Jumat, 26 September 2014

Sinopsis Empress Ki Episode 50-51 (END)

ki-00074

Episode 50:

Ta Hwan kalap ketika mendengar bahwa Maha adalah anak Wang Yoo dan Seung Nyang. Apalagi Dang Ki Se menertawakan Ta Hwan sebagai kaisar malang yang hanya bisa mendapatkan tubuh Seung Nyang. Seung Nyang yang tidak mendengar perkataan Dang Ki Se, terkejut melihat sikap Ta Hwan.

Dang Ki Se berkata Seung Nyang akan mati di tangan Ta Hwan karena Ta Hwan sudah mengetahui rahasia antara Wang Yoo dan Seung Nyang. Belum sempat Dang Ki Se selesai berbicara, Ta Hwan mengambil pedang dan menebasnya. Dang Ki Se akhirnya mati. Ta Hwan menatap Seung Nyang dengan tajam.

ki-00004ki-00009 

Mereka kembali ke istana. Ta Hwan ingin sendirian. Seung Nyang merasa ada yang salah dengan sikap Ta Hwan. Ia bertanya apakah karena kemunculan kembali Wang Yoo.

Ta Hwan memaksakan sebuah senyum dan berkata ia tidak akan melupakan jasa Wang Yoo yang telah menyelamatkannya dan Seung Nyang. Ia menyuruh Seung Nyang beristirahat.

ki-00013 ki-00014

Lalu Ta Hwan diam-diam menyuruh Golta mencari dayang Seo. Ia akan pergi menemui dayang Seo di luar istana tanpa boleh diketahui siapapun.

Ta Hwan pergi menemui Dayang Seo dan berbicara empat mata dengannya. Ia langsung menanyakan apakah benar Maha anak Wang Yoo dan Seung Nyang. Dayang Seo membenarkan. Ia juga memberitahu bahwa sebelumnya Wang Yoo tidak tahu kebenaran ini dan baru tahu.

Ta Hwan bertanya bagaimana Danashiri bisa mendapatkan Maha. Dayang Seo berkata Danashiri menemukan Maha pada hari Selir Park meninggal. Ta Hwan teringat itu adalah hari di mana Seung Nyang pergi bersama Selir Park. Sekarang ia mengerti mengapa Seung Nyang kembali ke istana. Seung Nyang pernah berkata ia kembali ke istana karena malu hidup sendiri (sementara yang lain mati) dan untuk membalas kematian mereka yang mengorbankan nyawa untuknya.

Ta Hwan menyadari Seung Nyang kembali karena terluka atas kematian anaknya. Ia bertanya apakah ada orang lain yang tahu kebenaran ini selain Dayang Seo, Dang Ki Se, Wang Yoo dan pengikutnya. Tidak ada lagi, jawab Dayang Seo.

Ta Hwan meminta Dayang Seo mendekat, lalu ia menusuknya dengan belati yang sudah disembunyikannya di balik ikat pinggang. Ta Hwan bertekad untuk melenyapkan semua orang yang mengetahui rahasia ini. Termasuk Wang Yoo.

ki-00031 ki-00032

Maebak mulai mendekati Ibu Suri. Mereka mengirim surat yang menyatakan kalau mereka tahu cara menyingkirkan Seung Nyang dan para pengikutnya. Byung Soo dikirim untuk menemui Ibu Suri.

Byung Soo berkata cara menyingkirkan Seung Nyang adalah dengan menyingkirkan Kaisar. Bangsan Zhang terkejut karena itu artinya pemberontakan. Tapi Ibu Suri tertarik.

Byung Soo memberitahu rencana Maebak untuk mengganti Ta Hwan dengan Bolad Temur, seorang keturuan khan yang hobi berfoya-foya. Cocok untuk dijadikan kaisar boneka. Bangsawan Zhang heran, Kaisar kan masih hidup? Bagaimana bisa diganti? Byung Soo berkata Ta Hwan pelan-pelan akan mati oleh penyakitnya.

ki-00038ki-00040 

Penyakit apa? Penyakit akibat bubuk yang dicampurkan Golta ke dalam obat Ta Hwan. Bubuk itu sejenis narkotik yang membuat kecanduan dan perlahan-lahan merusak organ tubuh. Ta Hwan tidak menyadarinya sama sekali dan mengira obat itu sangat manjur untuk penyakitnya karena ia merasa penyakitnya membaik setiap minum obat Golta.

Ta Hwan mengangkat Wang Yoo kembali menjadi Raja Goryeo sehari sebelum penobatan Seung Nyang sebagai Permaisuri. Seung Nyang menemui Wang Yoo untuk terakhir kalinya. Ia menyadari Wang Yoo sudah tahu bahwa Maha adalah putera mereka. 

Kilas balik:

Setelah mendengar berita kematian Maha dari dayang Seo, Seung Nyang bertanya pada Bool Hwa mengapa ia tidak diberitahu. Bool Hwa memberitahu Seung Nyang bahwa Wang Yoo berencana membawa Maha kembali ke Goryeo. Dan Wang Yoo yang tidak ingin Seung Nyang terluka karena kematian Maha.

ki-00046ki-00049

Seung Nyang memberikan titah Kaisar pada Wang Yoo mengenai pengangkatannya kembali. Ia meminta Wang Yoo berjanji untuk tidak membiarkan rakyat mengalami apa yang mereka alami. Ia menyadari negerinya sendiri tidak mampu melindungi rakyatnya dan mengabaikan mereka yang diseret ke negeri lain. Negeri yang tidak kompeten dan tidak bertanggungjawab.

Wang Yoo berkata semua itu karena ia tidak kompeten. Seung Nyang tidak menganggap itu kesalahan Wang Yoo. Satu orang tidak akan cukup untuk membangkitkan negeri yang sudah terpuruk. Masih ada pejabat Yuan yang menginginkan Goryeo sebagai propinsi Yuan. Tapi Seung Nyang akan menghentikan pengiriman upeti wanita. Untuk itu ia berharap Wang Yoo menjadikan Goryeo negara yang kuat. Dan ia percaya Wang Yoo sanggup melakukannya. Setelah mengatakan semua itu, Seung Nyang pergi dengan berlinang air mata.

ki-00050 ki-00060

Ta Hwan memberi titah rahasia pada tentaranya. Setelah acara penobatan, Wang Yoo akan dibunuh.

Kita kembali pada awal episode 1 di mana Seung Nyang dinobatkan menjadi Permaisuri Yuan. Ia sempat melihat Wang Yoo di belakang kerumunan dan meneteskan air mata. Wang Yoo pun pergi dengan sedih.

Ibu Suri mengamuk habis-habisan (beneran habis deh semua vas di kamarnya >,<). Ia tidak rela Seung Nyang menjadi permaisuri dan berkata Ta Hwan akan membayar semua kebencian di dalam hatinya.

ki-00081 ki-00082

Wang Yoo berangkat lebih dulu bersama Moo Song dan Jeom Bak untuk kembali ke Goryeo. Keduanya akan dinaikkan pangkat. Sementara Sun Woo dan Jokho tetap tinggal di Yuan untuk menyelidiki gerak gerik Maebak.

Seung Nyang merasa bagai mimpi akhirnya ia menjadi Permaisuri. Ta Hwan berkata semua ini bukan mimpi. Ini adalah waktu terbahagia mereka.

ki-00085 ki-00097

Ta Hwan tidak tidur malam itu. Ia melihat Seung Nyang yang tertidur pulas di sisinya dan dalam hatinya ia meminta Seung Nyang tidak menyalahkannya karena ia melakukannya untuk Seung Nyang.

Melakukan apa? Ta Hwan mengumpulkan tentara dan berangkat untuk mencegat Wang Yoo. Tal Tal menghalanginya dan bertanya mengapa Ta Hwan menggerakkan tentara. Ta Hwan meminta Tal Tal pura-pura tidak tahu. Tal Tal sudah mengira Ta Hwan hendak membunuh Wang Yoo dan ia melarang Ta Hwan melakukannya. Tapi Ta Hwan berbisik bahwa Seung Nyang akan mati jika ia tidak membunuh Wang Yoo. Tal Tal kebingungan, apa maksud berkataan Ta Hwan? Ta Hwan tidak mau menjelaskan, ia hanya berkata ini demi Seung Nyang.

Sementara itu tangan kanan Onbisu yang masih menjadi mata-mata Wang Yoo di Maebak, mendengar dari pemimpin Maebak (Golta) bahwa Wang Yoo akan segera dibunuh Ta Hwan. Ia langsung mengirimkan kabar pada Sun Woo dan Jokho.

ki-00103ki-00105 

Seung Nyang bermimpi mencari Byul (Maha) di aula besar istana dan memanggilnya. Byul melihatnya sambil tersenyum, lalu Wang Yoo berdiri di belakang Byul. Byul memanggil “Ibu” pada Seung Nyang. Ia berkata ayahnya akan mengajarinya bela diri dan menunggang kuda. Wang Yoo berkata ia tidak bisa menjaga putera mereka saat ia masih hidup. Sekarang ia akan menjaga Byul baik-baik. Ia bertanya apa Seung Nyang masih menyalahkannya.

Seung Nyang berkata ia tidak akan menjadi seperti sekarang tanpa bantuan Wang Yoo. Tapi Wang Yoo berkata Seung Nyang tetap sanggup mengatasi segala kesulitan meski tanpa dirinya. Meski takdir mereka berdua berhenti tapi ia tidak pernah menyesal, karena ia sungguh-sungguh mencintai Seung Nyang. Inilah perkataannya yang terakhir.

Seung Nyang bertanya mengapa Wang Yoo mengatakan ini yang terakhir. Ia mengulurkan tangan untuk menyambut tangan Wang Yoo yang terulur, tapi Wang Yoo menarik tangannya dan menghilang bersama Byul.

ki-00109ki-00111 

Seung Nyang terbangun. Ia bergegas pergi mencari Ta Hwan. Tal Tal menemuinya dan memberitahu kalau nyawa Wang Yoo saat ini dalam bahaya. Seung Nyang segera pergi bersama Bool Hwa.

