Thursday, 3 September 2015

Sinopsis Scholar Who Walks The Night Episode 12

ki-00152

Sung Yeol mencekik Yoon dengan mengangkatnya. Yoon menghunus pedangnya ke leher Sung Yeol dan berkata Sung Yeol tidak ada bedanya dengan Gwi.

Yang Sun melihat mereka dan terkejut. Sung Yeol menunduk agar Yang Sun tidak melihat matanya yang merah menyala. Ia melepaskan Yoon dan berusaha mengendalikan dirinya hingga matanya kembali normal.

Yoon bertanya mengapa Yang Sun ada di sini. Yang Sun balik bertanya apa yang sedang terjadi. Ia melihat kotak kuas miliknya yang terjatuh dari jubah Yoon dan memungutnya. Ia heran mengapa kotak itu ada di sini. 

In Ho datang dan memanah Sung Yeol. Sung Yeol menangkap panah itu dan melempar balik hingga panah menancap di pohon sebelah In Ho. Ia cepat-cepat membawa Yang Sun pergi. Yoon mencegah In Ho untuk mengejar mereka.

ki-00006ki-00008

Yang Sun lagi-lagi kena marah karena keliaran. Tapi ia tidak peduli. Ia bertanya mengapa Sung Yeol bisa bersama Yoon. Sung Yeol memberitahunya bahwa mereka akan menggabungkan kekuatan mereka untuk melawan Gwi. Tapi ia dengar Raja dan Yoon telah tunduk pada Gwi.

Ia juga memberitahu kalau ia menyuruh Yoon datang ke Hwayanggak jika masih ingin melawan Gwi. Tapi sampai akhir ia tidak datang.

“Jika Pangeran Mahkota benar-benar tunduk pada Gwi, aku tidak akan bisa memaafkannya,” kata Yang Sun. “Tapi aku percaya ia bukan orang seperti itu.”

Ia mengaku ia melihat Yoon saat terakhir kali ke Hwayanggak. Dan Yoon sepertinya sedang mencari seseorang. Tapi karena ia masih marah, ia pura-pura tidak melihat Yoon. Ia juga memberitahu Sung Yeol kalau kotak kuasnya sama persis dengan kotak kuas Yoon.

“Ia bilang hanya ada 2 kotak seperti ini di dunia dan ia sedang mencari teman masa kecilnya. Ia seharusnya menanyakannya tadi tapi ia tidak bisa (karena Sung Yeol keburu membawanya pergi).”

Sung Yeol berkata mereka belum tahu apa maksud Yoon mencari tempat mereka jadi sebaiknya Yang Sun tidak keluar rumah dulu untuk sementara.

ki-00014 ki-00015

In Ho bertanya pada Yoon mengapa Yoon tidak menyelamatkan Seo Jin dan membiarkan vampir itu membawanya. Yoon bingung apa maksud perkataan In Ho. In Ho berkata anak yang dibawa Sung Yeol barusan adalah Seo Jin.

“Apa kau tidak salah? Jin adalah anak laki-laki.”

“Seo Jeong Do membesarkan puterinya dengan disamarkan menjadi anak laki-laki.”

In Ho berkata Pelajar Seo beralasan keluarganya sulit mendapat anak laki-laki turun temurun. Tapi ia yakin ada alasan lain.

Yoon terkejut. Yang Sun….adalah Jin?

ki-00017 ki-00018

Hak Young bergabung dengan mereka. Yoon berkata orang tadi adalah vampir yang membantu Pelajar Binal. In Ho heran Yoon mengenal Sung Yeol. Yoon berkata Sung Yeol pernah membantunya saat ia menjadi Pelajar Binal. Ia berkata Sung Yeol memiliki jurnal itu dan menyuruhnya mencarinya jika ingin melawan Gwi.

In Ho langsung tidak setuju karena Sung Yeol mungkin pembunuh Pelajar Seo. Lah kalau masih mungkin kok langsung maen serang aja sih >,<

Ia yakin Sung Yeol mendapat jurnal itu dengan memperalat Yang Sun. ia mneganggap Sung Yeol tidak ada bedanya dengan Gwi karena sama-sama vampir. Tapi Hak Young tidak berpendapat sama. Ia mengingatkan kalau Sung Yeol sudah membantu Yoon selama ini.

Yang Sun sendiri bertanya-tanya apakah ia teman masa kecil Yoon. Tapi teman masa kecil Yoon kan anak laki-laki?

ki-00021 ki-00023

Yoon melihat Hye Ryung saat sedang berjalan-jalan. Ia menghampirinya untuk meminta maaf atas sikapnya saat mereka terakhir kali bertemu. Hye Ryung berkata ia mengerti mengapa waktu itu Yoon marah. Ia bisa saja dianggap terlibat Pelajar Binal dan dikira pengikutnya. Ia merasa malu.

