya dia ngga salah paham sih, dua pria itu saja yang tidak mau mengakui perasaan mereka ~,~

Sebenarnya Kang Woo melakukan hal yang benar dengan menjelaskan yang sebenarnya pada Gong Shil. Tapi ia terlalu cepat mengambil kesimpulan. Apakah ia tidak akan menyesal jika pada suatu saat nanti ia menyadari kalau Gong Shil sama sekali tidak ada kaitannya dengan Hee Joo?

Joong Won terus menyangkali perasaannya. Hmmm….kita lihat berapa lagi ia bisa seperti itu ;)

18 komentar:

  1. daebakkkkkkk....udh ada aja nieh sinopsisnya...
    maaf ya oenni q baru pertama coment,,biasanya cuma jadi silent readers doank hehe,,,
    tapi q selalu ikutin blognya oenni kok,,
    semoga part 2 nya cepet dpost ya ^^
    gomawo oenni^_^

    BalasHapus
  2. great job Mba.....
    makin seru aja ni drama.

    BalasHapus
  3. Yup kita liat berapa kali penyangkalan joong won sampe dia nanti akhirnya sadar klo udah bertekuk lutut ma gong shil. Ngakak pas baca evil laughtnya mbak fanny.

    BalasHapus
  4. Yey.. Joong won liat aj nanti kau tdk akn bisa menyangkal lg.. Seru bgt nc drama.. :) ditunggu lnjtnnya
    rena

    BalasHapus
  5. tq mba sinopsis nya... ga puas kalo ga baca tulisannya mba fani. Eh salam kenal ya mba

    BalasHapus
  6. Wah, daebak. Udah ada lagi sinopnya. Makasih mba fanny. Duet mba mumu ma mba fanny is the best! Di tunggu kelanjutannya ya mba...

    BalasHapus
  7. kocak bgt dramanya...gak nyangka ada drama horor,romantis dan komedi jadi satu dengan masing-masing porsi yang pas..yang serem emang serem...yang lucu bikin ngakak..yang romantis bikin merona....semangat terus mbak fanny....
    _ana_

    BalasHapus
  8. part 2,,,cepatlah datang//dah ga sabar bgt
    seru abis,,,horor romantis bkn hati dag dig dug dor
    semangat ya mba....

    BalasHapus
  9. Gomawo,, ditunggu sinopsis selanjutnya ^^

    BalasHapus
  10. kyaaaa, daebak udah ada sinopnya :)
    makin suka sama so ji sub oppa , akting sama penampilannya awesome ;)
    duet maut mba fanny sama mba mumu memang" sesuatu"XD
    ditunggu sinopnya selanjutnya, gomawo ;D

    BalasHapus
  11. Presdir tegaaaa (˘̩̩̩へ˘̩ƪ) pdahal eps sbelumx manis bget (⌣́_⌣̀). kyk apa ya hantu airx??jd gak sbar nunggu part 2nya smangat trus mba' Fanny ˆ⌣ˆ

    BalasHapus
  12. wah ada fakta yang menarik, kalimat yang disebutkan ayah jo jong won sama dengan kalimat yang pernah disebutkan cha hee joo, apa jangan jangan, ayahnya jo jong won adalah penculik yang satunya lagi yang berhasil kabur,

    BalasHapus
  13. Wuiihhh... Keren Aku suja banget ma so ji sub and heroin nya... Yg di romance in pasta kan?? Ku suka soalnya dia aktingnya bgus bget....

    BalasHapus
  14. bener unnie ni jongwoon masi aja nyangkal ma perasaan tp perhatian and perlakuannya ma gong shil makin sweet ja <3<3
    makasi sinopsisnya unnie

    BalasHapus
  15. keereennn
    semangat kakak !

    BalasHapus
  16. wkwkwkwkwkwkwk gong shil yg malang
    sedih liat kang woo

    BalasHapus
  17. Makasih y sinopsinya..
    Suka banget sama film ini :)

    Kalo butuh Packaging coba berkunjung ke sini : http://www.greenpack.co.id/

    BalasHapus

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)