Wang Yoo telah tiba di perbatasan dan merasa aneh karena tidak ada siapapun di sana. Tidak ada penjaga gerbang atau semacamnya. Tiba-tiba muncul tentara bersenjata dari atas benteng perbatasan dan dari belakang mengepung mereka. Ta Hwan berdiri di hadapan mereka.

Wang Yoo bertanya apa yang terjadi. Ta Hwan berkata Wang Yoo akan mati lebih dulu. Moo Song dan Jeom Bak mengajukan diri untuk menerobos pasukan dan memberi jalan bagi Wang Yoo untuk melarikan diri. Wang Yoo ingin bertempur bersama mereka tapi Jeom Bak dan Moo Song tidak mengijinkannya. Mereka siap mati demi Wang Yoo.

Dan itulah yang mereka lakukan. Mereka berdua tidak sanggup menghadapi gempuran pasukan Ta Hwan yang bersenjata lengkap dan berjumlah jauh lebih banyak. Mereka gugur saat melindungi Wang Yoo.

ki-00124 ki-00128

Wang Yoo sangat berduka kehilangan orang-orang yang telah dianggapnya keluarga selama ini. Ia menghampiri Ta Hwan dan menghunus pedangnya. Ta Hwan membiarkannya. Wang Yoo bertanya mengapa Ta Hwan bertindak seperti ini.

Ta Hwan berkata Wang Yoo pasti sudah tahu siapa orang tua Maha sebenarnya. Jika ia tidak membunuh Wang Yoo, Seung Nyang akan mati. Hanya dengan membunuh Wang Yoo maka Seung Nyang akan hidup. Dalam sekejap Wang Yoo melepaskan pedangnya dan mempersilakan Ta Hwan membunuhnya.

ki-00131ki-00133 

Ta Hwan menyuruhnya mengangkat pedang dan bertahan sampai akhir. Wang Yoo berkata Seung Nyang telah menyelamatkan Ta Hwan berulang kali. Ia bertanya apa yang selama ini sudah dilakukan Ta Hwan untuk Seung Nyang? Ta Hwan marah dan menikam Wang Yoo. Dengan sisa kekuatannya Wang Yoo berkata Ta Hwan sudah mendapatkan kematiannya dan meminta Ta Hwan tidak membuat Seung Nyang menderita lagi.

Ta Hwan menusukkan pedangnya lebih dalam. Ia bertanya apakah Wang Yoo mencintai Seung Nyang begitu dalam hingga sanggup memberikan nyawanya. Wang Yoo berkata ia akan selalu melindungi Seung Nyang, hidup atau mati.

Wang Yoo terkapar. Dalam hatinya ia memanggil nama Seung Nyang. Lalu ia memejamkan mata untuk selamanya.

ki-00137 ki-00138

Jokho dan Sun Woo menemukan Raja mereka dan teman-teman mereka sudah tidak bernyawa lagi. Mereka menangis sejadi-jadinya.

Seung Nyang dan Boo Hwal tiba tak lama kemudian. Seung Nyang turun dari kuda, tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Ia menghampiri tubuh Wang Yoo yang terbujur kaku.

Seung Nyang menangis sambil memegangi tangan Wang Yoo. Ia teringat saat pertemukan mereka kembali setelah ia menjadi selir Ta Hwan. Ketika itu Wang Yoo mengijinkan Seung Nyang menempuh jalannya sendiri. Seung Nyang berkata kematian Wang Yoo adalah kesalahannya.

Ia mendekap Wang Yoo dan berkata kutukan mereka telah diangkat dan sekarang Wang Yoo telah bebas. Ia meminta Wang Yoo melupakannya di kehidupan mendatang sedangkan ia akan membalas semua kebaikan Wang Yoo di kehidupan mendatang. Ia menangis dan meratapi kepergian Wang Yoo.

ki-00145 ki-00152

Keesokan paginya Seung Nyang berjalan menuju kediaman Ta Hwan. Tapi Tal Tal sudah menunggunya dan mencegahnya. Ia tidak ingin Ta Hwan dan Seung Nyang berselisih lagi dan menimbulkan ketegangan politik di negeri ini. Lalu Tal Tal memberitahu Seung Nyang bahwa Tal Tal membunuh Wang Yoo demi menyelamatkan Seung Nyang.

Seung Nyang terkejut tak mengerti. Menyelamatkannya? Tal Tal bertanya apakah ada rahasia yang tidak ia ketahui hingga Wang Yoo harus mati agar Seung Nyang bisa hidup. Seung Nyang teringat perkataan Dang Ki Se bahwa ia akan mati di tangan Ta Hwan karena Ta Hwan sudah mengethui rahasia dirinya dan Wang Yoo. Seung Nyang menyadari Ta Hwan sudah tahu soal Maha.

Tal Tal berkata Seung Nyang tidak perlu memberitahunya rahasia apa itu, tapi sebagai perdana menteri ia meminta Seung Nyang tidak bertentangan dengan Ta Hwan.

ki-00159 ki-00166

Seung Nyang pergi ke kamar Ta Hwan dan melihat Ta Hwan bergerak-gerak gelisah dalam tidurnya. Ia merasa sedih karena Ta Hwan selama ini memendam kesedihan dan menderita seorang diri.

Dalam tidurnya, Ta Hwan memanggil Seung Nyang. Seung Nyang duduk di sampingnya dan memegang tangannya. Ia bertanya apa yang membuat Ta Hwan tidak bisa tidur dengan tenang. Ta Hwan beralasan ia sedang kurang sehat.

Seung Nyang memeluk Ta Hwan erat-erat hingga Ta Hwan heran. Seung Nyang berkata ia ingin seperti ini selama beberapa saat. Ta Hwan bertanya apa Seung Nyang ingin mengatakan sesuatu. Seung Nyang berkata ia akan mengatakannya suatu saat nanti ketika mereka berdua sudah menua dan berambut putih.

Ta Hwan senang karena Seung Nyang akan berada di sisinya selamanya. Tapi sakit kepalanya menyerang kembali dan ia memanggil Golta.

ki-00175 ki-00176

Golta sedang memberi tahu Byung Soo mengenai rencananya. Obat yang ia berikan akan membuat Ta Hwan tidak bisa bertahan sehari pun tanpa obat darinya. Dan Ta Hwan tidak akan ingat apa yang ia lakukan, semakin lemah dan akhirnya mati. Byung Soo bertanya mengapa tidak menggunakan racun sekalian. Golta berkata tentu saja ia tidak bisa sebodoh itu membiarkan dirinya dicurigai.

Ibu Suri menemui Bolud Temur dan menyuruhnya mendekati para pejabat yang masih setia dengan Bayan. Lalu mereka harus mengajukan petisi pada Kaisar. Bolud heran, mana mungkin Ta Hwan akan menyetujui petisi mereka. Byung Soo berkata Bolud tidak perlu memikirkan hal itu.

ki-00183 ki-00187

Ta Hwan sedang memeriksa petisi ketika tiba-tiba sakit kepalanya kembali menyerang. Ia memanggil Golta dan Deok Man sempat curiga melihat obat yang dibawanya. Tapi ia tidak melihat apa yang terjadi setelah Ta Hwan meminum obat itu karena Ta Hwan sudah menyuruhnya pergi.

Ta Hwan tertidur setelah meminum obat itu, dan Golta dengan santai membubuhkan stempel pada semua petisi yang ada di meja Ta Hwan.

Ketika Ta Hwan bangun, ia menanyakan petisi-petisi itu pada Golta. Golta berbohong bahwa Ta Hwan sudah selesai memeriksa semua petisi itu dan mengirimnya pergi. Ia bertanya apa Ta Hwan sudah siap berburu. Ia berkata Ta Hwan ingin berburu. Ta Hwan bingung, ia tidak ingat sama sekali. Ia tidak ingat telah memeriksa petisi maupun memberi perintah untuk berburu. Golta beralasan Ta Hwan terlalu lelah hingga mudah lupa.

ki-00191 ki-00195

Sun Woo dan Jokho menemui Seung Nyang dan memberitahunya perihal Maebak, juga bagaimana Wang Yoo memakai topeng palsu untuk menyamar menjadi pemimpin Maebak. Seung Nyang hendak membongkar sindikat Maebak ini karena telah merugikan rakyat dan negara.

Ia lalu bertanya bagaimana Sun Woo dan Jokho tahu mengenai Ta Hwan akan membunuh Wang Yoo. Mereka berkata mereka tahu dari mata-mata mereka yang mendengar soal tersebut dari pemimpin Maebak. Seung Nyang curiga, pemimpin Maebak tahu mengenai hal yang hanya diketahui sedikit orang? Berarti pemimpin Maebak ada di dekat mereka.

ki-00200 ki-00204

Dalam pertemuan Maebak malam itu, muncul dua pemimpin Maebak. Salah satunya tentu saja palsu. Pemimpin asli bertanya siapa yang sudah menyamar menjadi dirinya. Pemimpin palsu membuka topengnya. Seung Nyang.

Pemimpin asli langsung bergumam memanggil Seung Nyang dengan sebutan Permaisuri. Kecurigaan Seung Nyang terbukti. Pemimpin Maebak adalah orang istana.

ki-00215 ki-00216

Episode 51 (END):

Ta Hwan memikirkan kenapa ia tidak bisa mengingat apapun setelah ia meminum obat yang diberikan Golta. Ia mencari Golta tapi Golta sedang pergi menjenguk ibunya yang sakit. Ia memerintahkan agar Golta membuat obatnya setelah kembali ke istana.

Golta tidak sedang menjenguk ibunya yang sakit, tapi sedang pergi ke pertemuan Maebak di mana ia bertemu dengan pemimpin palsu yang mengenakan topeng yang sama dengannya.

Seung Nyang membuka topengnya dan Golta tanpa sadar memanggil “Permaisuri”. Siapa kau, tanya Seung Nyang. Takut ketahuan, Golta memerintahkan anak buahnya membunuh Seung Nyang.