Yoon berkata meski Pelajar Binal pantas dihukum, apa kesalahan para pengikutnya? Pasti ada alasan mengapa mereka menjadi pengikutnya. Semua itu karena negara ini tidak stabil. Jika saja Raja mengurus negara dengan baik, semua ini tidak akan terjadi.

Hye Ryung bertanya apakah Yoon tidak takut membicarakan Raja blak-blakan seperti itu (perlu diingat, ia sedang pura-pura tidak tahu kalau Yoon adalah Pangeran Mahkota). Keduanya tertawa.

Tiba-tiba Yoon melihat ada seorang berpakaian hitam-hitam menembak ke arahnya. Ia cepat-cepat menarik Hye Ryung untuk melindunginya. Pemanah itu kembali menarik panah. Kali ini Hye Ryung maju ke depan. Akibatnya ia terpanah karena melindungi Yoon.

Yoon langsung memerintahkan para pengawalnya untuk mengejar pemanah itu.

Tapi ternyata itu hanya akal-akalan Hye Ryung. Pemanah itu sebenarnya adalah anak buahnya.

ki-00034 ki-00039

Yoon menjagai Hye Ryung yang tak sadarkan diri. Hye Ryung terus mengigau meminta ayahnya menyelamatkannya dan ibunya.

Ia terbangun dan melihat Yoon. Yoon berkata jika panahnya masuk lebih dalam lagi, nyawa Hye Ryung mungkin tidak akan terselamatkan. Tapi tabibi sudah merawat Hye Ryung dengan baik dan tidak akan ada apa-apa.

Hye Ryung berterima kasih. Yoon berkata ia yang seharusnya berterima kasih. Panah itu ditujukan padanya tapi Hye Ryung malah menerima panah itu dengan tubuhnya. Hye Ryung bertanya kenapa ada orang yang hendak membunuh Yoon. Yoon berkata ia memiliki banyak musuh jadi ia tidak tahu siapa pelakunya.

ki-00041 ki-00042

Hye Ryung beranjak ingin pergi tapi Yoon menahannya. Ia berkata ia tidak mau lagi ada orang terluka karenanya. Hye Ryung berkata ia harus pergi. Ia akan menikah jadi ia tidak mau ada rumor beredar.

Yoon meminta maaf. Hye Ryung berkata ini hanya pernikahan politik yang tidak ia inginkan. Yoon bertanya apakah Hye Ryung memiliki masalah.

“Anak perempuan dijual karena ayahnya serakah akan kekuasaan. Tidak ada alasan yang khusus,” jawab Hye Ryung pura-pura menahan tangis. “Tapi, ada tujuan besar di baliknya. Seperti yang kau bilang, Raja harus stabil demi negara menjadi stabil. Aku bersedia membantu sepenuh hatiku jika aku bisa membantu negeri ini. Orang yang akan kunikahi adalah Pangeran Mahkota.”

Yoon terdiam sejenak. Ia berkata ia tidak tahu Hye Ryung yang akan menjadi Puteri Mahkota yang baru. Ia menyuruh orang untuk mengantar Hye Ryung pulang dengan selamat.

ki-00046 ki-00049

Yoon akhirnya setuju untuk menikah dengan puteri Perdana Menteri, alias Hye Ryung. Ia bersama Raja menghadap Gwi untuk memberikan persetujuan itu. Raja berkata mereka harus memilih hari baik dan mengadakan pernikahan. Perdana Menteri tidak nampak senang.

Gwi bertanya bagaimana dengan malam pertama. Iiiih…Gwi kepo deh >,<

Ia berkata Hye Ryung masih muda jadi sangat disayangkan jika diserahkan begitu saja pada Yoon. Ia berandai-andai memiliki Hye Ryung di malam pertama pernikahan Hye Ryung dan Yoon.

Yoon memendam kemarahannya atas perkataan Gwi yang tak sopan itu. Ia mengundang Gwi untuk datang ke pesta yang akan diadakannya pada malam itu. Gwi nampak senang.

Setelah Yoon dan kakeknya pergi, Perdana Menteri mengungkapkan kecurigaannya karena mereka terlalu cepat menyetujui pernikahan ini. Tapi Gwi tidak merasa ada masalah. Sudah berapa banyak Raja yang tunduk padanya selama turun temurun dan Perdana Menteri pasti tidak tahu itu. Ia lebih tertarik dengan pesta yang akan diadakan Yoon.

ki-00057ki-00061

In Ho menghadap Raja. Raja menyambutnya dengan hangat dan memberitahunya kalau istana yang baru adalah arena perburuan untuk menangkap Gwi meski istana itu dibangun dengan darah dan keringat rakyat. In Ho berjanji akan mempertaruhkan nyawanya untuk menangkap Gwi.

