Minggu, 19 Agustus 2012

Sinopsis Big Episode 16 (Final)

 

shot0171

“Aku mencintai KKJ.”

Semua terkejut tak bisa mengatakan apapun mendengar deklarasi Da-ran. Da-ran tersenyum pada Kyung-joon. Mata Kyung-joon berkaca-kaca.

Da-ran melepas cincinnya dan meletakkannya di meja. Ibu Da-ran siap memarahinya. Tapi Kyung-joon menyela, “Aku dulu!! Jika memang seperti yang ia katakan, maka aku yang pertama (berbicara dengannya).” Kyung-joon menarik Da-ran ke luar restoran.

shot0011shot0016

Tentu saja semua orang mengira “Yoon-jae” sedang meminta pertanggungjawaban Da-ran. Hanya Ma-ri yang tahu apa yang terjadi sebenarnya.

Ayah Da-ran meminta maaf pada orangtua Yoon-jae. Ia minta maaf tidak membesarkan puterinya dengan baik.

“Apa itu benar-benar kakakku?” tanya Choong-sik masih tak percaya. Paman dan bibi Kyung-joon yang diam-diam menguping juga terkejut dengan apa yang baru saja terjadi.

shot0017shot0018

Kyung-joon membawa Da-ran ke tempat parkir. Ia bertanya mengapa Da-ran melakukan hal ini. Semua ingatannya akan hilang.

“Aku akan mengingatnya,” kata Da-ran.

“Kau hanya akan menderita dan tersakiti sendirian!”

“Walau sakit, aku tidak bisa jika kau tidak pernah ada.” Da-ran berkata ia tidak bisa membuat semuanya tak pernah terjadi. Ia sudah mengatakan kalau ia menyukai Kyung-joon. Artinya orang yang ia sukai benar-benar ada.

“Kau ada saat ini dan kau ada di masa yang akan datang.”

“Tapi aku tidak akan bisa mengingatnya,” kata Kyung-joon sedih.

“Aku akan melindungi semua kenangan itu. Dan aku akan memberitahumu semua ingatan yang telah hilang,” kata Da-ran tegas.

“Aku mungkin akan menyebutmu wanita gila…”

shot0027shot0033

Da-ran mulai sedih, tapi ia tidak putus asa. Bukankah sekarang ia juga terlihat seperti wanita gila? Ia menyodorkan jam Kyung-joon yang berhasil ditemukannya di dasar danau. Kyung-joon terpana, Da-ran benar-benar masuk ke danau untuk mengambilnya?

“Kau gila, Gil Da-ran.”

“Benar!”

Kyung-joon merengkuh wajah Da-ran dan mengusap lembut kotoran di wajahnya. “Apa ini? Kau kotor dan bau.”

“Walau ingatanmu hilang, aku akan mengingatkanmu. Aku tidak akan melepasmu dan memegangmu erat-erat,” kata Da-ran.

Air mata mengalir di pipi Kyung-joon. Ia memeluk Da-ran erat-erat. Da-ran terus berkata kalau ia tidak akan melepaskan Kyung-joon. Kyung-joon menangis.

shot0051shot0065

Sementara itu dokter memeriksa tubuh Kyung-joon di rumah sakit yang tekanan darahnya terus naik.

Orang tua Da-ran merasa bersalah pda Yoon-jae dan keluarganya. Ibu Yoon-jae berkata ia sudah memperkirakan hal seperti ini akan terjadi. Da-ran sudah berjanji padanya untuk melepaskan Yoon-jae setelah kondisi Yoon-jae membaik karena merasa tidak berhak di sisi Yoon-jae. Tapi saat itu ia tidak mengira alasannya karena Da-ran mencintai pria lain. Ibu Yoon-jae tidak ingin Da-ran dan “Yoon-jae” bersama lagi mulai sekarang karena itu akan terlihat menggelikan. Orangtua Da-ran tidak bisa mengatakan apapun.

shot0069shot0075

Dalam perjalanan keluar restoran, orangtua Yoon-jae mendapat telepon dari rumah sakit mengenai keadaan Kyung-joon. Mereka bergegas pergi ke sana. Se-young berkata sekarang Kyung-joon telah stabil kembali, sebelumnya detak jantung Kyung-joon meningkat sangat tinggi hingga tahap membahayakan.

Ayah Yoon-jae berkata ia akan menemani Kyung-joon. Ibu Yoon-jae berkata ia juga akan berada di sisi Kyung-joon. Ia mengkhawatirkan keadaan Kyung-joon. Ia meminta Se-young tidak menghubungi “Yoon-jae” saat ini karena “Yoon-jae” sedang menghadapi masalah lain.

shot0078shot0079

Da-ran dan Kyung-joon berjalan berpegangan tangan. Orang-orang yang berjalan berpapasan dengan mereka memperhatikan Da-ran yang terlihat berantakan. Kyung-joon bertanya bukankah lebih baik jika Da-ran mandi dan berganti pakaian lebih dulu. Da-ran berkata ia harus membiasakan diri terlihat seperti orang tak waras.

Ia harus kuat karena ia mencintai seorang pria yang tidak akan mengingatnya lagi. Kyung-joon berkata ia mungkin nanti akan bersikap buruk pada Da-ran, apakah Da-ran tidak akan mundur ketakutan?

“Ketakutan?” Da-ran menunjukkan keberaniannya dengan mencabut beberapa bunga dari tanaman di trotoar. Pengurus tanaman berteriak menegur Da-ran. Da-ran berlari ke seberang jalan. Pengurus tanaman itu hendak mengejar Da-ran tapi Kyung-joon menahannya.

shot0082shot0088

Da-ran melambai-lambaikan bunga yang baru dipetiknya sambil tersenyum.

“Sepertinya ia gila,” kata si pengurus tanaman.

“Kelihatannya begitu,” gumam Kyung-joon. Ia meminta si pengurus tanaman untuk memaafkan Da-ran yang gila.

shot0091shot0094

“Kyung-joon-ah! Aku minta maaf, aku belum melakukan banyak hal untukmu kan? Sebagai gantinya aku akan memberikan bunga-bunga ini. Apakah aku perlu bernyanyi juga? Aku akan menyanyi,” seru Da-ran keras-keras.

Kyung-joon menggeleng-geleng tapi Da-ran tak peduli. Ia menyanyi lagu Pororo di tengah jalan. Pengurus tanaman tertawa kecil, wanita ini pasti sudah gila. Kyung-joon berkata ia bersedia pergi ke bulan dengan wanita (gila) itu tapi tampaknya Da-ran sudah pergi duluan. Pengurus tanaman kali ini berpendapat Kyung-joon juga gila.

shot0104shot0105

Kyung-joon menghampiri Da-ran. Seandainya saja ia bisa mengingat apa yang Da-ran lakukan sekarang, pasti akan hebat sekali. Ia bisa mengolok-olok Da-ran seumur hidupnya.

“Ketika aku kira kau akan mengingatnya, ada banyak hal yang tidak bisa kulakukan untukmu karena aku takut. Hal itu yang sangat kusesali,” kata Da-ran.

shot0113shot0115

Bibi menemukan cincin Da-ran yang tertinggal di meja restoran. Rupanya tidak ada seorangpun yang ingat dengan cincin itu. Bibi tak mengerti mengapa orang selalu membuang barang mahal hanya karena putus cinta. Ia mencoba cincin itu di jarinya.

“Itu milikku,” kata Ma-ri menghampiri mereka. Ia berkata ia yang membeli cincin itu, jadi cincin itu harus dikembalikan padanya. Ia mengaku telah membeli cincin itu untuk sebuah kebohongan tapi tidak berhasil. Bibi mengembalikan cincin itu pada Ma-ri.

Sebelum pergi, Ma-ri meminta paman dan bibi mengatakan pada Kyung-joon saat Kyung-joon sadar nanti bahwa dirinya yang selalu berada di sisi Kyung-joon. Paman berkata memang Ma-ri yang selama ini berada di sisi “Kyung-joon”. Ma-ri berkata dirinyalah yang paling berhak berada di sisi Kyung-joon, sedangkan Da-ran adalah pengkhianat yang tidak menepati janjinya. Dengan kesal ia berkata Da-ran akan dihukum.

shot0118shot0132

Di rumah, Choong-sik berusaha membela kakaknya. Bukankah “Yoon-jae” juga mengaku telah berselingkuh? Ayah berkata bagaimanapun juga mereka tidak bisa mengatakan itu pada orangtua Yoon-jae, itu akan terlihat seperti menuduh dan membela diri. Ibu bertanya-tanya siapa KKJ sebenarnya. Choong-sik menerka Da-ran dan “Yoon-jae” saat ini pasti sedang dalam kondisi kacau.

shot0133shot0136

Sebenarnya…keduanya sedang dimabuk panah asmara (panah asmara…panah asmara… lho jadi nyanyi…ketularan gilanya Da-ran^^). Kyung-joon tak henti-hentinya tersenyum. Mereka duduk di tempat favorit mereka. Dapur rumah Kyung-joon.