Terjadi pertempuran antara anak buah Seung Nyang dan anak buah Golta. Seung Nyang turun tangan dengan menggunakan panah untuk membunh musuh. Sayangnya, Golta bisa melarikan diri.

ki-00013 ki-00017

Seung Nyang membawa orang-orang Maebak yang tertangkap ke istana. Tal Tal terkejut karena Seung Nyang sendiri yang turun tangan menangani Maebak. Seung Nyang meminta Tal Tal menginterogasi orang-orang itu untuk mencari tahu siapa pemimpin Maebak sebenarnya.

Sementara itu Ibu Suri marah karena Seung Nyang memasukkan budaya dan kebiasaan berpakaian orang Goryeo ke Yuan. Para selir pun diberi pakaian Goryeo oleh Seung Nyang. Ibu Suri melarang mereka mengenakan pakaian tersebut dan mengancam akan menghukum mereka jika berani-berani memakai pakaian Goryeo.

Seung Nyang dengan tenang bertanya apa alasan tidak boleh mengenakan pakaian Goryeo. Makanan Goryeo pun dibuat untuk para dewa dan leluhur. Ibu Suri menuduh Seung Nyang hendak menghilangkan tradisi Yuan. Seung Nyang memberi contoh bahwa Goryeo pun mengadopsi kebudayaan Yuan. Wajar saja jika terjadi pertukaran budaya.

ki-00026ki-00027  

Ia menyuruh Deok Man mengirim satu set pakaian Goryeo untuk Ibu Suri untuk dikenakan pada acara besok. Ibu Suri berkata ia tidak akan diam melihat Yuan diubah menjadi Goryeo. Seung Nyang mempersilakan Ibu Suri pergi dari istana jika memang begitu membencinya.

Lalu Seung Nyang pergi ke penjara di mana Tal Tal sedang menginterogasi orang-orang Maebak. Meski mereka disiksa, tidak ada yang tahu identitas sang pemimpin. Mereka hanya mendengar pemimpin mereka adalah orang istana.

ki-00034ki-00038 

Seung Nyang melaporkan hal tersebut pada Ta Hwan. Ia berkata Tal Tal sedang memeriksa seluruh penghuni istana. Golta terlihat khawatir. Sakit kepala Ta Hwan kembali kambuh. Seung Nyang menyuruh Golta menyiapkan obat untuk Ta Hwan. Ta Hwan dalam hatinya mulai mencurigai Golta.

Golta menyadari waktunya semakin singkat. Ia memerintahkan Na Moo mengumpulkan orang-orang yang mendukung Bolud.

Golta menyodorkan obat Ta Hwan. Ta Hwan langsung meminumnya. Namun sebelum Golta datang, ia sempat mengambil pecahan mangkuk di lantai ketika ia kesakitan tak sengaja memecahkannya. Ta Hwan berbaring dan pura-pura tertidur. Padahal ia menggenggam pecahan mangkuk itu kuat-kuat untuk menjaga dirinya tetap terjaga.

ki-00041 ki-00048

Mengira Ta Hwan sudah tidur, Golta berbisik kalau Ta Hwan harus tetap hidup sampai pengangkatan Kaisar baru. Setelah dunia baru terbentuk, ia sendiri yang akan mengirim Ta Hwan “pergi”.

Na Moo datang melapor pada Golta bahwa malam ini Ibu Suri akan mengumpulkan orang-orang yang mencukung kaisar baru. Golta pergi sambil tertawa.

Ta Hwan mendengar sendiri Na Moo memanggil Golta dengan sebutan “Pemimpin”. Ia terpukul mengetahui Golta telah mengkhianatinya.

ki-00046 ki-00049

Ibu Suri mengumpulkan para penjabat yang mendukung Bolud Temur dan berkata mereka harus menyelamatkan Yuan yang akan hancur karena pengaruh wanita Goryeo jahat pada Ta Hwan. Langkah pertama adalah dengan mengajukan petisi untuk mencabut pejabat-pejabat yang memihak Seung Nyang.

Deok Man memeriksa keadaan Ta Hwan dan merawatnya. Ia berharap Ta Hwan segera sehat. Ta Hwan membuka matanya dan membisikkan sesuatu padanya. Deok Man tampak terkejut hingga ia menangis. Ia berkata ia akan melakukan perintah Ta Hwan.

Sepeninggal Deok Man, Ta Hwan terbatuk-batuk. Ia mengeluarkan darah.

ki-00053 ki-00066

Golta pura-pura menghibur Ta Hwan dengan berkata sebentar lagi mereka akan tahu siapa orang yang telah menaruh racun pada obat Ta Hwan. Dalam hatinya Ta Hwan bertanya mengapa Golta berbuat seperti ini.

Na Moo melapor bahwa pelayan dapur yg membuat obat Ta Hwan sudah mati. Dan pelayan itu adalah anak buah Bool Hwa. Golta pura-pura memarahi Na Moo yang secara tidak langsung mengindikasikan bahwa Seung Nyang yang sedang berusaha meracuni Ta Hwan. Ia berkata Seung Nyang tidak mungkin melakukan itu.

Ta Hwan sadar Golta hendak menyingkirkan Seung Nyang. Ia bertanya-tanya dalam hatinya siapa yang mereka pilih untuk menggantikan dirinya.

Golta lalu menghibur Ta Hwan bahwa informasi itu sepertinya tidak benar dan ia akan menyelidikinya lagi. Tapi Ta Hwan menjawab seolah-olah ia percaya Seung Nyang mengincar posisi Kaisar untuk Ayu. Kemudian ketika Seung Nyang datang menjenguknya, ia bersikap dingin dan mengusirnya.

 ki-00077 ki-00075

Seung Nyang heran melihat sikap Ta Hwan. Ia bertanya apakah ia sudah membuat Ta Hwan marah. Ta Hwan berkata tahta kerajaan adalah miliknya. Dan seorang anak bisa membunuh ayahnya sendiri demi tahta. Ia berkata ia hampir lupa kalau Seung Nyang adalah orang yang haus kekuasaan. Seung Nyang semakin heran mengapa Ta Hwan tiba-tiba berbicara seperti itu. Ta Hwan semakin galak dan mengusir Seung Nyang.

Seung Nyang pergi dengan sedih, mengira Ta Hwan lago-lagi salah paham padanya. Deok Man menghela nafas panjang melihat kesedihan Seung Nyang.

ki-00080 ki-00082

Lalu ia menemui Ta Hwan. Ia sudah memeriksa obat yang selama ini diberi Golta. Dan isinya ternyata racun rahasia dan mematikan. Ia bertanya apa gejala yang dirasakan oleh Ta Hwan. Ta Hwan memberitahu kalau ia sering lupa, tidak bisa tidur, sakit kepala parah dan batuk darah.

Mendengar itu, Deok Man terkejut. Ta Hwan meminta Deok Man mengatakan dengan jujur kondisinya. Ia sudah siap. Deok Man berkata jika Ta Hwan batuk darah artinya racun sudah mencapai organ dalam tubuh dan tidak ada cara untuk menyembuhkannya. Ta Hwan terdiam meresapi arti kata-kata Deok Man.

Lalu ia bertanya apakah tidak ada cara untuk melawan efek lupa obat tersebut. Deok Man terkejut. Ia bertanya apa Ta Hwan hendak terus meminum obat itu. Sebenarnya ada obat penetral efek racun tersebut hingga bisa tetap membuat Ta Hwan terjaga dan tidak lupa, namun tidak bisa menghentikan racun tersebut. Karena itu Deok Man menolak membuatkannya untuk Ta Hwan.

Tapi Ta Hwan memberi perintah dan melarang Deok Man memberitahukan hal ini pada Seung Nyang. Ia ingin menghilangkan semua ancaman terhadap Seung Nyang dan Ayu sebelum ia mati. Deok Man berkata Seung Nyang seharusnya diberitahu. Tapi Ta Hwan menggeleng. Ia tahu Seung Nyang tidak akan setuju jika mengetahui kondisinya.

ki-00085 ki-00101

Ta Hwan tetap minum obat Golta dan berpura-pura semakin tidak mempercayai Seung Nyang. Na Moo sedikit curiga Ta Hwan begitu mudah tidak mempercayai Seung Nyang. Tapi Golta memberitahu kan alasannya. Surat-surat palsu yang dikirim Byung Soo (surat yang mengindikasikan hubungan Wang Yoo dan Seung Nyang belum berakhir). Surat yang menimbulkan kebencian dan ketidakpercayaan selama bertahun-tahun.

Ta Hwan shock mendengar itu.

ki-00106 ki-00107

Ibu Suri terkejut saat mengetahui pemimpin tertinggi Maebak adalah Golta. Golta berkata ia sudah membuat perselisihan antara Ta Hwan dan Seung Nyang. Ia mengusulkan untuk menjadikan Ibu Suri sebagai perdana menteri sebelum mengangkat kaisar baru.

Ibu Suri tentu saja gembira. Ia berkata ia harus berterima kasih pada Seung Nyang hingga Golta memilihnya setelah El Temur dan Bayan. Golta mempersilakan Permaisuri yang memerintah sementara ia hanya meminta hak monopoli garam dan kekayaan mineral Yuan. Ibu Suri berkata Golta tidak akan menyesal memilihnya. Sudah saatnya Ta Hwan turun.

 ki-00115 ki-00116

Golta menemui Ta Hwan dan menyarankan Ta Hwan beristirahat dari segala urusan negara dan memilih orang lain untuk menggantikannya. Ia mengusulkan agar Ta Hwan memilih Seung Nyang. Ta Hwan menggeleng. Ia berkata Seung Nyang sudah berusaha membunuhnya. Ia akan memilih Ibu Suri. Ta Hwan juga akan menyingkirkan para pendukung Seung Nyang yang sudah pasti akan menentang keputusan Ta Hwan. Diam-diam Golta tersenyum puas. Seluruh rencananya berjalan lancar.

Ta Hwan memecat Tal Tal dan seluruh menteri pendukung Seung Nyang. Ia menurunkan titah untuk mengangkat Ibu Suri menjadi penguasa sementara menggantikannya.