Karena Gwi tidak mempercayainya, Perdana Menteri membawa Menteri Pertahanan menghadap Gwi sekaligus melaporkan kalau Sung Yeol yang membeli puteri “Pelajar Binal” (Yang Sun). Menteri Pertahanan berkata ia hanya mengenal Sung Yeol sebagai pedagang yang bolak balik ke Negeri Qing.

Perdana Menteri berkata Sung Yeol sering terlihat di Hwayanggak. Pangeran Mahkota juga sering ke sana. Karena itu ia mengutus orang untuk mengikuti Yoon, tapi mata-mata itu ditemukan terbunuh. Ia sekali lagi mengatakan kalau Raja dan Yoon hanya pura-pura takluk pada Gwi.

ki-00064 ki-00071

Ibu Yoon datang ke istana berkaitan dengan pernikahan Yoon. Raja berkata sudah waktunya ibu Yoon kembali tinggal di istana, tapi ibu Yoon menolak dengan halus. Raja mengalah dan meminta ibu Yoon mengajar calon Puteri Mahkota sebelum menikah dengan Yoon.

Perdana Menteri masuk diikuti oleh Hye Ryung. Awalnya ibu Yoon tidak mengenalinya karena Hye Ryung selalu menunduk. Hye Ryung memberi hormat pada raja dan memperkenalkan dirinya.

Barulah ibu Yoon melihat Hye Ryung dan terkesiap kaget. Yoon tidak nampak terkejut, sedangkan Hye Ryung pura-pura kaget melihat keduanya.

Setelah perkenalan itu selesai, Raja bertanya pada Yoon apakah Yoon mengenal Hye Ryung sebelumnya. Yoon berkata ia beberapa kali bertemu Hye Ryung saat mengunjungi ibunya. Tapi karena ia pernah ditolong Hye Ryung, ia yakin Hye Ryung berbeda dengan ayahnya.

Raja mengingatkan agar Yoon tetap waspada. Yoon tidak boleh lupa ada hal besar menanti mereka.

ki-00078ki-00082

Yang Sun berusaha menguping di depan kamar Sung Yeol, tapi Ho Jin memergokinya. Rupanya Sung Yeol sedang berbicara dengan Soo Hyang.

Sung Yeol berkata sepertinya Yoon tahu kalau Yang Sun adalah Seo Jin. Sedangkan In Ho salah paham mengira Sung Yeol adalah Gwi yang membunuh Pelajar Seo, dan menculik Seo Jin.

Soo Hyang menyarankan agar Sung Yeol membereskan kesalahpahaman itu. Bahwa pada saat itu Pelajar Seo sudah digigit Gwi dan dengan demikian kesalahpahaman tentang Seo Jin juga terbereskan. Tapi Sung Yeol nampak ragu.

“Apa Tuan takut Yang Sun mengetahui identitas Tuan?” tanya Soo Hyang.

ki-00086 ki-00091

Yang Sun bertanya pada Ho Jin sebenarnya apa hubungan antara Sung Yeol dan Soo Hyang hingga mereka mengobrol sampai larut malam.

Ho Jin berkata keduanya tidak terpisahkan. “Seorang wanita dan seorang pria dalam satu kamar. Apa mungkin mereka hanya mengobrol?”

Yang Sun shock. Ho Jin berkata ia hanya bergurau. Keduanya tidak memiliki hubungan seperti yang dipikirkan Yang Sun. Ia berkata Soo Hyang pernah diselamatkan Sung Yeol.

Yang Sun lega mendengar hal itu. Tapi ada hal lain yang membuatnya penasaran. Ia merasa Sung Yeol sedikit aneh karena sangat cepat dan sangat kuat, bahkan bisa menangkap panah dengan tangan kosong. Bukan hanya itu, matanya pun terkadang berubah hingga terlihat seperti orang lain. Banyak hal aneh mengenai dirinya.

Ho Jin tergagap berusaha menampik kecurigaan Yang Sun. Ia berkata Sung Yeol sama sekali tidak aneh. Yang Sun berkata ia sempat berpikir Sung Yeol adalah Pelajar Malam.

“K-Kau terlalu banyak membaca novel!” sergah Ho Jin sambil tertawa garing.

ki-00097 ki-00100

Sung Yeol memergoki Yang Sun diam-diam mengintipnya. Ia bertanya apa Yang Sun sedang memata-matainya. Tidak, jawab Yang Sun sambil berjalan mundur karena Sung Yeol terus mendekatinya.

Sung Yeol bertanya apa ada yang ingin dibicarakan Yang Sun. Yang Sun berkata banyak yang tidak ia ketahui mengenai Sung Yeol. Seperti keluarga Sung Yeol.

Sung Yeol berkata keluarganya sudah lama tiada namun ia tidak ingin mengatakan penyebabnya. Kekasih? Sung Yeol mengakui ia pernah memiliki kekasih, tapi kekasihnya meninggal karenanya. Dan itu pun masa lalu.

