Wednesday, 6 February 2013

Sinopsis Flower Boy Next Door Episode 9 (Bagian 1)

shot0362

Setelah mengajak Enrique kembali ke Spanyol, Seo Young melirik Tae Joon dengan sedih. Tae Joon mengucapkan selamat tinggal lalu membawa Hippo pergi. Enrique termangu hingga ia tak mengucapkan apapun pada Tae Joon.

Seo Young menguatkan hatinya dan melambaikan tangan pada Tae Joon dan Hippo. Tae Joon? Menoleh pun tidak >,<

Menurutku keduanya agak aneh. Jika dibandingkan dengan yang lain, tampaknya Tae Joon yang paling mirip Dok Mi. Ia kesepian tapi ia tidak mau memperlihatkannya pada siapapun. Apakah ia tidak menyukai Seo Young? Tapi mengapa ia begitu mengkhawatirkannya saat Seo Young keluar begitu saja tanpa jaket dan sepatu? Atau ia berharap Seo Young memintanya tinggal atau ikut dengannya? Saat Seo Young berkata akan kembali ke Spanyol bersama Enrique, rasanya aku malah melihat kemarahan di wajah Tae Joon.

shot0006shot0009

“Yoon Seo Young, kau benar-benar jelas dalam mengakhiri sesuatu,” ujar Enrique.

“Sakit rasanya…mengucapkan selamat tinggal pada cinta pertamamu. Aku melakukan hal yang benar, bukan? Walau sangat berat tapi aku tidak memperlihatkannya, kan?” tanyanya pada Enrique. Enrique tidak menjawab, jelas ia tahu bagaimana rasanya.

Seo Young berbalik dan pergi. Dok Mi mengkhawatirkan Seo Young dan menyuruh Enrique mendampinginya.

“Lihatlah bahasa tubuhnya,” kata Enrique sambil memandangi Seo Young yang berjalan menjauh. “Jangan katakan apapun. Tinggalkan aku sendirian. Itulah yang dikatakannya.”

shot0016 shot0018

Enrique menghela nafas panjang, saat ini ia tidak bisa membantu apapun. Dok Mi mengingatkan kalau Seo Young mengajak Enrique kembali bersamanya, itu artinya Seo Young ingin Enrique berada di sisinya.

Enrique menatap Dok Mi.

“Ini berat untukku…tinggallah di sisiku… Apakah kau pernah mengatakan kata-kata seperti itu pada seseorang sebelumnya?” tanyanya pada Dok Mi.

Dok Mi menunduk, menandakan ia tidak pernah mengatakan hal-hal seperti itu.

Enrique berkata mengapa Dok Mi tidak mencobanya. Ia yakin ada seseorang yang akan senang jika Dok Mi mengucapkan hal itu padanya. Seseorang yang bahkan akan melompat hingga ke luar angkasa karena terlalu bahagia mendengar kata-kata itu. Hmmm…maksudnya Jin Rak atau dirinya sendiri?

shot0025shot0026

Seperti biasa Dok Mi menghindari pembicaraan seperti itu. Ia berterima kasih pada Enrique karena telah memberinya kesempatan mengucapkan selamat tinggal pada Hippo. Dan sekarang ia mengucapkan selamat tinggal pada Enrique.

Mendengar itu Enrique nampak terluka.

“Kau selalu mengucapkan selamat tinggal padaku,” gumamnya kesal, “Bisakah kau sedikit merasa kecewa (dengan kepergianku)? ‘Sungguh mengecewakan melihatmu pergi karena akan menyenangkan jika kau bisa tinggal.’ ‘Walau aku menderita karena kau terus mencampuri, tapi sesekali kurasa aku akan memikirkanmu.’ Tidak bisakah kau mengatakan hal seperti itu? Aku tidak peduli kau hanya basa basi, tidak bisakah kau mengatakannya?”

Dok Mi menatap Enrique dengan sedih. “Sesekali kurasa aku akan memikirkanmu,” katanya. “Puas?”