Seung Nyang marah mendengar keputusan Ta Hwan. Tanpa berkata apapun ia pergi meninggalkan aula besar. Ta Hwan berseru memerintahkan Seung Nyang untuk kembali karena ia belum selesai berbicara. Seung Nyang tidak peduli. Tapi ketika ia mendengar Ta Hwan hampir pingsan, ia menoleh dengan khawatir.

ki-00121 ki-00129

Ta Hwan memanggil Ibu Suri ke ruangannya. Ia berkata kondisi kesehatannya sangat buruk untuk memimpin negeri ini. Karena itu ia berniat turun tahta dan memilih penggantinya. Ia menanyakan saran Ibu Suri. Ibu Suri dan Golta saling berpandangan. Tentu saja Ibu Suri mengusulkan Bolud Temur.

Akhirnya Ta Hwan tahu siapa orang yang dipersiapkan Golta dan Ibu Suri untuk menggantikannya. Ia menerima usul Ibu Suri dan berkata ia akan mengumumkannya. Ia meminta Ibu Suri mengumpulkan para pejabat yang akan mendukung Ibu Suri. Lalu di depan mereka, Ta Hwan menulis sendiri titah pengunduran dirinya.

Deok Man tidak bisa lagi menyembunyikan kondisi Ta Hwan. Ia melaporkannya pada Seung Nyang. Seung Nyang terkejut dan marah karena baru diberitahu sekarang. Tapi Deok Man berkata Ta Hwan yang memintanya merahasiakan hal ini.

ki-00132 ki-00142

Seung Nyang bertemu dengan Tal Tal yang juga sudah tahu kondisi Ta Hwan yang sebenarnya. Bahkan Tal Tal sudah diberi perintah rahasia oleh Ta Hwan. Ia membisikkannya pada Seung Nyang. Seung Nyang terkejut. Tal Tal meminta Seung Nyang menahan diri saat ini.

ki-00145 ki-00146

Ta Hwan memasuki aula besar dengan tertatih-tatih. Aula itu berisi para pejabat yang mendukung Ibu Suri (dan dulu mendukung Bayan). Seung Nyang meneteskan air mata melihat kondisi suaminya, karena sekarang ia tahu Ta Hwan sedang mempertaruhkan nyawa demi dirinya dan Ayu.

Ta Hwan berterima kasih pada Ibu Suri yang telah mengumpulkan semua orang itu. Ibu Suri meminta Ta Hwan segera membacakan titahnya.

Ta Hwan melakukannya. Ibu Suri dan yang lainnya terkejut karena Ta Hwan malah membacakan titah mengenai pengkhianat negara yang mengancam nyawa Kaisar dan Permaisuri. Dengan lantang ia berkata mereka sudah mengancam tahta kerajaan. Ibu Suri kebingungan dan bertanya apa maksud Ta Hwan.

 ki-00157 ki-00161

Ta Hwan berseru memanggil Perdana Menteri alias Tal Tal. Tal Tal menyerbu ke dalam aula istana bersama pasukannya. Ta Hwan memerintahkan untuk membunuh mereka semua.

Tal Tal menghunus pedangnya dan membunuh Bolud Temur. Para pasukan menghabisi semua orang di aula itu, termasuk bangsawan Zhang. Tersisa Ibu Suri, Golta dan Na Moo.

Ta Hwan menanyakan alasan mereka melakukan itu. Ibu Suri berkata Ta Hwan yang sudah lebih dulu mengkhianatinya dengan lebih menuruti Seung Nyang dibanding dirinya. Ta Hwan berkata Ibu Suri bukan mempedulikan dirinya, tapi mengincar kekuasaannya. Ibu Suri tidak menyangkal. Hanya kekuasaan yang dapat membuat siapapun bertahan hidup di istana ini. Ia memberikan kekuasaan itu pada Ta Hwan tapi Ta Hwan malah memberikannya pada Seung Nyang.

ki-00175 ki-00183

Ta Hwan beralih pada Golta. Mengapa Golta mengkhianatinya? Golta berkata ia tidak pernah mengkhianati Ta Hwan karena sejak awal ia tidak melayani Ta Hwan. Ia melayani emas. Hanya emas. Kekuasaan bisa mengkhianati, tapi emas tidak. Ia hanya perlu mengganti orang bodoh yang bisa diperalatnya demi mendapatkan lebih banyak emas.

Ta Hwan sangat terpukul mendengar kata-kata mereka. Ibu Suri dengan kekuasaan yang diincarnya, sementara Golta dengan emasnya. Dan ia adalah orang bodoh yang percaya ada lebih banyak hal dalam kehidupan selain kekuasaan dan kekayaan.

Golta berkata Seung Nyang juga tidak ada bedanya dengan mereka. Seung Nyang tidak akan mendekati Ta Hwan jika Ta Hwan tidak memiliki apapun. Ta Hwan berteriak menyuruh Golta diam. Golta terus mengata-ngatai Ta Hwan hingga Ta Hwan menusuknya dengan pedang. Tal Tal menebas Na Moo.

ki-00191 ki-00192

Ta Hwan menangis sambil menarik pedangnya dari tubuh Golta. Golta pun jatuh tersungkur. Ta Hwan berteriak meneriakkan sakit hatinya. Ia batuk-batuk lalu muntah darah. Seung Nyang segera memeganginya.

Ta Hwan berkata pada Seung Nyang bahwa ia akan membaik. Tapi Seung Nyang memberitahu kalau ia sudah mendengar semuanya dari Deok Man. Ta Hwan berkata ia tidak akan meninggalkan Seung Nyang. Mereka akan bersama untuk waktu yang lama. Kematian bisa menanti.

Seung Nyang memeluk Ta Hwan erat-erat. Ia akan melakukan apapun untuk menyembuhkan Ta Hwan dan membuatnya bangkit kembali.

ki-00204 ki-00208

Seung Nyang menemui Ibu Suri untuk menyampaikan hukumannya. Ia dan Ta Hwan berbaik hati dengan mengasingkan Ibu Suri ke kuil meski Ibu Suri seharusnya dihukum mati. Tapi Ibu Suri berkata ia tidak akan pernah meninggalkan istana. Ia tidak rela diusir oleh orang Goryeo. Seung Nyang berkata Ibu Suri jangan meminta kematian karena ia tidak sebaik itu.

Tapi Ibu Suri sudah meminum racun bahkan sebelum Seung Nyang datang menemuinya. Ia bersumpah akan menghantui istana selamanya. Lalu ia mati. Seung Nyang memerintahkan agar jasad Ibu Suri dibakar.

ki-00214 ki-00215

Sun Woo dan Jokho membantu pasukan Seung Nyang menyergap anak buah Golta, termasuk Byung Soo dan Jocham.

Byung Soo bersembunyi di desa Goryeo. Tapi ia berhasil ditangkap karena Jocham mengkhianatinya. Keduanya diarak ke istana diiringi makian dan lemparan batu para warga desa Goryeo.

Di hadapan Seung Nyang. Byung Soo sama sekali tidak mengakui kalau selama ini ia telah melakukan kejahatan. Ia berkata satu-satunya kesalahannya adalah terlahir di negeri lemah seperti Goryeo. Selama ini ia hanya bertahan hidup. Ia berkata Seung Nyang sama saja dengan dirinya. Ia juga mengejek orang Goryeo sebagai orang-orang bodoh.

Warga marah mendengar itu. Mereka melempari Byung Soo dengan batu dan memukulinya sampai mati.

ki-00229 ki-00230

Tapi Seung Nyang meneteskan air mata menyaksikan kematiannya yang tragis. Ia berkata Byung Soo sebenarnya bisa menjadi suami dan ayah yang baik jika saja Goryeo dalam keadaan baik. Byung Soo adalah contoh orang Goryeo yang gagal mereka lindungi.

Saat kembali ke istana, Seung Nyang melihat barisan wanita Goryeo yang hendak dijadikan upeti. Ternyata masih ada pejabat yang meminta upeti dari Goryeo. Seung Nyang memerintahkan Deok Man untuk mengembalikan mereka semua ke Goryeo.

Karena keadaan Ta Hwan yang sakit-sakitan, Seung Nyang yang mengurus negara. Ia mendengar Raja Goryeo membunuh kakak-kakaknya di Goryeo. Meski kakak-kakaknya memang bersalah karena bertindak sewenang-wenang, tapi Bool Hwa berpendapat Seung Nyang tidak bisa membiarkan Raja Goryeo berbuat seperti itu pada Seung Nyang yang telah menjadikannya Raja. Seung Nyang memerintahkan salah satu kakaknya (Raja Seungyang yang bernama Ki Chul) untuk mengumpulkan tentara.

(Bagi yang pernah menonton drama Faith, yang dibintangi Lee Min Ho dan Kim Hee Sun, pastinya masih ingat penjahatnya yang bernama Gi Chul. Gi Chul adalah kakak Permaisuri Ki. Dan memang tercatat dalam sejarah bahwa Permaisuri Ki menggempur Goryeo karena telah membunuh Ki Chul dan keluarganya yang memang hendak melakukan kudeta terhadap Raja Gong Min. Setelah kejadian itu, Permaisuri Ki menunjuk Tash Temur untuk menjadi Raja Goryeo. Pasukan Yuan kalah dalam pertempuran itu….Karena ada Daejang Choi Young^^)

ki-00231 ki-00232

Bertahun-tahun kemudian….

Istana menerima laporan bahwa Tal Tal gugur di medan pertempuran (melawan pemberontak yang ingin mengambil kembali Cina dari kekuasaan bangsa Mongol. Dalam sejarah, Dinasti Yuan runtuh dan Cina dikuasai Dinasti Ming. Bagi penggemar serial silat To Liong To pasti ingat perjuangan Thio Bu Ki dan kawan-kawannya melawan bangsa Mongol dan akhirnya mendirikan dinasti Ming^^). Seung Nyang menangis mendengar berita itu. Sebelum pergi berperang, Tal Tal sudah berpesan agar Seung Nyang mengungsi ke Utara jika ia kalah dalam pertempuran.

ki-00242ki-00243

Ta Hwan semakin lemah dan lebih banyak berbaring di tempat tidur. Seung Nyang tidak memberitahu Ta Hwan perihal kekalahan dan kematian Tal Tal. Ia berbohong Tal Tal membawa kemenangan.