Pasti sangat menyakitkan, kata Yang Sun bersimpati. Sung Yeol berkata tadinya ia mengira akan selamanya menderita seperti itu.

“Tapi perasaan seseorang dapat berubah seiring berjalannya waktu.”

“Aku tidak akan seperti itu,” ujar Yang Sun. “Perasaanku tidak akan pernah berubah.”

Soo Hyang mendengar percakapan mereka dan nampak sakit hati.

ki-00108 ki-00120

Gwi bertanya sudah berapa lama sejak ia membawa Hye Ryung menjadi anteknya. Sepuluh tahun, jawab Hye Ryung.

“Akhirnya kau menjadi Ratu seperti yang kau cita-citakan. Apa kau senang?”

Hye Ryung tidak menjawab. Gwi berkata alasan ia memanggil Hye Ryung ke sini adalah karena Sung Yeol. Apa Hye Ryung lupa dengan tugasnya?

Hye Ryung beralasan ia sudah menyuruh orang untuk mencaritahu tapi Sung Yeol pandai bersembunyi. Gwi nampak curiga. Ia bertanya apa Hye Ryung tahu tempat bernama Hwayanggak.

Hye Ryung berusaha menutupi kegugupannya. Ia berkata ia hanya tahu kalau tempat itu tidak boleh dimasuki gadis baik-baik sepertinya. Gwi berkata ada rumor kalau Sung Yeol sering ke sana. Apa Hye Ryung tidak tahu? Hye Ryung berbohong dengan mengatakan ia tidak tahu dan akan mengirim orang untuk mencari tahu. Untuk sementara ia berhasil lolos dari kecurigaan Gwi.

ki-00123 ki-00125

Soo Hyang menangis sambil minum-minum untuk melampiaskan kesedihannya. Dalam hatinya ia bertanya apa posisinya di hati Sung Yeol.

Terdengar suara Perdana Menteri memanggilnya dari luar. Soo Hyang menghapus air matanya dan membuka pintu.

Di hadapannya berdiri seorang pria berpakaian bangsawan dengan wajah rupawan. Gwi. Dengan rambut tak kusut tentunya ;p

Soo Hyang terbelalak dan hampir terjatuh saking kagetnya. Gwi menangkapnya. Ia bertanya apakah Soo Hyang tidak apa-apa. Soo Hyang tidak mampu berkata-kata.

“Apa kau mengenalku?” tanya Gwi.

ki-00130 ki-00132

Soo Hyang cepat-cepat berdiri dan meminta maaf. Ia beralasan Gwi sangat rupawan hingga tanpa sadar ia terjatuh. Gwi tidak begitu percaya. Ia berkata ia merasa Soo Hyang sepertinya mengenalinya. Soo Hyang buru-buru berkata kalau ia baru pertama kali ini melihat Gwi.

“Tidak, dari tatapanmu barusan, kau jelas mengenalku.”

Untunglah Perdana Menteri menyuruh Soo Hyang menyambut Gwi. Soo Hyang mempersilakan mereka masuk. Perdana Menteri memberitahu Gwi kalau Soo Hyang termasuk orang kepercayaannya jadi Gwi bisa bebas bicara.

Gwi menyerahkan gulungan kertas dan bertanya apakah Soo Hyang mengenali orang itu. Tentu saja itu lukisan wajah Sung Yeol. Soo Hyang nampak terkejut hingga Gwi bertanya apakah Soo Hyang mengenal Sung Yeol.

Soo Hyang berkata ia beberapa kali melihat Sung Yeol di tempat ini tapi Sung Yeol tidak pernah minum-minum dan pergi setelah beristirahat sejenak. Ia bertanya mengapa Gwi mencari Sung Yeol.

Gwi berkata Soo Hyang tidak perlu tahu. Ia ingin Soo Hyang membawa Sung Yeol ke hadapannya sekarang juga. Soo Hyang berkata ia baru mengetahui nama Sung Yeol sekarang dan ia tidak tahu kapan Sung Yeol akan kembali ke sini. Ia berkata ia akan memberitahu Perdana Menteri jika Sung Yeol muncul di sini.

ki-00144 ki-00150

Ho Jin melaporkan kedatangan Gwi di Hwayanggak pada Sung Yeol. Sung Yeol terkejut. Ia berkata mereka harus secepatnya menguji tekad Raja.

Karena itu ia menghadang Yoon di tengah jalan. Kali ini Sung Yeol bersikap sangat sopan hingga Yoon menyuruh para pengawalnya menurunkan pedang mereka yang terhunus ke arah Sung Yeol.

“Kau hampir mencekikku sampai mati sebelumnya, kenapa kau bersikap sangat sopan sekarang.”

“Aku minta maaf, tapi pribadi yang itu dan pribadi yang sekarang berdiri disini, keduanya adalah diriku. Namun kepribadianku yang asli adalah melayani Raja demi keamanan negeri ini, sebagai teman PM Jung Hyun.”

