Selasa, 16 September 2014

Final Review: It’s Okay That’s Love

image

Drama ini diawali dengan hal yang tidak biasa dan diakhiri dengan luar biasa. Penulis Noh Hee Kyung menjadi penulis yang akan kuperhatikan karya-karyanya. Sebelumnya aku belum pernah melihat karya Penulis Noh karena semuanya bergenre melo yang bukan favoritku. Sebut saja Goodbye Solo, The World They Live In, Padam Padam, dan That Winter The Wind Blows, namun jauh sebelum Goodbye Solo ia sudah menulis banyak drama sejak tahun 1995.. Bahkan ia pernah menulis buku yang menjadi best seller.

Penulis Noh memang dikenal menulis drama yang realistis dan menggambarkan kehidupan orang-orang biasa secara mendalam. Terbukti dalam drama It’s Okay That’s Love.

Dalam menonton sebuah drama, aku selalu mengingat bahwa ini tetap sebuah drama. Karena itu aku tidak mempermasalahkan penanganan penyakit mental yang diperlihatkan drama ini, yang menurut beberapa orang terlalu mudah daripada kenyataan sebenarnya. Sejak awal drama ini dimaksudkan agar penonton bisa bersimpati dan mengubah stigma umum bahwa orang berpenyakit mental sama mengerikannya dengan penjahat. Tentu saja dalam kenyataannya, tidak semua penanganan penyakit jiwa bisa dilakukan seperti yang Hae Soo lakukan pada Jae Yeol, atau seperti yang Dong Min lakukan pada para pasiennya. It’s still a drama. Bahkan reality show pun tidak sepenuhnya reality ;)

Sebenarnya drama ini sudah mengungkapkan banyak hal seiring perjalanannya tiap episode dan kami juga sudah banyak mengomentarinya. Tapi rasanya aku belum mengucapkan selamat tinggal dengan drama ini hehe^^ Kuharap review ini bisa membantuku move on....

Screenshot2014-09-13at30849AM

Review episode terakhir:

Aku tidak menduga perpisahan Jae Yeol dan Kang Woo akan membuatku menitikkan air mata. Bukan menitik tapi mengalir ;p Meski kita mengetahui Kang Woo hanyalah ilusi dan tidak nyata, tapi kita bisa merasakan keterkaitan Jae Yeol dengannya dan kesedihannya karena mereka harus berpisah (atau gara-gara lagu You yang terlalu mengharu biru ya?^^).

Mungkin karena melalui Kang Woo, kita bisa melihat “the truly Jae Yeol” yang bahkan awalnya tidak disadari Hae Soo karena Hae Soo sibuk mengecap Jae Yeol sebagai seorang playboy. Dong Min dan Soo Kwang pun awalnya tidak menyukai Jae Yeol karena mengira ia orang yang rese dan menyebalkan. Tapi bersama Kang Woo, kita melihat Jae Yeol yang sukses, tampan, dan penuh percaya diri ternyata bisa bersikap sebagai kakak yang mengayomi, perhatian, dan peduli pada seorang anak SMA yang notabene bukanlah siapa-siapa. Kita melihat sisi kekanak-kanakkan Jae Yeol saat ia bersama dengan Kang Woo. Kita bisa melihat sosok Jae Yeol yang baik hati melalui interaksinya dengan Kang Woo.

shot0474 shot0478

Karena itu aku sedikit khawatir bahwa kepergian Kang Woo akan mengubah Jae Yeol kembali menjadi pribadi yang dulu seperti masa remajanya. Jae Yeol yang naif dan pendiam. Syukurlah tidak seperti itu. Di hadapan Kang Woo, Jae Yeol mengakui bahwa ia sebenarnya sangat takut dan membencinya dirinya sendiri karena tak bisa melindungi ibunya dan dirinya sendiri 16 tahun lalu. Tapi ia juga menyadari bahwa semua itu masa lalu dan sekarang ia bertumbuh menjadi pria dewasa yang baik. Dan mendengar itu, Kang Woo seakan menyadari bahwa tugasnya sudah selesai dan ia pun pergi.