Melihat Enrique yang biasanya ceria berwajah sangat sedih malah menambah kesedihan berkali-kali lipat :’(

shot0032 shot0038

Mereka kembali ke apartemen masing-masing. Dok Mi melihat Enrique masuk dengan lunglai ke apartemen Tae Joon. Tapi sebelum Enrique bisa melihatnya, Dok Mi cepat-cepat menutup tirai jendelanya.

Entah untuk mengusir dorongan untuk membuka tirai itu dan melihat Enrique lagi atau untuk memastikan Enrique tidak bisa melihatnya, Dok Mi memasangkan peniti pada tirai itu dengan tergesa-gesa. Ia mengaduh kesakitan ketika jarinya tertusuk peniti. Dan kali ini Dok Mi membiarkan dirinya menangis.

  shot0046 shot0057

Enrique berdiri memandangi apartemen Dok Mi. Seo Young menghampirinya. Ia bertanya apakah gadis yang disebut Enrique mengubah kata kunci pencariannya menjadi sampah adalah Dok Mi. Ia bisa merasa ada udara yang ganjil di antara Dok Mi dan Enrique.

Enrique mengendus-endus udara di sekitarnya dan bajunya. Ia beralasan udara di Seoul memang terasa aneh karena banyak polusi. Tapi Enrique bukan tipe tertutup, ia curhat pada Seo Young kalau Dok Mi sepertinya tak peduli Enrique akan pergi.

Seo Young bertanya apakah Enrique bisa pergi. Jika hanya karena dirinya….Enrique memotong perkataan Seo Young. Sebaiknya mereka pergi secepatnya. Mungkin itu yang terbaik.

    shot0059 shot0060

Dok Mi berusaha menonton acara TV traveling favoritnya, tapi perkataan Enrique tadi terus terngiang di kepalanya.

Kursus memasak Ryu kembali diadakan. Tapi yang hadir hanya satpam Hong (akhirnya tau namanya), ahjumma 404, dan Do Hwi. Selain Ryu tentunya.

shot0071 shot0078

Jin Rak sedang memeriksa hasil gambar Dong Hoon. Ia mengakui gambar Dong Hoon lebih bagus darinya, tapi tetap ia yang bertanggungjawab mengenai jalan ceritanya.

Satpam Hong berteriak memanggil Jin Rak dan Dong Hoon dari lorong agar ikut kursus memasak. Ia menekan bel apartemen Dok Mi. Belum sempat Dok Mi mengatakan ia tidak bisa ikut, Satpam Hong sudah menyanggahnya. Dok Mi harus ikut karena semua bahannya sudah disiapkan. Dok Mi tak punya pilihan lain selain menurut.

shot0081 shot0085

Menu kali ini adalah fondue keju. Hmmm…yummy^^

Do Hwi menghampiri Dok Mi. Ia berkata apakah hal ini tidak mengingatkan Dok Mi pada pelajaran PKK saat mereka sekolah dulu (ehem…memangnya masih ada pelajaran PKK?). Dok Mi mengangguk kecil.

Ahjumma 404 menanyakan Enrique yang tidak nampak batang hidungnya. Menurutnya tidak menyenangkan jika Enrique tidak ada. Dok Mi terdiam. Tanpa sadar ia menoleh ke pintu. Jin Rak memperhatikan reaksi Dok Mi.

shot0093 shot0097

Enrique muncul^^ Ia mengagetkan semuanya dengan berseru: Hallo Hallo!! Ia membawa wine yang menurutnya cocok untuk dimakan bersama cheese fondue.

Enrique memasak wine tersebut dengan jeruk dan kayu manis. Entah rasanya seperti apa, yang penting gayanya itu lho :D Enrique tersenyum menatap Dok Mi. Dok Mi cepat-cepat menunduk.

shot0108 shot0117

Mereka semua tos dan minum bersama, kecuali Dok Mi. Enrique memberitahu kalau ia akan kembali ke Spanyol dan ia senang bisa minum bersama mereka semua sebelum ia pergi beberapa jam lagi.