Yoon bertanya bagaimana Sung Yeol menjadi vampir. Sung Yeol berkata itu bukan kehendaknya sendiri, namun satu-satunya cara untuk melawan Gwi. Yoon bertanya mengenai Pelajar Seo dan Seo Jin.

ki-00156 ki-00158

Sung Yeol membawa Yoon ke rumah Pelajar Seo yang terbengkalai. Yoon bertanya apakah Sung Yeol membunuh Pelajar Seo. Sung Yeol balik bertanya apakah Yoon akan percaya jika ia menyangkalnya.

“Benar, aku membunuhnya. Tapi itu setelah beliau digigit oleh Gwi dan berubah menjadi vampir. Beliau tidak mampu mengenali keturunannya satu-satunya dan hendak memangsanya. Aku tidak punya pilihan lain selain membunuhnya. Aku harus menyelamatkan Seo Jin.”

Yoon nampak sangsi. Sung Yeol bertanya apa Yoon masih tidak percaya padanya. Ia berkata tidak banyak waktu lagi. Ia menyodorkan belati kayu sunsa pada Yoon dan menantangnya untuk membunuhnya.

Akhirnya Yoon memutuskan untuk memberitahu Sung Yeol mengenai rencana kakeknya. Ia berkata istana baru tempat pernikahannya diadakan akan menjadi tempat perburuan Gwi. Sung Yeol terkejut.

“Tidak bisa. Tanpa rencana rahasia, melawan Gwi sekarang sama saja dengan bunuh diri.”

Hak Young berkata mereka tahu itu berbahaya dan Yoon juga memikirkan untuk menggunakan rencana rahasia dalam melawan Gwi. Tapi tekad Raja sudah bulat. Sung Yeol bertanya apakah ia bisa bertemu dengan Raja. Yoon terkejut dengan permintaan berani Sung Yeol.

 ki-00165ki-00169

Sung Yeol mengingat percakapannya dengan PM Jung Hyun mengenai impian mereka untuk membuat dunia di mana rakyat adalah harapan. Di hadapannya tersampir pakaian pejabat seperti yang dulu ia kenakan ketika bertugas di istana.

Soo Hyang membantunya mengenakan pakaian itu. Ia bertanya mengapa Sung Yeol tidak langsung saja menemui Raja dengan menggunakan kekuatannya. Tapi Sung Yeol berkata itu adalah cara vampir. Untuk membuat Raja percaya padanya, ia harus menemuinya sebagai manusia dan bawahannya.

Maka Sung Yeol pun menghadap Raja di istana. Ia memperkenalkan dirinya sebagai Kim Sung Yeol yang dulu bekerja di Hongmoonkwan dan melayani PM Jung Hyun 120 tahun lalu.

“Jadi kau adalah vampir yang dibicarakan Panegran Mahkota,” kata Raja dengan tenang.

ki-00174 ki-00180

Sung Yeol menceritakan bagaimana 120 tahun lalu ia membantu PM Jung Hyun untuk melawan Gwi namun digigit oleh Penjaga Gwi dan menjadi vampir. Dan selama itu pula ia mencari jurnal PM Jung Hyun yang berisi rencana rahasia untuk menyingkirkan Gwi.

Raja berkata ia sudah dengar dari Yoon kalau Sung Yeol sudah menemukan jurnal itu. Ia bertanya apa rencana rahasia yang terdapat di dalamnya. Sung Yeol mengeluarkan jurnal PM Jung Hyun dan menyerahkannya pada Raja.

Ia berkata ada 3 rencana rahasia dalam jurnal itu. Pertama, tekad Raja. Raja yang haus kekuasaan yang telah mengundang Gwi masuk karena itu harus diusir pula dengan tekad Raja.

“Jika Raja bertekuk lutut padanya, maka rakyat juga akan bertekuk lutut padanya. Jika itu terjadi, dunia akan menjadi milik Gwi.”

Kedua, Penjaga Gwi. Sung Yeol berkata ia tidak bisa melukai manusia karena masih memiliki hati manusia sebagai satu-satunya vampir yang bisa melawan Gwi.

“Kalau begitu dua sudah terpenuhi,” sahut Raja.

ki-00182 ki-00186

Sung Yeol membenarkan. Ketiga adalah garis keturunan ibu. Sung Yeol mencari seorang wanita yang merupakan keturunan dari 6 nama di dalam jurnal itu. Namun ia belum mendapatkan petunjuk. Ia meminta bantuan Raja untuk menemukannya.

“Anggap saja, kau menemukan wanita itu? Apa yang bisa dilakukan seorang wanita?” tanya Raja. Weiiss…jangan remehkan wanita XD

Sung Yeol mengaku ia belum tahu. Namun yang pasti tidak mungkin menyingkirkan Gwi tanpa rencana rahasia itu. Karena itu ia meminta Raja mengundur rencana perburuan Gwi.