Nice ending untuk semuanya, bahkan bisa dibilang perfect. Dan yang aku suka adalah karakter Hae Soo dan Jae Yeol sama sekali tidak berubah. Hae Soo dengan kekeraskepalaannya yang terkadang menjengkelkan, dan Jae Yeol satu-satunya orang yang bisa mengerti dan menangani Hae Soo.

shot0002 shot0227

Aku juga tidak menganggap perpisahan Hae Soo dan Jae Yeol sebagai hal yang mengganggu atau sekedar pengisi episode. Menurutku mereka memang perlu berpisah untuk memberi waktu bagi Jae Yeol memulihkan dirinya, juga bagi Hae Soo untuk memikirkan apa yang benar-benar diinginkannya. Mereka adalah perbaikan dari hubungan pernikahan Dong Min dan Young Jin yang gagal. Ketika itu Dong Min berkeras membutuhkan Young Jin sementara Young Jin merasa berhak memenuhi cita-citanya.

Dengan berpisah, Jae Yeol bisa mengembalikan rasa percaya dirinya. Memiliki waktu untuk lebih mendekatkan diri dengan kakaknya dan ibunya. Sementara Hae Soo bisa memenuhi impiannya berkeliling dunia dan belajar lebih lagi, juga memberi waktu bagi keluarganya untuk menerima Jae Yeol. Dan perpisahan selalu menjadi ujian cinta yang baik dalam drama-drama ;) Entah ya kalau dalam kehidupan nyata hehe….

shot0038shot0062

Aku suka dengan kata-kata Jae Yeol di akhir siaran radionya. Seringkali kita terlalu sibuk memperhatikan dan menjaga perasaan orang lain, tapi lupa untuk memperhatikan kebahagiaan dan perasaan diri sendiri.

Ada juga orang yang selalu merasa kesepian, padahal sebenarnya tidak seperti itu. Mungkin kita tidak melihatnya, tapi setidaknya ada Seseorang yang selalu memperhatikan dan menyayangi kita. Dan mungkin ada orang-orang yang diam-diam mendoakan kita. Entah itu orangtua kita, keluarga kita, sahabat kita, dan pasangan kita.

Bxd0NS7CYAAzk1M

Full review:

Aku setuju dengan inti drama ini yang Mumu sampaikan dalam komentar sinopsis terakhir. Jangan menimbun perasaan seorang diri. Entah itu rasa malu, rasa bersalah, rasa sedih, kemarahan, kekecewaan, dan keputusasaan. Akan lebih baik jika kita bisa membicarakannya dengan orang yang kita percayai.Dan jika kita tidak bisa membicarakannya dengan orang lain, kita memiliki Tuhan yang Maha Mendengar. Perang tomat juga sepertinya efektif yaaaa XD

Drama ini juga berhasil mengubah sudut pandang kita mengenai penyakit jiwa. Sama seperti penyakit yang bisa disebabkan visur atau bakteri, penyakit jiwa juga memiliki penyebabnya. Dan dengan memahami apa penyebabnya, kita akan bisa memahami mereka dan bersimpati pada mereka. Bukannya menertawakan dan menghakimi mereka.

shot0165

Tentu saja selain karena skrip yang bagus, akting para pemerannya patut diacungi 2 jempol. Termasuk D.O. dalam akting pertamanya. Mengimbangi seorang Jo In Sung pastinya tidaklah mudah, tapi ia mampu melakukannya dengan baik.