Satpam Hong dan Ahjumma 404 menyayangkan mengapa Enrique begitu cepat pergi. Sedangkan Jin Rak tidak bisa menutup rasa senangnya walau ia bertanya dengan simpatik mengapa Enrique mendadak kembali secepat itu. Enrique hanya tersenyum dan melirik Dok Mi.

shot0119 shot0129

shot0131 shot0132

“Ini minuman perpisahan kita….tidak bisakah kau minum segelas saja? Cepatlah minum…cepat, cepat,” rengeknya. “Cepat-cepat-cepat-cepat-cepat…”

Dok Mi akhirnya menyesap minumannya dan mengernyit kepanasan. Jin Rak khawatir tapi Enrique tersenyum dan menyuruh Dok Mi minum dengan hati-hati karena masih panas.

shot0136 shot0137  

Enrique meminta semuanya berkumpul dan memfoto mereka. Ia menyuruh Dok Mi dan Jin Rak berdiri lebih dekat lagi. Jin Rak tersenyum malu-malu. Enrique lalu bergabung bersama mereka dan berfoto bersama.

shot0141 shot0147

Enrique memeluk mereka satu per satu sebagai ungkapan perpisahan sementara Dok Mi terus menerus minum. Ryu, Dong Hoon, Jin Rak…

“Ahjumma!!” panggil Enrique sambil menghampiri Dok Mi. Jin Rak buru-buru menarik Enrique dan memeluknya lagi. LOL^^

shot0152 shot0153

Enrique melepaskan pelukan Jin Rak lalu memeluk Dok Mi. Dok Mi tertegun.

“Aku ingin kau bahagia. Berjanjilah padaku kau akan keluar pada dunia, ya?” ujarnya dengan hangat.

shot0163 shot0166

Jin Rak menarik Enrique dari Dok Mi dengan alasan mengajaknya minum lagi. Tapi alangkah kagetnya mereka saat melihat panci minuman sudah kosong. Dok Mi menghabiskan semuanya!

Akibatnya Dok Mi menjadi sedikit mabuk. Ia bahkan tidak keberatan ketika Do Hwi merangkulnya. Jin Rak dan Enrique bertepuk tangan.

shot0182 shot0185

Ryu berkata persamaan keju dan wine adalah keduanya semakin enak dengan bertambahnya usia. Ahjumma berharap persahabatan mereka semua semua juga semakin erat dengan berjalannya waktu. Enrique mengeluh bagaimana dengan dirinya. Kalau begitu jangan pergi, kata ahjumma 44.

Satpam Hong teringat ia pernah salah paham pada Enrique dan mengira ia laki-laki hidung belang. Sebagai permintaan maaf ia akan menraktir semuanya ke noraebang (karaoke). Enrique senang sekali.

“Ahjumma kita akan pergi ke noraebang..noraebang… nyanyi…nyanyi..nyanyi… bernyanyilah untukku,” celotehnya. Dok Mi menatapnya dengan pandangan aneh karena sedang mabuk. Hihi…Dok Mi is so sute^^

 shot0191 shot0195

Mereka bersama-sama pergi ke noraebang. Jin Rak dan Enrique mengikuti Dok Mi dari belakang karena Dok Mi berjalan sempoyongan.

Satpam Hong bernyanyi untuk ahjumma sementara Ryu dan Dong Hoon menjadi penari latarnya. Gaya balet ;D Enrique tersenyum geli melihat Dok Mi yang mabuk bertepuk tangan mengiringi satpam Hong.

shot0205 shot0210

Di mana Jin Rak dan Do Hwi? Mereka berbicara di ruang tunggu. Ia bertanya bagaimana Do Hwi tahu kalau ia Oh Jae Won. Do Hwi pasti mengenalnya. Do Hwi beralasan ia mendengarnya saat ada kurir pengadilan datang mencari Oh Jae Won.