“Sejak kapan kau mulai menyukai KKJ? Jawab yang sejujurnya.”

“Aku tidak tahu.”

shot0137shot0138

Brak! Kyung-joon menggebrak meja. Demi ingatannya yang akan hilang, ia harus tahu yang sebenarnya. Bukan jawaban tak jelas seperti jawaban Da-ran tadi.

“Bioskop. Saat kau menemuiku di bioskop, aku merasakan sesuatu.”

“Oh hoho… jadi kau sebenarnya sudah menyukaiku dan hanya mencari perhatian?”

shot0144shot0145

Da-ran berkata ia tidak berpikir ia menyukai Kyung-joon saat perasaan itu datang.

“Kalau begitu, kapan kau menyadarinya?”

“Di taman (ketika Da-ran mencari bangku yang ada gambar hati, lalu ia bersembunyi ketika Kyung-joon datang). Saat itu aku menyadari aku tidak lagi menanti Yoon-jae-sshi melainkan menanti dirimu.”

Kyung-joon berkata jika saja ia tahu saat itu, ia tidak akan berbalik dan pergi meninggalkan Da-ran.

“Sejak saat itu aku merasa sangat bingung. Kepalaku serasa berputar,” aku Da-ran.

shot0167shot0169

“Jadi kau menahannya dengan menyetrika dan menjahit, benar kan? Berusaha tidak terlihat tertarik padaku,” ledek Kyung-joon.

Da-ran protes, ingatan Kyung-joon akan hilang jadi seharusnya Kyung-joon yang mengakui perasaan padanya. Kyung-joon berkata jika ia mengakui perasaan sukanya, malah akan membuatnya frustrasi. Sama sekali tidak romantis!

“Pertama kali aku mengakui perasaanku, kau malah menyebutku anak kecil,” sindirnya.

Da-ran tersenyum, bertanya-tanya mengapa ia tidak bisa mengakui perasaannya lebih awal. Jika ia melakukannya, ia bisa melakukan lebih banyak hal baik untuk Kyung-joon.

“Mulailah dari sekarang. Aku akan bersikap baik dan melakukan banyak hal bersama Da-ran.”

Da-ran tersenyum dan mengulurkan tangannya. Kyung-joon menempelkan tangan Da-ran di pipinya.

“Aku sangat manis, bukan?”

“Tidak, kau biasa saja,” kilah Da-ran.

“Dasar pembohong, matamu memancarkan banyak tanda hati….”

Mereka berdua tertawa.

shot0184shot0188

Ayah dan ibu Yoon-jae menunggui “Kyung-joon” di rumah sakit. Ibu Yoon-jae berkata ia teringat saat ia menunggui Yoon-jae di rumah sakit setiap hari ketika Yoon-jae sakit. Saat itu hatinya sangat sakit melihat Yoon-jae terbaring.

“Tapi sekarang, ketika aku melihat anak yang selama ini aku sangkal sebagai anakku, mengapa hatiku merasakan rasa sakit yang sama?”

shot0193shot0195

Da-ran pamit pulang pada Kyung-joon. Saat ini orangtuanya pasti sedang menunggu puteri mereka yang telah membuat skandal. Ia akan memberitahu orangtuanya bahwa ia mengakhiri hubungannya dengan Yoon-jae. Agar tidak membuat bingung keluarga mereka, mereka tidak bisa bertemu secara terbuka mulai sekarang. (Da-ran ingin berpisah dengan Yoon-jae. Jika ia terus menerus bersama “Yoon-jae” akan terlihat aneh bagi semua orang.)

Kyung-joon bertanya apakah mereka sebaiknya melarikan diri ke pinggiran kota? Da-ran tidak mau lagi melarikan diri. Kyung-joon tersenyum.

Da-ran pulang ke rumah dengan kepala tertunduk. Orangtuanya dan Choong-sik sudah menunggu di ruang keluarga. Da-ran meminta maaf pada orangtuanya. Ibu Da-ran menyuruh Da-ran menunggu di kamar. Hmm…kalau ibu Da-ran yang maju kok jadi sereeem yaa >,<

shot0202shot0203

Ibu Da-ran menemui Da-ran di kamarnya. Ia bercerita dulu rambutnya dicukur habis oleh nenek Da-ran tapi ia tetap mencintai ayah Da-ran. Ia melemparkan foto pernikahannya pada Da-ran dan mengacungkan gunting besar di tangannya. Apakah Da-ran juga ingin potongan rambut yang sama?

Da-ran melihat foto itu. Ibunya berambut sangat pendek. Da-ran berkata tidak menjadi masalah jika rambutnya menjadi seperti itu. Jika ia menghapus perasaannya saat ini, ia tidak akan pernah bisa tersenyum bahagia seperti ibunya dalam foto itu.

shot0211shot0215

Ibu Da-ran melangkah maju dan mengambil sejumput rambut Da-ran. Tapi ia tidak tega melakukannya. Da-ran meminta maaf pada ibunya. Ibunya masih marah dan tak mau melihat wajah Da-ran saat ini.

Ibu Da-ran menangis keras di kamarnya. Ia tak menyangka ia mengatakan kata-kata yang sama seperti yang dikatakan ibunya dulu. Ia baru menyadari betapa pedihnya hati ibunya saat itu. Ayah Da-ran menenangkan istrinya.

shot0219shot0234

Kyung-joon pergi ke rumah sakit dan mengetahui kondisi tubuhnya semalam dari Se-young. Se-young berkata ia sempat takut “Kyung-joon” terkena serangan jantung atau semacamnya. Ia teringat, bukankah “Yoon-jae” juga sempat diberi kejutan listrik sebelum mati lalu hidup kembali. Kyung-joon membenarkan. Ia mati lalu hidup kembali.

Kyung-joon terus memikirkan hal itu saat ia berada dalam ruang anak-anak. Ia dan Teddy Bear sedang meniup balon. Kyung-joon berpikir, roh Yoon-jae harus keluar dulu dari tubuhnya (balon mengempis), mati sejenak, lalu masuk ke dalam tubuh Kyung-joon (balon mengembang lagi karena ditiup).

shot0236shot0244

DorRR!!! Balon yang ditiup Teddy bear meletus. Kyung-joon terkejut. Jika terlalu banyak udara yang masuk (detak jantung terlalu cepat), maka tubuhnya akan “meledak”. Hmmm… aku ngga begitu mengerti maksudnya. Apa artinya tubuh Kyung-joon dalam bahaya jika roh Yoon-jae sedih? Karena sepertinya detak jantung tubuh Kyung-joon bertambah kencang saat Da-ran mengakui kalau ia mencintai Kyung-joon dan akan melepaskan Yoon-jae.

Ibu Yoon-jae memberitahu Se-young ia akan membawa Kyung-joon dan Yoon-jae ke Jerman. Ia berharap Yoon-jae bisa bersama Se-young saat Yoon-jae kembali nanti.

shot0252shot0256

Ma-ri ingin ikut Kyung-joon ke Jerman. Kyung-joon berkata ia tidak ikut. Ia akan tetap tinggal di sini. Ma-ri berkata ia akan terus berada di sisi Kyung-joon dan mengejarnya.

“Jang Ma-ri, jangan kejar aku lagi.”

“Aku tidak peduli siapa yang kau sukai saat berada dalam tubuh Seo Yoon-jae. Kau tidak akan ingat apapun saat kau kembali ke tubuhmu,” kata Ma-ri.

“Gil Da-ran akan membuatku mengingatnya. Ia akan berada di sisiku,” Kyung-joon bersikeras.

Ma-ri terkejut. Apa Da-ran sudah gila, meninggalkan Yoon-jae untuk bersama Kyung-joon yang tak akan bisa mengingatnya? Kyung-joon tersenyum membenarkan. Da-ran memang sudah gila.

 shot0263shot0267

Ia menjemput Da-ran di sekolah. Tapi Choong-sik menghadang Da-ran begitu Da-ran keluar kantor guru. Ibu mereka menyuruh mereka pulang bersama mulai sekarang.

Kyung-joon melihat Choong-sik dan Da-ran berjalan keluar sekolah. Kyung-joon memberi isyarat pada Da-ran agar Da-ran menghampirinya. Da-ran menyuruh Choong-sik jalan duluan. Choong-sik langsung menebak kalau Da-ran akan pergi menemui KKJ. Ia minta Da-ran bersabar, bagaimanapun juga ia merasa bersalah pada kakak iparnya. Da-ran terpaksa mengikuti Choong-sik.

shot0268shot0274

“Kakak ipar bahkan tidak mau melihatmu, kan? Aku mengerti perasaan kakak ipar. Aku juga tidak akan mau melihatmu. Kakak, berhati-hatilah. Kakak ipar memang seorang pria tapi ia bisa mulai merasa benci. Sebaiknya jauhi dia,” Choong-sik menasihati.

Kyung-joon melambaikan tangan dari dalam mobil. Da-ran memberinya isyarat untuk pergi.

shot0280shot0282

Kyung-joon pergi ke restoran menyuruh Da-ran keluar. Ia rindu ingin bertemu dengannya. Saat Da-ran mengendap-endap keluar tiba-tiba ayahnya memanggilnya.