Jo In Sung dan Gong Hyo Jin….hmmm, apa lagi yang bisa kita katakan tentang mereka? Perfect abis dalam memerankan Jae Yeol dan Hae Soo^^ Aku tidak bisa membayangkan orang lain memerankan kedua karakter ini. Jo In Sung dengan ketampanan dan tatapannya yang mematikan XD, juga Gong Hyo Jin dengan kejutekannya yang seringkali membuat gemas dan terkadang mengesalkan tapi aku tak pernah melihat Gong Hyo Jin secantik ini dalam drama lain. Dan aku ngga perlu lagi membahas chemistry mereka dalam drama ini.

shot0141   shot0205  

Sung Dong Il, Lee Kwang Soo, dan Jin Kyung (pemeran Young Jin) juga memerankan peran mereka dengan apik. Ini debut pertama Lee Sung Kyung sebagai Oh So Nyeo tapi aktingnya tidak kaku dan bila terus diasah kurasa ia cukup berbakat.

shot0085   shot0143

Aku dan Mumu selalu berhati-hati dalam membuat sinopsis drama ini karena drama ini sangat terbuka mengenai hubungan pria dan wanita. Karena itu berkali-kali kami mengingatkan bahwa drama ini tidak cocok bagi mereka yang berusia di bawah 18 tahun. Kenapa? Karena aku mengenal seorang pembaca setia sinopsisku yang baru berusia 10 tahun. Yup, my own daughter^^

Aku mewanti-wanti anakku untuk tidak menonton maupun membaca sinopsis drama ini. Aku berkata bahwa drama ini tidak cocok untuknya dan ia mengerti. Aku juga menyadari bahwa pembaca blog kami mungkin saja tidak jauh berbeda dari usia anakku, mungkin ada yang masih SMP atau SMA. Karena itu kami berusaha memoles bahasa kami agar lebih tersirat.

Meski begitu, aku setuju dengan pendapat Ahya yang mengatakan bahwa drama ini memiliki adegan kiss terbanyak tapi tidak seronok. Rasanya aku belum melihat drama Korea dari 3 stasiun MBC, KBS, dan SBS, yang memiliki begitu banyak adegan kiss dan peluk. Seringkali hanya ditampilkan kiss tempel dan pelukan tak berbalas (coba liat deh Geum Jan Di tidak memeluk balik Gu Jun Pyo meski mereka sudah berpisah bertahun-tahun lamanya ;p).

Bukan berarti semua drama harus memiliki banyak kiss….walau ngga nolak juga sih hehehe (eh tapi nanti kasian anakku susah nonton kdrama lagi ;p). Bila kita lihat, meski IOTL banyak kiss, kiss yang ditampilkan lebih banyak kecupan ringan. Jadi yang ingin kita lihat sebenarnya bukan kiss (err..beneran nih?) tapi bentuk ungkapan sayang yang lebih banyak.

Suka gemes ngga sih kalau menonton drama di mana OTPnya sudah jadian tapi cuma saling senyum kalau bertemu? Paling banter tatap-tatapan yang lama ;p. Sementara di IOTL ini, Jae Yeol dan Hae Soo benar-benar terlihat seperti orang yang sedang berpacaran. Kita bisa melihat mereka saling merasa nyaman satu sama lain meski mereka juga kerap bertengkar. Dan seperti itulah orang yang sudah jatuh cinta, meski perlu digarisbawahi tetap ada batasan dalam pengungkapan cinta (s*ks before marriage is a big NO!!).

its-okay-its-love-wedding-4

Saat menonton drama ini, aku sering membayangkan bagaimana jika aku dalam posisi Jae Yeol atau Hae Soo. Bayangkan kita mengenal seseorang selama bertahun-tahun lalu kita diberitahu bahwa orang itu sebenarnya tidak ada. Reaksi pertama kita tentu seperti Jae Yeol. Tidak percaya. Reaksi kedua, mungkin kita bertanya-tanya apakah kita selama ini melihat hantu? Pasti sangat sulit untuk mempercayai bahwa ada masalah dalam jiwa kita.

Begitu juga dengan Hae Soo. Seandainya, kita mengenal seseorang yang begitu tampan dan sukses. Kita diam-diam menyukainya. Lalu tiba-tiba kita melihat dia berbicara sendiri dan tertawa sendiri. Kira-kira apa yang akan kita lakukan? Mau setampan apapun dan sesukses apapun orang itu, kita pasti angkat kaki seribu.