Seung Nyang mengajak Ta Hwan berjalan-jalan ke Utara. Sebenarnya untuk mengungsi, tapi Seung Nyang tidak ingin Ta Hwan terbebani hal itu. Meski begitu, kelihatannya Ta Hwan sadar bahwa mereka sebenarnya kalah dan ke Utara berarti mereka mengungsi. Ia tersenyum dan mengiyakan ajakan Seung Nyang. Ia bersedia pergi ke manapun asalkan bersama Seung Nyang.

ki-00248 ki-00251

Ta Hwan berkata telinganya terasa gatal. Ia membaringkan kepalanya di pangkuan Seung Nyang. Seung Nyang mengambil pembersih dan membersihkan telinga Ta Hwan. Diam-diam Ta Hwan menangis.

Seung Nyang teringat ia juga pernah melakukan hal yang sama ketika ia masih menjadi dayang Ta Hwan (mungkinkah itu adalah saat di mana hati Seung Nyang mulai goyah dan mulai menyukai Ta Hwan?). Ta Hwan menggenggam tangan Seung Nyang.

“Aku mencintaimu,” katanya dengan mata terpejam

“Aku juga mencintaimu,” kata Seung Nyang. Ta Hwan mengangguk.

ki-00259 ki-00260

“Dengan sungguh-sungguh, aku….”

Belum selesai Seung Nyang mengucapkan isi hatinya, tangan Ta Hwan terkulai lemas. Ia sudah pergi untuk selamanya. Seung Nyang mendekap Ta Hwan dan menangis.

ki-00261 ki-00268

Ending versi 1 (versi pertama kali ditayangkan MBC):

Kembali ketika Seung Nyang masih menyamar menjadi pria dan berkuda dengan Ta Hwan ke pantai saat mereka masih di Goryeo. Wang Yoo menyusul mereka dan menegur Seung Nyang karena pergi keluar di saat ada pembunuh mengincar Ta Hwan. Ta Hwan membela Seung Nyang lalu naik ke kudanya. Wang Yoo mengajak Seung Nyang membonceng kudanya. Ta Hwan juga mengajak Seung Nyang. Seung Nyang kebingungan menentukan pilihan. The End.

Kalau kita ingat kelanjutan adegan itu adalah Seung Nyang memilih membonceng Ta Hwan karena merasa tidak pantas membonceng Wang Yoo yang adalah Rajanya. Hmmm…mungkinkah itu sudah menjadi pertanda akhir hubungan mereka bertiga?

ki-00271 ki-00272

Ending versi 2 (versi siaran ulang MBC):

Seung Nyang berkuda dengan Ta Hwan. Mengiringi adegan tersebut, terdengar suara Ayu bertanya apakah ibunya orang Goryeo atau orang Yuan. Seung Nyang bertanya mengapa Ayu menanyakan hal itu.

“Karena orang Goryeo mengatakan Ibu adalah orang Yuan, sementara orang Yuan mengatakan Ibu adalah orang Goryeo.”

“Itu tidaklah penting,” jawab Seung Nyang. “Apapun yang terjadi, rakyat harus dilindungi.”

 xWafh12

Komentar:

Perjalanan Seung Nyang yang penuh lika-liku berakhir juga. Sama dengan perjuanganku menulis sinopsis ini selama hampir setahun ;p Terima kasih untuk teman-teman semua yang juga ikut berjuang bersabar menanti sinopsis drama ini^^

Untunglah penulis berbaik hati hingga Ta Hwan bisa mendengar isi hati Seung Nyang sebelum ia meninggalkan dunia untuk selamanya. Aku bertanya-tanya mengapa penulis tidak lebih awal membuat Seung Nyang mengungkapkan isi hatinya pada Ta Hwan. Bahwa selama ini yang dicintai Seung Nyang adalah Ta Hwan.

Akhirnya aku mengerti bahwa pernyataan cinta Seung Nyang tidak ada gunanya jika Ta Hwan tidak mempercayainya. Ta Hwan tenggelam dalam kepercayaan bahwa Seung Nyang masih mencintai Wang Yoo dan hanya berada di sisinya demi membalas dendam. Itu sebabnya dengan mudah ia terhasut surat palsu Byung Soo.

Sepertinya dengan terbukanya kenyataan bahwa surat itu palsu, Ta Hwan menyadari bahwa selama ini ia telah salah mencurigai hubungan Seung Nyang dan Wang Yoo. Tapi tragisnya, semua itu terjadi di saat kesehatan Ta Hwan semakin memburuk.

Ta Hwan juga berhasil membuktikan bahwa ia bukan lagi Kaisar lemah yang mudah dihasut dan disetir orang. Meski momentumnya sedikit hilang karena Seung Nyang dan Tal Tal sudah mengetahui kondisi Ta Hwan yang sebenarnya.

Aku lebih menyukai ending versi 2, yang menunjukkan bahwa Seung Nyang bukanlah wanita yang bingung memilih 2 pria dan 2 negara, melainkan seseorang yang berjuang untuk melindungi rakyat apapun kebangsaannya.

Melihat para tokoh dalam drama ini aku jadi menghubung-hubungkannya dengan keadaan negeri kita saat ini.

Ada orang-orang yang seperti El Temur dan Bayan yang begitu yakin bahwa mereka berbuat yang terbaik agar negara mereka lebih hebat dari negara-negara lainnya, tapi pada kenyataannya mereka lupa untuk menyejahterakan rakyatnya sendiri.

Ada orang-orang seperti Golta yang tidak mempedulikan apapun kecuali mengumpulkan kekayaan sebanyak-banyaknya. Dan ada orang seperti Ibu Suri yang melakukan apapun demi mendapatkan kekuasaan.

Tapi untunglah ada orang-orang seperti Tal Tal dan Seung Nyang yang memang menginginkan yang baik untuk rakyat negeri mereka. Mereka memang tidak sempurna dan tidak berhasil mewujudkan Yuan yang makmur dan sejahtera, tapi setidaknya mereka berusaha mengurangi penderitaan rakyat.

Ada orang-orang seperti Byung Soo yang dengan mudah berganti kesetiaan demi mendapatkan kekuasaan dan hidup yang lebih baik. Tapi ada juga orang-orang setia yang rela mati demi pimpinan mereka seperti Moo Song, Sun Woo, Jeom Bak, dan Jokho.

Aku tidak setuju dengan pendapat Seung Nyang yang mengatakan Byung Soo akan menjadi ayah dan suami yang baik jika saja Goryeo dalam keadaan makmur. Menurutku itu adalah pilihan yang diambil Byung Soo. Orang seperti Byung Soo tidak akan pernah puas untuk mendapatkan kekayaan dan kekuasaan lebih. Itu adalah pilihan yang diambil Byung Soo.

Dalam hidup ini kita senantiasa diperhadapkan dalam situasi baik maupun buruk. Perbedaannya adalah pilihan apa yang kita ambil dalam situasi tersebut. Byung Soo memilih untuk mengkhianati pimpinannya, mengkhianati negaranya. Ia memilih melakukan hal yang salah dengan alasan demi bertahan hidup. Lalu apakah ia berhasil? Pada akhirnya ia tetap harus mati.

Akting Ha Ji Won selalu total , begitu juga dalam drama ini. Tapi akting terberat menurutku dipikul Ji Chang Wook yang harus memerankan seorang Ta Hwan yang lemah dan labil. Dan ia benar-benar sukses memerankannya.

Akting para pemeran lainnya juga tidak kalah hebat. Tapi yang menonjol bagiku selain peran Seung Nyang dan Ta Hwan adalah peran Tal Tal. Ia tidak banyak berbicara, tapi chemistrynya dengan Seung Nyang begitu nyata (sampai-sampai Ha Ji Won dan Jin Yi Han digosipkan pacaran karena mereka juga terlihat akrab di lokasi syuting, tapi mereka membantah dan berkata hanya berteman karena usia mereka sama).

Drama ini memang tidak mengikuti sejarah aslinya meski tokoh-tokoh yang muncul memang tercatat dalam sejarah, termasuk Bayan Khutugh dan Bolud Temur. Meski begitu, drama ini sarat dengan nilai-nilai kehidupan dan layak untuk ditonton. Sampai bertemu dalam drama-drama lainnya^^

82 komentar:

  1. hihihi first comment kah?
    nungguin sih mbak soalnya :P
    ke mana ya mbak fanny, padahal tinggal dikit tapi kok cukup lama juga hehe
    ternyata memang untuk ending, perlu juga komen yang membuat kita tetep bisa mengenang dramanya dengan cara yang baik :)
    thanks a lot too untuk mbak fanny yang bertahan menyelesaikan sinopsis ini sendirian karena dukungan ha ji won ^^"
    sebenernya sempet mikir apa mbak masih mau lanjut drama saeguk TERMEHEK-MEHEK lagi, but we'll see...
    mbak fanny FIGHTING XD

    BalasHapus
  2. Akhirx sinopx kelar jg...Meskipun drama ini dah lama endingx...tp dgn sinop dr mba Fanny akhirx complete...
    Mksh bnyk bwt krj kerasx dlm pembuatan sinop drama ini...jeongmal gomawoyeo...^^
    Aq s7 sm comment mba Fanny...drama ini bkn hny sekedar drama, tp di dlmx sarat pesan moral...
    Aq jg malah mikir chemistry antara Tal Tal - Seung Nyang lebih dapet dbanding Ta Hwan...
    Dan gara2 actingx mjd Tal Tal...bikin aq kcantol sm oppa yg satu ini...hehehe...
    Pokokx mksh bnyk...
    Tetep sehat n semangat bwt next project...
    Fighting Eon...!!!! ^^,

    BalasHapus
  3. Uwaaaaaa!!! Akhirnya tamat juga #ngelapkeringat
    Aku selalu suka sama drama saeguk yg PUnya adl wanita. Mereka selalu menorehkan sejarah baru sehingga pemikiran maupun peradaban baru pun muncul
    Daebak!!!!
    Meskipun Empress Ki merupakan drama agak fiksi dn tidak menurut pd sejarah, tp cerita yg disuguhkan lumayan menarik. Selain itu tiap karakter juga mmpunyai dua sisi sifat
    Aku ikt senang karena akhirny Seung Nyang dng Ta Hwan. Nice ending!!!!
    Makasih mbak Fanny for sinopsis. Ditunggu sinopsis2 selanjutnya!
    Semangat menulis ;)
    Regards,
    Putpit

    BalasHapus
    Balasan
    1. wanita tidak dipungkiri sering berada di balik peradaban^^

      Hapus
  4. Thanks buat mba Fanny udah menyelesaikan sinop Empress Ki..

    ditunggu sinopsis selanjutnya:)
    fighting>_<

    BalasHapus
  5. Akhirnyuahhh... selesai juga. Hehehe...
    Gg nyangka aku bertahan sama drama sepanjang 51 eps, dan bertahan baca endingnya di sinop meski udah kelewat berbulan2. :p
    Tapi meskipun gg sesuai sejarah, drama ini cukup ampuh ngerangsang keingintauan penontonnya, bkin tertarik baca sejarah yg sbnernya.