Da-ran berbohong akan pergi membeli sesuatu di supermarket. Ayah menyuruh Da-ran pergi dengan Choong-sik. Ayah khawatir Da-ran bertemu dengan “Yoon-jae” yang rumahnya dekat dengan rumah mereka. Jika Da-ran bertemu dengan “Yoon-jae”, pasti “Yoon-jae” akan sangat sedih. “Yoon-jae” tidak akan mau melihat wajah Da-ran.

Saat ayah Da-ran berbalik, Da-ran buru-buru berjalan keluar. Tapi lagi-lagi ayah Da-ran memanggilnya dan menyuruhnya masuk ke rumah. Kyung-joon menunduk pasrah.

shot0287shot0290

Malamnya, Da-ran berpikir untuk melarikan diri dari rumah. Ia ingin memberikan jam tangan Kyung-joon yang telah diperbaiki. Tepat saat itu Kyung-joon meneleponnya. Da-ran meminta Kyung-joon menunggu, 1 jam lagi ia akan diam-diam keluar.

Tapi Kyung-joon ternyata ada di depan rumah Da-ran. Tepat di bawah jendela. Da-ran membuka jendela. Kyung-joon melambaikan tangannya pada Da-ran.

“Mengapa kau ke sini?” tanya Da-ran kaget.

“Menurutmu untuk apa? Apa aku ke sini untuk melihat pepohonan di depan rumahmu?”

shot0304shot0305

Da-ran berkata ayah dan ibunya belum tidur. Ia tidak bisa keluar sekarang. Kyung-joon menyuruh Da-ran melompat turun. Ia akan menangkapnya.

“Tidak bisa, aku berat.”

“Ayolah, aku akan menangkapmu dengan tangan 10.10 ku.”

Saat Da-ran mengambil ancang-ancang untuk turun, tiba-tiba ibunya berdiri di ambang pintu kamarnya. Ia bertanya apa yang sedang Da-ran lakukan. Melarikan diri? Apa bagusnya melompat turun dari sana? (tentu saja bagus! Ada Gong Yoo yang akan menangkapnya^^)

“Malam itu, ketika kau bilang kau mencintai KKJ atau siapapun itu, menantu Seo terlihat ingin menangis,” kata ibu. Ia memperingatkan jika Da-ran bertingkah macam-macam, ia sendiri yang akan mendorong Da-ran dari jendela.

Da-ran menghela nafas panjang setelah ibunya pergi. “Satu-satunya ikan dalam kolamku ada di bawah sana tapi mereka membuatku tidak bisa pergi ke sana,” keluhnya, “Ikan itu pasti mati kehausan.”

shot0317shot0327

BRUK!!!! Kyung-joon terkejut saat mendengar ada suara terjatuh. Da-ran benar-benar melompat! Mereka bersembunyi saat ayah Da-ran membuka pintu untuk mencari sumber suara itu.

Setelah aman, Kyung-joon menanyakan keadaan Da-ran. Untunglah Da-ran tidak apa-apa. Kyung-joon bertanya apa yang begitu penting hingga Da-ran melompat tanpa aba-aba.

“Aku pikir ikannya akan kekeringan, jadi aku datang untuk memberinya air,” jawab Da-ran.

shot0331shot0337

Da-ran mengeluarkan jam tangan Kyung-joon. Kyung-joon berkata ia tadinya hendak meminta jam itu dikembalikan. Da-ran memasangkan jam itu di tangan Kyung-joon.

“Aku memasangkannya dengan berpikir bahwa kau milikku, jadi untuk mengesahkannya….” Da-ran mengecup pipi Kyung-joon. Kyung-joon tertegun. Da-ran jadi salah tingkah. Ia buru-buru kembali ke rumahnya karena takut ibunya mencarinya.

shot0346shot0348

“Ketika ia bilang akan memberiku air seharusnya ia menyiramku banyak-banyak. ia hanya memberi setetes,” kata Kyung-joon.

Ia memegangi pipinya sambil tersenyum bahagia. Malam ini sepertinya ia tidak akan bisa tidur.

shot0356shot0364

Obsesi Ma-ri tampaknya tak terbendung lagi. Ia membawa beberapa orang untuk mengambil tubuh Kyung-joon dari rumah sakit.

Kyung-joon menemui ibu Yoon-jae. Ia akan ikut kedua orangtua Yoon-jae ke Jerman tapi ia ingin ibu Yoon-jae tidak membawa tubuhnya. Menurutnya akan lebih baik jika “Kyung-joon” sadar di sini, di Korea.

Ibu Yoon-jae memutuskan untuk tinggal bersama “Kyung-joon”. Kyung-joon bingung. Ibu Yoon-jae berkata ia tidak bisa meninggalkan Kyung-joon sendirian. Setelah Kyung-joon sadar, ia akan membawa Kyung-joon bersamanya untuk menemui Yoon-jae dan ayahnya.

Ibu Yoon-jae mendapat telepon dari suaminya, yang mengatakan kalau Ma-ri membawa tubuh Kyung-joon pergi.

shot0366shot0375

Kyung-joon segera menelepon Ma-ri. Ma-ri sedang dalam perjalanan membawa Kyung-joon entah ke mana. Ia berkata pada Kyung-joon kalau ia akan menyembunyikan tubuh Kyung-joon hingga tak ada seorangpun yang bisa menemukannya. Dengan demikian Kyung-joon tidak mungkin bisa bertemu dengan Da-ran. Ia akan memberitahu Kyung-joon nanti kalau ia yang selama ini berada di sisinya.

Kyung-joon bertanya apa Ma-ri sedang bermain drama atau semacamnya. Ma-ri berkata Da-ran sudah gila tapi ia gila berkali-kali lipat.

“Baiklah kalau begitu. Aku tidak akan kembali ke tubuhku dan menetap di dalam tubuh Seo Yoon-jae. Aku tidak mau diobati atau dioperasi. Aku tidak akan kembali!” ancam Kyung-joon.

shot0382shot0389

“Kalau begitu kau akan mati!”

Kyung-joon menantang Ma-ri menentangnya habis-habisan hingga ia mati. Ia memberi ultimatum pada Ma-ri untuk memutuskan.

“Jang Ma-ri!!”

“Hentikan! Aku berhenti! Jika aku berhenti, semuanya akan baik-baik saja, kan?!” seru Ma-ri panik.

Tubuh Kyung-joon dikembalikan ke rumah sakit. Ibu Yoon-jae sangat lega “Kyung-joon” telah kembali. Ia memegangi tangan putera bungsunya.

shot0394shot0397

Kyung-joon berbicara dengan Ma-ri. Ma-ri ingin Da-ran tetap bersama Yoon-jae, dan ia akan bersama Kyung-joon karena Kyung-joon tidak akan bisa mengingat Da-ran. Itulah keajaiban yang membahagiakan. Tapi Da-ran telah merusaknya!

Kyung-joon berkata itu keinginan Ma-ri. Sedangkan ia ingin Da-ran membuatnya ingat kembali dan berada di sisinya. Ia tidak akan mengikuti Ma-ri dan membiarkan Ma-ri mengabaikan perasaannya.

“Kau juga mengabaikan perasaan seseorang!!” ujar Ma-ri, “Kau mengabaikan perasaan Seo Yoon-jae yang membeli cincin ini!” Ma-ri menaruh cincin Da-ran di meja.

“Jika ia tahu Ibu Gil Da-ran bersamamu saat ia sadar nanti, Seo Yoon-jae akan sedih sepertiku,” kata Ma-ri. Kyung-joon terdiam.

shot0404shot0405

Tubuh Kyung-joon lagi-lagi menunjukkan peningkatan detak jantung. Rabbit dan Teddy Bear tak sengaja membuat gambar malaikat sobek. Mereka bertanya-tanya apa yang akan terjadi jika gambar itu tidak bisa kembali seperti semula.

shot0406shot0407

Ma-ri menemui Da-ran. Ia bertanya apa yang terjadi dengan cincin yang ditinggalkan Da-ran di restoran. Da-ran mengira cincin itu dibawa orangtua Yoon-jae karena ia mengembalikannya pada Yoon-jae. Ma-ri berkata tidak ada seorangpun yang mengambilnya jadi ia yang mengambilnya.

Ma-ri berkata Da-ran tidak mengembalikan cincin itu sendiri pada Yoon-jae, pasti ada yang diabaikan oleh Da-ran. Bukankah begitu?

Da-ran meminta Ma-ri mengembalikan cincin itu padanya. Ma-ri berkata cincin itu telah ia buang. Bukankah Da-ran yang ingin membuangnya? Ia menantang Da-ran mencari cincin itu di suatu tempat. Tempat yang sulit untuk menemukan sesuatu. Adonan pangsit.

shot0412shot0419

Da-ran mengaduk-aduk adonan pangsit. Ia bahkan mengacak-acak pangsit yang sudah jadi. Ayahnya terkejut. Da-ran bertanya apakah semua itu adonan pangsit yang ayahnya buat untuk hari ini. Ayahnya berkata ada beberapa pangsit yang telah dikirimkan pada pelanggan.