Berbeda jika cinta sudah terlibat di dalamnya. Jika Jae Yeol tidak mencintai Hae Soo, aku rasa akan sulit baginya untuk sembuh. Menurutku bukan karena Hae Soo seorang psikiater handal yang membuat Jae Yeol sembuh, tapi karena cinta Hae Soo yang tidak mudah menyerah. Jae Yeol baru benar-benar memperhatikan Kang Woo setelah Hae Soo mengatakan bahwa mereka tidak bisa bersama jika Jae Yeol tidak menyadari bahwa Kang Woo hanyalah ilusi. Jika Jae Yeol tidak ingin bersama dengan Hae Soo, kurasa ia tidak akan mengingat perkataan Hae Soo untuk melihat Kang Woo baik-baik.

its-okay-its-love-wedding-3

Selama ada cinta, maka ada harapan. Cinta yang membuat keluarga Jae Yeol kembali bersatu dan membuat harapan Ibu terkabul. Cinta yang membuat ibu Hae Soo pada akhirnya bisa merestui pernikahan Jae Yeol dan Hae Soo. Cinta yang membuat So Nyeo berubah dan memberi Soo Kwang kebahagiaan. Cinta yang memberikan harapan adanya akhir yang bahagia bagi semua orang.

Cinta tidak selalu memberi kebahagiaan, keberanian, dan hati berdebar, tapi seringkali juga membawa penderitaan, rasa bersalah, kesedihan, dan sakit hati. But it’s okay…that’s love. Karena cinta juga yang memberi kekuatan untuk mengatasi semua kepedihan itu.

Drama ini dengan mudah menjadi drama terbaik bagiku untuk drama sepanjang tahun 2014 hingga bulan September ini. Drama yang berbeda dari drama biasanya dengan tokoh utama yang tidak perfect namun realistis. Dialog yang menarik dan membuka hati. Persahabatan di antara para tokohnya yang seperti keluarga sendiri. Mereka tidak segan saling memaki dan mengejek tapi jauh di dalam hati mereka sangat saling menyayangi dan saling mengerti. Unik, nyeleneh, namun memiliki hati^^

its-okay-its-love-wedding-2

Terima kasih untuk para pembaca yang setia menemani kami *bow*

Terima kasih Mumu yang sudah mengajakku menulis sinopsis drama hebat ini *hug*

Dan sebagai bonus, beberapa foto dari acara perpisahan para kru dan pemeran IOTL. Mereka berkumpul pada hari Kamis lalu untuk bersama-sama menonton penayangan episode terakhir drama ini.

aima20aima3공효진, 미소가 아름다운 그녀~aima5

Rambutnya Jae Beom jadi kuning? Disesuaikan dengan drees code-kah?

Wajah Gong Hyo Jin terlihat lelah ya...mudah-mudahan ia segera pulih^^

aimaaima1 엑소 디오, 대학생 패션 종결자

aima8aima6aima10 

The gentlemen....

aima7aima4aima2

Soo Kwang dan Soo Kwang jadi-jadian

naima9aima11aima14

The ladies....

노희경 작가, 상큼한 노란색 티셔츠 입고~

Writer-nim....Noh Hee Kyung^^

 a49a43e1474abf11754ce3dd868e3e53celebration

The Happy Casts^^      

1461133_1532218703656808_8430073031690061319_n 10357589_1532218723656806_6084993188683402030_n 10703574_1532218736990138_1432450430752459135_n

Sampai jumpa di sinopsis drama lainnya^^ Goodnight, Fanny….

Pictures credit as tagged

35 komentar:

  1. Terima kasih juga mb fanny n mb mumu buat sinopsisny, bner2 drama yg bkin susah move on deh...
    ngga kebayang minggu ini udh ngga bisa liat mreka lagi :(

    sampai jumpa di sinopsis berikutny... aku menantikan sinopsis selanjutny dr mb fanny :)

    BalasHapus
  2. Ehh... writer-nim nya masih muda ya?? Muka ny keliatan seumuran Kang Woo.. :O
    itu foto Jo Dong Min pake baju kuning + kaca mata hitam jadi inget sama sutradara di drama My Girlfriend is a Gumiho :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. SW-nim emang badannya mungil, tapi udah jauh lebih dewasa dari Kang Woo koq.. hehe..