Jin Rak tak percaya, bagaimana Do Hwi bisa langsung ingat nama itu jika baru sekali dengar. Hehe…emangnya semua kaya Jin Rak, ingat nama Do Hwi saja sampai berkali-kali >,<

“Kau terus memanggilku Oh Jae Won. Apakah kau melakukan operasi plastik pada seluruh wajahmu? Atau kau diet ketat?”

Do Hwi jadi kesal. Jin Rak berkata ia orang yang mudah mengingat dan tiba-tiba ia ingat pernah mendengar suara Do Hwi di suatu tempat. Ia bertanya bagaimana Do Hwi bisa terdampar di apartemen mereka.

shot0221 shot0223

“Jika ini takdir, kita mungkin pernah bertemu di masa lalu. Aku mungkin membuatmu bingung dengan menyatakan perasaanku,” kata Do Hwi.

Jin Rak frustrasi karena Do Hwi selalu bicara hal tak berguna dan lagi bukankah ia sudah jelas menyatakan kalau ada orang lain yang ia sukai. Do Hwi tiba-tiba maju hendak mencium Jin Rak. Jin Rak serta merta menutup mulut dengan kedua tangannya.

  shot0236shot0237

Enrique muncul dan melihat mereka dari belakang. Bagi Enrique, Jin Rak dan Do Hwi seperti sedang berciuman. Do Hwi terkejut melihat Enrique. Jin Rak juga. Enrique shock.

shot0239 shot0240

Dong Hoon menyanyi lagu Gee (SNSD) diiringi Ryu. Ahjumma 404 bertepuk tangan untuk mereka dengan gembira. Satpam Hong jadi kesal dan mematikan lagunya.

shot0246 shot0248

Enrique berbicara empat mata dengan Jin Rak. Ia memarahi Jin Rak karena mengira Jin Rak telah mendua hati. Setelah menyatakan perasaan pada Dok Mi, mengapa malah mencium Do Hwi?

“Itu bukan kiss, apa kau tidak lihat? Aku menutupi kedua mulutku!”

Enrique bergidik ngeri. Ia mengingatkan Jin Rak kalau Dok Mi dan Do Hwi tidak boleh lagi terlibat cinta segitiga.

“ini bukan cinta segitiga!! Dok Mi-sshi adalah satu-satunya untukku!!” seru Jin Rak frustrasi.

“Kalau begitu akhiri semuanya dengan Do Hwi sekarang!”

shot0252 shot0262

Jin Rak berteriak apanya yang harus diakhiri sedangkan ia tidak pernah memulai apapun. Ia tidak ingin tahu dan tidak tahu apapun mengenai Do Hwi. Ia tidak tertarik sama sekali pada Do Hwi.

“Jika tidak tertarik, mengapa kau meng-kiss-nya! Kenapa?!”

Jin Rak kebingungan menjelaskan. Ia berkata itu sama sekali bukan kiss, ia bahkan tidak membuka mulutnya sama sekali. He.

Jin Rak berkata untuk apa ia menjelaskan semua ini pada Enrique, bukankah Enrique akan segera kembali ke Spanyol.

“Karena itu, kau harus menjaga Dok Mi-sshi. Kaulihat sendiri, dia telah berubah banyak. Walau ia datang karena terlalu mabuk dan tidak berpikiran jernih, ia tetap datang ke noraebang dan bahkan ikut kursus memasak. Seret ia keluar ke dunia. Kau harus menjaganya. Aku mohon padamu.”

shot0258 shot0277

Jin Rak nampak kesal tapi ia menahannya. Ia berkata ia akan membiarkan Enrique mengatakan itu karena Enrique akan kembali ke Spanyol.

“Tapi kau benar-benar melewati batas sekarang. Orang yang menantikan Dok Mi-sshi selama bertahun-tahun adalah aku. Bukan karena permintaanmu, tapi dengan hatiku. Aku akan menjaganya karena perasaanku yang tulus padanya. Aku tidak tahu kapan kau akan kembali ke Spanyol, tapi jangan lagi memperlihatkan dirimu di hadapan Dok Mi-sshi.”