Raja berkata ia mengerti apa yang dikatakan Sung Yeol.

“Tapi…” Raja merobek kertas dari jurnal itu dan membakarnya. “Ini hanya sehelai kertas.”

Sung Yeol terkejut. Raja berkata baik PM Jung Hyun maupun PM Sadong menghadapi kematian mengenaskan karena mempercayai jurnal itu. Ia tidak bisa membiarkan Yoon mengalami nasib yang sama di saat mencari jawaban dari rencana rahasia itu .

Ia berkata Sung Yeol bisa terus mencari jawaban karena hidup abadi, tapi rakyat yang terus menderita selama turun temurun. Sedangkan Raja yang memimpin mereka adalah manusia. Ia tidak memiliki waktu banyak dan pertempuran ini harus berakhir pada generasinya.

“Apa yang akan kaulakukan? Apakah kau akan bergabung denganku?” tanyanya.

Sung Yeol berkata Raja akan kehilangan banyak. Raja tahu itu, karena itu ia meminta Sung Yeol bergabung dengannya.

“Jika kau benar-benar menganggap dirimu manusia dan bukan vampir. Jika kau benar-benar abdi setia negara ini, maka dengarkan perintahku.”

“Hamba akan melakukan sesuai perintah Yang Mulia,” Sung Yeol akhirnya menjawab.

ki-00195 ki-00200

Setelah itu ia menemui Yoon. Yoon bertanya apakah Sung Yeol sudah mendengar rencana perburuan itu. Sung Yeol sudah mendengarnya. Ia akan bersembunyi hingga Gwi lengah, lalu menampakkan diri begitu perburuan dimulai. Hak Young berkata ia akan memberitahu hal ini pada In Ho.

Yoon menanyakan kabar Yang Sun. Apakah Yang Sun tahu kalau ia Seo Jin? Sung Yeol berkata Seo Jin hilang ingatan 10 tahun lalu dan ingatannya belum kembali. Yoon mengerti itu sebabnya Yang Sun tidak mengenalinya.

“Apa kau mencintai anak itu?” tanyanya pada Sung Yeol.

Sung Yeol diam namun wajahnya menjawab pertanyaan itu. Ia berkata begitu ingatan masa kecil Yang Sun kembali dan Yang Sun tahu semuanya, maka keadaan akan berbeda. Bagaimanapun ia adalah vampir yang membunuh ayahnya.

Yoon berkata itu adalah Sung Yeol tidak memiliki pilihan lain waktu itu demi menyelamatkan Seo Jin.

“Meski ingatannya kembali, kemarahannya padamu tidak akan sebesar kemarahannya padaku,” kata Yoon sedih.

Yoon menyinggung perkataan Sung Yeol di hutan bahwa Sung Yeol akan mengakhiri hidupnya begitu menyingkirkan Gwi. Sung Yeol berkata pikiran itu tidak berubah bahkan hingga saat ini.

“Jangan lakukan itu,” ujar Yoon tanpa disangka-sangka. “Jika kita berhasil dan kau selamat, tolong buat anak itu bahagia.”

ki-00210 ki-00213

Gwi menguap kebosanan di gua-nya. Ia berkata sungguh membosankan hidup di tempat ini. Perdana Menteri bertanya apakah Gwi benar-benar akan menghadiri pesta tersebut. Gwi berkata ia diundang jadi tentu saja ia harus datang. Tapi ia tidak akan datang dengan tangan kosong.

Ho Jin melapor ia sudah mengirim orang untuk mencari keturunan keluarga itu tapi belum menemukan apa-apa. Sung Yeol berkata Gwi mungkin sudah menyingkirkan seluruh keturunan wanita keluarga itu. Ia menyuruh Ho Jin terus mencari.

ki-00214 ki-00217

Soo Hyang bertanya apakah Sung Yeol akan menghadiri perburuan itu. Sung Yeol berkata ia akan melakukan tugasnya sebagi abdi yang setia. Soo Hyang memohon agar Sung Yeol tidak pergi.

Sung Yeol meminta maaf karena ia belum melakukan apapun untuk Soo Hyang. Soo Hyang ingin ikut. Meski ia tidak bisa mendapatkan hati Sung Yeol, ia ingin mati di sisinya. Sung Yeol berkata Soo Hyang tidak boleh melakukannya.

“Jika terjadi sesuatu padaku, kau harus mengurus Yang Sun baik-baik.” Errr… Sung Yeol agak keterlaluan nih >,< Cinta sih cinta tapi setidaknya Soo Hyang sudah bertahun-tahun melayani Sung Yeol. Minimal

Soo Hyang langsung bangkit berdiri dan pergi sambil menangis.

ki-00224 ki-00225

Sung Yeol pergi ke perpustakaan mencari Yang Sun. Yang Sun sedang astik membereskan buku-buku di sana. Ia bertanya apakah Sung Yeol sudah membuka semua buku itu. Rasanya akan membutuhkan waktu ratusan tahun untuk membaca semuanya. Sung Yeol tersenyum.