      Hapus
    2. Wanita mungil dgn talenta luar biasa^^ umurnya udh 40-an dan sudah menjd penulis drama hampir 20 tahun ;)

      Hapus
    3. hah?? wanita?? uda 40-an?? serius??
      ak liat ny itu cowok loh ... *maaf*

      Hapus
    4. Aq pikir yg itu jae yeol muda... beneran itu SWnim nya... *msh g percaya*

      Hapus
  3. Terima kasih mba fanny sudah diposting reviewnya

    BalasHapus
  4. Kalau aku tidak salah baca, di forum soompi, ada yang membahas mengenai dress code 'kuning' yang mereka kenakan saat acara perpisahan. Katanya warna kuning itu melambangkan 'HOPE' atau 'HARAPAN', jadi yang diduga dress code kuning itu memang sengaja untuk menunjukkan pada semua, bahwa dalam setiap masalah (atau dalam hal ini penyakit mental) pasti selalu ada harapan untuk bisa sembuh..

    Ada yang kepo juga kenapa JIS gak foto satu frame sama GHJ? Hehe..

    Makasih ya mba final review-nya, aku belum nyampe ke tahap ini nih ilmu-nya, ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 partner^^ lah aku baru nyadar kl mrk ngga 1 frame hehe..

      Hapus
    2. Wah~ infonya keren nii mba Mumu..
      Walau penggemar berat drama ini tapi blom sempet baca tentang maksud dresscode warna kuning .. Thx~
      Klo soal 1 frame, mgkn u/ menhindari isu yg bakal terjadi (soal putusnya GHJ) .. hehehe*
      #soktau

      Hapus
  5. review kaka bnr2 melengkapi review ka mumu, kalian sangat keren menganalisis #SALUT .. drama keren, dialog kerem, kiss apalagi, dan ditambah kalian berdua penulis blogger dahsyat drama ini jadi spesial. TERIMAKASIH KAKAK2 KECEH NAN SUPER

    BalasHapus
  6. jempol berapapun kyknya g cukup buat drama ini, juga buat mbak fanny dan mbak mumu yg super keren! makasih banyak yaa pake banget :) mbak mau nanya dong, sondtrack yg lriknya "hmm u make me live hmm u make me live now" (mian kalo salah) judulnya apa ya? kl mbak Fanny atau mbak Mumu punya linkknya boleh dong mbak dibagi, makasih sebelumnya ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. You're my best friend karya Queen.
      Yang di drama ini versi cover oleh The Once

      Hapus
  7. Kak aku ko ky rugi drama ini cm 16 eps tok
    hmmmm msh pngn liay jae yoel lbh lm dg kang wo

    BalasHapus
  8. Trm kasih bxk buat mbak Fanny & mbak Mumu yg sdh buat sinopsis nya. Final review nya...manis banget mbak :). Sy penggemar JIS & GHJ , begitu sy baca mereka main drama barenk sy sdh nungguin mbak. Tp benar kata mbak Fanny di drama ini GHJ keliatan cantik banget , bandingkan dgn penampilan nya di Master's Sun...rambutnya selalu berantakan...he he he. Sekali lagi trm ksih bxk mbak....:)

    BalasHapus
  9. Akhhh susah move on nih. Sebelum its ok its love, drama noh hee kyung yg banyak kissu2 nya ada world within.
    trus drama i need romance series juga banyak kissu2 nya :D

    BalasHapus
  10. Mba fanny....... aku makin gak bisa move on dr drama ini hiks...hiks...hiks...