    Empress ki ini bisa kali masuk nominasi film dengan rekor pembasmian tokoh terbanyak, krn di ending semuanya mati kcuali empres ki, kayak memories of bali. Hehee

    BalasHapus
  6. Tb2 meneteskan air mata pas ta hwan mati. Uuh sedih bgt. Ji chang wook daebak. Liat dia di kara secret love yg eps angel jg sukaa. Tpi pas di running man ko aga2 ilfel yah. Pa gr2 dipasangin ma kwang soo jd kbwa oon. Hahahah

    BalasHapus
  7. Terima Kasih banyak mbak Fanny sinop.nya *bungkuk 90derajat*

    Suka karakter Wang Yoo dri awal eps sampek terakhir (red-50), Jo Jin Mo keren meranin WY, meskipun g sama siapa, cukup diawal sama SN,trus chemistrinya sama Onbisu juga keren ,coba aja mereka g mati, hidup bahagia di Goryeo, dan menjadi negara yg maju, tpi y mau gimana lagi, WY di dibikin mati uwah sedihnya minta ampun,,,

    but Wang Yoo is the bestlah .
    sekali lagi makasih ya mbak.


    Ofie Queen

    BalasHapus
  8. nangis sesenggukan baca sinop ini, huhuhu..
    endingnya nyesek bgt..
    BTW gomawo ya eonnie ^^

    BalasHapus
  9. Kelar juga akhirnya....thx a lot sdh bikin sinopnya..

    BalasHapus
  10. Mkasih mb Fanny.... Daebak...

    BalasHapus
  11. Menguras tenaga dan air mata melihat drama ini ..bener bener tidak ad tandingan nya

    Is the best pkoknya

    BalasHapus
  12. maKASIH ADMIN jadi terharu saya baca nya ,,, udah beli cd nya ,,, tpi baru smpe episode 6 ... berkat adanya sinopsis ini sya jadi lebih semangat buat menyelesaikan episode ini ... :)

    BalasHapus
  13. San ending tp happy ending huwaaa..keren keren..Iya berat memang beban yg harus di pikul ta hwan Empress ki kerenlaah...

    BalasHapus
  14. Huah akhirnya sad ending atau happy ending. Mnrtku jwbnnya bhwa ratu ki awalnya ingin blas dendam yp sebnrnya hatinya ingin mlindungi rakyat. Akhirnya ia mencinta ta hwan.
    Trmksih buat mbk fanny. sinopsisnya top.

    BalasHapus
  15. sad endg yaaaaa...ta hwan mati tuhhhh....agk mngcwakan

    BalasHapus
  16. sad endg yaaaaa...ta hwan mati tuhhhh....agk mngcwakan

    BalasHapus
  17. Ceritanya bagus. Tadinya mau nonton pelemnya tp liat alur cerinyanya yg terlalu sedih malah bikin males, udah mulai muak liat pengorbanan. Gk kuat dah!

    BalasHapus
  18. Btw, makasih udah bikin sinopsi yang bagus ini, semoga sukses selalu!

    BalasHapus
  19. Thanks sinopsis.x keren bgt crita.x, bkin merinding...hehe. . .btw, surat berdarah yang bkin heboh itu isi.x apa ya

    BalasHapus
  20. Kalau saya sukanya sama wang yoo.karna wang yoo selalu berkorban demi seung nyang.meskipun dia sangat menginginkan menjadi raja koreo.tp ketika di beri 2 pilihan menjadi raja koreo atau membantu melenyapkan seung nyang.ttp dia memilih keselamatan seung nyang.dr awal hingga akhir dia selalu melindungi seung nyang meskipun harus berkorban mskipun seung nyang tau ataupun tidak tau dan mengorbankan nyawanya.dan hatinya tidak pernah berubah sedikitpun. Buktinya dia mengucapkan nama seung nyang pas mau mati.ttp mencintai seung nyang meskipun seung nyang hatinya telah berpindah.kasihan aja akhirnya mati.tp itulah drama kolosal selalu ada yang berkorban nyawa di endingnya.pasti sedih...sedih juga sih liat kaisarnya mati.tp ttp aja kbh suka sm wa yoo.krn dr awal drama ini mmg sudah suka susah berpaling.kalaupun berpaling kalau dia jd jahat.tp smpai akhir dia ttp jd yang baik.untunglah jd gk benci malah tambah suka.

    BalasHapus
  21. Aiih, sad ending 😢 huhuu. Aku kira salah satu dr dua lelaki itu nantinya sm seung nyang. Meski panjang smp 50 ep, aku menikmati alur ceritanya. Gumawo mb fany.. ^^

    BalasHapus
  22. sutradara nya kejam, tal tal , ta hwan, wang yo & ank buah tk seharusnya mati

    BalasHapus
  23. Huhuhuuu, sedih banget ma endingnya,
    Ni sutradara sma penulisnya jahat banget si, masak ampe raja"nya ikutan mati,, terlalu sadis ini cerita,, :'-(
    Ngak kerasa ampek netesin air mata pas ta hwang meninggal,
    Gumawo mb fenny, sukses terus ya untuk nulis sinopsis selanjutnya,, :-D

    BalasHapus
  24. sinopsisnya bagus begtu jga filmx. tpi filmx berakhir dengan sedih.... shingga penontong tdk merasa puas:-)

    BalasHapus
  25. Terima kasih Mb. Fanny atas jerih lelahnya menyusun sinopsi drama korea, "Empress Ki" dr awal, pertengahan sampai episode terakhir.
    Sy mengetahui drama ini kali pertama dr salah satu stasiun Tv swasta dan msh tayang sampai skrg. Krn jam tayangnya sgt larut dan sering terpotong iklan, jd sy kerap kali ketinggalan cerita. Akhirnya sy googling dan menemukan sinopsis yg Mb buat.
    Sinopsis Mb menarik krn, ini bkn skdr copy-paste, Mb sptnya sdh menonton episode2-nya terlebih dahulu dan menyisahkannya kembali dlm bentuk tulisan sesuai sudt pandang Mb, para pembaca seakan2 terbawa emosi yg Mb berikan dlm sinopsis yg Mb tulis, kt seakan ikutan gemes, sedih, geli dan semakin ingin tahu apa yg akan terjadi pd episode2 selanjutnya.
    Sayang sekali tdk diberikan penjelasan lbh lanjut nasib para selir Kaisar ataupun kehidupan Seung-Nyam dan Putra Mahkota, "Ayu" sepeninggal Kaisar. Seharusnya sbg pelengkap, dituliskan juga diakhir cerita bhw, "Sepeninggal Kaisar Ta Hwan, Dinasty Yuan semakin terdesak dan akhirnya para pemberontak berhasil membunuh Ibu Suri dan Putra Mahkota, "Ayu", inilah akhir dr Dinasty Yuan dan awal lahirnya Dinasty Ming", atau gmn gitu??? Jd para penggemar tdk galau dan ada kepastian, "Oooo ... Tyt bgt toh akhir dr Dinasty Yuan, perjuangan Seum-Nyam dan nasib Putra Mahkota, "Ayu", jd tdk ada pertanyaan dlm diri para penggemar semua, hehehe ...
    Tragis memang, terlalu byk konflik, intrik, penggulingan dan perebutan kekuasaan serta perang perluasan wilayah. Stlh semua konflik dan intrik diselesaikan, diktator digulingkan, kekuasaan ditangan, eh mlh ada pemberontakan, sehingga Kaisar, Ibu Suri dan Putra Mahkota, "Ayu" tdk dpt hidup bahagia dan berumur panjang, menyaksikan hasil dr jerih payah dan perjuangan mrk selama ini dlm menumpas org2 yg merongrong Kaisar dan menyengsarakan rakyat. Sedih hiks ...
    Sekali lagi terima kasih Mb. Fanny utk sinopsisnya yg lengkap dan sgt mendetil, tetap semangat dlm menulis sinopsis drama korea brktnya, sungguh berguna bg para penggemar semua, Terima kasih, sukses selalu :-)

    BalasHapus
  26. Emang seru ceritanya,,, endingnya gx tertebak...miris

    BalasHapus
  27. Ternyata endingnya begitu...menyedihkan hiks hiks..jd ga pengen liat lg filmnya...

    BalasHapus
  28. Saya lebih suka seung nyang dengan ceon hwa wang yoo..

    Terimakasih dengan adanya sinopsis ini sayajadi tidak ketinggalann tiap2 episode yg di tayangkan trans7 sekarang ini...
    Dan sekarang jadi tau endingnya yg dimana pada saat ini di trans7 belum ending...
    Hahaha...