Da-ran menyusul ke tempat pelanggan. Sambil berlari, dalam hatinya ia berkata ia telah mengabaikan cincin itu, karena ia tidak ingin memikirkan jawaban Yoon-jae.

shot0423shot0428

Tubuh Kyung-joon di rumah sakit meneteskan air mata. Yoon-jae menangis. Hmmm...jadi kasian sama Yoon-jae. Ia tidak mendapat kesempatan untuk mengungkapkan perasaannya pada Da-ran. Tapi aku pikir, hubungan Yoon-jae dan Da-ran bukanlah hubungan sehat yang bisa membentuk rumah tangga.

Da-ran tiba di tempat pelanggan. Sebelum pelanggan sempat menyantap pangsit itu, ia mengambil semuanya sambil meminta maaf dan berjanji akan menggantinya. Da-ran tidak menemukan cincin itu di dalam pangsit-pangsit tersebut.

Tubuh Kyung-joon lagi-lagi menunjukkan peningkatan denyut jantung. Kyung-joon menggenggam tangan Yoon-jae (di dalam tubuh Kyung-joon). Dengan ajaib, denyut jantung tubuh Kyung-joon menurun dan kembali stabil. Kyung-joon merenung di sisi tempat tidur. Perkataan Ma-ri menyadarkannya, ia dan Da-ran tidak bisa mengabaikan Yoon-jae.

“Aku tidak akan menggenggam tangan Da-ran hingga waktu Seo Yoon-jae yang terhenti dimulai kembali. Aku akan menunggumu,” janji Kyung-joon pada kakaknya.

shot0432shot0439

Kyung-joon berjalan pulang ke rumah. Ia menoleh dan melihat Da-ran berjalan di seberang dengan lesu. Ia menelepon Da-ran dan bertanya Da-ran hendak pergi ke mana.

“Oh, aku mencari sesuatu yang hilang,” jawab Da-ran. Tanpa menyadari Kyung-joon berdiri di seberang jalan.

“Apakah kau mencari benda yang dihilangkan Ma-ri?” tanya Kyung-joon.

“Bagaimana kau bisa tahu?” tanya Da-ran.

“Ada di sini. Lihatlah.”

Da-ran menoleh. Kyung-joon mengacungkan cincin itu. Mereka berdiri berseberangan.

shot0443shot0446

Kyung-joon berkata sepertinya hubungan mereka tidak akan bisa berjalan untuk saat ini (karena Yoon-jae), mereka membutuhkan waktu. Masalahnya berapa lama? Ia berharap tidak terlalu lama. Ingatannya akan hilang. Ia khawatir jika mereka berpisah terlalu lama, mereka akan kehilangan kesempatan untuk bertemu dan bersama lagi.

“Aku akan ingat. Jangan khawatir,” kata Da-ran.

Kyung-joon berkata jika perasaannya bertumbuh seperti orang lain yang bisa menemukan perasaan mereka yang hilang, mungkinkah ia bangun tidak benar-benar hilang ingatan dan dapat mengingat Da-ran sedikit saja?

“Perasaanku akan bertambah....hari demi hari...sambil memikirkanmu. Dengan usaha keras, perasaanku akan sangat bertumbuh hingga aku tak sanggup melepaskanmu,” kata Da-ran yakin.

shot0457shot0459

“Benar, keajaiban untuk membuat perasaanmu bertumbuh adalah tanggungjawab Gil Da-ran,” kata Kyung-joon. Ia menutup teleponnya.

Da-ran tersenyum.

shot0468shot0470

Keesokan harinya, Kyung-joon memberitahu Ma-ri kalau ia tidak akan berada di sisi Da-ran saat ia kembali ke tubuhnya. Tapi ia juga tidak akan berada di sisi Ma-ri. Ia minta Ma-ri tidak mengikutinya lagi.

“Aku mengabaikan perasaanmu. Bahkan ketika kau berlari padaku seperti bom waktu, kupikir tidak apa-apa jika aku menghindarimu sebaik yang kubisa. Setiap kali kau berlari padaku, aku tidak akan peduli jika aku menggunakan kata-kata untuk menyakitimu.”

“Kau benar-benar tidak peduli? Tidak satu kali pun?” tanya Ma-ri, patah hati.

shot0480shot0481

“Ya, itulah sebabnya walau kau terus tinggal di sini, aku membiarkanmu. Tapi aku merasa bersalah, jadi aku akan menghentikannya untukmu. Ma-ri-ah...berhentilah datang padaku.” Kyung-joon mengulurkan tangannya.

Dengan sedih, Ma-ri melangkah maju hingga menyentuh tangan Kyung-joon. Untuk terakhir kalinya, Kyung-joon mengetuk kepala Ma-ri.

shot0491shot0495

Ma-ri akhirnya (akhirnya!!) memutuskan pulang ke Amerika. Choong-sik mengantarnya ke bandara. Ia bertanya apakah Ma-ri benar-benar harus pulang mendadak.

Ma-ri berkata ia sudah mendapat sinyal untuk berhenti, jadi ia akan berhenti dan memikirkannya. Ma-ri berjalan pergi.

“Jang Ma-ri!!” seru Choong-sik. Ma-ri berhenti dan menoleh. Choong-sik berlari menghampirinya. Tanpa berkata apapun, ia menandatangani tas Ma-ri.

“Gil Choong-sik!!” seru Ma-ri kaget.

“Benar, aku Gil Choong-sik. Mungkin akan membutuhkan waktu 10 tahun untuk membayar ganti rugi tas ini dengan pizza. Aku akan memberi waktu sebanyak itu untukmu. Tunggulah aku, Jang Ma-ri,” Choong-sik berjalan pergi. Haha...akhirnya Choong-sik sukses bergaya cool^^ Ma-ri tersenyum.

shot0502shot0510

Kyung-joon menemui ibu Yoon-jae untuk membicarakan rencana memberangkatkan tubuhnya ke Jerman. Ia melihat ibu Yoon-jae membaca sebuah buku catatan.

Ibu Yoon-jae berkata catatan itu berisi semua informasi mengenai Kyung-joon dari Da-ran dan Ma-ri. Dan ia sedang mempelajarinya. Ia berkata Kyung-joon sepertinya tukang pilih-pilih makanan.

Kyung-joon menahan senyumnya, ia meminta ibu Yoon-jae memasak untuknya. Ibu Yoon-jae berkata ia tak mahir memasak, apa yang harus ia lakukan.

“Berusahalah sekeras mungkin. Tentu saja ia akan menyulitkan dengan mengatakan makanan itu tidak enak dan tidak mau memakannya. Lihat saja, pasti akan sulit.”

“Aku menantikannya,” sahut ibu Yoon-jae. Kyung-joon tersenyum.

shot0515 shot0529

Kabar gembira datang dari pasangan Guru Na dan Ae-kyung. Mereka akan menikah. Wakepsek memberi selamat ada mereka. Ae-kyung berkata ia akan cuti hamil tak lama lagi. A-aw... MBA??? Wakepsek mengipasi dirinya kuat-kuat, sebentar lagi Da-ran juga akan pindah sekolah...

Ae-kyung mengobrol dengan Da-ran mengenai kepergian Yoon-jae ke Jerman dan kepindahan Da-ran ke Poncheon. Da-ran berkata Yoon-jae akan pergi bersama seluruh keluarganya. Tapi ia akan kembali. Ia akan kembali dalam waktu lama.

“Lalu apa yang akan terjadi?”

“Aku akan memberitahunya kalau aku tidak lagi menunggu jawabannya, apakah ia mencintaiku atau tidak. Aku akan mengatakan kalau aku menemukan orang yang aku cintai.”

shot0531shot0536

Kyung-joon berdiri di ujung tempat tidur tempat tubuhnya terbaring di rumah sakit. Ia teringat bertemu Yoon-jae dalam mimpinya. Ia tersenyum dan berkata tak lama lagi mereka akan bertemu.

Kyung-joon sempat bertemu dengan Se-young. Se-young mengharapkan Yoon-jae sembuh dan Kyung-joon segera sadar. Kyung-joon berkata Yoon-jae yang dikenal Se-young mungkin akan segera kembali.

“Aku telah bersikap tak sopan padamu selama ini, bukan? Perbedaan usianya terlalu besar,” ujar Kyung-joon.

“Apa yang kaubicarakan?” tanya Se-young tak mengerti.

“Waktu kau pertama kali melihatku, kau melakukan ini, bukan?” Kyung-joon mengusap lengan Se-young. “Waktu itu kau seksi. Saat aku kembali lagi nanti, cobalah lakukan lagi pada Seo Yoon-jae.”

Kyung-joon pergi sambil tersenyum penuh arti. Se-young bengong.

shot0002shot0005

Saat sedang berjalan-jalan, Da-ran melihat seorang pengemis tidur di pinggir jalan. Ia memberi sedikit uang untuk pengemis itu tapi sesuatu menarik perhatiannya. Bukan pengemis itu yang menarik perhatian Da-ran, melainkan payungnya. Payung hijau yang tak sengaja ia tinggalkan di bus saat pertama kali bertemu Kyung-joon.