    BalasHapus
  11. mbaaak fanny,, tiap hari aku slaluu nungguin Drama apa yya yg di tulis mbak fanni,, awalnya aku liad Film ini karena ada Lee Kwang Soo,, tapi pas liad Episode pertama, memang Film ini beda dari yang lain,, dan pemerannya juga gag tanggung" Aktingnya,, hehehe
    keep Fighting nulis Sinopsis yya mbaak,,, :)

    BalasHapus
  12. Makasih banyak mbak fann and mbak mumuu udah nambah2in syndrom susah move on, males mandi, males makan, gg bisa tidur n mimpiin insung mulu gegara drama ini. Hahaha... tapi teteppp gomapta :*

    Drama ini ckup banyak nambah pngetahuan kita tentang ilmu jiwa... juga ngajarin kita bahwa kenyataan gg selalu seperti apa yg terlihat. Tapi btw, jae yeol salah kalo nganggep hae soo satu2nya cwe yg bisa terima keadaan dy n kluarganya, coz.... aku juga mauuu koggg sama jae yeoll *plakk*

    Yg belom nonton, harus nonton langsing pkoknya, chemy nya jis sama ghj ajibbb paraahh.

    And my last world... good night, sulis!! :)

    BalasHapus
  13. woah ga nyadar udah jam segini juga haha
    tapi kalau mbak fanny aja sudah mengakui kerennya noh hee kyung, sepertinya drama beliau berikutnya akan menjadi rekomendasi tersendiri seperti yang saya duga :)
    drama-dramanya memang heartwarming plus realistis
    thanks a lot juga buat mbak fanny dan mbak mumu yang memutuskan menulis sinop ini sampai akhir hehe
    empress ki udah mau tamat juga kan mbak? mbak mumu juga sudah dapet project baru
    apa mbak fanny mau termehek-mehek lagi dengan drama saeguk? hihihihi
    lagi bingung nih mbak, drama sekarang kece semua
    sampai gatau drama yang bakal saya tonton nanti apa bakal ada yang nulis :P
    btw, hoorray untuk komen anonymous yang kembali diizinkan ^^
    sama seperti di kutudrama nih...

    BalasHapus
  14. Seblumnya trimakasih buat duo mb fanny dan mb mumu yg sdh membuat sinopsis drama ini, drama yg sgt worthed buat diikuti n ditonton..
    Slain dari tulisan sinopsisnya, yg penting buat dibaca jg adalah bagian komentar dr mb2 penulisnya. Karena kadang ada bagian yg nggak dimengerti n bisa tw dari bagian komentar, atau (kalau saya pribadi) sesuatu yg kita tangkap dr menonton episodenya,krasa sesuatu, tp g bs ngungkapinnya dgn kata2, hal2 gitu muncul/tergambar dibagian komentar mb2 penulis skalian. Dan hampir smua q setuju dgn komen2nya, n ada bbrp keadaan yg kykx "spertinya aku mengalami hal kyk gt, shg sebaiknya aku begini (ngikutin spt yg ditulis)". Mengena bgt deh komentar2nya.
    Kamsahamnida~

    BalasHapus
  15. Hai, saya Mila, baru pertama kali komen disini. Saya suka dengan sinopsis2 yang mbak buat...khusus untuk film ini, saya adalah salah satu orang yang susah move on dari film ini. From eps 1 till eps 16...masing2 cerita mempunyai keunikan dan keasyikan tersendiri. Dan memang benar...this is the korean movie who have the most kisses scene ever...khusus untuk Jo In Sung dan Gong Hyo Jin...chemistry mereka dlm film ini bener2 natural dan patut diacungin semua jempol yang kita punya :) Saya nonton pada waktu mereka photo shoot untuk drama ini...dan wow...untuk pasangan yang baru dipasangkan dalam 1 drama...mata dan bahasa tubuh mereka langsung bisa masuk satu sama lain. Menurut saya, di drama ini Jo In Sung benar-benar bisa klik sama Gong Hyo Jin. Saya lihat banyak film dari keduanya...even Master's Sun yang katanya chemistry GHJ dan So Ji Sub bagus. Menurut saya...bagusan yang ini...pokoknya, dari semua film mereka yang saya tonton, hanya di film ini mereka sama2 bisa klik satu sama lain, senatural-naturalnya. Dan mata mereka pada saat mereka sedang berakting berdua...siapapun akan menyangka bahwa "There's somenthing" between them. Sorotan mata yang seperti itu yang tidak pernah bisa saya lihat dalam drama2 mereka sebelumnya. Kayaknya saya komen kebanyakan yah...ini sekedar perasaan yang bisa saya sharing khusus untuk drama yang telah took my breath away...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cuma bisa bilang, SETUJU! SETUJU! SETUJU! :)