    BalasHapus
  29. Makasih mbak fanny..sinopsisnya,keren bget..tiap mlm tdur dlu biar bisa bngun liat seun nyang ampe tengah mlm.hiii jdi mles nonton dech.krn dah tau endingnya..so romantic..itulah cinta ssungguhnya..sukses selalu

    BalasHapus
  30. Makasih mbak fanny..sinopsisnya,keren bget..tiap mlm tdur dlu biar bisa bngun liat seun nyang ampe tengah mlm.hiii jdi mles nonton dech.krn dah tau endingnya..so romantic..itulah cinta ssungguhnya..sukses selalu

    BalasHapus
  31. dari awal spertinya sung nyang sebenernya udah suka sama ta hwan dan lebih memilih ta hwan di banding wang yu...di lihatkan di ending saat wang yu dan ta hwan menawarkan boncengan kuda..sung nyang lebih memilih ta hwan..bukan kerana merasa tidak enak karena wang yu adalah rajanya..karena kalo di fikir2 ta hwan adalah saudara kaisar yuan yang notabene statusny lebih tinggi dari raja goryeo..tapi karena sung nyang merasa nyaman dengan ta hwan dari kedekatan saat menjadi pengawal ta hwan...
    tetapi rasa sayang sung nyang ke ta hwan hilang atau berubah menjadi benci dan dendam setelah ta hwan mengkhianatinya dan akhirnya ayahnya mati akibat kebohongan kesaksian ta hwan...
    dia pun akhirnya memutuskan untuk memilih wang yu..dan dendam kepada ta hwan...
    sehingga akhirnya sung nyang ke istana yuan dan bertemu ta hwan kembali..lama-lama sung nyang mulai mengerti akan keputusan ta hwan yg berbihing saat kesaksian di goryeu...tetapi sebelum sepenuhnya mengerti..sung nyang tertangkap dan kembali ke kelompok wang yu..dan akhirnya menerima wangyu sepenuhnya...
    tetapi di akhir ..sung nyang benar-benar menyadari sepenuhnya..dan sung nyang pun mencintai ta hwan sepenuh hatinya...
    berharap ta hwan dan sung nyang hidup smpe tua bersama..ternyata ta hwan meninggal...ooooo...so saaaadd... ^^

    BalasHapus
  32. download atau streaming yang episode 51 yang versi siaran ulang dimana ya?

    BalasHapus
  33. Setiap drama Kolosal Korea memang digarap dengan apik. Dumuali dari costume yang mereka gunakan, totalitas para pemainnya kemudian diiringi dengan alure ceritanya yang sulit untuk ditebak dan justru semakin penasaran. By the way, sebelum nya juga ada salah satu drama Korea yang pernah ditonton, dan Ending ya memang selalu bikin sakit hati para pentotonnya. ya selalu diakhiri dengan Sad Ending. Ya kala itu " The Great Queen Sendeok". Dan kali ini film kolosal dengan kepimipinan seorang wanita. Harus saya akui, banyak sekali pesan yang disampaikan dalam film ini, dimulai dari berpolitik,tentang kesetiaan,pengabdian dan tentunya tentang cinta dan perasaan. Jika di lihat dari setiap episodenya, semuanya sangat menarik dan ingin rasanya terus-terusan untuk menontonnya.
    Namun satu hal yang membuat saya sangat KECEWA, adalah selalu diakhiri dengan Sad Ending, dan tidak bersama orang yang dicinnta. Tapi satu sosok yang sangat saya kagumi adalah seoarng Wang Yoo, ya dia adalah kesatria sejati. Seorang pemimpin yang sangat luar biasa. Dan saya sangat setuju jika Ending ya Ki Seun Nyang menghabiskan masa tua dan kebahagiaannya bersama Wang Yoo.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Empress ki juga, coba kl ceritanya happy ending, pasti puas, tapi mubgkin biar nggak bosen di buat kaya gitu

      Hapus
  34. Seung nyang lebih cocok sama wang yoo.. Kl aku nggak suka sama ta hwan karena dia memiliki sifat serakah..

    BalasHapus
  35. assalam...
    saya kagum dgn semangat tuan punya blog yg begitu berbaik hti menulis sinopsis pnjg seperti ini..
    apa pun terima ksh ya..
    fighthing!!! ^^,

    BalasHapus
  36. hehe kalau saya udah nonton sampe akhir ... streamingan di youtube ... ada english subtittle dan yg bahasanya indonesia juga ada :)

    BalasHapus
  37. Big thanks for you, sumpah sinopsisnya komplit...
    Aku nonton di trans7 tv lho, ga dari awal sih, mungkin baru 6 kali episode, dan ga dari awal, sekitar bulan january 2016 ini.
    Akhirnya streaming youtube, ga lengkap lonncat loncat juga episodenya.
    Terus searching nemu link ini, dan membantu aku buat dapet jalan crita lengkapnya. Bahkan ditambah side story nya kayak kerajaan2 lainnya yang sempet di dramain juga. Thio Bu Ki segala dibahas, aku waktu kecil juga sempet nonton dramanya.
    Terima kasih ya sinopsisnya...TOP banged

    BalasHapus
  38. Akhir'y ga happy ending.. Yg nyisa cuma seung nyang doank.. Tal tal jagoan saya juga mati ... Yya Allah............ Sedih

    BalasHapus
  39. Kalau aku suka tokoh raja goryeo( wang yu) dan seung yang...meskipun mereka tdk happy ending...cuma hanya mereka yang punya niat tulus untuk membantu rakyatnya yang dijajah bangsa besar (Yuan), raja goryeo bener2 cerdas dalam perekonomian, perdagangan dan raja yang turun ke rakyat...beda banget dengan kaisar yuan yang menurutku tidak tahu bales budi banget dari awal dia sudah dilindungi oleh raja goryeo dan syung yang, dibebaskan dari perdana mentri yeon choul dan berkali-kali diselamatkan dan awal mula dari kebohongan kaisar yuan yang menyebabkan raja goryeo dan seungyang jadi tawanan perang, bener2 menderita bangsa yang terjajah. belum lagi baek an dan tal tal juga berkali-kali diselamatkan raja goryeo(wang yu) mulai dari perang dengan batolulu, diselamatkan dari perdana mentri yuan choul..sama seperti menolong anjing kejepit bagi wang yu raja goryeo...sudah ditolong malah menggigit dan gila kekuasaan.. kaisar yuan akhirnya toh ia juga tdk pernah bahagia walaupun wang yu raja goryeo sudah dia bunuh, toh ia hidup dengan sakit dan...dan kerajaan yuan akhirnya kalah juga oleh pemberontak dan anak seung yang juga menjadi kaisar di daerah baru yuan utara... balas dendam dan hanya mengejar kekuasaan tdk akan mendapat kebahagiaan...kesalahan seung yang adalah dia memilih jalannya sendiri untuk balas dendam, mengabaikan semuanya... sehingga tdk mengenali anaknya sendiri, cinta sejatinya... sebenarnya ia punya pilihan ketika dendamnya sudah terbalas dan mendapatkan harta yeon choul dengan wang yu... tapi keinginan egois manusia malah ingin anaknya nya jadi putera mahkota, bersaing dengan anaknya sendiri (maha) ...ujung2nya tdk sesuai harapan...hancur yuan oleh pemberontakan...

    BalasHapus
  40. AKU LEBIH SUKA ONBISU, COBA AJA PAKAIAN.NYA GAK KAYAK COWOK DAN DI DANDANI SEPERTI SELIR. PASTI CAKEP BANGEEEETTT. AKU BERANI TARUHAN...

    BalasHapus
  41. sedih benget endingnyah,,
    dikira mau bahagia endingnya eh ternyta ta hwan meninggal duluan,,
    nangis senangis nangisnya nnton film itu

    BalasHapus
  42. yang jelas pilihan seung yang tetap wang yu gong...soalnya janjinya dikehidupan selanjutnya dia akan mengabdi dan memebalasnya kpa wang yu... kesedihan waktu kehilangan/matinya wang yu...bener2 sedih banget... ta hwan memang hanya pilihan kedua....

    BalasHapus
  43. Sedih liat tanasilli mau dihukum gantung, apalagi saat tanasilli mengakui klo dia menyukai wang yoo... Ternyata sekejam apapun orang pasti mempunyai rasa cinta juga kepada orang lain, pantas saja dia membiarkan wang yoo mengkianati ayahnya krn iya sangat menyukai wang yoo... Andai tanasilli gak dihukum gantung dan bisa jd orang baik krn brsanding dg wang yoo... Hufs endingnya menyebalkan

    BalasHapus
  44. ini happy ending atau sad ending~pertanyaan apa itu? keren endingnya keren berbanding terbalik yg ada di fikiranku hohoho

    BalasHapus
  45. Siipp mbak fanny... Makasih dah buat sinopsisnya drama yg paling kusuka..

    BalasHapus
  46. endingnya wang yoo dan ta hwan sama sama mati tapi seung nyang tetep memilih wang yoo bersamanya dikehidupan nanti.. drama sad ending yg sampek membuat penonton terbawa perasaan

    BalasHapus
  47. Tak sadar klo semua cerita ini hanya drama bukan dunia nyata.. alur cerita yg bagus dan peran para pemainnya sampek membuat penonton penasaran dan terbawa suasana..

    BalasHapus
  48. Sedih bgt akhirnya...buat siapapun yg nonton terbawa sampai ke hati...syg bgt ta hwan..wang yoo sm tal tal tewas :(

    BalasHapus
  49. Buat yg bertanya² knapa endingnya dbkin gni..krna d sjarah aslinya,(katanya)stelah raja mati n dlantiknya ayu sbg putra mahkota,empress ki ngilang,n dlnjut dgn runtuhnya dinasti yuan dan brganti k dinasti ming..mgkn dsnilah mngapa pnulis meng-endingkan sprti ini...krna nasib empress ki d sjarah aslinya jg gak tuntas..😁😁😁😁😁
    Tetp seru lah,walopun syedih..😥😥😥
    Lbih suka jin yihan alias si tal2 dr pda aktor yg lain..karismanya itu lhoh...uh..nggak nguatin...hihihi

    BalasHapus
  50. Di dalam sejarah kisah mengenai empress ki masih simpang siur dan gak seberapa jelas.. Mungkin literatur ataupun kisah hidupnya sudah dihilangkan saat pada jamannya demi keselamatan dirinya.. Mangkanya dia terkenal karena misterius..