Payung itu sudah rusak. Da-ran mengambil payung itu dan membawanya untuk diperbaiki. Pemilik toko bertanya mengapa payung itu tidak dibuang saja. Da-ran berkata itu payungnya yang telah lama hilang dan baru ia temukan kembali. Payung itu adalah bukti keajaiban.

shot0007shot0010

Da-ran pergi ke rumah Kyung-joon. Kyung-joon sedang menyirami tanaman di kebun, untuk terakhir kalinya sebelum ia pergi. Da-ran bertanya apa Kyung-joon ingat hari di mana mereka pertama kali bertemu.

“Di bus?”

“Hari itu hujan dan aku kehilangan payungku.”

Kyung-joon ingat. Da-ran menyuruh Kyung-joon membuat hujan. Ia membuka payung hijaunya. Da-ran berkata, hujan akan mengembalikan mereka berdua pada hari itu.

Kyung-joon membuat hujan dengan menyiram air ke atas payung Da-ran. Setelah beberapa saat, ia baru ingat payung itu. Da-ran berkata ia telah menemukan payung itu kembali. Kyung-joon ingat karena ia mengejar Da-ran waktu itu.

shot0543shot0550

“Mengejarku? Kau tidak mengejarku karena payung kita tertukar?”

“Sebenarnya aku sengaja menukar payung itu.”

Keduanya naik bus dan duduk dalam posisi yang sama seperti ketika mereka pertama kali bertemu. Kyung-joon berkata waktu itu Da-ran sangat lucu. Saat itu sangat jelas terlihat kalau Da-ran adalah orang yang dibicarakan dalam acara radio.

“Benarkah kau jatuh cinta pada pandangan pertama saat itu?” tanya Da-ran.

“Jangan terlalu berlebihan. Kau hanya sedikit lucu,” sahut Kyung-joon.

shot0556shot0560

Karena payung mereka terlihat mirip, ia sengaja menaruh payungnya di sebelah payung Da-ran. Dan benar saja, Da-ran mengambilnya tanpa memeriksa lebih dulu.

“Tapi anak-anak biasanya melakukan hal seperti itu pada orang yang mereka sukai,” uajr Da-ran. Hehe...bener juga, anak remaja cenderung jahil pada orang yang mereka sukai (ckckck...pengalaman nih??? ;p).

Kyung-joon berkata jika ia memang tertarik pada Da-ran saat pertama kali mereka bertemu, berarti ia bisa saja tertarik pada Da-ran saat mereka bertemu lagi.

“Jika begitu....saat kau kembali nanti, kurasa aku masih di dalam hatimu walau sedikit,” kata Da-ran.

Mereka berpandangan.

shot0562shot0567

Keduanya turun dari bus dan berjalan bersama.

Da-ran berkata sangatlah hebat jika ada keajaiban Kyung-joon teringat kembali padanya begitu mereka bertemu lagi setelah Kyung-joon kehilangan ingatan. Ia membuka payungnya.

Kyung-joon memegang payung itu. Jika di masa yang akan datang saat mereka bertemu kembali Kyung-joon tertarik kembali pada Da-ran, Kyung-joon minta Da-ran tidak melepasnya.

“Jika aku muncul kembali di hadapanmu, walau aku mengeluh dan berulah, bertahanlah dan jangan lepaskan aku.”

shot0570shot0572

“Baiklah,” kata Da-ran sambil tersenyum.

“Katakan padaku perasaanmu seperti saat ini, padaku yang tidak akan bisa mengingatnya. Jika kau melakukannya, kita akan bisa kembali pada saat ini.”

Da-ran memegang tangan Kyung-joon dan melihat jamnya. Ketika ia mengatakan perasaannya, pada saat itu juga mereka akan kembali pada saat ini. Itu mantranya.

shot0584shot0585

Da-ran berusaha menahan tangisnya. Ia tahu saatnya tiba bagi mereka untuk berpisah. Mereka sebaiknya mengucapkan selamat berpisah.

“Selamat tinggal.”

“Aku pergi,” kata Kyung-joon menahan tangisnya,” Semua ingatan ini menghilang, benar-benar tidak masuk akal. Aku akan meninggalkanmu tanpa mengatakannya. Aku akan mengatakannya padamu saat aku kembali.”

Air mata mengalir di pipi Kyung-joon.

“Gil Da-ran, aku mencintaimu....”

Da-ran tersenyum mengangguk dengan mata berkaca-kaca. Kyung-joon menyerahkan payung itu pada Da-ran. Merekapun berpisah.

shot0606shot0608

Satu tahun kemudian....

Da-ran mengajar di sekolah baru. Ma-ri mengirim email mengenai keadaan Kyung-joon dan Yoon-jae. Keduanya kembali ke tubuh masing-masing dan tak ingat apapun setelah kecelakaan itu. Kyung-joon bahkan tidak menanyakan tentang Da-ran. Eh, apa mereka baru bertukar kembali setelah satu tahun?? Lama bener....

Ma-ri memberitahu kalau ia menepati janjinya pada Kyung-joon dengan tidak menceritakan apapun mengenai Da-ran. Sementara itu Da-ran berkata dalam hatinya ia pun akan menepati janjinya, untuk terus mengingat Kyung-joon.

shot0620shot0625

Kondisi Rabbit membaik dan bisa keluar dari rumah sakit (gonna miss Teddy Bear and Rabbit >,<). Ae-kyung hamil besar dan bahagia bersama Guru Na. Mereka tetap menjadi guru.

shot0631shot0636

Choong-sik menjadi master pangsit. Ia rutin mengirimkan pangsit pada Ma-ri. Suatu hari, ia keluar untuk mengirim pangsit pada Ma-ri dan terkejut saat melihat Ma-ri berdiri di depan restoran.

shot0644shot0650

Ma-ri berkata Ashley sangat suka dengan pangsit Choong-sik. Siapa Ashley? Anjingnya Ma-ri^^

“Syukurlah kalau anjingmu yang berharga menyukainya,” ujar Choong-sik Ia bertanya ada apa Ma-ri ke Korea. Ma-ri memenangkan hadiah lomba fotografi. Rupanya keahlian paparazzi yang diperoleh Ma-ri akibat mengekori Kyung-joon berguna juga^^

Choong-sik berkata ia belum memiliki satu foto pun dengan Ma-ri, bolehkah mereka berfoto bersama hari ini? Ma-ri bersedia. Choong-sik senang sekali. Mereka berfoto bersama (ini sih lagi-lagi promosi Galaxy S3^^)

shot0662shot0672

Choong-sik bertanya apakah Ma-ri pernah memakan pangsit buatan buatannya. Berapa poinnya?

Ma-ri terdiam sejenak. “Satu.”

Choong-sik senang bukan main. “Akhirnya satu poin!!”

Ia akan terus mengirimkan pangsit pada Ma-ri hingga poinnya menjadi dua. Ma-ri bergumam Ashey-nya akan mirip babi jika terus-terusan makan pangsit.

shot0675shot0678

Da-ran berjalan-jalan melewati rumah Kyung-joon. Eks rumah Kyung-joon. Sekarang rumah itu ditempati sebuah keluarga. Pemilik rumah melihat Da-ran melongok dari luar tembok. Da-ran menjelaskan ia kebetulan lewat. Ia pernah tinggal di rumah itu dan semuanya masih terlihat sama.

Setelah Da-ran pergi, anak pemilik rumah berkata pada ibunya bahwa ada seorang kakak laki-laki yang mengatakan hal yang sama beberapa waktu lalu. Namun kakak laki-laki itu berkata ia pernah tinggal sendirian di rumah itu (artinya Kyung-joon tidak ingat pernah tinggal di sana bersama Da-ran).

shot0683shot0684

Da-ran membuka payungnya karena turun hujan. Ia naik ke dalam bus. Radio membacakan surat seorang pembaca.

“Hari ini adalah hari ulang tahun orang yang kucintai, tolong ucapkan selamat padanya.” Penyiar radio mengucapkan selamat ulang tahun pada semua orang yang berulang tahun pada hari ini. 24 Juni.

“Kyung-joon, selamat ulang tahun,” gumam Da-ran sambil tersenyum.

“Bulan depan aku akan mengunjungi orang yang tinggal sangat jauh untuk memberinya ucapan selamat datang kembali, yang tidak bisa kuberikan setelah waktu lama. Orang itu tidak akan ingat kami pernah bertemu, tapi aku akan mengatakan semua yang kuingat,” lanjut si penyiar membacakan surat pembaca. Surat Da-ran.

Da-ran melihat jamnya. Pukul 10.10. Radio mengkonfirmasi jam yang sama.

shot0689shot0692

Da-ran melihat ke bawah, ada dua payung hijau yang mirip. Da-ran tersenyum, lalu turun dari bus.