      Hapus
  16. What...!!kenapa aku ketinggalan sendiri..?
    Mumpung lagi istirahat siang,coment dulu ahhhh...
    Buat aku ini drama korea terbaik dari semua drama korea yg pernah aku tonton,ini juga penampilan dan akting terbaikNYA Hyo Jin dan In Sung dari semua drama yg pernah mereka berdua mainkan,berharap kelak akting mereka jadi tambah matang.
    Kagum banget sama SW-nim...cerdasnya tingkat tinggi!
    Saluuut banget buat semua kru dari drama ini bisa buat drama sekeren ini,standar aku buat nonton drama korea jadi tambah tinggi,jadi pilih2..gitu!
    Cuma mau bilang ke Mbk Fanny dan Mbk Mumu,kalian berdua kereenn...jadi kepingin nyanyi "i feel i love you,...i think i need you"he..he...!!

    BalasHapus
  17. Masih blom bisa move on~
    Ditonton berulang-ulang .. Berharap ada eps ekstensinya .. Penasaran kehidupan mereka setelah punya anak .. huhu* Pasti cute abis .. Appanya penyayang berat, Ommanya pst cerewet .. haha~ Cute .. ^^ .. The best chemistry, best kiss (ever), suka bgd liat mereka kissnya natural bgd, bebas, kaya org pacaran dikehidupan nyata .. hehehe* .. Salut d' buat ini drama, pemain, penulis, dan tim produksinya .. Bikin lagi d' drama" yang susah bikin move on .. :D

    BalasHapus
  18. Beberapa hari setelah film ini selesai, GHJ putus sama pacarnya. Dan beberapa hari yang lalu, JIS juga putus sama pacarnya...wah...tanda-tanda nih kayaknya. :))

    BalasHapus
  19. waaah keren banget nih reviewnya, jjang deh buat yang ngereview, awalnya aku gak pengen nonton nih drama gara2 banyak adegan kissnya meskipun umurku udah 21 sih.hehe tapi gak terlalu suka drama yg terlalu menonjolkan adegan kiss atau yaah semacamnya gitu deh, tp gegara baca nih review, aku jadi penasaran dan pengen banget nonton drama ini.

    BalasHapus
  20. mba fanny d mba mumu yg baik hati,drama ini baru selesai sy tonton tdi mlm,lwt dvd. sbelumx sy ikuti secara teratur lwt synopsis mba. baru sadar JJS d GHJ benar2 bagus mainnya.. kadang sy ketawa,nangis liat drama ini. d sekaran sy paham tdk seharusx orng berpenyakit mental qita indari. semoga aja masyarakat disekitar qita tdk mengucilkan orng2 yg berpenyakit mental d cacat. buaknkah penyakit ini juga bias disembuhkan?. makasi mba fan d mba mumu telah membuat synopsis drama ini.

    BalasHapus
  21. cuman masu kasih tau aja, kalau aku belom bisa move on dari IOTL!!!! Hahaha *gak penting banget
    Kyaaaaaaa, aku cinta mba fanny.
    Kalo mau cari sinopsis pasti selalu buka disini, aku favorite banget sama mba Fanny. Mudah dimengerti, easy to read, simple dan selalu suka baca komentar mba fannynya diakhir sinopsis itu loh. Sukak, thanks a lot!!! :-*