    BalasHapus
  51. seung nyang dan ta hwan cocok sekali, kalo scene mereka berdua seneng banget liatnya. apalagi kalo yang sedih-sedih gitu jadi bikin nangis. kalo dilihat, dari kekukatan cinta wang yu atau ta hwan aku lebih suka kekuatan cinta ta hwan. dapet banget chemistrinya . sayang banget koq ini sad ending . ga jelas juga akhirnya. tapi aku seneng banget sama ini drama bagus ceritanya. deuh belum move on lah sama ini drama huhu :"(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku beberapa bln yg lalu nonton drama ini mbak, dan sampai skrg kalo buka laptop pasti nonton ulang scane2 nya ta hwan dan seung nyang. Beneran deh blm bisa move on sampe skrg, dan masih mewek pas scane sedih. Dannn...setuju banget deh sama pendapat Mbak. Meskipun seung nyang bilang mengabdi sama wang yu di kehidupan mendatang, ya itu wajar sih mengingat pengorbanan wang yu sama dia. Tapi kalau cinta, sudah jelas dia mencintai suaminya si Ta hwan terlihat saat Ta hwan bunuh wang yu dia tidak marah kepada Ta hwan dan masih banyak lagi bukti yg menunjukkan seung nyang mencintai Ta Hwan sepenuh hatinya :)

      Hapus
  52. Cuma yg gak menginspirasi adalah, sebuah perjuangan yg berujung pada kesedihan.. Jadinya, GAk Asyik..

    BalasHapus
  53. wah sinopsis last episode bnyak yg koment ya..
    aku sndri g nntn drakor ini dr awal.. bru mulai nntn episode 20an kl g salah,
    thx bged utk yg sudh mmbuat sinopsis ini :)
    (nunggu tayang di trans tv malem bged, udh gtu g jlz hari apa aja tayang.y)
    mengharu biru bged cerita.y, seru di ikuti sampai akhir krn bikin penasaran..
    ku sk bged sm drakor yg bertema sejarah.. kaya dlu tuh ada jewel in the palace,
    apa lah apa lah deh poko.y buat empress ki :-*

    BalasHapus
  54. cinta sejati Wang Yoo sangat tdk di ragukan,, bahkan dia rela, Ta Hwan menusuk tubuh ny dan mengambil nyawa ny demi Seung Yang,...Sungguh Ta Hwan Kaisar yg Egois dia sudah membunuh org yg telah beberapa kali menyelamatkn nyawa ny dari maut....dan mengambil cinta nya dari Seung Yang......akhir cerita ny dia sadar akan umur ny tdk tdk akan lama lagi....maka dari itu dia menyusun strategi membongkar dan menjebak smua musuh dlm istana yg ingin merebut tahta ny untuk menyelamatkn penerus ny Ayu sbg putra mahkota....

    BalasHapus
  55. Drama korea itu selalu bisa bikin penasaran, walaupun baru liat di episode 30an, tp karna penasaran jadi langsung ngikutin alur ceritanya dari awal, agak sedikit bingung sih di awal, tp dgn adanya sinopsis ini jd terlihat jelas peran dan alur ceritanya.. Makasih mbak fanny sudah buat sinopsis ini, jd orang yg penasaran seperti saya ga dibuat penasaran lg.. hehe.. gomawo eonnii.. Semangat trus buat sinopsis yg lain.. Hwaiting..

    BalasHapus
  56. sayang jadwalnya terlalu malam sabtu pukul 23.45 minggu pukul 23.30.. coba dikembalikan kejadwal semula pasti ratingnya tinggi

    BalasHapus
  57. Thank you mb'Fanny ..
    Suka banget sinopsisnya, jadi ga terlalu penasaran kalo sabtu or minggu ketiduran dan bisa nonton yg di T7 :)

    BalasHapus
  58. Thank you mb'Fanny ..
    Suka banget sinopsisnya, jadi ga terlalu penasaran kalo sabtu or minggu ketiduran dan bisa nonton yg di T7 :)

    BalasHapus
  59. akhirnya tahu endingnya jadi gak penasaran lagi.. tapi sayang pemeran yg paling kuidolakan serasa gemes soalnya ganteng dan setia yg jadi tal tal malah mati..huu..uuu..jd sedih deh. walaupun begitu sy suka endingnya akhirnya seung nyang tetap jadi no satu walaupun banyak rintangan yg dihadapi..tapi tetap endingnya kok sedih jadinya BAPER deh(alias Bawa Perasaan) hahaahaa... makasih ya mbak Fani yg sdh nulis sinopsisnya..fighting..

    BalasHapus
  60. trimakasih mbak,, td hbs nnton penasaran bgt,,skrg sdh gk jd penasaranya :v

    BalasHapus
  61. Keren... jadi tahu deh cerita ahir nya, padahal aku masih mengukuti yang di trans 7 :D

    BalasHapus
  62. :'( wang yoo kok malah meninggal :'( ... Baper deh
    Tal tal cool sih hihihihi

    BalasHapus
  63. Yap baper gw tw ending'y wang yoo tewas...
    Pdhal pengorbanan dr awal cerita smpai akhirnya udh gk diragukn klo wang yoo org yg pntas jd kaisar terakhir... Apa lg kesetiannya cinta'y trhdap sung nyang...
    Arrrgggghhhhh.... Ending'y gk banget deh....

    BalasHapus
  64. Menggemari drama ini, baru baru ini setelah menyaksikannya tayang di t7.dan jatuh cintaa banget.
    Sebenarnya kalau ngikutin di tv, gak lama lagi bakalan ending. Tapi karena penasaran, dan juga baca sinopsisnya supaya tau ceritanya dari awal, soalnya nonton pertama kali udah separuh jalan cerita. Nangis baca endingnya. Drama ini drama kedua yang buat aku jatuh hati setelah the great queen seondeok. Dan kembali menyadarkanku beginilah hidup, semua terus berputar seiring berjalannya waktu, akan ada akhir cerita dan akan ada cerita baru, tidak ada yang abadi.
    Makasih banyak mbak fany.. salut banget mbak menyelesaikan sinopsisnya hingga ending... salam:D

    BalasHapus
  65. Aku baru tau dram ini beberap minggu yg lalu tengah malam nggak sengaja lait dan suka
    Tapi yaitu cuma liat satu episode itu aja waktu kaisarnya. Mabuk terus menggal kepala pejabat yg waktu kalah perang
    Di situ aku suka look nya kaisar hahaha keren bgt lah terus aku juga suka ama selir ki karna kepintaran nya
    Seterus dan sebelum nya belum pernah nonton karna itu tayang tengah malem dan aku nggak bisa nonton
    Karna waktu itu aku nonton karna ortu lagi pergi jadi begadang lah aku baca ini dari jam 12 siang tdi selesai jam 21: 30 itu aja waktu jam 14: 30 istirahat baca karna baterainya low parah hehehe dan lanjut magrib tdi
    Mata ampe kunang2
    Makasih banget buat adm nya yg udh bikin sinopsis ini
    Karna saya jadi taujalan ceritanya dan nggak penasaran lagi
    karna
    ini sinopsis yg buat saya bisa marah marah karna karakter kaisarnya
    Sebelumnya ada film tentang kerajan gini yg paling membekas di hati dan bikin nangis yaitu jang ok jung kalo nggak salah tapi itu bisa nonton
    tpi feelnya sama kaya ini kenapa salah satunyameninggal fi akhir cerita
    Sedihhhhh bgt ini

    BalasHapus
  66. Terima kasih untuk sinopsisnya y. Benar2 keren ^_^

    BalasHapus
  67. Min tolong buat sinop iron man dong. Please.

    BalasHapus
  68. Maaf sebelumnya belum sempat komen. Tapi aku udah baca kok sinop Empress ki, Keren.... Min Tolong buat sinop iron man ya.

    BalasHapus
  69. Tal tal <3 Sun Nyang forever

    BalasHapus
  70. Tepat tgl 28 Maret ini aku menyelesaikan nonton drama korea empress ki ini, gak sedih dan gak bahagia. Yang ada kecewa. Tidak memiliki akhir yg jelas.
    Yahhhh padahal berharap aku bisa ngambil segala makna yg luar biasa dari awal sampai ending, dan ternyata dikecewakan dengan ending seperti ini..

    BalasHapus
  71. Ending nya mengecewakan -_-

    BalasHapus
  72. Akhirnya trans7 tuntas menanyangkan empresski dari episode awal sampai akhir ya meskipun di episode terakhir ada scene yg dipotong tapo tetap saya harus berterimakasih pada trans7 yg mau menayangkan drama kolosal terbaik korea...

    BalasHapus
  73. Tks untuk sinopsisnya. Untuk Trans7 tks juga sdh menanyangkan. Meski baru nonton mulai dari episode 30, tp karena ada sinopsisnya jd tahu utuhnya. Sedih lihat Byeol & Wang Yu.

    BalasHapus
  74. Walaupun udah kelewatan, mekasih yah mba dari malaysia atas sinopsisny. Dari awal jg aku sering nangis nontonnya. aku gak bisa tonton ep 40 seterusnya, krn ngak mau terliat sedih bget dong atas kematian wang yoo & ta hwan :'( jadi aku rela baca sipnosianya ajah. Huhuhu

    BalasHapus
  75. Menurutku walau SN memang sdh mencintai TW, Tapi cinta SN sm WY jg gak pernah hilang, dia sedih saat WY diasingkan dan mendpt kabar kalo WY terbunuh, SN jg menangis sambil memeluk jasad WY waktu WY beneran meninggal.
    Any way,, Thaks mb fanny.. Aku jd puas kalo baca sinopsis nya

    BalasHapus

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)