“Aku juga akan membaca setiap buku yang pernah kau baca tanpa terlewat satupun,” kata Yang Sun.

“Kalau begitu, apa itu artinya kau akan terus berada di sini?”

Yang Sun tersenyum dan menunduk malu. Sung Yeol menatapnya.

“Yang Sun-ah…”

Yang Sun heran Sung Yeol menatapnya lama seperti itu. Ia bertanya apakah ada yang hendak dikatakan Sung Yeol padanya. Sung Yeol tidak menjawab. Dengan lembut ia meraih Yang Sun dan menciumnya.  Yang Sun memejamkan matanya. Sementara air mata mengalir di pipi Sung Yeol.

ki-00235 ki-00236

Malam itu Ho Jin mengantar kepergian Sung Yeol dengan sangat sedih. Melihat Sung Yeol menoleh ke kamar Yang Sun, ia menawarkan untuk membangunkannya. Biarkan saja, kata Sung Yeol. Ho Jin juga memberitahu kalau Soo Hyang tidak akan mengantar kepergian Sung Yeol.

“Jika aku tidak kembali sebelum matahari terbit, beritahu Yang Sun semuanya. Dan bantu dia dengan apapun yang ia inginkan agar ia bisa pergi dan terus menjalani hidupnya.”

Ho Jin tak kuasa lagi menahan tangisnya. Sung Yeol menepuk pundaknya dan berterimakasih karena Ho Jin selalu berada di sisinya selama ini.

Pernikahan Yoon dan Hye Ryung dilangsungkan dengan hanya dihadiri para pejabat. Raja tersenyum selama upacara, sedangkan Perdana Menteri cemberut. Kedua mempelai juga tidak nampak bahagia.

ki-00244 ki-00250

Setelah upacara pernikahan, Raja memanggil In Ho untuk berbicara dengannya. Ia memberitahu In Ho mengenai kedatangan Sung Yeol membawa jurnal PM Jung Hyun dan rencana rahasia di dalamnya. Ternyata Raja menyimpan sisa lembaran kertas yang dibakarnya di hadapan Sung Yeol.

Ia juga memberitahu perihal keturunan garis ibu yang belum ditemukan. Ia diam-diam menyuruh orang untuk memeriksa semua daftar keluarga demi mencari keturunan tersebut. Dan ia sudah menemukan jawabannya.

Ia menanyakan pendapat In Ho mengenai apa yang harus mereka lakukan. Apakah mereka sebaiknya mundur dan menunggu waktu yang tepat atau tetap menyerang karena mereka sudah merencanakan semuanya.

In Ho berkata tidak banyak kesempatan untuk menarik Gwi ke medan pertempuran tanpa sepengetahuan Gwi. Dan lagi mereka sudah mempersiapkan semuanya. Mereka tidak boleh kehilangan kesempatan ini. Raja mengerti. Ia memerintahkan agar perburuan dilanjutkan.

Duh In Ho ini ngga pernah berhadapan dengan Gwi sih ya…jadi ngga tahu kekuatannya. Tapi dia sudah pernah bertemu Sung Yeol kan? Harusnya dia tahu kalau vampir tidak semudah itu dikalahkan >,<

ki-00257 ki-00258

Malam harinya, Raja mengadakan pesta. Sung Yeol sudah berjaga-jaga di atap istana dengan belati kayu sunsanya. Soo Hyang ternyata diam-diam menjadi salah satu gisaeng yang memainkan musik di tengah pesta itu. Mereka yang mengetahui rencana perburuan malam ini nampak tegang.

ki-00264 ki-00269

Tiba-tiba pintu gerbang terbuka. Gwi melenggang masuk dengan membawa mayat seorang pengawal. Yoon memerintahkan para pejabat agar pergi sekarang juga.

Gwi menyindir apakah ini etiket menyambut tamu yang berusaha datang. Bahkan tidak ada yang menuangkan minuman untuknya.

“Aku ingin secangkir arak yang dituangkan oleh Puteri Mahkota yang baru. Boleh kan?”

Hye Ryung bangkit berdiri tapi Yoon menghalanginya.

“Bolehkan aku menuangkannya untuk Tuan?” tanya Soo Hyang yang berdiri di pinggir. Wajahnya tidak terlihat karena ia mengenakan topi yang sangat lebar.

Semua menanti dengan cemas karena kode mereka untuk bergerak adalah saat Gwi meminum arak tersebut. Gwi mengacungkan cangkirnya untuk tos, lalu membawa cangkir itu mendekati bibirnya.

ki-00277ki-00286  

Prangg! Ia menjatuhkan cangkir tersebut.