    BalasHapus
  22. Saya paling suka sama drama master sun, bnr2 susah move on. Knp saya suka?? Krn kisahnya sangat menyentuh, chemistry pemeran utama antara SJS & GHJ sangat kuat dan juga sangat berkarisma, lalu pemerannya dan kisahnya ga alay kyk anak remaja (saya ga suka drama lain krn sepertinya cocok buat anak2 abg smp dan sma). Malah skrg lg rame membahas couple ini (SoGong Couple), walaupun GHJ ga begitu cantik, tp pny chemistry yg kuat berpasangan dgn SJS, malah saya mendoakan agar mereka bisa menjadi real couple, klo bisa sampe menikah, chemistri dan karisma diantara keduanya bnr2 nyatu, kyk ga nonton drama, tp kyk melihat kehidupan mereka berdua. Bnr2 susah move on :'(
    Klo drama lain, aduh maaf, cocok buat anak2 remaja, krn ngandelin tampang, bukan akting

    BalasHapus
  23. Deabak! Rasanya sesak di dada menghilang ketika tau klo akhirnya happy ending. top bnget dramanya. suka bngt sma pmeran jae yoel. menghayatu bnget dia. pokoknya semua pemain top.
    terima kasih atas krja keras penulis. jdi bisa mengambil bnyak hikmah dri drakor yg satu ini. semngt buat sinopsis drakor lainnya.

    BalasHapus
  24. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  25. hai kak aku reader baru nya kaka nih, umur 15thn. kalo boleh tau, aku boleh nonton ini drama ngga? penasaran tp kayanya banyak adegan kisseu ya?:(

    BalasHapus
  26. Setelah cukup lama absen nonton drama korea, ini adalah drama pertama sekaligus menjadi yang terakhir yang aku tonton dalam beberapa bulan ke depan *masih enggan nonton drama lain saking terpesonanya*. Direkomendasiin sama temen dan langsung excited sejak episode pertama. Dapet banyak pelajaran, pengetahuan baru, inspirasi, juga motivasi buat diri sendiri dari drama ini *meski tetap saja poin pentingnya adalah ini "hanya" drama*. Nonton berulang kali daaan semakin gagal move on setelah baca final review dari kak fanny ini >.< aku suka banget sama gaya nulis kakak ^^ simple tapi ngena. Bahkan aku pun berkaca-kaca baca final review ini, hehehe *usap air mata* harus sering-sering nulis nih kalau mau jago berkata-kata kayak kak fanny ^^ mau baca sinopsis kak fanny ah, meski udah nonton berulang kali dan hampir hafal dengan setiap detail drama ini *penasaran sama komentar-komentar kakak yang terselip di sinopsis*. Setuju sama comment-comment kakak, termasuk hyo jin oenni memang looks so so beautiful di drama ini. Makin terpesona sama karakter dia ^^~ Duh maaf kebanyakan cerita, btw ini pertama kalinya aku comment di blog tentang kdrama lho, kak ^^ keep writing, sunbae-nim ^^ noemu noemu kamsahamnida ^^

    BalasHapus
  27. Dulu pas masih tayang di korea sono aku sempat donlot ep 1, ogah2an gitu nontonnya di laptop tapi mataku malah sibuk ngeliatin sosmed di Hape. Belum ada 10 menit kumatikan laptop, waktu itu aku mikirnya gini: "Apaan, gak jelas bgt ni drama!"

    Tapi... Aaaaaakkkkk seminggu lalu aku coba nonton lagi, ternyata bikin nagih! Nyesel deh, kenapa hasil download ep 1 yg dulu aku sia siakan.
    Pemainnya kece2 semua, aktingnya tuh gak kayak lg akting, jalan ceritanya bagus, lucu tapi sedih tapi kocak tapi sedih... bagian favoritku adalah 2 episode terakhirnya. terutama endingnya, perfect dah..
    Mulai sekarang aku mau hunting drama & film2nya Jo In Sung. Ni cowo paket komplit: akting mantap, fisiknya oke punya, tinggi, berkharisma, ganteng, cantik tapi auranya manly abis. Udah lama gak fangirling kaya gini (terakhir pas jamannya SMA, 10 thn lalu kesemsem sama Mike He, jamannya drama Taiwan msh booming) wkwkwk.. wah sepertinya aku kembali ABeGe..

    BalasHapus

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)