Belum lama ia berjalan terdengar seseorang memanggil namanya.

“Gil Da-ran!!”

Da-ran berbalik. Seorang pria berlari berlindung ke bawah payung Da-ran. Da-ran terpana. Kyung-joon!!

shot0695shot0696

Kilas balik saat pertemuan mereka terakhir: Kyung-joon saat itu meminta Da-ran tidak melepasnya jika ia mengejar dan tertarik kembali pada Da-ran.

Da-ran tersenyum, “Halo, Kang Kyung-joon.”

“Gil Teacher, lama tak berjumpa. Aku hanya ingin menanyakan sesuatu karena aku penasaran.”

“Aku tahu kau datang untuk menggodaku,” kata Da-ran.

“O-ow, kau berlebihan. Mengapa bersikap berlebihan?” ujar Kyung-joon. Ia berjalan pergi meninggalkan Da-ran.

shot0704shot0707

Da-ran teringat perkataan Kyung-joon. Jika Kyung-joon mengeluh dan membuat ulah, ia minta Da-ran tidak melepasnya pergi.

Da-ran berlari mengejar Kyung-joon dan memegang tangannya.

shot0709shot0713

Ia juga ingat Kyung-joon memintanya mengatakan perasaan Da-ran saat mereka bertemu kembali. Dengan begitu, mereka akan kembali pada saat itu, saat Kyung-joon ingat semuanya.

Da-ran tersenyum pada Kyung-joon. Jam menunjukkan jam 10,10.

Kilas balik:

“Aku mencintaimu,” kata Da-ran.

“Seketika itu juga hatiku akan seperti saat ini. Perasaaku akan bertumbuh sekaligus, seperti sebuah keajaiban.”

Keduanya tersenyum.

shot0722shot0723

The end.

Komentar:

Jadi, Kyung-joon atau Yoon-jae? Jelas Kyung-joon. Happy ending? Yup, happy ending. Seperti Kyung-joon bilang, saat Da-ran mengatakan perasaannya lagi, maka Kyung-joon akan ingat semuanya. Dan aku yakin itu yang terjadi. (wajah Kyung-joon sengaja tidak diperlihatkan agar orang tidak berpikir itu Kyung-joon dalam tubuh Yoon-jae, hanya saja sayangnya tidak diperlihatkan Kyung-joon yang diperankan Shin, mungkin untuk menghindari kontroversi karena perbedaan usianya dengan Min-jung terlihat jelas….hmmm, padahal ngga apa-apa ya, cocok-cocok aja kok Winking smile)

shot0718shot0716

Walau ending drama ini terasa sedikit membingungkan, tapi percakapan di antara tokohnya menggambarkan apa yang terjadi di masa yang akan datang.

Yoon-jae akan kembali pada Da-ran tapi Da-ran akan mengatakan kalau ia tidak lagi menunggu jawaban Yoon-jae dan sudah menemukan orang lain yang ia cintai.

Yoon-jae sepertinya akan bertemu Se-young dan Se-young akan melakukan tips Kyung-joon. Mungkin saja mereka akhirnya bersama.

Kyung-joon tidak ingat pada Da-ran, tapi dalam hatinya tersimpan sedikit perasaan itu. Ia lupa hubungannya dengan Da-ran tapi bukan berarti ia tidak ingat Da-ran sama sekali karena Da-ran yang ia ingat sebelum kecelakaan adalah gurunya dan mungkin saja wanita yang ditaksirnya (walau ia tidak mau mengakuinya).

Da-ran akan menceritakan semuanya pada Kyung-joon, dan yang terutama mengungkapkan perasaannya pada Kyung-joon. Dan seperti keajaiban, Kyung-joon akan ingat semuanya dan mereka kembali bersama.

Lalu Choong-sik akan terus membuat pangsit dan mengirimnya pada Ma-ri. Poinnya akan bertambah menjadi dua. Dan Ashley menjadi mirip babi!! ^o^

Walau happy ending, aku tak bisa memungkiri kalau endingnya terasa datar. Segalanya terasa tidak pas. Gurauan tidak terasa lucu dan yang seharusnya mengharukan tidak terasa mengharukan.

Aku merasa penulis berusaha menyelesaikan semuanya dalam 1 episode terakhir namun tidak bisa menyelesaikan semuanya dengan baik. Setiap konflik diakhiri setengah-setengah, hanya mengandalkan imajinasi penonton. Sangat disayangkan untuk drama yang awalnya begitu membuat penasaran dan terlihat menjanjikan.

Lalu, apakah aku akan merekomen drama ini? Tidak pada semua orang. Bagiku drama ini berakhir di episode 12^^

56 komentar:

  1. I agree with u..kak fanny
    terasa datar..bahakan di negara asalnya saja (korea) di eps terakhir ini menjadi kontroversi ..karena drama yang awalnya membuat penonton melambung tiba2 membuat penonton jatuh seketika.. Ckckck
    drama yang awalnya direkomendasikan untuk di tonton sekarang masih dipertimbangkan...huh
    padahal aku udah sneng krna yang main gong yoo..
    Tapi aku jga berterimakasih sama hong sister karna dia berusaha mengikuti realita..kan kasian mereka kalo di judge habis habisan hanya karna 1 drama ini..padahal drama mereka yang lain smua selau dpt award.. :)

    Oh ya kak fanny..gomawo udah nyelesaiin drma ini...:)

    selanjutnya apa nih?? :D
    -Diva-

    BalasHapus
  2. sy g ngikutin sinopsisnya dr episode 10..
    kcewa KJ nya g bangun2 :(

    selanjutnya apa mba fanny ... ? :D

    -tita

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. selesai juga.. tapi msh menyisakan tandatanya ??
    Thanks y mba sdh buat sinopnya sampe selesai,, ditunggu sinop berikutnya..^_^ (kira2 mau buat sinop apa nih?)

    BalasHapus
  5. Endingnya cukup membuat q kecewa mbak....banyak masalah yg menurut q gak terselesaikan di sini..mulai dari pertukaran jiwa yg menjadi poin penting di serial ini malah gak dilihatin alias offscreen..reaksi yon jae ketika bangun..ama tentunya yg KKJ asli gak dilihatin..(ngarep bgt aq..hehe)
    Dari awal aq udah mastiin ini bakal jdi salah satu drama favorit q...tp stelah tau endingnya jdi mikir2 lagi kayaknya..hehe.
    Makasih ya mbak Fanny...tetep semangat ditunggu sinop slanjutnya ^__^

    BalasHapus
  6. Setuju, mestinya wajah Shin diperlihatkan terakhirnya, ya...mungkin make up-nya agak dituain dikitlah...hehehe... Aku pribadi suka dengan ending-nya, mengasah kemampuan berpikir...Trimaksih atas sinopsisnya :)
    (Marie Jo)

    BalasHapus
  7. Selanjutnya sinopsis apa nih? Arang? Ditunggu...:)
    (Marie Jo)

    BalasHapus
  8. dalam satu tahun ada kemungkinan KJ tambah tinggi dan mukanya jadi lebih mature. belum begitu mirip YJ. tapi pastinya udah ga bisa diperanin lagi oleh shin. krn mukanya anak-anakan banget sih. imut. hahaha. jadi mungkin itu sebabnya wajah KJ gak diliatin.
    tp jelas banget itu gong yoo dari belakang. :))))
    shin kan kulitnya putih.. trus itu tangan sama bentuk tubuhnya juga bukan shin. itu gong yoo XD

    BalasHapus
  9. Halo mba fany, salam kenal ya. Aku silent readernya blog mba #ngakudosa

    Thanks for the BIG, helps me a lot. Kagum deh sama komentar mba fany + analisa2nya. Bikin aku ga bosen bolak balik cek blog mba..

    Curhat dikit ah..
    Aku agak kecewa sama BIG ini, padhal ini Hong Sisters, Sassy Girl Chun Hyang sodara2, KDrama favorit aku sepanjang masa #seriusloh. Kalo BIG semua kerasa dipaksain, waktu mereka ketawa aku malah nguap, waktu mereka nangiss aku Ga mau ikutan. Akh, pokonya Ga Hong Sisters banget deh.
    Cuma pas episod 5 awal yg bener2 aku suka. Keren..

    Wah, kepanjangan ya mba. Maaf ya, mau curhat soalnya. Hehe
    Buat mba fany, keep writing ya mba (∩_∩)

    BalasHapus
  10. Sampai akhir pun masih berusaha mencari sesuatu yg "tidak mengecewakan" dr drama ini, but I can't deny that it's so dissapointed me. Buat apa dibikin drama klo semuanya terserah imajinasi penonton, hffuutthh,...
    But, setidaknya mendengar suara Gong Yoo oppa di special OSTnya, bisa mengobati kekecewaan itu, hehe...
    Suka bgt sama lagunyaaaa ^.^

    Kangen mb Fanny ^.^

    BalasHapus
    Balasan
    1. samaaa^^ sampe akhir berusaha mencari sesuatu yang "tidak mengecewakan", too bad....
      jika pemerannya bukan goong yoo mungkin aku sudah menyerah untuk episode-episode akhir :p

      Hapus
  11. jiwa nya ga bs pd balik ke masing2 soalnya foto lukisannya keburu robek sm teddy bear n rabbit...hee...ksian amat yahhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurutku mereka balik ke tubuh masing-masing karena gambar malaikat itu tidak hanya pada gambar yang dipegang Rabbit dan Teddy Bear tapi juga pada buku Miracle.