Enrique menatap Jin Rak dengan kesal karena tidak bisa membantah kata-katanya.

shot0296 shot0297

“Pertempuran” berlanjut di dalam ruang karaoke. Jin Rak menyanyikan lagu untuk Dok Mi. Enrique bergabung dan keduanya menyanyi bersahut-sahutan. Lebih tepatnya, Enrique mengambil alih lagu Jin Rak.

Jin Rak tak mau kalah dan menyanyi lebih keras lagi. Do Hwi terpesona melihatnya. Tapi saat menyadari keduanya menyanyi untuk Dok Mi, ia langsung kesal.

Alhasil keduanya bertarung siapa suara paling keras, paling panjang, paling tinggi. Duel ayam berkokok. Kasian telinga orang-orang di sana >,<

shot0345 shot0348

Dok Mi berjalan terhuyung-huyung kembali ke apartemen. Jin Rak menjaganya dari belakang, sekaligus menjaga agar Do Hwi tidak mengganggu mereka. Ia berkata apakah Do hwi tidak ingat dengan guru bahasa mereka. Bukankah Do Hwi berkata guru itu lebih menyukai Do Hwi dibandingkan Dok Mi. Dan sekarang sebaliknya, jadi sebaiknya Do Hwi menyerah.

“Bukankah kau ingin berbaikan dengan temanmu, jadi kau seharusnya tidak terlibat. Dan lagi ia telah menyukai Dok Mi-sshi selama bertahun-tahun. Jadi anggap saja kau datang terlambat dan menyerahlah.”

shot0365 shot0367

“Apanya yang terlambat? Apa perasaan manusia ada waktu tutup seperti jam kerja? Shopping malku buka 24 jam sehari. Dan juga, Go Dok Mi…Do Dok Mi…suka padamu! Apa kau tahu?”

Enrique kesal karena lagi-lagi Do Hwi bicara sembarangan. Jika ia memang mirip guru bahasa mereka, artinya Do Hwi juga akan menyukainya. Do Hwi bersikeras Dok Mi mengaku padanya kalau ia menyukai Enrique. Enrique terpaku.

Dok Mi hampir terjatuh. Jin Rak cepat-cepat menangkapnya. Keduanya sangat dekat. Dok Mi nampak tersadar dari mabuknya.

Do Hwi yang melihat kedekatan mereka, buru-buru hendak menghampiri. Tapi Enrique menariknya.

shot0385shot0388

“Menyerahlah. Karena aku juga sudah berjanji untuk tidak terlibat lagi,” katanya dengan serius. Tiba-tiba ia kembali ceria dan mendorong Do Hwi melewati Jin Rak dan Dok Mi.

Dok Mi memandang mereka dengan sedih. Hal ini tak lepas dari pengamatan Jin Rak.

 shot0392 shot0395

Sambil berjalan Enrique terus menasihati Do Hwi agar tidak ikut campur dalam hubungan Jin Rak dan Dok Mi. Bukankah Do Hwi ingin berbaikan?

“Jika berbaikan terlalu sulit, maka aku harus memikirkan cara lain.”

“Aaah…kau bisa membuatkan pesta untuknya!” seru Enrique. Do Hwi berpikir sejenak dan menyukai ide itu, karena Jin Rak juga akan datang. Tiba-tiba Seo Young datang menegur Enrique yang tidak memberi kabar padahal ia sendirian.

shot0403 shot0407

Ia melihat Do Hwi dan dengan segera keduanya mengagumi pakaian satu sama lain. Bulu ketemu bulu  ya nempel >,<  Do Hwi mengajak Seo Young menjadi modelnya dan memberi kartu namanya.

Enrique tersenyum geli memikirkan Dok Mi akan terlihat lucu dengan pakaian-pakaian seperti itu. Ia membayangkannya dan terkejut saat menyadari Dok Mi akan terlihat cantik dalam pakaian-pakaian itu. Enrique menggelengkan kepala untuk mengenyahkan bayangan itu. Oh no…tolong jangan ada Dok Mi berbulu >,<

shot0421 shot0426

Dok Mi telah sadar dari mabuknya. Jin Rak menyarankan agar Dok Mi minum banyak air hangat setibanya di rumah.