“Tembak!” seru Raja.

Para penembak muncul dari persembunyiannya dan mengokang senapan mereka. Gwi mendorong Soo Hyang ke samping. Tembakan dilancarkan namun Gwi bisa menangkis semuanya.

Kepala Pengawal meminta Raja melarikan diri. Raja beserta keluarganya keluar dari tempat pesta. Para kasim dan dayang berusaha melawan Gwi tapi itu sama saja dengan bunuh diri.

In Ho menembak Gwi dan mengenai pundaknya. Gwi jatuh berlutut dan semakin marah, sekaligus bersemangat karena sudah lama tidak mengalami malam semenarik ini.

ki-00287 ki-00292

Raja dan rombongannya dihadang oleh pasukan Perdana Menteri. Perdana Menteri memerintahkan pasukannya agar menangkap mereka semua.

Sung Yeol turun tangan untuk melawan mereka dan menyuruh Raja menyelamatkan diri.

Di dalam, Gwi bertempur melawan pasukan Raja. Di luar, Sung Yeol bertempur melawan pasukan Perdana Menteri. Tentu saja keduanya menang.

Ketika Sung Yeol berlari ke dalam, tempat itu sudah dipenuhi mayat bergelimpangan. In Ho terkapar di tanah dalam keadaan terluka.

“Mengapa kau begitu terlambat, Kim Sung Yeol?” olok Gwi.

ki-00298 ki-00301

Sung Yeol berteriak marah dan maju menyerang Gwi. Tapi tetap saja ia bukan tandingan Gwi. Sung Yeol melempar sesuatu untuk mengalihkan perhatian Gwi. Lalu  ia cepat-cepat membawa In Ho melarikan diri. Gwi tidak dapat mengejar mereka karena lukanya. Ia tertawa keras. Soo Hyang diam-diam mengintipnya.

Keadaan In Ho sangat buruk. Sung Yeol sendiri terluka namun ia berusaha membawa In Ho pergi.

ki-00309 ki-00310

Raja nampak lemas saat dipapah masuk ke kamarnya oleh Yoon. Ia memandang cucunya dan meminta maaf karena sepertinya ia harus meninggalkan Yoon sendirian. Ia berkata Yoon harus memberitahu Gwi kalau semua ini direncanakn oleh Raja seorang. Dengan begitu Yoon akan selamat dari “hukuman” Gwi.

Yoon sedih dan bertanya bagaimana ia bisa hidup sendirian. Raja berkata Yoon harus hidup dan bertahan bagaimanapun juga untuk menyingkirkan Gwi.

Yoon tidak tahu bagaimana caranya. Raja berkata masih ada cara terakhir, yaitu rencana rahasia dalam jurnal PM Jung Hyun. Salah satu dari rahasia itu adalah garis keturunan ibu. Dan keturunan itu adalah Seo Jin, alias Yang Sun.

Yang Sun adalah satu-satunya keturunan yang hidup dari 6 nama yang tertera dalam jurnal tersebut. Yoon terkejut. Bagaimana gadis selemah itu bisa membunuh Gwi.

“Dia harus mengorbankan dirinya sendiri. Jika perkiraanku benar, Gwi akan mati begitu ia menghisap darah anak itu. Jadi gunakan segala cara untuk mendapatkan anak itu dan serahkan dia pada Gwi.”

 ki-00317 ki-00318

Pagi telah tiba. Yang Sun menemukan Ho Jin menangis di halaman. Ia bertanya apakah Ho Jin sedang menunggu Sung Yeol. Ho Jin berkata Sung Yeol pergi ke tempat yang sangat jauh dan tidak akan kembali. Yang Sun bingung tak percaya dan bertanya apa yang terjadi.

Sung Yeol membawa In Ho ke hutan. In Ho mulai sadarkan diri. In Ho berkata rencana rahasia itu adalah Seo Jin. Sung Yeol terkejut.

ki-00325 ki-00328

Komentar:

Yang Sun ini yang paling kasihan karena tidak tahu apa-apa. Tapi tahu segalanya akan jauh lebih menyakitkan.

Sudah bisa diduga keturunan garis ibu adalah Yang Sun. Sepertinya itu adalah garis keturunan dari wanita yang dicintai Gwi. Berarti Yang Sun adalah keturunan Gwi dong…

Setidaknya segala kesalahpahaman telah diselesaikan. Tapi sepertinya Raja belum sepenuhnya mempercayai Sung Yeol. Sedangkan In Ho sebaliknya. Ia mempercayai Sung Yeol setelah diselamatkan sendiri oleh Sung Yeol. Mudah-mudahan In Ho bertahan hidup ya.

Ngomong-ngomong dalam episode ini banyak adegan “awas jatuh, sini kutangkap” hehehe XD

ki-00031

ki-00112

ki-00134