      Hapus
  12. @all: gomawo sudah setia membaca sinopsis Big dari awal hingga akhir. Aku selalu membaca semua komentar dan komentar teman-teman selalu membuatku bersemangat untuk terus menulis^^ thank you so much...love you all ^o^

    Untuk proyek selanjtnya, sedang dipikirkan dan mudah2an segera terlaksana. Mianhae untuk sementara aku belum menulis lagi karena "asisten pribadi" belum balik hehehe :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya gpp mb fanny ttp setia ko menunggu.hehehe..ttp smgt ya mba fanny.^^ (fe)

      Hapus
  13. Endingnya berasa tanggungsayang banget pdhal rame diawal...

    BalasHapus
  14. mbak fanny bikin sinop five fingers donk^ ^ penasaran bgt,krn rattingnya lbh tinggi dr may queen..

    BalasHapus
  15. Haloo salam kenal ya, Kak fanny aku mau numpang promote blogku.
    kalau ada yang mau baca sinospsi arang and the magistrate bisa mampir ke sini http://keysworldstory.wordpress.com/2012/09/04/sinopsis-arang-and-the-magistrate-%EC%95%84%EB%9E%91-%EC%82%AC%EB%98%90%EC%A0%84-2012-episode-01/

    selamat membaca. oh ya ka fanny buat sinopsis faithnya donkkk....

    BalasHapus
  16. Saya juga merasa ending nya agak tanggung...jadi saya mencoba untuk membuat ending sendiri, jika berkenan mohon dibaca ya, Sinopsis BIG episode 17 ^^
    http://diahedogawa.blogspot.com/2012/09/sinopsis-big-episode-17-end-special.html

    BalasHapus
  17. Shin cuma jadi pangeran tidur.... :3

    BalasHapus
  18. SAYA SETUJU.... SAMPEK GAG BISA TIDUR CUMA MIKIR ENDINGNYA...
    RAHASIA2NYA BELUM BANYAK YANG TERUNGKAP...
    PADAHAL TAK BELA2IN NANGIS NONTON TUH DRAMA... HIKS HIKS...
    KURANG MANTAB. MASIH MANTAB AN ROOFTOP PRINCES UNTUK URUSAN ENDING... HAHAHAHA...
    THANKS, SETELAH BACA INI, SAYA JADI SEDIKIT LEGA... TERNYATA ITU KYUUNG JOON, KATANYA DAH BALIK, EH KOK JADI TUA LGI... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hah? rooftop princes, itu lebih ngecewain lagi menurut aku. endingnya gak jelas -_-

      Hapus
  19. ending nya sangat mengecewakan, padahal awal nonton drama ini, aku punya ekspektasi yg besar klu drama ini bakal booming di indonesia klu tayang, tapi kayaknya gak bakal dech...

    BalasHapus
  20. jujur aku bingung.
    ada yang bisa ceritain kah maksud ending nya?

    kj dan yj udah balik ketubuh masing2..
    jdi sebenarnya di akhir itu kj ato yj?tubuhnya yj..

    saya bingung..:)

    BalasHapus
  21. kesimpulannya cuma satu : "ITU KELIATAN BANGET (DI ENDING) TANGANNYA BANG GONG YOO" :D

    tapi koq aku kasian sm Yoon Jae..cintanya blm tersampaikan..krn sebenarnya mereka saling mencintai..hanya salah paham aja..da-ran yg "terlalu" mencintai (/kagum?) yoon jae berusaha tampil sempurna di depan yoon jae,jd kesannya jaim dan ga tampil apa adanya..padahal yoon jae jth cinta pd pandangan pertama dg da-ran itu krn ia wanita yg apa adanya -yg ceroboh dan lucu-,tp pd saat menjalani hub dg da-ran, yoon jae mengenal da-ran yg lain -yg jaim-,,menurutku (klo ga ada KKJ yg msk dlm kehidupan cinta DR & YJ) mereka butuh waktu sblm menikah (aku kira hub mereka dah berjln tahunan trs memutuskan utk menikah,,trnyata br dlm hitungan bulan) pantas aja msh ada keraguan di hati YJ..krn itu cinta mereka butuh "dipupuk" lbh byk... (tp KKJ muncul dan menhancurkan cinta da-ran,,hehehe peace bwt yg pro ma KKJ ^^V)..sayang banget...kayaknya yoon jae sgt mencintai da-ran (krn love at first sight tu ga gampang hilang loh,,sungguh disayangkan)..andai aku adl Hong bersaudara,,akan kubuat da-ran menerima ketulusan cinta YJ yg sesungguhnya...hihihihi..dan itu belum terungkap (sampe jiwa YJ di tubuh KKJ meneteskan air mata T,T)..poor yoon jae..
    TAPI siapapun yg sama da-ran pd akhirnya, aku ga peduli yoon jae ato kyung joon yg jelas pemerannya sama "bang gong yoo" hihihi,,,itu yg bkin aq puas ma drama ini.. :D

    like this couple
    http://d1i45kki000yqu.cloudfront.net/wp-content/uploads/2012/06/18897-lee-min-jung.jpg

    BalasHapus
  22. jadi bete liat endingnya,,,,yoon jae g diberi ksempatan sama sekali untuk mengungkapkan perasaannya....huff

    BalasHapus
  23. aku kira endingnya yoon jae kembali ketubuhnya terus hidup bahagia sama da ran,...tapi malah kkj,... aku jadi bingung,....

    BalasHapus
  24. Ga ngerti di Ending,,, :(
    Sayang banget padahal ceritanya bagus, konflik batin,
    kalo sama KKJ harusnya tubuhnya KKJ dong. terus SYJ yang asli kemana??
    Huaaaa......... :(

    BalasHapus
  25. wah... Jadi puas baca sinopsis ini, jd tau ending yg sesungguh nya ... Padahal aku udah kecewa bgt liat ending nya 'menggantung' bgt, tp ak tetap ngambil kesimpulan kayak mba fanny aja, biar gk bikin nyesel nonton nya. Thanks mba, salam kenal^^

    BalasHapus
  26. ini drama kedua yang gw benci karena endingnya gak jelas selain ending rooftop prince

    BalasHapus
  27. baru baca sinopsisnya, akhirnya kelar, tp crita nya trlihat egois, enak bgt cwe nya, cinta sm yon jae, trus bs dgn mudah sm kyung joon, tp ya itu lah drama hahaha.. gmn pun ty fanny <3

    BalasHapus
  28. Mbak keren banget saya ga. Nyangka ada orang serājin mbak... ťerima kasih mbak sudah membantu. Hehehe jadi yg aktingx full YJ ya mbak KKJ nya cuman tiduran doank sayang hm...

    BalasHapus
  29. endingnya kurang bagus... masa wajah KKJ yang terakhir tdk di perlihatkan siihh ?? gantung banget,, padahal pastinya baguss klo wajahnya di perlihatkan :(

    BalasHapus
  30. makasih mbak fanny udah ngasih alternatif dan pemikiran2 positif mengenai ending film ini, jujur aku penasaran banget sama endingnya soalnya kan pas awal2 film bikin penasaran banget tuh,tapi lama2 kok jadi ga ngerti alur ceritanya, ditambah endingnya yang bikin bingung, ternyata bukan cuma aku doang yang kecewa dan bingung hehehe ^^ tapi sedih ih yoon jae perasaannya gatau mau dibawa kemana gt :'(
    (Tika)

    BalasHapus
  31. akhirnya bukin gantung banget..,ku kira awalnya seru eh..malah gak jelas gt
    padahal pertama liat,ku dah ketawa ngakak..
    tapi setelah liat endingnya kok gt ya?

    BalasHapus
  32. Kecewa ma endingy
    Harusy diperlihatkan sosok KKJ ssungguhy.
    Ga serrrrruuu ......