Dok Mi bertanya apakah Jin Rak pernah masuk ke kantor satpam. Jin rak tak pernah masuk. Dok Mi bercerita saat ia pertama ke sini ia menunggu di kantor satpam. Di dinding ada jejak bekas topi ditaruh, lalu satpam Hong datang dan menaruh topinya tepat di atas jejak itu.

“Ia pasti telah berada di sini untuk waktu yang sangat lama. Ia melindungi gedung ini cukup lama hingga meninggalkan jejak di dinding. Aku berpikir, di sinilah aku ingin tinggal,” kata Dok Mi.

Mereka berhenti berjalan. Jin Rak berkata mereka juga bisa meninggalkan jejak di lingkungan ini, di jalan ini, di sini. Dok Mi menoleh memandang jalanan yang baru saja mereka lewati.

shot0434 shot0435

Keduanya tiba di apartemen. Sebelum Dok Mi masuk, tiba-tiba Jin Rak berkata ia membenci musim dingin.

“Di musim semi, musim panas, dan musim gugur, kau selalu membiarkan jendelamu terbuka. Dan aku bisa mencium aroma dari apartemenmu...”

Ehem…agak aneh, aroma apaan ya ;p Dok Mi juga merasa aneh dengan kata-kata itu dan hendak masuk.

shot0437 shot0441

“Itu benar,” Jin Rak buru-buru menymabung ucapannya, “aku bisa mencium aroma tanaman, aroma nasi yang baru dimasak pada sore hari, dan juga aku bisa melihat tiraimu tertiup angin. Pada musim hujan, aku bisa melihatmu mengulurkan tangan keluar jendela untuk merasakan rintik air hujan. Serasa kau berada di sampingku. Aku hanya ingin berada di sisimu untuk waktu yang lama. Dan setelah beberapa waktu mungkin aku bisa meninggalkan jejak seperti topi itu, iya kan? Yang perlu kaulakukan hanyalah tetaplah berada di tempatmu seperti sekarang…”

Dok Mi tersenyum penuh haru.

shot0445 shot0449

[Bersambung ke Bagian 2]

Komentar:

Poor Enrique, tampaknya ia hanya ingin ada orang yang menginginkannya. Ia memang selalu bersikap ceria tapi sayang itu hanya di permukaan. Dalam hatinya ia ingin ada orang yang menahannya, menginginkannya, tak ingin berpisah dengannya.  Seo Young menyukai Tae Joon, Tae Joon pergi, dan sekarang Dok Mi pun tidak menahannya. Mungkin saat ini Enrique berada pada titik rendah dan menyerah hingga memutuskan hal terbaik adalah kembali ke Spanyol

Tapi perasaan tak bisa dibohongi. Ia tak bisamemungkiri kalau ia mengkhawatirkan dan memikirkan Dok Mi. Ia ingin memastikan Dok Mi dilindungi dan bahagia. Hmm....apa dia masih belum sadar kalau ia jatuh cinta?

28 comments:

  1. waowww.....
    so fast !!!!
    salute buat mba fanny.
    eps 11 semakin seru.....
    previewnya ada kiss scene nya o_o
    tp ga tw itu bener2an atau angan2 mrka semata.
    fighting mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga beneran deh.....

      Delete
  2. mbk fanny keren,cpt bgt bwt sinopny,
    bnrkh ep 11 ad kiss sceneny?
    siapa?siapa?

    ReplyDelete
  3. kiss scene enrique-dok mi.
    tp ga tw itu beneran ato gag.
    secara di eps 10 wktu dok mi pingsan yg diliatnya adl enrique pdhal yg nolong dia itu jin rak.
    mungkin hanya angan2 enrique atau dok mi.