    BalasHapus
  33. Sinopsisnya sangat membantu. Emang sih terlihat ngga adil buat yoonjae krn perasaannya ke daran belum diungkap. Sedih banget pas liat yoonjae dlm tubuh kyungjoon yg nangis itu. Kacian kaaan, mending yoonjae ama aku ajah. Hahaha.. Best scene drama ini kayaknya pas yoonjae 'hampir' bertukar tubuh lagi sama kyungjoon. Aku terharu liatnya Hiks! :")

    BalasHapus
  34. yaah sdih liat ending yg spt ini ;(

    BalasHapus
  35. Aku nonton sampe episode 13 dan nyerah, karna kecewa sangat sm drama ini. Loncat deh ke episode terakhir buat tahu endingnya, eh tambah kecewa lagi. Ceritanya bener2 mengecewakan, nggak adil buat Yoon Jae. Da Ran itu cinta pertamanya, bukan salah Yoon Jae dia bertukar jiwa dan bikin Da Ran deket sama Kyung Joon. Udah gitu pake salah paham lagi. Kirain aku habis Da Ran tahu dia salah paham sama Yoon Jae, dia bakal nyesel dan balikan lagi, eh ternyata enggak, itu yg bikin aku sebel banget. Kenapa dia bisa segampang itu berpindah hati? Kasian kan Yoon Jae yg koma lama banget, tapi enggak bisa bilang jawabannya ke Da Ran (well, kalo dijawab pun Da Ran kan udah berpaling). Harusnya bikin Yoon Jae beneran selingkuh, supaya ada alasan buat Da Ran berpindah hati. aku nangis cuma saat bagian Yoon Jae, dimana dia tulus akan segalanya buat Da Ran, apalagi pas dia nangis dalam tubuh Kyung Joon yang koma. Selain itu aku malah marah2 gak jelas karena kecewa sama drama ini. Kalo yg lain cuma kesal sama endingnya, aku kesal dari awal. Gimana mereka bikin cerita jawaban Yun Jae yg ngegantung, sampai akhirnya dia gabisa bilang sama sekali jawabannya sampai akhir.
    Itulah unek-unekku atas drama ini. Aku bertahan sampai episode 13 cuma pengen lihat Yoon Jae yang ntar bakal sadar dalam tubuh aslinya, ternyata MENGECEWAKAN!!! Pokoknya drama ini bener2 mengecewakan!

    BalasHapus
  36. LOH KAN DARI EPISODE PERTAMA udah keliatan kalo Yoon-Jae enggak suka sama Da-ran. Ia mau menikahi Da-ran karena rasa bersalahnya, si Yoon-Jae lebih terlihat suka sama Se-Young -,-

    BalasHapus
  37. Aku baru nonton drama ini. Dan zonk! Ending'ny mengecewakan bgt!!! Dr awal yonjae suka sm da-ran, diawalnya emg dibikin bingung, tp pas pertengahannya dibuat jelas bgt kalo dia suka sm da-ran. Daaan.. Sama kaya lainnya, kecewa karna yonjae ga dikasi kesempatan buat jawab pertanyaan da-ran, udh gitu tetep aja gmn gitu rasanyaa da-ran sm KKJ. Biarpun tubuhnya gong yoo, ttp aja imajinasi qta ke si KKJ -..-
    The baddest ending drama ever! Ga jelas!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setujuuuuuuuu baddest drama geje

      Hapus
  38. Aq krg mngrti dgn kmentar2 yg mngtakan akhir dri drma ini "buruk" dan krh jlas?
    Mnrutku lbh krg jls end dri drakor "fashion king" itw lbh nyesek lgi endingnya,
    *eh,kok mlh ngbhas drama laen -_-||)
    Yg q tw inti dri akhr ini, daran akhrny br1 lg dg KKJ, well, bknkh ini happy end, krna emg mreka br2 karakter utama?
    Tp sygnya d akhr epsode ini pnulis tdk mngisahkan apa yg trjdi dg yoon-jae, dn tdk mnylesaikn akhr mslh yg mnggantung ttg apa yg yoonjae ingn smpaikan pd daran wktu itw, mkanya pnonton byk yg bingung.
    Apapun itw,,,aq ttep ska akting aktor goong yo dlm mmrankan prtukaran arwah "remaja" dan "dewasa".
    Efek prbedaannya jelas trlihat,
    Tdk sprti drama yg srupa dgnnya "secret garden" aq tdk bsa mnkmati peran arwah pria dan wanita yg trtukar, krna si wanita mlh trlht lbh "genit" d tbuh pria dbandingkan saat dy ada dtbuhny sndri bknkah dy cewek tomboy pmeran pengganti?
    But, yg aq heran kok yg lbh booming mlh secret garden dbnding drama big?
    It's just
    ...magic ^^

    BalasHapus
  39. Rofftop prince suka
    Big jg suka
    Tp ending fashion king emg nyebelin.
    Sbnrny dah dr prtengahan 2012 nonton drakor ni, cm bingung ama end ny, jd bru 2014 ini nyari sinopny, krn kurg lbh 2 th aye bingung endingny gmn..? Ehmm whatever daran tetep ama yong go oppa... walau namanya kkj tp tetep yg meranin yong go oppa.. suka... :)

    BalasHapus
  40. Drama yang nggak aku tonton Endingnya hehehe :)
    SEGERA TAYANG di INDOSIAR baru liat promonya :)
    Kayanya slot subuh yg di pakai

    BalasHapus
  41. Hmmm..... Aku sih lebih setuju kalo gil da ran sama yoon jae lagi. Kalo gak, yaaa jiwa kkj gak usah balik lagi ke tubuhnya. Gong yoo sama lee min jung benar benar pas :")

    BalasHapus
  42. Aku enggak suka endingnya.. aku kebih suka Kyung Joon (Shin Won Ho) sama Ma Ri (Bae suzy) :( Kecewa.. :'(

    BalasHapus
  43. kasian mari gk sama siapa-siapa,
    hrusny daran ama yoon jae,
    mari ama kyung joon...
    (td malem br tamat d indosiar)

    BalasHapus
  44. Menurut ku sih proses pertukaran jiwa kyung joon ma yoon jae ga berhasil, dan jiwa kyung joon masih ada dalam tubuh yoonjae..sementara yoonjae tetep koma ato kalo gak disuntuk mati cos ga sadar2 (imajinasi liar hahah).Dari endingnya keliatan kok kalo yg dibawah payung itu tubuh yoon jae bukan kyung joon, klopun mau dibuat dewasa biasanya wajah yang dibikin tua bukan body yg diganti..apalagi cm selisih setahun. Walopun yoon jae ga bisa menyampaikan perasaannya secara langsung tapi Daran pasti tahu klo yoonjae mencintainya,, tapi apa daya yang ada disisinya sekarang adalah kkj dalam tubuh yoonjae, lama2kan luluh juga hehe..walo telat..Gomawo eoni ((: #habis nonton rerun di kbs2

    BalasHapus
  45. Drama buruk dan berbelit2, kasihan yg nulis sinopsis, yg baca sma yg nonton.

    BalasHapus
  46. Udh lama tau tentang drama ini tapi baru mutusin nntn malam ini ( hahaha ketinggalan bgt ya baru 2015 nntnnya ) ..tapi syukur lah baru nntn sekarang toh akhirnya aku menyerah hanya di episode 3 hahahaa karna agak penasaran sama endingnya jd mutusin loncat baca sinopsis endingnya dan ternyata BAD ENDING ! Karna aku termasuk pendukung yoon jae. Arghh kasian yoon jae..karna endingnya bukan sama yoon jae jd mutusin ga lanjutin nntnnya ahh ..finish episode 3 ~...menurut dari komen lain yg aku baca, aku yg paling cpt menyerah sama drama ini..!hahahaa ^^.....

    salam kenal mba fanny ...

    Silent reader yg akhir komen karna kecewa berat sama drama yg satu ini..dari banyak judul drakor yg aku tonton ini yg paling memgecewakan selain DISCOVERY LOVE & SURPLUS PRINCESS.

    BalasHapus
  47. Sumpah gak sreg bnget sma akhirnya. Bngung kok gitu akhirnya. Tpi menurutku kok bnyak yg masih nggantung ya. Soalnya masih bnyak pertanyaaan yg rasanya blm ada jwbannya. Jdi bngung kan. Aku berharap akhirnya kkj terbngun. Nah aku juga berhrap endingnya lebih baik atau emng penlisnya terburu" jdi semua hal di selesaikan pda episode akhir tp bnyak yg ga selesei. Ini sih menut org awam kya aku yg biasanya cinta bngt sma drkor. Tp agak kcewa ma drakor ini.
    Semangt mbk fanny ditunggu sinopsis lainnya.

    BalasHapus
  48. ratna kartika26 Juni 2015 00.30

    Ni drama emang sangat2 mengecewakan. Karna menurut komen2 yg aku baca diatas, disini terbagi mnjd 2 pendukung (?) yg satu pendukungnya yongjae dan satunya pendukung kang kyung joon. Bagi pendukungnya yj wajar aja ngerasa ngga adil bagi yj, karna sampe akhir episode ttp ga pernah dijelaskan gimana kelanjutan dr perasaan yg mau diungkapksn yj ke da ran. Gantung bgt.
    Dan bagi pendukungnya kkj, ttp juga ngerasa kecewa, krna walaupun sudah jelas endingnya da ran sama kj, tp badannya ga berubah ke wujud asli kkj aka shin wonho melainkan ttp di wujudnya yongjae. Aku sebagai fans shin ngerasa kecewa bgt karna dr episode 2 sampe akhir, shin cuma dapet peran tidur. Ga adil. Itsbthe worst drama ever. Padahal aku suka semua pemainnya.

    BalasHapus

Terima kasih komentarnya^^
Maaf aku tidak bisa membalas satu per satu..tapi semua komentar pasti kubaca ;)