    ReplyDelete
  4. waaaaaaa bagus banget, ditunggu lanjutannya admin :D

    baru bisa komen sekarang, hehe makasi :)

    ReplyDelete
  5. mbak fanny hebat dech...hehe
    cpt bgt buat sinopnya...tetep smangt ya mbak...makasih buat sinopnya...
    ~nur isnayni~

    ReplyDelete
  6. enrique.. ekspresi menyayat hati. T_T

    ReplyDelete
  7. huwaaaa,,
    thanks mb fany..
    tetap semangat,,
    gk sabar nggu episode 11,,, ^^


    .......dee.....

    ReplyDelete
  8. kayaknya ep 12 bkal ada kiss"nya deh
    (^。^)y-~

    ReplyDelete
    Replies
    1. yg ada kiss nya di episode 11

      Delete
  9. wuaaah tambah seru ... lanjuttannya mba' ppalee ...ppalee....ppalee...ppaleeeeeee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kkue-Geum style...
      salam
      Ismi...

      Delete
  10. I am waiting for next part... Thanxs a lot sist... And fighting...faighting...fighting... ^_~

    "mella"

    ReplyDelete
  11. aku juga ga sabar nunggu episode 11 tarik nafas aarrrrrrrrrrghhhhhhh...........
    pas liat preview nya sampai menjerit kegirangan haha.....akhirnya dokmi suka enrique....hohhohoho yes!!!

    ReplyDelete
  12. ngakak pas nonton enrique & jin rak "tanding" karaoke-an... asli ngakak ampe perut rasanya sakit.. wkwkwk... :LOL:

    di episode 10, akhrnya enrique sadar tuh kalo dia dah jatuh cinta sama dok mi...
    liat preview next episode, dok mi pun akhirnya bilang suka sama enrique (dua2nya nangis pas adegan itu) terus mereka kiss deh... "crying kiss"

    ReplyDelete
  13. huuuuwaaaaa..... suka banget deh ama ep 9.. dan bikin penasaran... oy, eps 11 mereka bakal confess their love and there will be a kissing scene..
    kyyaaaaaaaaaa ~ *mata berapi-api*

    ReplyDelete
  14. Huwaaaa, kerennnn,
    semalam barusan liat episode 10,trus liat preview 11, ihhhh makin penasaran, ada kiss scene dok mi - enrique...apakah dok mi yg menyatakan atau enrique yang menyatakan, aaaahhhh *penasaran guling2

    ReplyDelete
  15. lanjut terus ya mba sinopsisnya,, oke banggeeettttttt,,,

    ReplyDelete
  16. Bwahahahaha :D
    Lucu liat eksPresinya Enrique waktU mergokin do hwi dan jin rak

    suka bgd ama karakternya opPa di sini <3

    ReplyDelete
  17. Waaaaa KkaeMi Daebak daebaaak !!!! penasaraaan sama episode 11!!
    Mba Fanny Fighting fighting fighting ya bikin sinop'y!!
    d tunggu d tunggu d tunggu.... *\^o^/*

    ReplyDelete
  18. wah jadi tambah penasaran ma episode selanjutnya apalagi setelah liat preview buat minggu depan

    mba fanny tetap semangat ya buat sinopsisnya...

    ReplyDelete
  19. lanjuuuuuuutttttt thorr.....^_^ (astine)

    ReplyDelete
  20. Thanks mbak...
    Akhirnya keluar juga sinopsis ep.9..
    Aku nonton yang tanpa translet...walaupun gak ngerti bahasa mereka, tapi tetap"ngakak"liat perseteruan Inrique vs Jin Rak..
    Nyanyi apa berantem sih..hix..hix

    Aq slalu menunggu dinopsis mbak slnjutnya...gak sabar...

    ReplyDelete
  21. lucuuu dan cuteee

    ReplyDelete
  22. fbnd seperti oase bagiku walau hanya bca sinopnya sdh ckup puas krn aq sma skali g bsa nnton..shin hye always be my favourite korean artist ..thx a lot fanny luv n hug

    ReplyDelete

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)